Vaksin PCV merupakan imunisasi yang membantu melindungi bayi dan anak dari penyakit akibat infeksi bakteri Streptococcus pneumoniae. Bakteri ini dapat menyebabkan pneumonia, meningitis, dan infeksi darah. Di Indonesia, PCV termasuk imunisasi rutin yang umumnya diberikan sebanyak 3 kali (usia 2 bulan, 3 bulan, dan 12 bulan).
Vaksin PCV Itu Apa?
PCV adalah vaksin untuk melindungi bayi dan anak dari infeksi bakteri Streptococcus pneumoniae atau pneumokokus. PCV merupakan singkatan dari Pneumococcal Conjugate Vaccine.
Bakteri Streptococcus pneumoniae atau pneumokokus dapat menyebabkan pneumonia dan infeksi serius seperti meningitis serta infeksi darah.
Namun, PCV tidak mencegah semua jenis pneumonia karena penyakit ini juga dapat disebabkan oleh virus, jamur, dan penyebab lainnya.
Vaksin PCV untuk Anak Mencegah Penyakit Apa?
Vaksin PCV anak bantu melindungi si Kecil dari beberapa penyakit akibat infeksi pneumokokus. Berikut daftarnya yang perlu Mama ketahui.
1. Pneumonia
Vaksin PCV anak bantu melindungi si Kecil dari pneumonia yang disebabkan oleh Streptococcus pneumoniae atau pneumokokus.
Meski begitu, tidak semua pneumonia dapat dicegah dengan vaksinasi PCV karena penyakit ini juga dapat disebabkan oleh virus, jamur, parasit, dan bakteri lain.
2. Meningitis
Vaksinasi PCV dapat bantu melindungi anak dari meningitis akibat pneumokokus, yaitu infeksi pada selaput pelindung otak (meninges) dan sumsum tulang belakang.
3. Bakteremia dan Penyakit Pneumokokus Invasif
Vaksin PCV anak juga bantu melindungi si Kecil dari bakteremia, yaitu saat bakteri pneumokokus masuk ke aliran darah.
Jika bakteri ini menginfeksi bagian tubuh yang seharusnya bebas kuman, kondisinya disebut penyakit pneumokokus invasif.
4. Otitis Media
Vaksin PCV dapat bantu mengurangi risiko otitis media atau infeksi telinga tengah pada anak.
Perlindungan ini berasal dari kemampuan PCV terhadap Streptococcus pneumoniae, bakteri yang dapat menyebabkan otitis media pada anak.
Jadwal Vaksin PCV Anak Terbaru
Dalam imunisasi rutin, vaksin PCV anak diberikan sebanyak tiga dosis. Berikut jadwal imunisasi PCV anak berdasarkan rekomendasi Kementerian Kesehatan RI.
|
Usia Anak |
Pemberian PCV |
|
2 bulan |
PCV dosis 1 |
|
3 bulan |
PCV dosis 2 |
|
12 bulan |
PCV dosis 3 |
Jadwal imunisasi dapat berbeda jika si Kecil terlambat mendapatkan vaksin atau memiliki kondisi medis tertentu.
Konsultasikan dengan dokter atau tenaga kesehatan untuk menentukan jadwal imunisasi yang sesuai.
Vaksin PCV Diberikan Berapa Kali?
Dalam program imunisasi rutin nasional, vaksin PCV anak diberikan sebanyak 3 dosis, yaitu saat si Kecil berada pada usia 2 bulan, 3 bulan, dan 12 bulan.
Namun, jadwal PCV dapat berbeda berdasarkan rekomendasi imunisasi yang digunakan.
Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) merekomendasikan vaksin PCV diberikan sebanyak 3 dosis, yaitu usia 2, 4, dan 6 bulan dengan booster pada usia 12–15 bulan.
Bagaimana Jika Anak Terlambat Vaksin PCV?
Jika terlambat mendapatkan PCV, imunisasi pada si Kecil tetap dapat dilengkapi melalui program imunisasi kejar. Program ini tidak harus mengulang dari dosis pertama.
Jumlah dosis dan jarak pemberiannya disesuaikan dengan usia serta riwayat vaksinasi sebelumnya. Berikut penjelasannya.
|
Usia saat mulai vaksin |
Jumlah dosis/interval |
|
Bayi 0–11 bulan |
2 dosis pada usia bayi + 1 dosis pada usia > 12 bulan; interval minimal 4 minggu antara dosis 1–2 dan 8 minggu antara dosis 2–3 |
|
12–24 bulan |
2 dosis dengan interval minimal 8 minggu |
|
>24–59 bulan |
1 dosis |
Siapa yang Perlu Mendapatkan Vaksin PCV?
Vaksinasi PCV perlu diberikan kepada bayi dan anak sesuai jadwal imunisasi rutin.
Anak dengan kondisi medis atau gangguan kekebalan tertentu mungkin berisiko lebih tinggi terkena penyakit pneumokokus.
Oleh karena itu, selalu konsultasikan dengan dokter untuk menentukan kebutuhan vaksinasi si Kecil, ya, Ma.
Apa Saja Jenis Vaksin PCV?
Vaksin PCV anak tersedia dalam beberapa jenis dengan cakupan serotipe bakteri Streptococcus pneumoniae yang berbeda.
Pada anak, jenis PCV yang digunakan dapat bergantung pada program imunisasi, ketersediaan vaksin, usia, dan kondisi kesehatan anak.
PCV dengan Cakupan Serotipe Berbeda
Jenis vaksin PCV untuk anak antara lain sebagai berikut.
- PCV10, yaitu vaksin konjugat pneumokokus yang melindungi terhadap 10 serotipe Streptococcus pneumoniae.
- PCV13, yaitu vaksin konjugat pneumokokus yang melindungi terhadap 13 serotipe Streptococcus pneumoniae. PCV13 memiliki tiga serotipe tambahan dibandingkan PCV10, yaitu serotipe 3, 6A, dan 19A.
Baca Juga: Jadwal Vaksin Rotavirus: Dosis dan Efek Samping
Apakah Vaksin PCV Aman untuk Anak?
Secara umum, vaksin PCV memiliki profil keamanan yang baik dan digunakan dalam program imunisasi rutin untuk anak.
Efek Samping Vaksin PCV yang Umum
Seperti vaksin lainnya, vaksin PCV dapat menimbulkan reaksi ringan setelah imunisasi, seperti:
- Nyeri di area suntikan
- Kemerahan atau bengkak ringan di area suntikan
- Demam ringan
- Nafsu makan menurun sementara
Kapan Perlu Membawa Anak ke Dokter?
Segera bawa si Kecil ke dokter jika muncul reaksi berat setelah vaksinasi, terutama tanda anafilaksis di bawah ini.
- Ruam atau gatal menyeluruh
- Bengkak pada wajah atau tenggorokan
- Sesak napas
- Detak jantung cepat
- Pusing atau lemas
Kondisi-kondisi di atas membutuhkan penanganan segera.
Apakah Anak yang Sedang Sakit Boleh Vaksin PCV?
Batuk atau pilek ringan tanpa demam bukan alasan mutlak untuk menunda imunisasi. IDAI menyebut anak dengan kondisi tersebut tetap boleh diimunisasi, selama kondisi klinisnya memungkinkan.
Jika si Kecil mengalami demam tinggi atau sedang menderita penyakit berat, vaksinasi dapat ditunda sementara sampai kondisinya membaik.
Selain melengkapi vaksinasi sesuai jadwal, pastikan si Kecil mendapat asupan nutrisi yang mendukung tumbuh kembangnya.
Mama bisa lengkapi nutrisinya dengan Nutrilon Royal 3 sebagai satu-satunya formula teruji klinis yang dirancang secara saintifik dengan Double Biotics FOS:GOS dan DHA EPA yang lebih tinggi, menjadikannya nutrisi optimal sebagai "The Formula to Win". Dukung daya tahan tubuh dan kemampuan berpikir si Kecil demi persiapkan anak untuk menang.
Temukan Nutrilon Royal 3 hanya di NutriShop, official store dengan pengalaman belanja terpercaya.
Apakah Vaksin PCV Gratis?
Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Kesehatan menyediakan imunisasi PCV secara gratis bagi anak-anak di Indonesia untuk membantu melindungi mereka dari penyakit serius, seperti pneumonia dan meningitis.
Imunisasi PCV dapat diperoleh di Posyandu dan Puskesmas, sesuai sasaran, jadwal, dan ketentuan program yang berlaku.
Mama dapat menanyakannya kepada tenaga kesehatan di fasilitas pelayanan kesehatan terdetkat untuk mengetahui ketersediaan dan jadwal pemberian PCV.
Baca Juga: Manfaat Vaksin Tifoid dan Jadwal Imunisasinya untuk Anak
Mengapa Vaksin PCV Penting untuk Anak?
Anak di bawah usia 5 tahun berisiko tinggi mengalami penyakit pneumokokus yang dapat menyebabkan pneumonia, meningitis, dan penyakit pneumokokus invasif.
Imunisasi PCV membantu menurunkan risikonya.
Journal of Pediatrics (2020) menunjukkan bahwa PCV10 dan PCV13 memberikan perlindungan terhadap penyakit pneumokokus invasif pada anak di bawah usia 5 tahun.
Tips agar Jadwal Vaksin PCV Anak Tidak Terlewat
Agar jadwal vaksin PCV anak tetap sesuai, Mama bisa melakukan beberapa hal berikut ini.
- Catat tanggal vaksin berikutnya setelah si Kecil mendapatkan imunisasi.
- Simpan Buku KIA atau rekam imunisasi agar riwayat vaksinasi mudah diketahui saat kunjungan berikutnya.
- Gunakan reminder di kalender atau ponsel agar tidak lupa jadwal imunisasi.
- Tanyakan vaksin yang dapat diberikan bersamaan kepada tenaga kesehatan agar beberapa imunisasi dapat diberikan dalam satu kunjungan jika sesuai jadwal.
- Jika jadwal terlewat, jangan mulai dari awal. Konsultasikan kepada tenaga kesehatan untuk menentukan jadwal imunisasi kejar sesuai kondisi dan usia si Kecil.
Itulah dia informasi selengkapnya seputar vaksin PCV anak yang perlu Mama ketahui. Jangan sampai si Kecil kelewatan rangkaian imunisasi dasar lengkap yang dibutuhkannya, ya, Ma.
Dukung daya tahan tubuh si Kecil sejak dini dengan informasi yang tepat. Daftar sebagai member Nutriclub agar bisa akses panduan imunitas anak, rekomendasi nutrisi pendukung, serta insight terkait daya tahan tubuh anak dari ahli sesuai tahapan usianya. Mama juga bisa akses NutriShop dengan lebih mudah.
