Gigi pertama bayi biasanya tumbuh di usia 6–10 bulan, atau selambat-lambatnya di usia 12 bulan. Apa penyebab pertumbuhan gigi bayi yang tidak normal dan seperti apa ciri-cirinya?
Ciri Pertumbuhan Gigi Bayi yang Tidak Normal
Pertumbuhan gigi bayi tidak normal dapat dilihat dari waktu kemunculan ataupun posisinya. Pertumbuhan gigi bayi dikatakan terlambat atau tidak normal jika:
- Gigi bayi tidak tumbuh sesuai pola seharusnya.
- Gigi sudah tumbuh saat bayi baru lahir. Umumnya gigi ini tidak berkembang seutuhnya dan akarnya mungkin lemah.
- Gigi tumbuh terlalu dini, di usia 0-1 bulan setelah bayi lahir.
- Gigi tidak tumbuh sampai usia 1 tahun.
- Gigi susu si Kecil belum lengkap ada 20 pada usia 4 tahun. Biasanya gigi susu sudah tumbuh lengkap pada usia 3 tahun.
- Jarak antargigi terlalu renggang.
- Ukuran gigi yang terlalu besar ataupun kecil.
- Gigi tumbuh bertumpuk.
- Gigi atas dan gigi bawah tidak bertemu ketika anak menggigit.
Penyebab Gigi Bayi Tumbuh Tidak Normal
Pertumbuhan gigi bayi sangat dipengaruhi genetik. Jika pernah ada anggota keluarga yang giginya tumbuh terlambat, si Kecil mungkin juga mewarisinya. Selain itu, penyebabnya adalah:
1. Lahir Prematur
Bayi yang lahir prematur cenderung terlambat mencapai milestone perkembangan, termasuk pertumbuhan gigi. Sebab, dilihat secara usia biologis, usia anak prematur memang lebih muda.
Bayi prematur akan dinilai berdasarkan 'usia koreksi', yaitu usia bayi yang seharusnya dimulai di hari perkiraan lahirnya, bukan pada hari ia dilahirkan lebih awal.
Beberapa bayi yang lahir prematur juga rentan akan mengalami masalah pertumbuhan yang parah akibat berbagai komplikasi dan asupan gizi yang mungkin tak mencukupi.
2. Berat Lahir Rendah (BBLR)
Bayi yang berat lahirnya kurang dari 1.500 gram biasanya punya risiko lebih tinggi mengalami gangguan tumbuh kembang, termasuk pertumbuhan gigi bayi yang tidak normal.
Bayi dengan BBLR cenderung memiliki tubuh yang tidak kuat seperti bayi normal, sehingga sering mengalami gangguan tumbuh kembang.
Kondisi ini terjadi karena beberapa organ tubuh belum berkembang matang, yang akan mempengaruhi progres tumbuh kembangnya.
Baca Juga: Global Development Delay pada Anak: Penyebab, Gejala, dan Cara Mengatasinya
3. Malnutrisi Kronis
Malnutrisi yang terjadi sejak usia dini, yang termasuk defisiensi kalsium, fosfat, dan vitamin (A, C dan D) dapat meningkatkan risiko terjadinya cacat pada pembentukan gigi (odontogenesis).
Malnutrisi kronis juga dapat menyebabkan pertumbuhan gigi (erupsi gigi) tertunda, dan perubahan pada gigi.
Kekurangan nutrisi selama dalam kandungan dan kehidupan awal bayi dapat membuat pertumbuhan giginya terlambat 1-4 bulan daripada seharusnya.
4. Gangguan Endokrin
Sistem endokrin bertanggung jawab atas produksi hormon, termasuk hormon pertumbuhan dan perkembangan gigi.
Anak-anak yang mengalami kelainan endokrin mungkin mengalami keterlambatan tumbuh gigi atau tulang rahang yang kurang berkembang.
Pertumbuhan gigi bayi yang tidak normal juga dapat berwujud sebagai:
- Hipodontia: sebagian gigi tidak tumbuh.
- Mikrodontia: gigi tumbuh lebih kecil dari ukuran normal dan mengerucut).
- Makrodontia: dua gigi depan di rahang atas lebih besar dan panjang, atau disebut gigi kelinci.
5. Down Syndrome
Gigi anak pengidap Down Syndrome mungkin akan tumbuh terlambat dibandingkan anak yang terlahir tanpa Down Syndrome.
Rata-rata bayi dengan sindrom Down akan tumbuh gigi pertama kali pada usia 12-14 bulan, tapi mungkin baru pertama kali muncul pada usia 24 bulan. Gigi susu baru akan lengkap di usia 4-5 tahun.
6. Kondisi Langka
Selain beberapa penyebab di atas, beberapa kondisi langka dapat meningkatkan risiko pertumbuhan gigi bayi yang tidak normal. Beberapa contohnya adalah:
- Cleidocranial dysplasia (CCD), yang menyebabkan gigi “tersangkut di dalam gusi”.
- Ectodermal dysplasias, menyebabkan beberapa gigi tidak tumbuh atau tumbuh dengan bentuk abnormal.
- Zimmermann-Laband-1 syndrome, menyebabkan gusi di area geraham terus membesar sehingga menghambat keluarnya gigi.
- Axenfeld–Rieger Syndrome, menyebabkan gigi tumbuh berukuran sangat kecil atau tidak memiliki “calon” gigi di dalam gusi.
Baca Juga: Normalkah Bayi Usia 11 Bulan Belum Tumbuh Gigi?
Bayi Tumbuh Gigi Paling Lambat Umur Berapa?
Biasanya gigi pertama bayi tumbuh pada usia 6-12 bulan. Namun, ada juga yang mulai tumbuh di 4 bulan atau selambat-lambatnya di usia sekitar 2 atau 3 tahun.
Berikut ini adalah urutan normal pertumbuhan gigi susu bayi:
- Gigi seri tengah bawah: 6-10 bulan
- Gigi seri tengah atas: 8-12 bulan
- Gigi seri samping atas: 9-13 bulan
- Gigi seri samping bawah: 10-16 bulan
- Gigi geraham pertama atas: 13-19 bulan
- Gigi geraham pertama bawah: 14-18 bulan
- Gigi taring atas: 16-22 bulan
- Gigi taring bawah: 17-23 bulan
- Gigi geraham kedua bawah: 23-31 bulan
- Gigi geraham kedua atas: 25-33 bulan
Baca Juga: Ciri-Ciri Bayi Mau Tumbuh Gigi dan Tahapan Proses Teething
Bisakah Memperbaiki Gigi Bayi yang Tidak Normal?
Pertumbuhan gigi bayi yang tidak normal dapat diperbaiki hanya dengan tindakan medis dari dokter gigi setelah mengetahui apa akar penyebabnya.
Setelah pemeriksaan menyeluruh dilakukan, baru dokter bisa memutuskan tindakan apa yang perlu diberikan pada si Kecil agar kondisi giginya menjadi lebih baik.
Apabila masih memiliki pertanyaan seputar pertumbuhan gigi, masalah kesehatan, dan tumbuh-kembang si Kecil, Mama dan Papa dapat menghubungi Nutriclub Expert Advisor.
Layanan 24/7 berisi tim ahli dengan latar belakang pendidikan di bidang kebidananan, keperawatan, dan ahli gizi yang siap menemani langkah Mama dan Papa mengantarkan si Kecil menjadi pemenang di masa depan.
Hubungi sekarang juga tanpa perlu membuat janji terlebih dahulu. Gratis!