Loading...

Riwayat Pencarian

Pencarian Populer

burger menu
Stimulasi

Mengenal Metode STEAM Education dan Manfaatnya untuk Anak

Article Oleh : Mauliyana Puspa Adityasari 28 April 2023

Seiring dengan tren dunia yang terus berubah, metode pembelajaran untuk anak pun ikut berkembang, Ma. Salah satu yang sempat ramai dibicarakan di kalangan pendidik dan orang tua adalah metode pembelajaran STEAM atau STEAM education.

Jika Mama belum begitu familiar dengan istilah ini dan mungkin tertarik untuk coba menerapkannya pada si Kecil, yuk, kenali kenali apa itu metode pembelajaran STEAM serta manfaatnya untuk anak di artikel ini.

Apa yang Dimaksud dengan Pembelajaran STEAM?

STEAM adalah singkatan dari Science, Technology, Engineering, Art, and Math. Jadi, metode pembelajaran STEAM adalah suatu konsep belajar yang mementingkan kreativitas anak untuk memecahkan masalah yang berkaitan dengan hal-hal teknis atau sains.

STEAM education diterapkan karena pendidikan pada abad ke-21 sudah memasuki era digital, sehingga harus terus berinovasi. Perubahan yang terjadi di segala lini juga berdampak pada manusia, Ma. Salah satunya banyak tenaga manusia yang sekarang mulai tergantikan oleh tenaga mesin maupun kecerdasan buatan. 

Oleh karena itu, sistem pembelajaran anak termasuk lembaga pendidikan dasar juga harus bisa menjawab tantangan ini. Caranya yakni dengan melakukan perubahan baik secara kurikulum maupun sistem pembelajaran.

Sejalan dengan hal itu, metode pembelajaran STEAM lebih cocok karena berfokus pada keterampilan praktis, seperti keterampilan sosial, emosional, dan komunikasi. Ragam keterampilan inilah yang nantinya lebih bermanfaat di dunia kerja. Kolaborasi, kreativitas, dan komunikasi yang baik dapat membantu dalam memecahkan masalah yang kompleks.

Misalnya, alih-alih hanya belajar rumus soal elektromagnetik, anak akan diberikan kesempatan untuk menciptakan alat berdasarkan apa yang telah mereka pelajari. 

Baca Juga: Perkembangan Bahasa Anak Usia Dini dan Tips Stimulasinya

Manfaat Metode Pembelajaran STEAM

Pembelajaran STEAM penting karena dapat mengajarkan anak-anak untuk berpikir kritis, dan mempersiapkan mereka untuk bekerja di bidang yang diinginkannya di masa depan. Selain itu, pembelajaran ini bisa meningkatkan rasa keingintahuan si Kecil.

Lalu, apa saja beragam manfaat metode pembelajaran STEAM untuk anak?

1. Mendorong Anak Berpikir Kritis

Mengembangkan keterampilan berpikir kritis adalah tujuan utama dari metode pembelajaran STEAM. Daripada hanya menghafal materi pada buku pelajaran, anak-anak didorong untuk lebih aktif belajar memecahkan masalah berdasarkan pemahaman yang mereka miliki.

Hal tersebut dapat mendorong anak berpikir secara logis dan mempersiapkan mereka agar lebih matang di masa yang akan datang.

2. Mengasah Keterampilan Problem Solving

Manfaat metode pembelajaran STEAM yang pertama yaitu meningkatkan kreativitas pada anak. Dalam metode ini, anak tidak hanya dituntut untuk mengikuti instruksi yang ada dalam buku saja, tapi juga didorong untuk menggunakan akal dan pikiran mereka sendiri untuk memecahkan masalah.

Kurikulum STEAM menekankan sebuah fakta bahwa ada banyak cara yang bisa dilakukan untuk menyelesaikan suatu masalah. Hal ini membuat anak tidak hanya memakai pengetahuan teknis mereka, tapi juga menggunakan kemampuan imajinasi si Kecil.

Baca Juga: Ajak Balita Mengeksplorasi Dunia di Sekitarnya

3. Memahami Teknologi

Dalam metode pembelajaran STEAM, anak tidak hanya belajar tentang peralatan laboratorium atau instrumen sains, tapi mereka juga akan diajarkan berbagai teknologi dan platform.

Teknologi ini mencakup berbagai bahan seni, alat digital, komputer, mesin, dan lain sebagainya. Salah satu contohnya yaitu anak dapat mempelajari software atau aplikasi komputer untuk mendesain sebuah bangunan.

4. Meningkatkan Rasa Percaya Diri

Metode pembelajaran STEAM juga memiliki manfaat agar anak merasa lebih percaya diri untuk memimpin. Dengan pembelajaran ini, anak yang pendiam sekalipun akan belajar memilih dan mempelajari materi yang disukainya. Gaya belajar ini akan membuat mereka ingin berkontribusi, sehingga meningkatkan rasa percaya diri mereka.

5. Mendorong Rasa Ingin Tahu

Terakhir, metode pembelajaran STEAM bermanfaat untuk mendorong rasa ingin tahu si Kecil. Anak-anak diasah untuk meningkatkan sikap penasaran dan bertanya-tanya tentang berbagai hal. Salah satu caranya yakni dengan berlatih mengajukan pertanyaan lebih dalam tentang bagaimana dan mengapa sesuatu bisa terjadi. 

6. Mendorong Kerja Sama

Metode pembelajaran STEAM mendorong anak agar dapat kerja sama dengan siswa lain dibanding harus bersaing. Nantinya, anak akan saling bekerja sama untuk berdiskusi soal pengetahuan, keterampilan, dan bakat mereka agar mencapai tujuan bersama, yaitu memecahkan sebuah masalah.

7. Mendorong Kemampuan Komunikasi

Komunikasi adalah keterampilan penting dalam metode pembelajaran STEAM dan kehidupan secara umum. Manfaat metode pembelajaran STEAM yaitu melatih keterampilan komunikasi si Kecil. Anak akan belajar berdiskusi dengan teman sebayanya.

Selain itu, metode ini bermanfaat dalam mendorong anak menjadi pendengar yang aktif, sekaligus terbuka dengan ide orang lain. Keterampilan inilah yang akan dibutuhkan seumur hidupnya.

8. Melatih Keterampilan Sosial

Metode pembelajaran STEAM memiliki pendekatan kolaboratif, sehingga hal itu dapat membantu anak untuk meningkatkan kecerdasan emosional dan sosialnya.

Saat berdiskusi dengan teman-temannya, anak akan diajak mengasah kemampuan beradaptasi dan menghadapi berbagai tipe kepribadian serta latar belakang budaya. 

Baca Juga: Kenali Karakter Kepemimpinan Pada Anak Sejak Dini

Penerapan Metode STEAM di Rumah

Metode pembelajaran STEAM mungkin terlihat begitu rumit untuk anak-anak. Namun, sebenarnya ada banyak cara untuk memasukkan pelajaran ini ke dalam kegiatan sehari-hari si Kecil, Ma.

Berikut ini beragam penerapan metode STEAM yang bisa Mama lakukan di rumah.

1. Selalu Ajukan Pertanyaan pada Anak

Mama bisa menerapkan metode STEAM di rumah dengan mengajukan pertanyaan pada anak. Setiap melakukan percakapan, selalu ajukan pertanyaan terbuka untuk si Kecil.

Contoh pertanyaan-pertanyaan yang dimaksud antara lain: “Menurut kamu apa yang akan terjadi setelah ini?” atau “Apa yang sedang kamu perhatikan?” Pertanyaan terbuka seperti itu dapat melatih pemikiran kreatif dan mandiri si Kecil, serta pemecahan masalah.

2. Libatkan Anak dalam Kegiatan Sehari-hari

Penerapan metode STEAM di rumah yang lain yaitu menjadikan melibatkan anak dalam kegiatan sehari-hari. Misal saat memasak, ajaklah anak dalam proses menakar bahan-bahan dan biarkan mereka memperhatikan perubahan yang terjadi ketika bahan sedang dimasak.

Jika sedang berada di swalayan, mintalah anak untuk membantu menghitung uang yang akan dibayarkan sehingga dapat melatih kemampuan matematikanya.

3. Menjelajahi Alam 

Alam merupakan salah satu alat pembelajaran terbaik dan paling mudah untuk diakses. Saat menjelajahi alam, tanyakan kepada anak tentang warna, tekstur, suhu, dan bentuk yang mereka amati di luar. Kegiatan ini juga dapat merangsang kecerdasan naturalis si Kecil, Ma.

Anak dengan kecerdasan naturalis mempunyai daya tarik pada lingkungan alam sekitar. Nantinya ketika anak beranjak dewasa, ia semakin menyukai beberapa hal seperti biologi, botani, ilmu hewan, geologi, meteorologi, paleontologi, atau astronomi.

Nah, itu dia pengertian metode pembelajaran STEAM, manfaatnya untuk anak serta cara penerapannya di rumah.

Baca Juga: 5 Faktor yang Mempengaruhi Pertumbuhan dan Perkembangan Anak

Mama juga bisa cari tahu sejauh mana perkembangan kognitif anak melalui tes 8 Winning Skills si Kecil yang diidentifikasi dari kesehariannya. Dapatkan gratis Stimulation Kit Gratis di akhir tesnya.

Selain memberikan stimulasi yang tepat lewat aktivitas sehari-hari, pastikan juga untuk selalu memenuhi kebutuhan gizi hariannya dari makanan yang bergizi serta tambahan susu pertumbuhan terfortifikasi seperti Nutrilon Royal 3 sebanyak tiga kali sehari. 

Susu Nutrilon Royal 3 adalah Bekal si Kecil untuk Menang karena dilengkapi dengan Omega 3 & 6 serta zat besi dan DHA untuk mendukung daya tangkapnya serta juga diperkaya dengan formula ACTIDUOBIO+ yaitu perpaduan FOS:GOS rasio 1:9 paling tinggi dan teruji klinis bantu mendukung tumbuh kembang anak yang optimal jika diimbangi dengan stimulasi yang tepat.

  1. STEAM: Pendekatan Pembelajaran Guna Mengembangkan Keterampilan Abad 21. Direktorat SMP. https://ditsmp.kemdikbud.go.id/steam-pendekatan-pembelajaran-guna-mengembangkan-keterampilan-abad-21/
     
  2. ‌Chaudhary, F. (2021, April). 11 Interesting Benefits of STEAM Education | LearnOBots. LearnOBots. https://learnobots.com/benefits-of-steam-education/
     
  3. ‌Arduino Education. (2023). Arduino.cc. https://www.arduino.cc/education/8-benefits-of-steam-education
     
  4. ‌Increasing student engagement in STEAM education | ESEP. (2022, November 2). Europa.eu. https://school-education.ec.europa.eu/en/insights/practices/increasing-student-engagement-steam-education
     
  5. ‌What is STEM Education? Why is it Important? (2018). Bigbangacademyhk.com. https://www.bigbangacademyhk.com/blog-en/stem-education
     
  6. ‌4 Practical Ways to Support STEAM Learning at Home. (2019). Metropolitan YMCA of the Oranges; Metropolitan YMCA of the Oranges. https://www.metroymcas.org/blog/2019/10/09/youth-programs/4-practical-ways-to-support-steam-learning-at-home/
     
  7. ‌Wahyuningsih, S., Nurjanah, N. E., Rasmani, U. E. E., Hafidah, R., Pudyaningtyas, A. R., & Syamsuddin, M. M. (2020). STEAM Learning in Early Childhood Education: A Literature Review. International Journal of Pedagogy and Teacher Education, 4(1), 33. https://doi.org/10.20961/ijpte.v4i1.39855
     
  8. ‌Kadek Suarca, Soetjiningsih Soetjiningsih, & IGA Endah Ardjana. (2016, December 5). Kecerdasan Majemuk pada Anak. ResearchGate; Paediatrica Indonesiana - Indonesian Pediatric Society. https://www.researchgate.net/publication/312175228_Kecerdasan_Majemuk_pada_Anak
     
comment-icon comment-icon