Loading...

Riwayat Pencarian

Pencarian Populer

burger menu
Mpasi 9 bulan - Nutriclub
Nutrisi

Panduan MPASI 9 Bulan: Jadwal, Porsi, Tekstur, dan Resepnya

Article Oleh : Febriyani Suryaningrum 30 Mei 2023

Memasuki masa MPASI 9 bulan, Mama perlu merencanakan jadwal makan, porsi, hingga perubahan tekstur makanan si Kecil agar kebutuhan gizinya terus terpenuhi. Simak panduan lengkapnya di sini!

Jadwal Pemberian MPASI 9 Bulan

Membuat jadwal makan penting dimulai sejak dini agar si Kecil terbiasa makan teratur dan tidak berlebihan. Yang paling penting, berikan bayi makan dengan konsisten sesuai jadwal.

Berikut adalah contoh jadwal MPASI 9 bulan rekomendasi dari Ikatan Dokter Anak Indonesia:

Jam

Jadwal Makan Bayi

06.00 

ASI

08.00

MPASI pagi

10.00

Snack

12.00

MPASI siang

14.00

ASI

16.00

Snack

18.00

MPASI malam

21.00 - 04:00

ASI sesuai kebutuhan

 

 

 

Porsi Makan Bayi 9 Bulan

Bayi 9 bulan sudah bisa makan setengah mangkuk ukuran 250 ml untuk 3-4 kali dalam sehari. Setengah mangkuk ukuran 250 ml setara dengan 2-3 sendok makan penuh untuk satu kali makan.

Beri jarak 2 jam di antara waktu makannya agar bayi bisa mencerna makanannya dengan optimal.

Bayi 9 bulan juga bisa diberikan cemilan 3 kali sehari di antara waktu makan utamanya. Tetap teruskan juga pemberian ASI sesuai permintaan si Kecil untuk penuhi kebutuhan gizi hariannya.

 

Tekstur MPASI 9 Bulan

Tekstur MPASI bayi harus dinaikkan dari bulan ke bulan. Tujuannya supaya si Kecil semakin pintar mengunyah dan menelan makanan yang lebih padat. 

Seperti apa tekstur makanan bayi 9 bulan? Idealnya, tekstur MPASI bayi 9 bulan naik menjadi cincang halus atau kasar (minced atau chopped).

Jadi, makanan bayi sudah tidak perlu diblender halus lagi. Mama hanya perlu mencacah makanan menjadi bubur kasar.

Bayi 9 bulan juga sudah boleh diberikan finger food untuk melatih keterampilan genggaman tangan serta koordinasi antara mata dan tangannya. Contohnya, potongan keju atau fillet dada ayam stik.

Baca Juga: 9 Pilihan Finger Food untuk MPASI Bayi 9 Bulan

Kebutuhan Gizi Bayi 9 Bulan ​​​​​​​

Bayi 9 bulan umumnya sudah boleh makan berbagai jenis makanan, kecuali madu karena berisiko infeksi botulisme.

Paling penting adalah menyediakan variasi jenis makanan berbeda agar si Kecil tidak pilih-pilih makan.

Menyediakan variasi jenis makanan juga penting agar bayi mendapatkan asupan gizi yang seimbang.

Lalu, apa saja zat gizi yang harus ada dalam MPASI 9 bulan? 

  • Protein hewani : daging sapi, daging ayam, telur, ikan, udang. 

  • Protein nabati : tahu, tempe, chia seeds, nasi. 

  • Karbohidrat : nasi, jagung, kentang, ubi, singkong. 

  • Lemak sehat : minyak zaitun, minyak kelapa, santan, mararin, mentega, keju, minyak ikan.

  • Zat besi : daging sapi, daging kambing, daging ayam, hati sapi, hati ayam, ikan, telur, bayam, brokoli, keciwis. 

  • Vitamin A : hati sapi, telur, keju cheddar, labu kuning, ubi jalar, wortel. 

  • Omega 3 dan 6 : ikan makarel, ikan salmon, ikan tuna.

  • Probiotik : yogurt, tempe, miso.

  • Prebiotik FOS-GOS : pisang, kubis, bawang, asparagus, oat.

Dapatkan juga lebih banyak artikel informatif seputar pemenuhan gizi bayi dan kaitannya dengan imunitas dan tumbuh kembang si Kecil dengan mengakses The Parents’ Guide Academy.

Makanan yang Dilarang untuk Bayi 9 Bulan

Selain madu, sebaiknya hindari pemberian beberapa jenis makanan berikut untuk MPASI 9 bulan: 

  • Gula: pemberian gula meningkatkan risiko kerusakan gigi bayi. 

  • Garam: tidak baik bagi ginjal bayi yang belum berkembang sempurna.

  • Makanan berlemak jahat. Hindari pemberian biskuit, kue, kerupuk, keripik dan makanan lain yang mengandung banyak saturated fat.

  • Ikan mengandung merkuri, seperti ikan hiu, ikan todak, dan ikan marlin karena dapat mengganggu perkembangan saraf. 

  • Telur setengah matang: ada risiko terkontaminasi bakteri Salmonella. 

  • Makanan berbentuk bulat utuh dan bertekstur keras yang berisiko tersedak, seperti butiran jelly utuh, bakso utuh, kacang almond, anggur utuh, strawberry utuh, atau blueberry utuh. 

Apabila Mama ingin menambahkan aroma dan cita rasa pada MPASI si Kecil, lebih baik menggunakan bahan-bahan alami.

Misalnya rasa manis dari sari buah, rasa gurih dari atau kaldu ayam yang direbus lama, atau wangi dari rempah-rempah.

Baca Juga: Bahaya Madu untuk Bayi di Bawah 1 Tahun

Ide Resep MPASI Bayi 9 Bulan

Setelah tahu apa-apa saja makanan yang boleh dan tidak boleh diolah menjadi MPASI, yuk coba sajikan menu baru untuk si Kecil.

Berikut adalah beberapa ide resep MPASI 9 bulan yang bisa Mama coba di rumah.

1. Kue Ubi

Ubi mengandung vitamin A yang sangat bermanfaat untuk menjaga kesehatan mata dan sistem kekebalan tubuh bayi. 

Bahan-bahan: 

  • 100 gr ubi yang sudah dikukus.

  • 100 ml santan.

  • 10 gr keju parut.

  • 1 butir telur.

  • 1 sdt minyak untuk olesan.

Cara membuat:

  1. Haluskan ubi yang sudah dikukus menggunakan sendok.

  2. Campurkan sebutir telur pada adonan ubi, aduk-aduk sampai rata.

  3. Tambahkan santan cair pada adonan, kemudian aduk kembali.

  4. Oles minyak pada sebuah wadah, agar adonan tidak lengket.

  5. Masukkan adonan kue di wadah yang sudah dioleskan tadi.

  6. Tabur keju parut di atas adonan kue.

  7. Panggang atau kukus adonan sekitar 15 menit.

  8. Kue ubi siap disajikan untuk si Kecil sebagai menu MPASI 9 bulan.

2. Beef Patty

Daging sapi adalah salah satu makanan sumber protein hewani dan zat besi tinggi untuk mengoptimalkan perkembangan bayi. 

Bahan-bahan: 

  • 100 gr daging giling.

  • 1 butir telur.

  • Parsley.

  • 2 sdm tepung roti.

  • 1 sdm minyak.

  • 1 sdm unsalted butter.

Cara membuat:

  1. Campurkan daging giling dan telur, aduk sampai rata.

  2. Tambahkan parsley secukupnya.

  3. Masukkan tepung roti dan minyak pada adonan patty, aduk-aduk kembali.

  4. Bentuk patty menggunakan tangan, bentuknya bebas sesuai selera Mama.

  5. Lelehkan butter pada wajan anti lengket, kemudian masak beef patty sampai matang.

  6. Beef patty siap disajikan bersama nasi atau kentang goreng.

3. Sate Lilit Ikan

Ikan merupakan sumber protein hewani, zat besi, serta asam lemak seperti omega-3 dan DHA.

Bahan-bahan:

  • 100 gr daging filet ikan patin tanpa duri.

  • 50 gr tahu.

  • 1 sdm daun bawang yang sudah diiris-iris.

  • 1 siung bawang merah.

  • 1 siung bawang putih.

  • 1 sdm minyak.

  • 1 sdm tepung terigu.

  • 1 sdm unsalted butter.

  • 4 buah serai utuh.

Cara membuat:

  1. Campur ikan patin, tahu, daun bawang, bawang merah dan bawang putih menggunakan chopper.

  2. Tambahkan minyak pada adonan, kemudian campurkan lagi sampai merata.

  3. Masukkan tepung terigu pada adonan, aduk-aduk.

  4. Jika sudah tercampur rata, bentuk adonan pada sebatang serai. 

  5. Lelehkan butter pada wajan anti lengket, masak sate lilit ikan sampai berwarna kuning kecokelatan.

  6. Sate lilit ikan siap disajikan.

4. Hati Ayam Brokoli Kukus

Hati ayam kaya akan zat besi heme yang mudah diserap untuk mendukung berbagai fungsi tubuh.

Zat besi penting untuk meningkatkan daya tahan tubuh, mencegah anemia, hingga mencegah stunting pada bayi.

Bahan-bahan: 

  • 20 gram hati ayam kukus (cincang halus).

  • 3 sdm telur kocok. 

  • 6 kuntum brokoli (cincang halus). 

  • 50 ml kuah kaldu ayam.

  • Kaldu jamur secukupnya. 

Cara membuat: 

  1. Ambil mangkuk lalu masukkan semua bahan lalu aduk hingga rata. 

  2. Pindahkan adonan ke dalam wadah-wadah kecil yang tahan panas. 

  3. Kukus adonan selama 30 menit atau hingga matang sempurna. 

  4. Mama dapat menyajikan hati ayam kukus brokoli dengan nasi tim hangat. 

5. Sup Udang Bayam Creamy

Sup udang bayam creamy adalah salah satu menu MPASI 9 bulan yang dapat bantu penuhi kebutuhan protein nabati si Kecil. 

Bahan-bahan: 

  • 2 buah udang ukuran sedang (cincang kasar). 

  • 1 siung bawang merah (cincang halus).

  • 1 siung bawang putih (cincang halus). 

  • 50 gram daun bayam (cincang kasar). 

  • ½ butir kentang (cincang kasar).

  • 1 sdm unsalted butter

  • 30 ml susu UHT.

  • 10 gram santan kental. 

  • 50 ml air kaldu ayam alami. 

Cara membuatnya: 

  1. Panaskan teflon lalu lelehkan butter. 

  2. Tumis bawang merah dan bawang putih hingga harum. 

  3. Tuang susu UHT, santan, kentang, dan udang. Aduk hingga kentang empuk. 

  4. Masukkan bayam dan air kaldu ayam, lalu masak 2-3 menit atau hingga air mendidih. 

  5. Sup udang bayam creamy siap disajikan selagi hangat.

6. Pangsit Telur Keju

Telur merupakan sumber protein hewani yang lezat dan mudah diolah menjadi bermacam sajian.

Bahan-bahan:

  • 1 butir telur ayam.

  • 1 kentang ukuran besar.

  • 50 gram keju cheddar (parut).

  • 100 gram tepung terigu. 

  • 50 ml air kaldu ayam hangat.

  • 1 sdt unsalted butter.

Cara membuat: 

  1. Campurkan tepung terigu, telur ayam, dan kaldu ayam. Uleni hingga kalis lalu bungkus dengan plastic wrap. Diamkan selama kurang lebih satu jam. Adonan ini nantinya akan digunakan untuk membuat kulit pangsit. 

  2. Kupas kentang lalu kukus hingga empuk. 

  3. Angkat kentang yang sudah empuk dan tumbuk hingga halus selagi masih panas. 

  4. Campurkan keju dan unsalted butter ke dalam kentang, aduk rata. 

  5. Kembali ke adonan kulit pangsit. Ambil sedikit adonan lalu pipihkan. 

  6. Isi kulit pangsit dengan kentang lalu rekatkan ujungnya dengan air. Lakukan hingga adonan isian dan kulit habis. 

  7. Jika sudah, rebus pangsit dalam air mendidih hingga matang dan mengapung. 

  8. Pangsit telur keju siap dinikmati selagi masih hangat.

7. Pancake Kentang Daging

Kandungan zat besi dalam 100 gram daging giling mencapai 2.13 mg, Ma. Selain itu, bahan daging sapi juga mengandung kalsium sebesar 7 mg dan dan protein 18,2 gram. 

Bahan-bahan: 

  • 70 gram daging sapi giling. 

  • 3 butir kentang ukuran sedang (kukus, haluskan).

  • 1 butir telur (kocok lepas).

  • 15 ml santan. 

  • 1 sdm unsalted butter

Cara membuat: 

  1. Ambil mangkuk ukuran sedang lalu masukkan kentang, daging sapi, telur, dan santan. Campur hingga rata.

  2. Ambil adonan dan bentuk bulat-bulat pipih. Jangan terlalu tebal supaya bagian dalamnya mudah matang. 

  3. Panaskan teflon dan lelehkan unsalted butter. Gunakan untuk menggoreng pancake

  4. Pancake kentang daging siap disajikan.

Nah, itu dia ide resep MPASI 9 bulan dan panduan dalam menerapkannya. Lalu, bagaimana cara merencanakan MPASI bayi di 10 bulan nanti? Dukung setiap langkah si Kecil untuk menang dari sekarang bersama Nutriclub, ya!

  1. McGrane, K. (2020, April 21). 13 Nearly Complete Protein Sources for Vegetarians and Vegans. Healthline; Healthline Media. https://www.healthline.com/nutrition/complete-protein-for-vegans#8.-Chia-seeds

  2. FoodData Central. (2023). Usda.gov. https://fdc.nal.usda.gov/index.html

  3. NHS Choices. (2024). Foods to avoid giving babies and young children. https://www.nhs.uk/conditions/baby/weaning-and-feeding/foods-to-avoid-giving-babies-and-young-children/#:~:text=Honey,also%20help%20prevent%20tooth%20decay.

  4. NHS Choices. (2024). Botulism. https://www.nhs.uk/conditions/botulism/

  5. https://www.cdc.gov/foodsafety/communication/salmonella-and-eggs.html#:~:text=Chickens%20and%20other%20live%20poultry,eggs%20properly%20to%20prevent%20illness.

  6. ‌Semeco, A. (2023, October 31). The 19 Best Prebiotic Foods You Should Eat. Healthline; Healthline Media. https://www.healthline.com/nutrition/19-best-prebiotic-foods#9.-Barley

  7. Hrefna Palsdottir, MS. (2018, August 28). 11 Probiotic Foods That Are Super Healthy. Healthline; Healthline Media. https://www.healthline.com/nutrition/11-super-healthy-probiotic-foods#bottom-line

comment-icon comment-icon