Nutrisi untuk daya tahan tubuh anak meliputi protein, zat besi, vitamin A, vitamin C, vitamin D, zinc, hingga prebiotik dan probiotik. Optimalkan asupan nutrisi tersebut dari makanan harian seperti daging merah, daging ayam, telur, ikan, sayur-sayuran, hingga buah-buahan.
Mengapa Nutrisi Penting untuk Daya Tahan Tubuh Anak?
Sistem imun anak membutuhkan energi, protein, serta mikronutrien agar sel-sel pertahanan tubuh dapat bekerja maksimal. Asupan nutrisi tersebut membuat tubuh merespons kuman lebih cepat dan menjaga anak tetap sehat.
Asupan gizi seimbang juga membantu pembentukan antibodi dan mendukung proses pemulihan ketika anak sakit. Misalnya, ada protein yang dibutuhkan untuk membentuk antibodi dan berbagai komponen sistem imun lainnya.
Vitamin dan mineral juga tidak kalah penting untuk memperkuat daya tahan tubuh agar dapat bekerja optimal.
Nah, kekurangan zat gizi tertentu, termasuk zat gizi mikro, dapat mengganggu fungsi imun sehingga membuat anak berisiko mudah terserang penyakit. Itulah mengapa kebutuhan nutrisi anak perlu dipenuhi secara seimbang.
Apa Saja Nutrisi untuk Daya Tahan Tubuh Anak?
Setiap jenis nutrisi memiliki peran berbeda dalam memperkuat pertahanan tubuh si Kecil. Berikut ini adalah beberapa nutrisi untuk imun anak yang perlu dipenuhi sehari-hari:
1. Protein
Protein berperan besar dalam pembentukan sel imun, antibodi, serta jaringan tubuh yang membantu anak melawan infeksi dan mendukung proses pemulihan ketika anak sakit.
Sumber protein yang dapat memenuhi nutrisi untuk imun anak meliputi ikan, telur, daging ayam, tahu, tempe, serta susu pertumbuhan.
Kombinasi beragam sumber protein membantu memenuhi kebutuhan harian sekaligus menjaga daya tahan tubuh tetap optimal.
Baca Juga: Penyebab Anak Sering Sakit yang Perlu Diwaspadai
2. Vitamin A
Vitamin A berperan melindungi jaringan mukosa, termasuk hidung dan tenggorokan, agar tidak mudah terinfeksi oleh kuman.
Nutrisi untuk imun anak ini menjaga lapisan pelindung tubuh tetap kuat dan berfungsi optimal. Sumber vitamin A yang baik meliputi wortel, bayam, hati ayam, serta susu yang difortifikasi.
3. Vitamin C
Vitamin C adalah antioksidan alami yang merangsang pembentukan dan fungsi sel darah putih untuk melawan infeksi. Nutrisi ini juga mendukung proses pemulihan ketika anak sedang sakit.
Sumber vitamin C untuk anak bisa Mama berikan dari jeruk, stroberi, jambu biji, dan brokoli. Konsumsi rutin membantu menjaga daya tahan tubuh anak tetap kuat setiap hari.
4. Vitamin D
Salah satu nutrisi untuk daya tahan tubuh yang tidak kalah penting dalam melawan infeksi adalah vitamin D. Kekurangan vitamin ini sering dikaitkan dengan daya tahan tubuh yang lebih lemah pada anak.
Sumber utama vitamin D dapat diperoleh dari paparan sinar matahari pagi, telur, ikan salmon, tuna, serta susu pertumbuhan yang difortifikasi vitamin D.
5. Zat Besi
Zat besi berperan penting dalam mengangkut oksigen ke seluruh tubuh serta mendukung kinerja sel imun.
Kekurangan zat besi dapat membuat anak mudah lelah dan lebih rentan terkena infeksi.
Sumber zat besi yang baik yakni hati, daging merah, dan sayuran hijau. Konsumsi rutin akan memenuhi kebutuhan zat besi anak dan mendukung daya tahan tubuhnya.
6. Zinc
Zinc adalah nutrisi untuk imun anak yang berperan dalam pembentukan antibodi dan proses penyembuhan luka, sehingga sangat dibutuhkan untuk menjaga daya tahan tubuh anak.
Kekurangan zinc dapat membuat anak lebih mudah sakit dan pemulihan menjadi lebih lambat.
Sumber zinc yang baik adalah kerang, kepiting, ikan sarden, ikan salmon, daging merah, telur, kacang-kacang, serta susu dan produk olahannya seperti keju.
7. Prebiotik
Prebiotik adalah serat pangan yang menjadi sumber makanan bagi bakteri baik di usus. Prebiotik dan probiotik membantu menjaga keseimbangan bakteri baik di usus, yang merupakan tempat sekitar 70% sel imun.
Keseimbangan ini penting untuk mendukung respons imun yang lebih kuat dan mencegah infeksi.
Beberapa makanan sumber prebiotik di antaranya kol, kacang almond, pisang, biji-bijian utuh, terong, oat, asparagus, dan lainnya.
8. Probiotik
Probiotik merupakan mikroorganisme hidup yang dapat membantu menjaga keseimbangan mikrobiota usus. Ini juga berkaitan dengan fungsi sistem imun.
Namun, manfaat probiotik bisa berbeda karena tergantung dari strain, jumlah, dan produk yang digunakan.
Probiotik untuk anak bisa diperoleh dari yoghurt, sedangkan sumber prebiotik anak bisa didapat dari pisang, apel, serta susu untuk daya tahan tubuh yang mengandung prebiotik FOS:GOS 1:9.
Baca Juga: Vitamin untuk Anak yang Mudah Sakit
Makanan Apa yang Mengandung Nutrisi untuk Daya Tahan Tubuh?
Berikan anak berbagai kombinasi makanan agar si Kecil mendapatkan berbagai zat gizi yang dibutuhkan untuk mendukung fungsi sistem imunnya. Secara ringkasnya, berikut daftar makanan dan sumber nutrisi untuk daya tahan tubuh:
|
Kelompok Makanan |
Nutrisi yang Bisa Diperoleh |
|
Ikan dan seafood |
Protein, zinc, vitamin D |
|
Telur |
Protein, vitamin A, zinc, vitamin D |
|
Daging |
Protein, zat besi, zinc |
|
Sayuran hijau |
Vitamin A, vitamin C, folat |
|
Buah |
Vitamin C dan berbagai antioksidan |
|
Kacang dan biji |
Protein, zinc, zat gizi lainnya |
|
Yoghurt |
Protein dan probiotik |
|
Susu fortifikasi |
Vitamin atau mineral sesuai kandungan produk |
Tidak ada satu makanan khusus yang bisa mencakup semua nutrisi. Maka itu, sebaiknya kombinasikan beberapa sumber makanan dalam menu makan anak setiap hari.
Bagaimana Memenuhi Nutrisi untuk Daya Tahan Tubuh Anak Setiap Hari?
Agar kesehatan anak optimal, berikut cara yang bisa Mama lakukan untuk menjaga daya tahan tubuhnya melalui asupan makanan:
1. Sajikan Makanan Beragam
Bukan hanya satu, tapi usahakan menu makan harian anak terdiri dari berbagai kelompok makanan, seperti sumber karbohidrat, protein, sayur, buah, serta susu atau produk olahannya.
Variasi makanan membantu memenuhi kebutuhan berbagai vitamin, mineral, protein, dan zat gizi lainnya.
2. Utamakan Protein di Setiap Waktu Makan
Tubuh membutuhkan protein untuk membentuk antibodi, komponen sistem imun, mengangkut nutrisi, hingga memproduksi hormon.
Salah satu fungsi paling krusial dari protein adalah mendukung sistem kekebalan tubuh. Itu sebabnya, pastikan anak selalu ada sumber protein di setiap piring makan anak.
Sumbernya bisa berasal dari ikan, telur, daging, ayam, susu, yoghurt, kacang-kacangan, atau olahannya.
3. Tambahkan Sayur dan Buah
Sayur dan buah dapat melengkapi kebutuhan vitamin, mineral, serat, dan senyawa antioksidan. Pilih jenis dan warna yang beragam karena tidak hanya menarik, tapi juga agar anak mendapatkan lebih banyak variasi zat gizi.
Mama bisa mengolah dan menyajikan sayur dan buah seperti brokoli, sawi, bayam, kangkung, wortel, tomat, pisang, mangga, apel, dan sebagainya.
4. Pilih Sumber Zat Besi dan Zinc
Zat besi dan zinc berperan dalam berbagai fungsi sistem imun, sehingga penting untuk mencukupi kebutuhannya.
Daging, ikan, telur, dan kacang-kacangan dapat menjadi pilihan sumber zat besi dan zinc dalam menu anak.
5. Lengkapi Kebutuhan Cairan
Cairan yang cukup membantu menjaga fungsi tubuh tetap berjalan dengan baik.
Untuk sehari-hari, utamakan air putih dan berikan ASI pada bayi sesuai kebutuhannya. Susu pertumbuhan juga bisa jadi pelengkap nutrisi harian anak.
6. Sesuaikan Porsi dan Jenis Makanan dengan Usia Anak
Kebutuhan nutrisi dan kemampuan makan anak berubah seiring pertambahan usia.
Pastikan Mama menyesuaikan jenis makanan, tekstur, porsi, dan frekuensi makan dengan tahap perkembangan anak, tanpa memaksanya menghabiskan makanan.
Baca Juga: 17 Makanan Penambah Imun Tubuh Anak agar Jarang Sakit
Apakah Anak Perlu Vitamin atau Suplemen untuk Daya Tahan Tubuh?
Tidak semua anak membutuhkan vitamin atau suplemen tambahan untuk mendukung daya tahan tubuhnya. Makanan beragam dan seimbang sudah jadi dasar utama untuk memenuhi kebutuhan nutrisi anak sehari-hari.
Suplemen bisa jadi opsi bila anak memiliki kebutuhan atau kekurangan zat gizi tertentu. Namun, selama kebutuhan nutrisi anak sudah tercukupi, menambah vitamin dan mineral bukan pilihan wajib dan utama.
Hindari memberikan vitamin atau suplemen dalam dosis tinggi tanpa rekomendasi dokter karena kebutuhan setiap anak dapat berbeda dan harus disesuaikan dengan kondisinya.
Apakah Susu Bisa Membantu Memenuhi Nutrisi untuk Daya Tahan Tubuh Anak?
Ya, susu memang bisa menjadi salah satu sumber nutrisi untuk membantu memenuhi kebutuhan gizi anak sehari-hari, tetapi bukan pengganti makanan utama.
Kandungan protein, vitamin, dan mineral dalam susu dapat melengkapi nutrisi yang diperoleh anak dari makanan. Jangan lupa perhatikan kandungan nutrisi dan sesuaikan dengan usia serta kebutuhan anak.
Dalam hal ini, susu bukanlah minuman yang meningkatkan imun. Susu merupakan sumber nutrisi yang mendukung fungsi sistem imun.
Nutrilon Royal 3 satu-satunya formula teruji klinis yang dirancang secara saintifik dengan Double Biotics FOS:GOS dan DHA EPA yang lebih tinggi, menjadikannya nutrisi optimal sebagai "The Formula to Win". Dukung daya tahan tubuh dan kemampuan berpikir si Kecil demi persiapkan anak untuk menang. Dapatkan benefit eksklusif dengan belanja Nutrilon Royal hanya di NutriShop.
Apa Dampak Kekurangan Nutrisi terhadap Daya Tahan Tubuh Anak?
Imunitas yang masih berkembang membuat anak lebih rentan terkena infeksi. Jika asupan gizi tidak cukup, tubuh anak akan jadi lebih sulit mengenali dan melawan kuman, sehingga flu, batuk, atau demam jadi lebih sering muncul.
Menurut WHO, defisiensi vitamin, mineral, dan protein dapat melemahkan sistem imun dan meningkatkan risiko infeksi berulang.
Apakah Anak yang Sering Sakit Berarti Kekurangan Nutrisi?
Belum tentu. Ada berbagai faktor yang bisa menyebabkan sakit pada anak. Namun biasanya, risiko anak terserang penyakit bisa lebih besar karena paparan kuman, lingkungan, usia, dan faktor kesehatan lainnya.
Kekurangan nutrisi tertentu memang dapat mengganggu fungsi imun, tetapi frekuensi sakit tidak cukup untuk menentukan bahwa anak mengalami kekurangan nutrisi.
Tips Lain untuk Menjaga Daya Tahan Tubuh Anak
Daya tahan tubuh dapat terbentuk melalui makanan yang sehat dan kebiasaan yang baik. Berikut cara meningkatkan daya tahan tubuh anak:
- Tidur sekitar 10-12 jam per hari. Istirahat yang cukup membantu tubuh memperbaiki sel dan memperkuat sistem imun anak secara alami.
- Ajak anak aktif bergerak setiap hari, seperti berjalan, bermain bola, atau berlari ringan, karena aktivitas fisik membantu melatih respons imun.
- Jaga kebersihan tangan dan mainan untuk mencegah penyebaran kuman penyebab penyakit.
- Batasi paparan gadget berlebihan agar anak tidak mudah stres dan tetap memiliki waktu untuk beraktivitas fisik.
- Pastikan kebutuhan cairannya terpenuhi sehingga tubuh tidak dehidrasi dan daya tahan tubuh tetap kuat.
Sistem imun yang kuat membantu si Kecil tetap aktif belajar, bermain, dan bereksplorasi setiap hari. Jadi member Nutriclub untuk mendapatkan berbagai informasi expert-verified seputar daya tahan tubuh anak dan cara mendukung kesehatannya secara optimal. Nikmati juga berbagai keuntungan member eksklusif, mulai dari akses ke konten expert-verified, penawaran spesial, hingga kesempatan mengumpulkan poin dan menukarkannya dengan berbagai exclusive rewards dari Nutriclub.
