Loading...

Riwayat Pencarian

Pencarian Populer

burger menu
Umur Berapa Bayi Bisa Duduk? Ketahui Cara Melatihnya di Sini

Stimulasi

Umur Berapa Bayi Bisa Duduk? Ketahui Cara Melatihnya di Sini

Article By : Sindhi Aderianti

Umur berapa bayi bisa duduk? Setelah bayi bisa tengkurap, Mama mungkin sedang bertanya-tanya kapan si Kecil akan bisa duduk sendiri.

Duduk memberi perspektif baru dalam hidup si Kecil. Dengan melakukan ini, ia dapat melihat lingkungan di sekelilingnya dengan lebih jelas, juga belajar mengontrol kepala dan tubuhnya agar selalu seimbang.

Lantas, bagaimana stimulasi yang tepat agar si Kecil cepat duduk sendiri? Simak ulasan selengkapnya berikut ini, yuk! 

Umur Berapa Bayi Bisa Duduk?

Bayi idealnya sudah bisa duduk sendiri tanpa bantuan di 9 bulan. Pada usia tersebut, umumnya bayi juga sudah bisa duduk dengan durasi lebih lama.

Namun, perlu diingat bahwa kemampuan duduk tidak serta merta langsung ditunjukkan si Kecil. Selayaknya mempelajari hal-hal baru, ia akan belajar untuk duduk secara bertahap.

Bayi akan mulai belajar duduk pertama kalinya pada usia 3-4 bulan, di saat ia mulai bisa tengkurap dan mengangkat kepala sendiri.

Pada awalnya, Si Kecil akan mulai mencoba duduk dengan memiringkan badannya terlebih dahulu dan kemudian perlahan-lahan belajar menggunakan lengan untuk menopang badannya.

Satu hal yang juga perlu diingat, Ma. Setiap bayi berkembang dengan kecepatan yang berbeda-beda. Beberapa bayi mungkin bisa duduk lebih awal, tapi tak sedikit juga yang membutuhkan banyak latihan sampai ia bisa melakukannya.

Semua perbedaan ini wajar, Ma!

Mengenal Tanda Bayi Mau Duduk

Selain mengetahui berapa umur ideal bayi bisa duduk, Mama bisa juga mengetahuinya dengan memperhatikan beberapa tanda yang ditunjukkan si Kecil ketika ia sudah siap duduk.

Bagaimana tanda bayi siap duduk? Umumnya si Kecil dikatakan siap duduk ketika ia sudah lebih sering menunjukkan gesture seperti di bawah ini:

  • Tengkurap sambil mengangkat kepala

  • Memiringkan badan

  • Tangan mulai bisa menopang badan

  • Duduk selama beberapa detik

Jika si Kecil sudah menunjukkan tanda-tanda kesiapan di atas, Mama bisa mulai memberinya stimulasi yang tepat agar si Kecil mampu duduk secara mandiri dan lebih lama. 

Tahapan Duduk Bayi dari Bulan ke Bulan

Berbicara mengenai umur berapa bayi bisa duduk, bukan hanya tanda kesiapan saja yang ditunjukkan si Kecil. Kemampuan ini umumnya juga diiringi dengan sejumlah tahapan di setiap bulannya, Ma. 

Sebelum akhirnya si Kecil bisa duduk sendiri tanpa bantuan dari Mama atau kursi khusus, ia akan melewati 3 tahapan berikut:

1. Usia 4 bulan

Di usia ini, si Kecil sudah bisa lebih kuat mengangkat dan menahan kepalanya. Pencapaian ini penting, karena otot leher dan kepala yang sudah kuat adalah bekal si Kecil untuk bisa duduk sendiri selanjutnya.

2. Tahap duduk usia 6 bulan

Umur berapa bayi bisa duduk? Di usia ini, si Kecil umumnya sudah bisa duduk. Namun, ia masih butuh bantuan untuk dapat menyeimbangkan tubuhnya. 

Baik itu bantuan dengan mengangkat tangannya ke depan untuk mencapai posisi duduk, atau menduduki bayi di kursi khusus.

3. Tahap duduk usia 9 bulan

Menginjak usia 9 bulan, barulah Si Kecil bisa duduk dan bangun lebih lancar tanpa bantuan dari sekitarnya. Mama kini tidak perlu lagi membantunya duduk dengan tangan atau bantal. Bahkan, si Kecil  juga mampu merangkak dan merambat di usia ini, lho.

Bagaimana dengan Mama, umur berapa bayi bisa duduk? Pastikan Mama melakukan stimulasi yang tepat sesuai usianya sebagai bekal untuk menang si Kecil. Dengan begitu, ia pun bisa melakukan fase ini tanpa hambatan.

Stimulasi Agar Bayi Cepat Duduk dan Merangkak

Duduk merupakan salah satu kemampuan motorik kasar yang melibatkan otot-otot besar, seperti otot leher, bahu, perut, punggung, dan pinggang. Si Kecil juga perlu bisa menyeimbangkan dan meletakkan kaki mereka dengan tepat agar tidak terguling.

Agar otot-otot tersebut semakin kuat, Mama perlu memberikannya beberapa stimulasi. Namun, pastikan latihan ini diberikan ketika umur si Kecil sudah terbilang cukup dan menunjukkan tanda kesiapan duduk ya, Ma. 

Stimulasi agar bayi cepat duduk dan merangkak yang bisa Mama lakukan antara lain:

1. Biarkan bayi duduk di lantai

Agar si Kecil bisa duduk di usia yang tepat, berikan ia stimulasi dengan membiarkannya duduk di lantai dengan alas. Gunakan alas seperti matras atau playmat supaya lebih aman ya, Bun.

Cara ini akan membuat si Kecil mengenali ‘medan’ tempatnya duduk, sehingga kontrol otot dan koordinasi yang dibutuhkan untuk duduk tegak pun semakin terlatih.

2. Tummy time lebih sering

Memperbanyak tummy time sangat efektif untuk merangsang otot-otot leher dan punggung atas si Kecil. Dua faktor ini sangat penting untuk mendukung si Kecil duduk dengan lancar. Dengan begitu, si Kecil pun semakin kuat untuk menopang dan menahan kepalanya.

3. Dudukkan di pangkuan

Mama juga bisa memberikan stimulasi agar bayi cepat duduk dan merangkak, dengan mendudukkannya di pangkuan Mama. 

Lakukan sembari membacakan dan menunjukkan buku cerita yang menarik perhatiannya, sehingga si Kecil juga menikmati setiap detik momen ini bersama Mama.

4. Tahan dengan bantal atau tangan

Selain mendudukkannya di pangkuan, Mama juga bisa melatih si Kecil untuk duduk dengan menahannya pakai bantal atau tangan. Caranya, tuntun si Kecil duduk di matras, lalu tahan bokongnya menggunakan tangan atau bantal.

5. Beri mainan untuk memancingnya duduk

Terakhir, Mama bisa menstimulasi si Kecil dengan memberinya mainan saat tummy time. Mainan ini dapat berupa bola atau mainan bergerak yang colorful.. 

Menarik perhatian bayi dalam posisi tengkurap dapat membantu memperkuat otot leher, bahu dan punggungnya. Dengan begitu, si Kecil akan terpancing untuk duduk bahkan merangkak karena mengikuti geraknya mainan tersebut.

Baca Juga: 10 Pilihan Mainan Edukasi Anak di Rumah

Bahaya Bayi Duduk Sebelum Waktunya

Memberikan stimulasi agar bayi cepat duduk memang disarankan. Akan tetapi, hindari melakukannya terlalu dini ya, Ma.

Mengajarkan bayi duduk sendiri sebelum waktunya bisa membuat si Kecil berisiko mengalami masalah kesehatan, seperti:

  • Perkembangan otot terhambat

  • Cedera

  • Otot tubuh melemah

  • Perkembangan kemampuan lain terhambat

Mama perlu bersabar mengajarkan si Kecil duduk hingga usianya paling tidak 6 bulan atau setelah menunjukkan tanda-tanda kesiapan. 

Nah, sebelum menginjak usia 6 bulan, Mama bisa fokus menstimulasi hal lain secara rutin seperti tengkurap, merambat, merangkak dan stimulasi hal lainnya yang sesuai dengan tabel 

Jika si Kecil Terlambat Duduk, Bagaimana?

Setiap anak berkembang dengan kecepatan yang berbeda-beda. Namun, mengenai umur berapa bayi bisa duduk, boleh dibilang selambat-lambatnya adalah di usia 9 bulan. Oleh karena itu, Mama perlu waspada  jika si Kecil belum bisa duduk di usia ini.

Baiknya, konsultasikan ke dokter tumbuh kembang anak, agar Mama bisa mengetahui penyebab si Kecil terlambat duduk dan mendapatkan treatment terbaik untuk mengatasi masalah ini. 

Mengetahui umur berapa bayi bisa duduk, bukan hanya menjawab rasa penasaran Mama terhadap milestone si Kecil. Acuan umur ini juga dapat memotivasi Mama untuk memberikan si Kecil bekal untuk menang berupa stimulasi-stimulasi yang semaksimal mungkin. 

Yuk, Bbntu si Kecil mencapai milestone setiap bulannya dan tumbuh menjadi pemenang dengan mengunduh e-book ekskusif dari Nutriclub. Gratis!

  1. Active Baby Smart Kids. https://activebabiessmartkids.com.au/articles/please-sit/?v=322b26af01d5. Diakses pada 15 Juli 2022
     
  2. Help Me Grow. https://helpmegrowmn.org/HMG/HelpfulRes/Articles/BabyMilestones/. Diakses pada 15 Juli 2022
     
  3. Baby Center. https://www.babycenter.com/baby/baby-development/baby-milestones-sitting_6505. Diakses pada 15 Juli 2022.
     
  4. Medical News Today. https://www.medicalnewstoday.com/articles/how-to-help-a-baby-sit-up#tips. Diakses pada 15 Juli 2022.
     
  5. Healthline. https://www.healthline.com/health/parenting/when-can-babies-sit-up#when-to-seek-help. Diakses pada 15 Juli 2022.
     
comment-icon comment-icon