Loading...
    Banner Artikel Berat Badan Bayi 8 Bulan yang Ideal dan Cara Menambahnya
    Tumbuh Kembang

    Berat Badan Bayi 8 Bulan yang Ideal dan Cara Menambahnya

    Disusun oleh: Tim Penulis

    Diterbitkan: 11 Agustus 2023


    • Berat Badan Bayi 8 bulan yang ideal Menurut WHO
    • Tanda-Tanda Berat Badan Bayi Tidak Sesuai
    • Cara Menambah Berat Badan Bayi 8 Bulan

    Salah satu indikator pertumbuhan bayi yang sehat bisa dilihat dari berat badannya. Lalu, berapa berat bayi 8 bulan yang ideal dan bagaimana cara mencapainya? Simak penjelasan lengkapnya, Ma.

    Berat Badan Bayi 8 bulan yang ideal Menurut WHO

    Berat badan bayi tergantung pada berbagai faktor, seperti jenis kelamin dan genetik. Menurut WHO, berat badan bayi 8 bulan normalnya adalah:

    • Bayi laki-laki: 6,9 - 9,6 kilogram (kg) dengan panjang badan kira-kira 66,2 – 77,2 centimeter (cm).
    • Bayi perempuan: 6,3 - 9 kilogram (kg) dengan panjang badan kira-kira 64 – 75,8 centimeter (cm).

    Angka rata-rata berat bayi 8 bulan di atas hanyalah acuan umum. Jangan terlalu khawatir jika berat badan bayi sedikit di luar rata-rata selama si Kecil masih aktif, sehat, serta mau menyusu dan makan.

    Tetaplah rutin pantau perkembangannya berat badannya setiap bulan.

    Baca Juga: Perkembangan Bayi 8 Bulan dan Cara Mengoptimalkannya

    Tanda-Tanda Berat Badan Bayi Tidak Sesuai

    Berat badan bayi yang terlalu rendah di bawah rata-rata ideal dapat menandakan underweight atau risiko BB berlebih jika terlampau jauh di atas normal. Berikut penjelasannya:

    1. Berat Badan Terlalu Kurang (Severely Underweight)

    Berat bayi 8 bulan dikatakan severely underweight jika angkanya terlalu kurang dari 6,2 kilogram menurut Grafik Pertumbuhan Anak WHO.

    Bayi yang susah naik berat badannya bisa disebabkan oleh berbagai faktor, seperti:

    • Muntah atau tersedak susu.
    • Cacat lahir, seperti fibrosis kistik.
    • Mengalami kesulitan saat menyusu.
    • Tidak mendapatkan cukup asupan makanan atau kalori setiap hari.
    • Kondisi medis, seperti penyakit jantung bawaan.
    • Kekurangan gizi atau masalah kesehatan yang mendasarinya.
    • Faktor genetik.
    • Alergi atau intoleransi makanan tertentu.
    • Gangguan pencernaan, seperti refluks asam lambung dan penyakit celiac yang memengaruhi penyerapan nutrisi.
    • Gangguan sistem metabolisme, seperti hipoglikemia yang menyebabkan tubuh tidak mampu mengolah makanan menjadi energi.

    Jika bayi tidak mengalami kenaikan berat badan semestinya, hal itu bisa menjadi masalah karena mengganggu tumbuh kembangnya serta membuatnya lebih rentan terhadap penyakit.

    2. Berat Badan Berlebih

    Berat badan bayi 8 bulan dikatakan berlebih jika angkanya di atas 9,6 kg. Tapi, kenaikan berat dalam 6-12 bulan pertama biasanya normal, terutama pada bayi ASI karena BB-nya cenderung naik cepat lalu melambat.

    Di sisi lain, ada banyak faktor lain yang memengaruhi risiko BB berlebih pada bayi, seperti BB Mama sewaktu hamil atau riwayat diabetes gestasional selama kehamilan.

    Bayi dengan berat di atas normal mungkin memerlukan perhatian medis ekstra untuk memastikan kadar gula darah mereka tetap stabil.

    Pada beberapa kasus, bayi dengan berat badan lebih besar juga mungkin terlambat merangkak atau berjalan lebih lambat dibanding bayi lain.

    Baca Juga: Panduan Berat Badan Bayi Normal Usia 0-12 Bulan Menurut WHO

    Mama bisa download ebook Panduan 1000 Hari Pertama Si Kecil untuk dapatkan berbagai tips eksklusif untuk mendukung daya tahan tubuh dan tumbuh kembang si Kecil.

    Cara Menambah Berat Badan Bayi 8 Bulan

    Masalah berat badan menjadi kekhawatiran umum yang dirasakan setiap orang tua. Mama perlu mengetahui beberapa tips untuk menaikkan berat bayi 8 bulan sebagai berikut:

    1. Tambah Asupan Lemak Sehat

    Teruslah menyajikan menu MPASI yang diolah dari makanan sumber lemak sehat, seperti ikan, telur, alpukat, minyak zaitun, mentega, santan, butter, dan keju untuk meningkatkan berat bayi 8 bulan.

    2. Berikan MPASI Berkalori Tinggi

    Bayi usia 8 bulan membutuhkan setidaknya 600 kilokalori (kkal), yang 70%-nya didapatkan dari ASI dan 30% dari MPASI.

    Maka dari itu, Mama bisa tingkatkan dengan menyajikan MPASI bayi 8 bulan dari bahan makanan utama telur, ayam, dan ikan yang berkalori tinggi.

    3. Perbanyak Makanan Protein

    Telur, daging sapi tanpa gajih, ikan, dan daging ayam tanpa lemak adalah sumber protein yang bagus untuk membantu meningkatkan berat badan bayi 8 bulan. 

    Selain itu, ikan yang tinggi omega-3 juga bagus untuk mengoptimalkan fungsi kognitif bayi.

    4. Memberikan Makan Sesuai Jadwal

    Memberikan makan sesuai jadwal yang tepat juga akan membantu bayi usia 8 bulan meraih berat badan idealnya.

    Mama dapat memberikan si Kecil makan 3 kali sehari ditambah makanan selingan 2 hingga 3 kali di antaranya.

    Pastikan untuk memberikan makanan utama dan camilan sesuai dengan jadwal tersebut. Terlalu banyak ngemil akan membuat bayi tidak merasa lapar saat waktu makan utamanya tiba.

    Baca Juga: Tekstur MPASI 8 Bulan yang Aman Dikonsumsi Bayi

    5. Berikan Waktu Tidur yang Cukup

    Mama juga perlu menerapkan pola tidur yang teratur jika ingin meningkatkan berat badan bayi 8 bulan. Bayi 8 bulan butuh tidur 12-15 jam per hari yang termasuk tidur siang.

    Tetap sesuaikan jam tidur bayi dengan jadwal bermainnya, karena bayi perlu tetap aktif dan mendapatkan waktu stimulasi yang cukup.

    Di sisi lain, terlalu banyak kegiatan fisik tanpa istirahat yang memadai malah akan menyebabkan penurunan berat badan. 

    6. Sajikan Variasi Makanan

    Memvariasikan menu makanan adalah cara efektif untuk membantu menambah berat bayi 8 bulan.

    Pastikan menu MPASI mengandung karbohidrat, protein, lemak, serat, vitamin, dan mineral untuk memastikan kebutuhan nutrisi si Kecil terpenuhi. 

    Mama bisa bereksperimen dengan resep baru untuk menciptakan menu yang bervariasi. Kombinasikan berbagai bahan makanan agar bayi mendapatkan nutrisi yang lengkap dan rasa yang menarik.

    Baca Juga: 11 Camilan Bayi 8 Bulan yang Sehat dan Mudah Dibuat

    7. Rutin Kontrol ke Dokter untuk Pantau Berat Badan Bayi

    Walaupun pertumbuhan setiap bayi berbeda, penurunan berat badan yang drastis memerlukan perhatian medis segera. Terlebih jika BB si Kecil masih terus turun hingga usia 9 bulan.

    Konsultasi dengan dokter anak atau ahli gizi sangat dianjurkan untuk memastikan kesehatan dan perkembangan optimal si Kecil, terutama di 1000 hari pertama kehidupannya (HPK).

    Ma, pahami bahwa setiap fase tumbuh kembang si Kecil membutuhkan panduan yang berbeda. Dengan mendaftar sebagai member Nutriclub, Mama bisa mendapatkan panduan tumbuh kembang sesuai usia, konten expert-verified, dan tips yang disesuaikan dengan kebutuhan si Kecil.

    Pilih Artikel Sesuai Kebutuhan Mama
    1. Editorial Team. (2025). What is Slow Weight Gain? Childrenshospital.org. https://www.childrenshospital.org/conditions/slow-weight-gain-infants-and-children
    2. Editorial Team. (2018). Your Newborn's Growth. KidsHealth. https://kidshealth.org/en/parents/grownewborn.html
    3. Pietro, MaryAnn De. 92024). What is the average baby weight by month?. Medical News Today. https://www.medicalnewstoday.com/articles/325630
    4. Whelan, Chorey. (2023). What’s the Average Baby Weight by Month?. Healthline. https://www.healthline.com/health/parenting/average-baby-weight
    5. Direktorat Jenderal Pelayanan Kesehatan. (2023). Kemkes.go.id. https://yankes.kemkes.go.id/view_artikel/2034/bagaimana-mengatasi-berat-badan-kurang-pada-anak
    6. ‌IDAI | Pemberian Makanan Pendamping Air Susu Ibu (MPASI). (2018). Idai.or.id. https://www.idai.or.id/artikel/klinik/asi/pemberian-makanan-pendamping-air-susu-ibu-mpasi
    7. IDAI | Pentingnya Mengatur Jadwal Makan Anak. (2015). Idai.or.id. https://www.idai.or.id/artikel/klinik/asi/pentingnya-mengatur-jadwal-makan-anak
    8. ‌Lewis, R. (2020, July 21). How To Increase Your Baby’s Weight. Healthline; Healthline Media. https://www.healthline.com/health/baby/how-to-increase-baby-weight#tips
    9. PERATURAN MENTERI KESEHATAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 2 TAHUN 2020. (2020). http://hukor.kemkes.go.id/uploads/produk_hukum/PMK_No__2_Th_2020_ttg_Standar_Antropometri_Anak.pdf
    10. ‌Editorial Team. Failure to Thrive (for Parents) - Nemours KidsHealth. (2020). Kidshealth.org. https://kidshealth.org/en/parents/failure-thrive.html
    11. Chatterjee, T. (2019, June 24). List of 12 Healthy Weight Gain Foods for Babies & Kids. FirstCry Parenting. https://parenting.firstcry.com/articles/list-of-12-healthy-weight-gain-foods-for-babies-kids/
    12. ‌IDAI | Pentingnya Memantau Pertumbuhan dan Perkembangan Anak (Bagian 1). (2016). Idai.or.id. https://www.idai.or.id/artikel/seputar-kesehatan-anak/pentingnya-memantau-pertumbuhan-dan-perkembangan-anak-bagian-1
    Artikel Terkait