Loading...

Riwayat Pencarian

Pencarian Populer

burger menu
Cara Meningkatkan Imun Tubuh Anak agar Tidak Mudah Sakit

Kesehatan

Cara Meningkatkan Imun Tubuh Anak agar Tidak Mudah Sakit

Article By : Sindhi Aderianti

Sehari-hari anak bisa terpapar dengan beragam jenis virus dan bakteri yang membuatnya rentan sakit. Namun, Mama tak perlu khawatir karena pada dasarnya setiap anak sudah dibekali sistem imun sejak lahir. Satu hal yang Mama perlu lakukan adalah menerapkan berbagai cara untuk meningkatkan imun anak agar ia tidak mudah sakit.

Apa itu Sistem Imun?

Sistem imun atau sistem kekebalan adalah sel-sel dan banyak struktur biologis lainnya yang bertanggung jawab atas perlindungan tubuh dari pengaruh zat asing yang bisa merugikan kesehatan.

Sistem imun anak bekerja dengan mengenali berbagai macam zat asing yang masuk ke dalam tubuh, seperti dari infeksi, bakteri, virus sampai parasit, dan kemudian menghancurkan serta memusnahkan mereka dari agar tubuh anak tetap berfungsi secara normal.

Agar kerja sistem imun optimal, tubuh perlu diberi asupan bernutrisi seimbang serta berada di lingkungan sehat pula.

Selain itu, apa lagi cara meningkatkan imun anak agar tidak mudah sakit? Yuk, Ma simak artikel ini selengkapnya!

8 Cara Meningkatkan Daya Tahan Tubuh Anak

Berikut 8 cara meningkatkan imun anak agar tidak mudah sakit yang bisa Mama terapkan:

1. Terus berikan ASI eksklusif

Pemberian ASI pada si Kecil sangat banyak sekali manfaatnya, termasuk sebagai cara meningkatkan imun anak agar tidak mudah sakit. ASI mengandung antibodi dan sel darah putih yang mampu meningkatkan imun tubuh si Kecil. 

ASI mampu menjaga si Kecil dari alergi, infeksi telinga, diare, pneumonia, meningitis, infeksi saluran kemih dan banyak lagi. Penuhi kebutuhan nutrisi Mama dengan mengonsumsi susu khusus menyusui agar Mama dapat memberikan yang terbaik bagi si Kecil.

2. Biasakan tidur cukup dan berkualitas

Did you know, Ma? Bayi butuh tidur sesuai dengan usianya kurang lebih selama 12-16 jam per hari. Saat tidur, anak akan bertumbuh dan sistem kekebalannya berkembang, ungkap dr. Marissa Tania Stephanie Pudjiadi, Sp.A.

Jadi, biasakan anak tidur yang cukup dan berkualitas. Menurut dr. Marissa, membiasakan anak tidur cukup bisa dijadikan salah satu cara meningkatkan daya tahan tubuh anak agar tidak mudah sakit. Saat tidur bayi bertumbuh dan sistem kekebalannya berkembang.

Membiasakan si Kecil memiliki jadwal tidur yang teratur merupakan salah satu cara meningkatkan imun anak agar tidak mudah sakit. Studi menunjukkan bahwa orang yang tidak memiliki jadwal tidur teratur lebih mudah terserang penyakit. 

Hal ini disebabkan karena sel alami yang mampu melawan virus jadi lebih lemah, sementara si Kecil membutuhkan sel tersebut agar terhindar dari serangan mikroba dan sel kanker. 

Secara umum, inilah jam tidur bayi saat malam dan siang hari untuk anak bayi usia 0-12 bulan, seperti dikutip dari Stanford Children's Hospital:

  • Bayi baru lahir: total waktu tidur 16 jam (8-9 jam di malam hari dan 8 jam di siang hari).

  • Bayi 1-2 bulan: total waktu tidur 15,5 jam (8-9 jam di malam hari dan 7 jam di siang hari).

  • Bayi 3-6 bulan: total waktu tidur 15 jam (9-10 jam di malam hari dan 4-5 jam di siang hari).

  • Bayi 6-9 bulan: total waktu tidur 14 jam (10 jam di malam hari dan 4 jam di siang hari).

  • Bayi 9-12 bulan: total waktu tidur 14 jam (11 jam di malam hari dan 3 jam di siang hari).

Baca Juga: Kebiasaan Tidur Mempengaruhi Otak Anak

3. Rutin konsumsi buah dan sayuran

Jika bayi Mama sudah bisa makan makanan padat dan MPASI, perbanyaklah porsi buah dan sayuran yang memiliki warna mencolok, di antaranya: wortel, kacang polong, jeruk, stroberi, jeruk, paprika, terong ungu, dan sawi hijau.

Buah dan sayuran tersebut sangat berperan untuk produksi sel darah putih dan antibodi yang melindungi permukaan sel agar kuat melawan virus.

4. Lindungi dari penyebaran bakteri

Melawan bakteri tidak termasuk sebagai cara meningkatkan imun anak, namun ini adalah upaya terbaik untuk menjaga kualitas imun si Kecil. 

Pastikan si Kecil selalu berada di lingkungan yang bersih dan sehat, perhatikan kebersihan dari peralatan makan dan minum yang akan digunakan si Kecil, biasakan mengelap tubuh si Kecil saat sedang berada di luar ruangan dengan tisu basah. 

Bila anak sudah aktif berjalan dan berlari, Mama sudah bisa membiasakan si Kecil untuk mencuci tangan sebelum dan sesudah melakukan aktivitas hariannya.

Adapun cara mencuci tangan dengan sabun yang bentar antara lain sebagai berikut:

  • Usap dan gosok juga kedua punggung tangan secara bergantian. 

  • Gosok sela-sela jari tangan hingga bersih.

  • Bersihkan ujung jari secara bergantian dengan posisi saling mengunci.

  • Lakukan selama 20 detik dan bilas dengan air bersih.

5. Hindari paparan asap rokok

Salah satu cara meningkatkan imun tubuh bayi adalah dengan menghindari anak menjadi perokok pasif. Rokok mengandung lebih dari 4000 jenis racun, yang sebagian besarnya bisa merusak atau membunuh sel di dalam tubuh. 

Terdapat banyak kasus anak-anak yang menjadi perokok pasif, dan seringnya hal ini terjadi karena si Kecil memiliki kontak erat dengan orang dewasa yang merokok di sekitarnya.

Mama perlu perhatikan dengan baik siapa saja yang berada di sekitar bayi untuk melindunginya dari asap rokok. Dampak menghirup asap rokok akan lebih berbahaya bagi bayi karena ia bernafas lebih cepat dibandingkan orang dewasa.

Baca Juga: Seperti ini Cara Mengatasi Asma pada Balita

6. Perbanyak makanan tinggi serat dan vitamin D

Kacang hijau dan kacang-kacangan tinggi serat bisa dikonsumsi anak sebagai salah satu cara meningkatkan imun anak agar tak mudah sakit. Studi menunjukkan bahwa saat si Kecil mengonsumsi buah dan sayuran tinggi serat, anak akan terhindar dari penyakit kronis seperti kanker dan jantung di usia muda.

Selain makanan tinggi serat, Mama juga perlu rutin memberikan si Kecil vitamin D. Mengapa harus vitamin D? 

Vitamin D berperan penting dalam membangun kekebalan dan membantu melawan infeksi dengan mengatur aktivitas sel-sel kekebalan yang menimbulkan respon antivirus, Ma. Jenis vitamin ini juga berikatan dengan reseptor pada sel imun seperti neutrofil, makrofag, dan sel pembunuh alami.

7. Pastikan imunisasi lengkap

Cara meningkatkan imun anak pun bisa dilakukan dengan imunisasi lengkap. Mama bisa mengikuti saran dari dokter terkait jadwal vaksinasi anak. Biasanya ada buku vaksinasi juga yang membantu Mama mengetahui imunisasi apa saja yang sudah dilakukan dan jadwal vaksin selanjutnya. 

Imunisasi anak bermanfaat untuk meningkatkan daya tahan tubuh anak dan meminimalisir terjadinya berbagai jenis penyakit. Bagi anak yang mengidap asma atau penyakit kronis lainnya, vaksinasi perlu dilakukan dan jangan sampai ada yang terlewati.

8. Gunakan essential oil

Bukan hanya memberikan wewangian di dalam ruangan, minyak esensial juga dapat mendukung daya tahan tubuh anak dengan menyangkal bakteri dan virus dalam ruangan. 

Salah satu minyak esensial yang bisa dicoba di antaranya adalah aroma lavender. Diketahui, essential oil lavender bisa meningkatkan fungsi kekebalan tubuh, mengurangi peradangan, dan meningkatkan aktivitas beberapa jenis sel kekebalan.

Demikian ulasan mengenai cara meningkatkan imun anak yang bisa Mama lakukan. Perlu diingat, dalam membangun fondasi imunitas yang baik, Mama perlu selalu memberikan makanan bernutrisi terutama di 1000 hari kehidupannya.

Mama butuh inspirasi memenuhi asupan gizi si Kecil? Yuk, download eksklusif e-book yang berjudul “Panduan Dukung Daya Tahan Tubuh di 1000 Hari Pertama” di sini.

  1. Sepkowitz KA. Ann Intern Med, 1996;(I)125:826-834.
  2. Tak, Saunders. The Immune Response: Basic and Clinical Principals. Elsevier; 2006.
  3. Dinas Kesehatan Depok. https://dinkes.depok.go.id/User/DetailArtikel/6-langkah-mencuci-tangan. Diakses pada 10 Agustus 2022.

  4. https://www.healthline.com/health/essential-oils-for-immunity

comment-icon comment-icon