Tekstur MPASI Bayi 8 Bulan yang Aman Dikonsumsi Bayi
Loading...

Riwayat Pencarian

Pencarian Populer

burger menu
Tekstur mpasi 8 bulan bayi-nutriclub
Nutrisi

Tekstur MPASI Bayi 8 Bulan yang Aman Dikonsumsi Bayi

Article Oleh : Ester Sondang 03 Juli 2024

Apakah tekstur MPASI 8 bulan sudah pasti berbeda dengan saat bayi berusia 6-7 bulan? Simak penjelasan bersamaan dengan tips pemberiannya di bawah ini, yuk!

Tekstur MPASI 8 Bulan yang Tepat

Pada periode ini, sebenarnya tekstur makanan masih bertekstur saring-lumat, namun Mama juga bisa membuat lebih sedikit padat.

Fokus Mama pun tak lagi memperhatikan tanda kesiapan makan untuk pertama kali seperti saat usianya 6 bulan, tapi lebih pada kesiapan si Kecil makan makanan padat yang lebih bervariasi.

Selain itu, perlu ketahui juga apa saja yang sudah dikuasai bayi berusia 8 bulan terkait keterampilan makan, antara lain: 

  • Bayi mampu mengambil benda menggunakan ibu jari dan telunjuknya.

  • Mampu memindahkan barang dari satu tangan ke tangan yang lain.

  • Menggerakkan rahang seperti gerakan mengunyah.

  • Menelan makanan lebih baik lagi.

  • Tak lagi mendorong atau mengeluarkan makanan dengan lidahnya.

  • Mencoba menggunakan sendok dan memasukkan makanan ke mulutnya. 

Dalam hal makan, bayi 8 bulan juga sedang dalam fase berlatih cara makan secara insting serta dengan memperhatikan Mama makan.

Bayi 8 Bulan Sudah Bisa Makan Apa?

Bayi 8 bulan sudah bisa konsumsi banyak jenis makanan. Di usia ini, giginya juga sudah ada yang tumbuh.

Umumnya gigi seri bawah yang pertama kali tumbuh, yakni saat beranjak 5-7 bulan. Setelahnya menyusul gigi seri atas saat bayi 6-8 bulan. 

Berikut macam-macam makanan yang bisa dikonsumsi bayi 8 bulan:

  • ASI: 3-4 kali atau sesuai permintaan bayi.

  • Buah-buahan: Pisang, pir, apel, persik, alpukat dan lainnya.

  • Sayuran: Wortel, labu, ubi jalar, kentang.

  • Protein hewani: Ayam, sapi, bebek, telur, ikan.

  • Kacang-kacangan: Kacang hitam, kedelai, buncis, edamame, kacang polong, lentil, kacang merah, tahu, tempe.

  • Biji-bijian: Yang diperkaya zat besi seperti oat dan barley .

  • Olahan susu: Keju lembut yang dipasteurisasi, keju cottage, dan yogurt tanpa pemanis.

Baca Juga: 3 Rekomendasi Camilan Bayi 8 Bulan yang Lezat dan Sehat

Pemberian MPASI Bayi 8 Bulan

Bagaimana porsi makannya? Apakah boleh lebih banyak dari sebelumnya? Simak perbandingan porsi, frekuensi dan tekstur MPASI 8 bulan sebagai berikut:

1. Usia 6-8 bulan

Pada porsi makan bayi usia 6-8 bulan, Mama bisa menyajikan frekuensi 2-3x/hari dengan konsistensi saring lumat.

Adapun jumlah yang diberikan mulai 2-3 sdm, lalu bertahap ditingkatkan menjadi 125 ml (½ cangkir).

Pastikan juga tiap menu makan bayi mengandung lebih dari 1 jenis bahan makanan agar bayi mendapat asupan nutrisi lebih lengkap.

Setidaknya, pada piringnya terdapat minimal dua bahan makanan ini: karbohidrat, protein, lemak sehat, biji-bijian, sayur dan buah.

2. Usia di atas 8 bulan

Saat bayi Mama memasuki usia 8 bulan akhir, frekuensi makan bisa bertambah menjadi 3-4x/hari.

Pada usia ini, si Kecil sudah bisa diberikan aneka tekstur makanan, seperti cincang halus dan kasar, dengan jumlah yang masih sekitar 125 ml (½ cangkir).

Selain itu, Mama juga bisa menambah camilan pagi dan sore (antara jam makan) 1-2x/hari.

Baik makanan padat dan camilan sebaiknya pilih yang real food, yaitu mengandung campuran karbohidrat, protein, sayur, buah, dan biji-bijian.

Baca Juga: Panduan MPASI 9 Bulan: Jadwal, Porsi, Tekstur, dan Resepnya

Bagaimana Jika Bayi Menolak Makan?

Mungkin akan ada hari-hari ketika bayi makan lebih banyak atau bayi menolak makan. Umumnya hal tersebut dikarenakan beberapa faktor, seperti:

  • Anak kesulitan beradaptasi dengan makanan baru.

  • Gusinya terasa sakit karena sedang tumbuh gigi.

  • Bayi mengalami masalah kesehatan lain yang membuatnya tidak nyaman

Selain tekstur makan, ada hal-hal lain yang tak kalah penting saat memproses MPASI bayi. Apa saja?

  • Gunakan bahan makanan segar, terutama untuk sayur dan buah.

  • Cuci bersih sayur dan buah sebelum diolah.

  • Kukus bahan makanan sebelum dihaluskan atau dipotong. 

  • Hindari penambahan penyedap rasa.

  • Dampingi bayi saat makan untuk mencegah bahaya tersedak.

  • Untuk makanan berlebih, ada baiknya dihabiskan dalam waktu 1–2 hari

Mengenalkan makanan padat dengan tekstur MPASI 8 bulan yang tepat dapat membantu menstimulasi otot-otot mulut bayi dan mengasah kemampuannya makan sendiri.

Jika ada yang Mama khawatirkan mengenai porsi dan tekstur MPASI 8 bulan, berkonsultasilah dengan dokter.

Mama juga bisa men-download Nutrition for Immunity untuk mengetahui segala informasi mengenai nutrisi tepat untuk mengoptimalkan imunitas si Kecil.

Pilih Artikel Sesuai Kebutuhan Mama
  1. Mommyclopedia: 78 Resep MPASI. (2020). Google Books. https://books.google.co.id/books?id=huPsDwAAQBAJ&printsec=copyright&redir_esc=y#v=onepage&q&f=false

  2. Unicef | Diakses 23 Mei 2024. Feeding your baby: 6–12 months. Unicef.org. https://www.unicef.org/parenting/food-nutrition/feeding-your-baby-6-12-months

  3. National Institute of Health | Diakses 23 Mei 2024. Exposure to texture of foods for 8-month-old infants: Does the size of the pieces matter?. pubmed.ncbi.nlm.nih.gov. https://pubmed.ncbi.nlm.nih.gov/28449229/

  4. Dana Dubinsky. (2022, February 8). Age-by-age guide to feeding your baby. Babycenter.com. https://www.babycenter.com/baby/solids-finger-foods/age-by-age-guide-to-feeding-your-baby_1400680

  5. National Health Services | Diakses 23 Mei 2024. Baby Teething Symptoms. Nhs.uk. https://www.nhs.uk/conditions/baby/babys-development/teething/baby-teething-symptoms/

  6. Elizabeth Dougherty. (2022, February 15). How Much Should My Baby Eat. Babycenter.com. https://www.babycenter.com/baby/solids-finger-foods/how-much-food-should-my-baby-eat-a-visual-guide_40005798

Artikel Terkait