Kenali 5 Tahap Perkembangan Bahasa Anak Usia Dini yang Wajib Diketahui - Nutriclub

Riwayat Pencarian

Pencarian Populer

Stimulasi

Kenali 5 Tahap Perkembangan Bahasa Anak Usia Dini yang Wajib Diketahui

Selain pertumbuhan yang dapat diukur oleh angka, si Kecil juga mengalami perkembangan yang ditandai dengan perubahan perilaku atau kemampuan si Kecil. Salah satu tahap perkembangan yang penting adalah tahap perkembangan Bahasa anak. Bahasa adalah alat komunikasi yang digunakan untuk berpikir, mengekspresikan perasaan, dan menerima pikiran dan perasaan orang lain.

Nah, ternyata tahapan perkembangan Bahasa itu dimulai sejak dini. Ketika memasuki usia di atas 1 tahun biasanya si Kecil sudah bisa mengatakan beberapa kata pengulangan kata dan mengucapkan kata-kata sederhana. Tahapan perkembangan Bahasa ternyata cukup kompleks dan fasenya berbeda-beda pada setiap anak. Oleh karena itu, Mama harus mengenali tahap perkembangan Bahasa anak usia dini agar bisa memantau perkembangannya dengan baik. Beberapa tahap perkembangan bahasa anak usia dini yang Mama wajib ketahui yakni antara lain sebagai berikut:

1. Usia 0-12 bulan

Tahap perkembangan Bahasa anak yang pertama dimulai dari si Kecil baru lahir hingga memasuki usia 12 bulan. Pada awalnya si Kecil hanya bisa merespon suara Mama dan menunjukkannya dengan memberikan ekspresi pada wajah Mama. Selanjutnya, si Kecil akan mulai merespon dengan mengulang konsonan atau vokal (babbling), memahami perintah verbal, dan mampu mengetahui arah datangnya suara.

Ketika si Kecil memasuki usia 10-16 bulan, si Kecil akan mulai mengucapkan beberapa kata pertama seperti Mama atau nama panggilan kepada orang-orang di sekitarnya.

2. Usia 1-2 Tahun

Setelah si Kecil memasuki usia 1-2 tahun, tahap perkembangan bahasa anak selanjutnya adalah si Kecil akan mampu untuk memahami kata-kata tunggal atau sederhana serta mampu memproduksi kata-kata tersebut. Si Kecil mulai bisa menunjukan bagian-bagian tubuh seperti hidung, tangan, mata dan telinga. Lebih lanjut, si Kecil mampu memahami makna di balik kalimat-kalimat sederhana seperti kata tepuk tangan dan ambil mainan.

Beberapa ahli mengatakan bahwa ledakan Bahasa si Kecil pada usia 19-20 bulan, si Kecil dapat mempelajari beberapa kata-kata baru dalam sehari. Pastikan Mama mempersiapkan si Kecil untuk mempelajari kata-kata sederhana pada usia ini ya Ma.

3. Usia 2-3 tahun

Tahap perkembangan Bahasa berikutnya adalah ketika si Kecil sudah memasuki usia 24 bulan atau 2 tahun hingga usia 3 tahun. Pada usia ini, si Kecil sudah mampu memahami kata-kata sederhana, kemudian si Kecil mulai belajar memahami kalimat sederhana. Lebih lanjut, pada usia 2 tahun, si Kecil akan mampu mengingat nama orang tua, keluarga dan nama binatang peliharaannya.

Pada usia ini si Kecil juga sudah bisa mengatakan kalimat sederhana seperti Mama saya mau makan yang sebelumnya hanya bisa mengatakan Mama makan.

4. Usia 3-4 tahun

Memasuki usia 3 sampai 4 tahun si Kecil sudah mulai memikirkan lingkungan di sekitarnya dan mulai bersosialisasi. Hal ini didukung oleh kemampuan Bahasa si Kecil yang sudah makin membaik dan pemahaman kosa kata si Kecil juga semakin luas. Pada usia ini, si Kecil sudah mampu mengingat nama teman di sekolah dan sudah dapat berbicara dengan kalimat sederhana yang berisi 3 sampai 4 kata.

Ketika sudah bersosialisasi dengan teman sekitar, si Kecil akan mulai mempertanyakan banyak hal kepada Mama. Oleh karena itu, Mama harus sabar menjawab setiap pertanyaan yang ada agar rasa ingin tahu si Kecil tidak berkurang seiring berjalannya waktu.

5. Usia 4-5 tahun

Tahap perkembangan Bahasa anak usia dini memasuki tahap akhir yaitu pada usia 4-5 tahun. Pada usia ini, Si Kecil sudah dapat berbicara menggunakan kalimat kompleks dengan jelas, bisa membedakan banyak warna dan bentuk serta mulai belajar bercerita.

Sebagian kecil anak pada usia 4-5 tahun sudah bisa memberikan opini terhadap suatu kejadian, mengajukan pertanyaan hingga memberikan saran.

Itulah 5 tahap perkembangan bahasa anak usia dini yang wajib Mama ketahui. Untuk mendukung tumbuh kembang si Kecil Mama harus memberikan nutrisi yang lengkap seimbang agar si Kecil bisa sehat, aktif dan memiliki karakter yang Resilient seperti mandiri. Mama juga bisa bantu melengkapi kebutuhan nutrisi si Kecil untuk tingkatkan imunitasnya dengan Nutrilon Royal 3.

Nutrilon Royal hadir dengan Kombinasi Emas ActiDuoBio+, FOS:GOS 1:9, Vitamin C&E yang berfungsi untuk bantu perkuat imunitas si Kecil. selain itu, Nutrilon Royal 3 juga dilengkapi dengan Omega 3, DHA, Omega 6, dan Zat Besi untuk mendukung kemampuan berpikir si Kecil.