Riwayat Pencarian

Pencarian Populer

10 Cara Meningkatkan Imun Tubuh Anak agar Tidak Mudah Sakit

Kesehatan

10 Cara Meningkatkan Imun Tubuh Anak agar Tidak Mudah Sakit


Sistem imun atau sistem kekebalan adalah sel-sel dan banyak struktur biologis lainnya yang bertanggung jawab atas imunitas, yaitu pertahanan pada organisme untuk melindungi tubuh dari pengaruh biologis luar dengan mengenali dan membunuh patogen

Sementara itu, respons kolektif dan terkoordinasi dari sistem imun tubuh terhadap pengenalan zat asing disebut respons imun. Agar dapat berfungsi dengan baik, sistem ini akan mengidentifikasi berbagai macam pengaruh biologis luar seperti dari infeksibakterivirus sampai parasit, serta menghancurkan zat-zat asing lain dan memusnahkan mereka dari sel dan jaringan organisme yang sehat agar tetap berfungsi secara normal.

Sehari-hari si Kecil bertemu dengan beragam jenis virus dan bakteri yang bisa membuatnya jatuh sakit. Namun sebenarnya sakit yang dialami si Kecil merupakan bagian dari peningkatan imunitas tubuhnya.

Lalu, bagaimana cara meningkatkan daya tahan tubuh anak agar tidak mudah sakit?

Anak-anak akan mendapatkan imunitas dengan melawan beberapa jenis bakteri, virus dan mikroorganisme. Mama juga bisa menerapkan gaya hidup yang sehat dengan asupan gizi dan nutrisi untuk sebagai cara meningkatkan imun anak. Berikut ini cara menjaga daya tahan tubuh anak dengan tepat.

10 Cara Meningkatkan Daya Tahan Tubuh Anak

Berikut 10 cara meningkatkan daya tahan tubuh anak agar tidak mudah sakit yang bisa Mama terapkan:

1. Rutin Konsumsi Buah dan Sayuran

Bantu si Kecil untuk dapat mengkonsumsi buah dan sayuran yang mengandung fitonutrien yang tinggi sebagai cara meningkatkan imun anak. Fitonutrien adalah segala jenis zat kimia atau nutrien yang diturunkan dari sumber tumbuhan, termasuk sayuran dan buah-buahan. Fitonutrien ini terdapat pada buah dan sayur yang memiliki warna mencolok, diantaranya: wortel, kacang polong, jeruk, stroberi, jeruk, paprika, terong ungu, dan sawi hijau. Buah dan sayuran tersebut sangat berperan untuk produksi sel darah putih dan antibodi yang melindungi permukaan sel agar kuat melawan virus.

Did you know?

"Bayi butuh tidur sesuai dengan usianya, selama 12-16 jam per hari. Saat tidur bayi bertumbuh dan sistem kekebalannya berkembang."

dr. Marissa, SpA

2. Biasakan Tidur Cukup dan Berkualitas

Menurut dr. Marissa, SpA “Bayi butuh tidur sesuai dengan usianya, selama 12-16 jam per hari. Hal itu bisa dijadikan salah satu cara meningkatkan daya tahan tubuh bayi agar tidak mudah sakit. Saat tidur bayi bertumbuh dan sistem kekebalannya berkembang."

Membiasakan si Kecil memiliki jadwal tidur yang teratur merupakan salah satu cara meningkatkan daya tahan tubuh anak agar tidak mudah sakit.  Studi menunjukkan bahwa orang yang tidak memiliki jadwal tidur teratur lebih mudah terserang penyakit. Ini disebabkan karena sel alami yang mampu melawan virus jadi lebih lemah, sementara si Kecil membutuhkan sel tersebut agar terhindar dari serangan mikroba dan sel kanker. 

Secara umum, inilah jam tidur bayi saat malam dan siang hari untuk bayi usia 0-12 bulan, seperti dikutip dari www.stanfordchildrens.org:

  • Bayi baru lahir: total waktu tidur 16 jam (8-9 jam di malam hari dan 8 jam di siang hari)
  • Bayi 1-2 bulan: total waktu tidur 15,5 jam (8-9 jam di malam hari dan 7 jam di siang hari)
  • Bayi 3-6 bulan: total waktu tidur 15 jam (9-10 jam di malam hari dan 4-5 jam di siang hari)
  • Bayi 6-9 bulan: total waktu tidur 14 jam (10 jam di malam hari dan 4 jam di siang hari)
  • Bayi 9-12 bulan: total waktu tidur 14 jam (11 jam di malam hari dan 3 jam di siang hari)

3. Berikan ASI Pada Si Kecil

Pemberian ASI pada si Kecil sangat banyak sekali manfaatnya, termasuk sebagai cara meningkatkan daya tahan tubuh anak agar tidak mudah sakit. ASI mengandung antibodi dan sel darah putih yang mampu meningkatkan imun tubuh si Kecil. ASI mampu menjaga si kecil dari alergi, infeksi telinga, diare, pneumonia, meningitis, infeksi saluran kemih dan banyak lagi. Penuhi kebutuhan nutrisi Mama dengan mengonsumsi susu khusus Mama menyusui agar Mama dapat memberikan yang terbaik bagi si Kecil.

4. Lindungi Si Kecil Dari Penyebaran Bakteri

Melawan bakteri tidak termasuk sebagai cara meningkatkan imun tubuh, namun ini adalah cara terbaik untuk menjaga kualitas imun si Kecil. Pastikan si Kecil selalu berada di lingkungan yang bersih dan sehat, perhatikan kebersihan dari peralatan makan dan minum yang akan digunakan si Kecil, biasakan mengelap tubuh si Kecil saat sedang berada di luar ruangan dengan tissue basah. Bila si Kecil sudah aktif berjalan dan berlari, Mama sudah bisa mengajaknya membiasakan si Kecil untuk mencuci tangan sebelum dan sesudah melakukan aktivitas hariannya.

5. Jangan Biarkan Si Kecil Menjadi Perokok Pasif

Salah satu cara meningkatkan imun tubuh bayi adalah dengan menghindari anak menjadi perokok pasif. Rokok mengandung lebih dari 4000 jenis racun, yang sebagian besarnya bisa merusak atau membunuh sel di dalam tubuh. Terdapat banyak kasus anak-anak yang menjadi perokok pasif, dan seringnya hal ini terjadi karena si Kecil memiliki kontak erat dengan orang dewasa yang merokok di sekitarnya. Kebanyakan anak-anak yang menjadi perokok pasif berasal dari lingkungan rumahnya. Ini sangat tidak baik bagi kesehatan dan perkembangan imun si Kecil. Mama pelu perhatikan dengan baik, untuk menjaga dan melindungi si Kecil agar terbebas dari hal ini karena si Kecil lebih berisiko bila terkena asap rokok, karena ia bernafas lebih cepat dibandingkan orang dewasa.

6. Perbanyak Konsumsi Makanan Tinggi Serat

Kacang hijau dan kacang-kacangan tinggi serat bisa dikonsumsi anak sebagai salah satu cara meningkatkan daya tahan tubuh agar tak mudah sakit. Studi menunjukkan bahwa saat anak mengonsumsi buah dan sayuran tinggi serat, anak akan terhindar dari penyakit kronis seperti kanker dan jantung di usia muda.

7. Rajin Mencuci Tangan

Ajarkan anak untuk selalu cuci tangan dengan rutin. Pasalnya, virus-virus di luar lebih mudah menginfeksi daerah tangan. Mama juga bisa mengajarkan anak untuk mencuci tangan dengan sabun selama 20 detik. Hal ini bisa mengurangi virus dan bakteri dan meningkatkan imun tubuh anak.

8. Minimalkan Konsumsi Antibiotik

Jika anak sakit, sebaiknya Mama menghindari penggunaan antibiotik. Ahli pediatri mengungkapkan bahwa penggunaan antibiotik pada anak bisa menimbulkan bakteri resisten terhadap obat sehingga anak menjadi kebal dengan obat-obatan.

9. Pastikan Anak Imunisasi Lengkap

Mama bisa mengikuti saran dari dokter terkait jadwal vaksinasi anak. Imunisasi anak bermanfaat untuk meningkatkan daya tahan tubuh anak. Bagi anak yang mengidap asma atau penyakit kronis lainnya, vaksinasi perlu dilakukan dan jangan sampai ada yang terlewati.

10. Gunakan Essential Oil

Selain bisa memberikan wewangian di dalam ruangan, minyak esensial bisa menjaga daya tahan tubuh anak dengan menyangkal bakteri dan virus dalam ruangan. Beberapa minyak esensial yang bisa dicoba di antaranya adalah Eucalyptus dan Lavender.

Nah, 10 hal di atas adalah cara meningkatkan daya tahan tubuh anak agar tidak mudah sakit yang bisa Mama terapkan dengan mudah. Agar Mama bisa lebih maksimal menemani tumbuh kembang Si Kecil, perkaya informasi soal bayi melalui tools yang disediakan oleh Nutriclub. Mama bisa mencoba beberapa tools, antara lain sebagai berikut:

Selamat mencoba, Ma!

  • Sepkowitz KA. Ann Intern Med, 1996;(I)125:826-834.
  • Tak, Saunders. The Immune Response: Basic and Clinical Principals. Elsevier; 2006.
comment-icon comment-icon