Loading...
    Banner Artikel Cara Meningkatkan Imun Anak agar Tidak Mudah Sakit
    Imunitas

    Cara Meningkatkan Imun Anak agar Tidak Mudah Sakit

    Foto Reviewer

    Disusun oleh: Tim Penulis

    Ditinjau oleh: dr. Isman Jafar, Sp.A (K)

    Diterbitkan: 15 Januari 2020

    Diperbarui: 30 September 2026


    • Apakah Anak yang Sering Sakit Berarti Imunnya Lemah?
    • Bagaimana Cara Meningkatkan Imun Anak?
    • Apa yang Perlu Dilakukan Jika Anak Tetap Sering Sakit?

    Sistem imun berperan dalam membantu tubuh mengenali dan melawan kuman penyebab infeksi. Cara meningkatkan imun anak agar semakin optimal bisa melalui kebiasaan sehari-hari, seperti memenuhi kebutuhan nutrisi, memastikan tidur cukup, aktif bergerak, melengkapi imunisasi, serta menerapkan kebiasaan hidup bersih dan sehat.  

    Apakah Anak yang Sering Sakit Berarti Imunnya Lemah?

    Tidak selalu. Sistem imun anak, terutama di usia bayi dan balita, masih akan terus berkembang dan semakin optimal seiring bertambahnya usia. Anak yang sering sakit belum tentu memiliki sistem imun yang lemah. 

    Sebab bisa saja, sistem imunnya masih berkembang dan ia sering terpapar virus saat berada di luar rumah maupun berinteraksi dengan orang lain. Hal yang perlu jadi perhatian adalah frekuensi anak sakit. 

    Jika infeksi terjadi sangat sering, terasa berat, sulit sembuh, berulang dengan pola yang tidak biasa, atau disertai berat badan dan tinggi badan yang sulit bertambah, sebaiknya konsultasikan kondisi si Kecil lebih lanjut kepada dokter.

    Bagaimana Cara Meningkatkan Imun Anak?

    Sistem imun bekerja dengan cara mengenali dan menyerang kuman penyebab penyakit yang masuk ke dalam tubuh. Berikut tips meningkatkan imun anak yang bisa Mama terapkan: 

    1. Penuhi Nutrisi Anak dengan Makanan Bergizi Seimbang

    Makanan dan minuman yang anak konsumsi punya pengaruh cukup besar terhadap sistem kekebalan tubuh dan mempercepat pemulihan saat sakit. 

    Itulah mengapa cara meningkatkan imun anak yang perlu Mama terapkan setiap hari adalah memberikan makanan bergizi seimbang. 

    Baik dari makanan utama sampai camilan, pastikan menu harian si Kecil beragam dan mencakup karbohidrat, protein, sayur, buah, serta lemak sehat dalam jumlah yang sesuai kebutuhannya. 

    Jangan fokus pada satu makanan tertentu karena tidak ada satu jenis makanan yang bisa meningkatkan imun anak secara instan.

    Baca Juga: Vitamin untuk Anak yang Mudah Sakit

    2. Pastikan Anak Mendapatkan Protein, Zat Besi, Zinc, dan Vitamin yang Cukup

    Protein berperan penting dalam menjaga kekuatan sistem kekebalan dan mempercepat pemulihan dari infeksi. Ada pula zat besi untuk mendukung pertumbuhan serta kematangan fungsi sel imun.

    Mama bisa berikan makanan tinggi zat besi seperti hati ayam, bayam, brokoli, dan daging merah, serta makanan sumber protein seperti telur, daging ayam, daging merah, susu, tahu, tempe, dan kacang. 

    Tak hanya itu, penuhi juga kebutuhan zinc dan vitamin anak. Zinc bisa diperoleh dari daging, seafood, telur, susu, dan kacang yang fungsinya untuk mengoptimalkan sistem imun. 

    Sementara berbagai vitamin dan mineral juga dibutuhkan untuk mendukung fungsi tubuh dan sistem imun. Mama bisa melengkapinya dari sayur, buah, telur, ikan, dan makanan bergizi lainnya.

    3. Pastikan Vitamin D Anak Terpenuhi

    Mama juga perlu rutin memberikan si Kecil makanan kaya vitamin D sebagai cara meningkatkan imun anak. 

    Vitamin D bisa didapat dari sinar matahari pagi, serta ikan salmon, ikan tuna, susu, jamur, hati, dan kuning telur. 

    4. Sertakan Sumber Serat, Prebiotik, dan Probiotik

    Makanan tinggi serat dan prebiotik bisa jadi cara meningkatkan imun anak agar tidak gampang terkena infeksi. Serat prebiotik mendukung kesehatan pencernaan yang berperan penting dalam sistem kekebalan tubuh. 

    Mama bisa memberikan sumber serat prebiotik seperti pisang, bawang, asparagus, dan gandum untuk membantu pertumbuhan bakteri baik di usus.

    Ada pula probiotik yang merupakan mikroorganisme hidup dalam makanan seperti yoghurt dan beberapa produk fermentasi. Namun, manfaat probiotik dapat berbeda tergantung jenis atau strain dan produk yang digunakan.

    Makanan kaya probiotik membantu menjaga kesehatan pencernaan yang menjadi lini pertahanan pertama tubuh.

    5. Pastikan Anak Tidur Cukup dan Berkualitas

    Tidur cukup dan berkualitas jadi salah satu cara meningkatkan imun anak agar tidak sering sakit. 

    Sebab selama tidur, tubuh mendukung produksi sitokin yang bertugas melawan kuman penyebab penyakit. 

    Agar istirahat anak lebih optimal dan sistem imunnya bisa bekerja dengan baik, berikut kebutuhan tidur yang perlu dipenuhi sesuai usia menurut National Sleep Foundation:

    Usia

    Kebutuhan Tidur 24 Jam

    1-2 tahun

    11-14 jam

    3-5 tahun

    10-13 jam

    6-13 tahun

    9-11 jam

    14-17 tahun

    8-10 jam

    6. Lengkapi Imunisasi Sesuai Jadwal

    Imunisasi membantu membentuk perlindungan spesifik terhadap penyakit tertentu. Pastikan Mama dan Papa melengkapi imunisasi anak, jangan sampai ada yang terlewat. 

    Jika lupa atau terlewat, Mama tidak perlu mengulang dari awal, tetapi lakukan imunisasi kejar sesuai panduan Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) dan sesuaikan dengan usia si Kecil.

    Contohnya ada vaksin influenza yang perlu diulang rutin setiap tahun, atau beberapa vaksin booster seperti DTP, MR/MMR, hepatitis A, serta vaksin dengue mulai dari usia 6 tahun dan HPV di usia 9 tahun.

    7. Ajak Anak Aktif Bergerak Setiap Hari

    Aktivitas fisik membantu menjaga kesehatan tubuh sekaligus menjadi salah satu cara meningkatkan imun anak. 

    Si Kecil tidak harus berolahraga secara khusus, coba ajak ia bermain di taman, berjalan kaki, bersepeda, atau bermain aktif juga bisa menjadi kegiatan yang menyenangkan.

    Anak dianjurkan aktif bergerak sekitar 60 menit setiap hari. Namun, tetap waktu waktu beraktivitas ini tidak mengurangi waktu tidur dan istirahatnya.

    8. Hindari Asap Rokok dan Polusi Berlebihan

    Untuk membantu menjaga kesehatan saluran pernapasan anak, hindari paparan asap rokok. Asap rokok mengandung berbagai zat berbahaya yang dapat mengganggu kesehatan paru-paru dan meningkatkan risiko infeksi pernapasan pada anak.

    Selain asap rokok, usahakan si Kecil tidak terlalu sering terpapar asap pembakaran dan polusi udara. Saat kualitas udara sedang buruk, batasi aktivitas di luar ruangan dan pilih area yang udaranya lebih bersih.

    9. Ajarkan Kebiasaan Hidup Bersih

    Ajarkan si Kecil kebiasaan hidup bersih untuk membantu mengurangi paparan kuman penyebab penyakit. 

    Kementerian Kesehatan RI menyarankan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) dimulai dari mencuci tangan, memastikan ketersediaan air bersih, menghindari asap rokok, dan kebiasaan sehat lainnya. 

    Jangan lupa juga jaga kebersihan makanan dan mainan, serta menutup mulut dan hidung dengan tisu atau siku bagian dalam saat batuk dan bersin.

    Lingkungan anak tidak harus sangat steril. Kuncinya, rutin melakukan kebiasaan bersih, terutama sebelum makan, setelah bermain, dan setelah menggunakan toilet.

    Baca Juga: 15 Buah Penambah Imun yang Baik untuk Daya Tahan Tubuh Anak

    10. Batasi Makanan dan Minuman Tinggi Gula

    Membatasi gula tambahan membantu menjaga pola makan tetap seimbang dan mencegah anak terlalu kenyang oleh makanan/minuman yang rendah zat gizi.

    Mulailah dengan membatasi konsumsi permen, kue, dan minuman manis, agar anak tetap sehat dan terlindungi dari penyakit.

    11. Berikan ASI Jika Masih Menyusui

    Jika anak masih menyusui, melanjutkan pemberian ASI sampai usia 2 tahun adalah cara meningkatkan imun anak secara alami.

    ASI mengandung antibodi, sel imun, dan protein pengikat vitamin B12 untuk melawan virus serta bakteri. Selain itu, probiotik alaminya turut mendukung sistem imun si Kecil.

    12. Pertimbangkan Susu Pertumbuhan sebagai Pelengkap Nutrisi

    Susu pertumbuhan dapat menjadi pelengkap untuk membantu memenuhi kebutuhan nutrisi anak jika asupan dari makanan belum optimal. Namun, susu bukan pengganti makanan bergizi 

    Utamakan makanan beragam dan bergizi seimbang sebagai sumber nutrisi utama. Saat memilih susu pertumbuhan, perhatikan kandungan zat gizinya dan sesuaikan dengan pola makan anak. 

    Mama bisa memberikan susu untuk daya tahan tubuh anak yang terfortifikasi FOS:GOS serta DHA & EPA.

    FOS dan GOS adalah jenis serat khusus yang memberi makan bakteri baik di usus. FOS dan GOS juga meningkatkan respons kekebalan sekaligus mengendalikan peradangan melalui sifat imunomodulatornya. 

    Apa yang Perlu Dilakukan Jika Anak Tetap Sering Sakit?

    Jika sudah berupaya menjaga kesehatan anak dan meningkatkan imunnya tapi keluhan sakit tetap berulang, Mama bisa mulai memperhatikan kondisi si Kecil dan mencari tahu apa ada faktor yang perlu dievaluasi:

    1. Perhatikan Pola Infeksi Anak

    Frekuensi sakit anak memang cenderung lebih sering dibandingkan dengan orang dewasa. Hal ini normal. 

    Menurut University of Utah, anak rata-rata bisa mengalami sekitar 6 kali terinfeksi virus dalam setahun, bahkan frekuensinya bisa lebih sering terjadi pada anak prasekolah dan awal sekolah. 

    Namun, jika frekuensi sakit anak semakin sering dengan pola yang tidak biasa dan gejalanya semakin berat, Mama bisa buat catatan tersendiri.

    Catat seberapa sering anak sakit, jenis infeksi yang dialami, berapa lama biasanya berlangsung, dan apakah gejalanya mudah membaik. Perhatikan juga apakah anak sering membutuhkan obat atau perawatan medis saat sakit.

    Informasi ini akan membantu dokter memahami kondisi dan pola penyakit anak bila nantinya dibutuhkan.

    Baca Juga: Makanan Pendukung Imunitas Anak

    2. Evaluasi Asupan Nutrisi dan Pola Hidup

    Kebutuhan nutrisi yang tidak terpenuhi dan pola hidup yang kurang sehat dapat memengaruhi kesehatan anak secara keseluruhan.

    Jadi, pastikan anak mendapatkan makanan beragam dan bergizi seimbang, istirahat yang cukup, aktif bergerak, serta memiliki kebiasaan hidup bersih. 

    Mama juga bisa mengevaluasi apakah si Kecil sudah mendapatkan cukup protein, sayur, buah, serta sumber zat gizi lainnya sesuai kebutuhannya. 

    3. Konsultasikan dengan Dokter Jika Diperlukan

    Jika anak sering mengalami infeksi yang berat, sulit sembuh, berulang, atau disertai pertumbuhan yang kurang optimal, sebaiknya konsultasikan dengan dokter. 

    Dokter dapat menilai riwayat kesehatan dan kondisi anak secara menyeluruh untuk mencari kemungkinan penyebabnya.

    Mama sebaiknya tidak langsung menyimpulkan bahwa si Kecil memiliki imun yang lemah. Evaluasi dokter dapat membantu menentukan apakah frekuensi sakit masih sesuai dengan kondisi anak atau membutuhkan pemeriksaan lebih lanjut.

    Sistem imun yang kuat membantu si Kecil tetap aktif belajar, bermain, dan bereksplorasi setiap hari. Jadi member Nutriclub untuk mendapatkan berbagai informasi expert-verified seputar daya tahan tubuh anak dan cara mendukung kesehatannya secara optimal. Nikmati juga berbagai keuntungan member eksklusif, mulai dari akses ke konten expert-verified, penawaran spesial, hingga kesempatan mengumpulkan poin dan menukarkannya dengan berbagai exclusive rewards dari Nutriclub. Dapatkan benefit eksklusif dengan belanja Nutrilon Royal hanya di NutriShop.

    Informasi yang Wajib Mama Ketahui

    Pilih Artikel Sesuai Kebutuhan Mama
    1. CDC. (2024, December 11). Zinc. Infant and Toddler Nutrition. https://www.cdc.gov/infant-toddler-nutrition/vitamins-minerals/zinc.html
    2. ‌Allan, S. (2024, September 9). Supporting your Child’s Immune System for Back to School. Canadian Digestive Health Foundation. https://cdhf.ca/en/supporting-your-childs-immune-system-for-back-to-school/
    3. ‌Pregnancy Birth Baby Editorial Team. (2025). How Your Baby’s Immune System Develops?. https://www.pregnancybirthbaby.org.au/babies/growth-and-development/how-your-babys-immune-system-develops
    4. CDC. (2024, December 11). Zinc. Infant and Toddler Nutrition. https://www.cdc.gov/infant-toddler-nutrition/vitamins-minerals/zinc.html
    5. ‌Stronger than a Sneeze: Immunity-Boosting Food and Habits | Nicklaus Children’s Hospital. (2025). Nicklauschildrens.Org. https://www.nicklauschildrens.org/patient-and-family-resources/parents-connect-blog/2025-blog-posts/strong-than-a-sneeze-immunity-boosting-food-and-habits
    6. ‌CDC. (2026, April 14). Iron. Infant and Toddler Nutrition. https://www.cdc.gov/infant-toddler-nutrition/vitamins-minerals/iron.html
    7. ‌England, L. (2024). Why Quality Sleep Is Key for Children’s Health and Ways to Get More - UF Health. Ufhealth.Org. https://ufhealth.org/stories/2024/why-quality-sleep-is-key-for-childrens-health-and-ways-to-get-more
    8. ‌thensf. (2026, June 8). How Much Sleep Do You Really Need? National Sleep Foundation. https://www.thensf.org/how-many-hours-of-sleep-do-you-really-need/
    9. ‌IDAI | Jadwal Imunisasi Anak Usia 0-18 Tahun, Rekomendasi Ikatan Dokter Anak Indonesia tahun 2024. (2024). Idai.Or.Id. https://www.idai.or.id/professional-resources/rekomendasi/jadwal-imunisasi-anak-usia-0-18-tahun
    10. ‌Ayo Sehat Kementerian Kesehatan RI. (2024, February 29). Kemkes.Go.Id. https://ayosehat.kemkes.go.id/tips-agar-anak-tidak-sakit
    11. Why Young Children Get Sick More Often and What Parents Can Do. (2025, December 2). University of Utah Health | University of Utah Health. https://healthcare.utah.edu/the-scope/kids-zone/all/2025/11/why-young-children-get-sick-more-often-and-what-parents-can-do
    12. Muzal Kadim, Darma, A., Kartjito, M. S., Charisma Dilantika, Basrowi, R. W., Veli Sungono, & Jo, J. (2025). Gastrointestinal Health and Immunity of Milk Formula Supplemented with a Prebiotic Mixture of Short-Chain Galacto-oligosaccharides and Long-Chain Fructo-Oligosaccharides (9:1) in Healthy Infants and Toddlers: A Systematic Review with Meta-Analysis. Pediatric Gastroenterology Hepatology & Nutrition, 28(1), 1–1. https://doi.org/10.5223/pghn.2025.28.1.1
    13. Clinic, C. (2021, August 6). 5 Ways to Boost Your Child’s Immune System for Life. Cleveland Clinic. https://health.clevelandclinic.org/want-boost-childs-immune-system-5-tips
    14. Editorial. (2024, November 7). How to boost baby’s immune system: Tips for keeping your little one healthy in cold, chilly weather. Mother & Baby. https://www.motherandbaby.com/baby/health/boost-baby-immune-system/
    15. IDAI. (2013). Air Susu Ibu dan Kekebalan Tubuh. IDAI. https://www.idai.or.id/artikel/klinik/asi/air-susu-ibu-dan-kekebalan-tubuh
    16. Gavin, M. (2018). Why Drinking Water Is the Way to Go (for Kids) - KidsHealth. Kidshealth.org. https://kidshealth.org/en/kids/water.html
    17. Editorial. (2023, July 17). New Research Shows Babies’ Immunological Weak Spot and Strength. Columbia University Irving Medical Center. https://www.cuimc.columbia.edu/news/new-research-shows-babies-immunological-weak-spot-and-strength
    18. Editorial. (2025). When is a child’s immune system fully developed? Vinmec International Hospital. https://www.vinmec.com/eng/blog/when-is-a-child-s-immune-system-fully-developed
    19. Editorial. (2019). How your baby’s immune system develops. Pregnancybirthbaby.org.au; {{meta.dc.publisher}}. https://www.pregnancybirthbaby.org.au/how-your-babys-immune-system-develops
    Artikel Terkait

    Keuntungan Daftar Nutriclub

    Icon Hadiah Eksklusif

    Hadiah Eksklusif

    Beragam hadiah eksklusif untuk dukung si Kecil jadi juara, siap Mama dapatkan!

    Icon Winning Parenting Content

    Winning Parenting Content

    Ratusan artikel dan konten tumbuh kembang untuk dukung si Kecil jadi juara

    Icon 24/7 Nutriclub Expert Advisor

    24/7 Nutriclub Expert Advisor

    Hubungi ahli untuk pertanyaan seputar nutrisi, tumbuh kembang, dan informasi terkait Nutriclub melalui Whatsapp/call center

    Icon Belanja di Nutrishop

    Belanja di Nutrishop

    Nikmati kemudahan belanja Nutrilon Royal di website NutriShop dengan layanan tepercaya dan benefit eksklusif untuk Mama

    Gabung Nutriclub

    *yang sudah terhubung dengan WhatsApp
    Minimal 8 Karakter, Memiliki 1 angka (0-9) dan 1 karakter spesial (@#$%^&)
    *Usia si Kecil Maksimal 7 Tahun