Loading...

Riwayat Pencarian

Pencarian Populer

burger menu
Penyebab Bayi Tidak Mau Menyusu dan Cara Mengatasinya - Nutriclub
Kesehatan

Penyebab dan Cara Mengatasi Bayi Tidak Mau Menyusu

Article Oleh : Febriyani Suryaningrum 13 Juli 2023

Bayi tidak mau menyusu seringkali membuat khawatir. Cari tahu penyebab dan cara mengatasinya agar si Kecil minum ASI dengan cukup di sini!

Penyebab Bayi Tidak Mau Menyusu

Ada banyak penyebab yang menjadi alasan kenapa bayi menolak menyusu. Berikut beberapa penyebabnya:

1. Perlekatan yang Kurang Baik

Bayi tidak mau menyusu mungkin karena perlekatan yang kurang pas pada puting.

Jika perlekatan si Kecil saat menyusu tidak pas, hisapannya tidak akan efektif sehingga bayi akan kesulitan menyedot ASI dari payudara Mama.

Perlekatan puting (latch on) yang kurang baik bisa terjadi ketika bayi sedang lapar dan menyusu dengan tergesa-gesa. 

2. Bayi Merasa Tidak Nyaman

Salah satu penyebab paling umum bayi tidak mau menyusu adalah sedang sakit. 

Masalah yang membuat bayi merasa sakit atau tidak nyaman dengan mulutnya bisa membuat si Kecil tidak mau menyusu. Contohnya sariawan, demam, radang tenggorokan, pilek, hingga tumbuh gigi.

Infeksi telinga juga bisa membuat bayi tidak ingin minum ASI. Sebab ketika menyusui dengan berbaring miring di posisi telinga yang sakit, ia bisa merasa tidak nyaman.

Baca Juga: 8 Cara Menyusui yang Benar dan Nyaman untuk Bayi

3. Produksi ASI Berkurang

Ketika si Kecil sedang lapar tapi ASI tidak keluar banyak, banyak, ia mungkin akan menangis. Kondisi ini juga membuat bayi jadi tidak mau menyusu.

Namun, Mama jangan putus asa. Cobalah untuk terus menyusui bayi sesering mungkin untuk merangsang produksi ASI.

Mama juga bisa melancarkan ASI dengan perawatan alami, seperti mengonsumsi daun sirih.

4. ASI Berubah Aroma atau Rasa

Jika tiba-tiba bayi tidak mau menyusu, mungkin karena ia merasa ASI-nya berubah dari segi warna, rasa, hingga aroma.

Perubahan ASI ini dapat disebabkan oleh perubahan bau tubuh Mama setelah menggunakan sabun, parfum, atau deodoran. 

Selain itu, perubahan rasa ASI juga bisa terjadi karena makanan yang Mama konsumsi.

5. Mama Merasa Stress

Ketika menyusui Mama juga haruslah fokus dan dalam keadaan yang tenang.

Jika Mama sedang merasa frustasi, marah, atau kurang sehat, bayi dapat merasakan hal itu dan mengganggu proses menyusu.

6. Terlalu Banyak Distraksi

Rentang perhatian bayi masih sangat rendah sehingga ia sangat mudah terdistraksi.

Misalkan, banyak orang lewat di depan-belakang Mama atau ada sesuatu yang menggantung di atas langit-langit. Kepala si Kecil mungkin akan lebih sibuk melongok-longok daripada melanjutkan menyusu. 

7. Stimulasi Berlebihan

Ketika bayi mendapatkan stimulasi sensorik berlebihan, ia akan menjadi lebih rewel sehingga menolak menyusu.

Jadi saat menyusui usahakan Mama berada di ruangan dengan pencahayaan yang tidak berlebihan, tidak bising, aromanya menyenangkan, dan suhunya sejuk. 

8. Nursing Strike

Nursing strike adalah masa di mana bayi yang sebelumnya bisa dan mau menyusu dengan baik, jadi tiba-tiba menolak.

Nursing strike umum terjadi saat bayi berusia 3 bulan. Bayi yang mogok menyusu biasanya rewel dan bahkan marah atau menangis  bila dipaksa menyusu.

Menurut penelitian terbitan National Library of Medicine, nursing strike cenderung lebih sering dialami oleh working mom

Bekerja dapat membuat Mama dan bayi jadi jarang bertemu. Ketika si Kecil diajak menyusu, ia mungkin merasa “asing” sehingga menolak melekat pada puting.

Baca Juga: Cara agar Tetap Lancar Menyusui Bagi Ibu Bekerja

 

Bagaimana Cara agar Bayi Mau Menyusu?

Bayi tidak mau menyusu biasanya berlangsung antara dua sampai lima hari, tetapi bisa berlangsung lebih lama. Berikut adalah cara mengatasi bayi yang tidak mau menyusu agar mau minum cukup ASI:

1. Mengubah Posisi Menyusui

Posisi menyusui yang tepat adalah perut bayi menyentuh perut Mama sehingga si Kecil tidak perlu menoleh untuk menyusu.

Mengubah posisi menyusui dapat menjadi cara agar bayi mau menyusu kembali. 

Jika karena hidung tersumbat atau adanya infeksi di telinga, cobalah ganti ke posisi sebaliknya yang membuat si Kecil nyaman.

Baca Juga: ASI Eksklusif Bantu Meningkatkan Daya Tahan Tubuh Bayi

2. Menyusui di Tempat Tenang

Jika bayi tidak mau menyusu karena banyak distraksi di sekitar, Mama dapat mencari tempat menyusui lain yang lebih nyaman tanpa gangguan. 

Mama dapat mencoba menyusui di tempat yang gelap dan tenang. Hal ini dapat membuat bayi menjadi lebih fokus ketika menyusu.

Sambil menyusui, Mama juga bisa dengarkan podcast eksklusif dari Nutriclub yang mengupas tuntas soal tips-tips serta panduan menyusui bayi. Gratis!

3. Berikan ASIP

Tidak selamanya bayi harus menyusu secara langsung dari payudara. Bayi dengan sariawan kemungkinan tidak akan mau menyusu melalui payudara secara langsung. 

Untuk itu, Mama dapat mencoba memompa atau memerah ASI setiap beberapa jam. Simpan stok ASIP (ASI perah) di kulkas.

Ketika ingin memberikan pada si Kecil, hangatkan dulu ASIP-nya dan coba minumkan pada si Kecil menggunakan pipet, cup feeder, atau sendok. 

4. Tenangkan Si Kecil

Jika si Kecil menolak hingga menangis atau tampak kesal, Mama harus lebih sabar untuk menahan emosi agar si Kecil tidak tambah kesal. 

Cobalah untuk menenangkan bayi terlebih dahulu, lalu mencoba kembali menyusuinya ketika si Kecil sudah terlihat lebih tenang. Terus tawarkan payudara Mama, tapi jangan memaksanya.

5. Menyusui Ketika Bayi Mengantuk

Salah satu waktu terbaik untuk menyusui adalah ketika bayi sedang mengantuk.

Jika sebelumnya bayi tidak mau untuk menyusu, biarkan dahulu hingga si Kecil lelah dan sangat mengantuk.

Biasanya, bayi akan lupa apa yang membuatnya tidak mau menyusu ketika dalam kondisi setengah sadar.

6. Menyusui di Lokasi yang Berbeda

Mama dapat mencoba menyusui di ruangan lain yang sekiranya disukai si Kecil, sambil duduk di dalam mobil, atau sambil timang-timang keliling rumah.

Hal ini mungkin akan menaikkan motivasi si Kecil untuk minum ASI. 

7. Memerah ASI Dekat Waktu Menyusui

Memerah ASI mendekati waktu menyusui merupakan salah satu ide yang bagus untuk memancing produksi ASI menjadi lebih deras.

Dengan begitu, bayi dapat menyusu dengan lebih puas dan kenyang. 

Baca juga: Tanda Bayi Cukup ASI yang Wajib Mama Ketahui

8. Memberikan ASI Beku

Ketika bayi tidak mau menyusu karena mulutnya nyeri akibat tumbuh gigi, sariawan, atau radang, Mama dapat “pancing” ia agar tetap mau makan dengan memberikan ASI beku.

Tuangkan beberapa tetes ASI di atas kain bersih dan bekukan. 

ASI beku dapat mengurangi nyeri di mulut sehingga a sebelum menyusu langsung ke payudara Mama. 

Memang masa menyusui menjadi sangat menantang bagi setiap ibu. Apapun penyebabnya, penting bagi Mama untuk melatih kesabaran sebanyak mungkin saat menghadapi bayi yang tidak mau menyusu. 

Mama juga bisa menghubungi Nutriclub Expert Advisor untuk konsultasi langsung bersama ahlinya terkait masalah laktasi atau tips menyusui bayi selengkapnya. Yuk, atur jadwal konsultasinya sekarang, Ma!

  1. Jalali, F., Zahra Kamiab, Morteza Khademalhosseini, Fatemeh Daeizadeh, & Gholamreza Bazmandegan. (2021). Nursing strikes among infants and its affecting factors in Rafsanjan city. Journal of Medicine and Life, 14(1), 56–60. https://doi.org/10.25122/jml-2020-0118

  2. Breastmilk boycott: Why do babies refuse to nurse? (2022). Mayo Clinic. https://www.mayoclinic.org/healthy-lifestyle/infant-and-toddler-health/expert-answers/breastfeeding-strike/faq-20058157

floating-icon