Riwayat Pencarian

Pencarian Populer

Perkembangan Bayi Usia 3 Bulan dan Stimulasi yang Tepat

Stimulasi

Perkembangan Bayi Usia 3 Bulan dan Stimulasi yang Tepat


Pada usia 3 bulan, si Kecil makin sering tersenyum dan menirukan ekspresi wajah Mama. Ia juga akan mulai belajar meraih mainan dan berinteraksi dengan orang lain. Mungkin sebagian Mama masih banyak bertanya, bayi 3 bulan sudah bisa apa? Yuk, ketahui selengkapnya di sini.

Perkembangan si Kecil akan semakin bertambah di bulan ketiganya. Kami dari Tim Ahli Nutriclub akan menjelaskan kepada Mama tentang perkembangan bayi di usia 3 bulan.

Perkembangan Bayi 3 Bulan

 

Tersenyum dan Ajak Bicara

Saat perkembangan bayi 3 bulan, Si Kecil semakin sering tersenyum pada Mama. Nikmatilah saat-saat ia tersenyum dan menirukan ekspresi wajah Mama, juga saat ia mulai mengoceh dan menirukan suara Mama. Pada usia 2-3 bulan, si Kecil mulai dapat membuat suara-suara seperti "aah" atau "uuh" yang dikenal dengan istilah cooing.

Si Kecil senang bereksperimen dengan berbagai bunyi yang dapat dihasilkannya, misalnya suara menyerupai berkumur. Pada perkembangan bayi 3 bulan, Si Kecil juga mulai bereaksi terhadap orang lain dengan mengeluarkan suara. Mama bisa merespons dengan baik tiap kali ia bersuara atau menangis karena hal ini akan membuat si Kecil merasa diperhatikan dan disayang.

Mengangkat Kepala

Mama tidak lagi perlu menyangga kepala si Kecil. Dalam posisi tengkurap, ia bisa mengangkat kepala dan dadanya seperti push-up. Kelak, kemampuan ini penting untuk belajar berguling. Ia bisa membuka dan menutup tangannya, memegang mainan, menggerak-gerakkannya, memasukkan tangan ke mulut, dan menegakkan kakinya saat berdiri sambil dipegangi.

Koordinasi mata dan tangannya juga mulai berkembang. Si Kecil mulai mengikuti objek yang menarik dan senang menatap wajah orang. Ia sudah bisa mengenali Mama sejak Mama masuk ke kamarnya.

Belajar Meraih Mainan

Sering tengkurapkan si Kecil agar ia belajar memperkuat otot-ototnya. Taruh mainan berwarna cerah dan menarik di dekat si Kecil saat ia tengkurap agar ia dapat meraih, memegang, dan mengeksplorasinya. Beri perhatian yang banyak kepada si Kecil dan ajak ia bicara setiap waktu.

Ceritakan pada si Kecil apa yang Mama kerjakan dan beri tahu nama-nama objek di sekitar rumah. Bacakan buku cerita pada si Kecil, dan pujilah usahanya untuk berguling, memegang mainan, dan "berbicara" pada Mama.

Belajar Berinteraksi dengan Orang Lain

Pada perkembangan bayi 3 bulan, Si Kecil mulai mengenali lingkungan sekitarnya. Ajak si Kecil melihat ke cermin, ia akan suka memperhatikan bayangan di dalamnya, meskipun ia belum menyadari bahwa bayangan di dalam cermin adalah dirinya. Si Kecil akan mulai memperhatikan saat Mama bicara padanya, dengan melepas dot atau payudara Mama saat menyusu. Teruslah bicara padanya, dan perhatikan apakah ia akan "menjawab" Mama.

Kemampuan bayi 3 bulan mulai mengenali lingkungan sekitarnya. Ajak si Kecil melihat ke cermin, ia akan suka memerhatikan bayangan di dalamnya, meskipun ia belum menyadari bahwa bayangan di dalam cermin adalah dirinya. Si Kecil akan mulai memerhatikan saat Mama bicara padanya, dengan melepas dot atau payudara Mama saat menyusu. Teruslah bicara padanya, dan perhatikan apakah ia akan "menjawab" Mama.

Did you know?

”Memasuki bulan ketiga, si Kecil sudah berubah menjadi manusia mungil yang responsif terhadap berbagai aktivitas di sekitarnya. Gerakan tubuh si Kecil sudah semakin aktif, jadi tetaplah berhati-hati ketika bermain dengannya. Ketahui selengkapnya di sini.“

LIHAT LENGKAP

Stimulasi Bayi 3 Bulan

Berikut adalah cara menstimulasi bayi 3 bulan yang bisa Mama berikan pada si Kecil:

1. Kemampuan gerak kasar

Menahan kepala tetap tegak

Salah satu cara stimulasi bayi 3 bulan adalah dengan gendong si Kecil pada posisi tegak agar ia dapat belajar menahan kepalanya tetap tegak.

2. Kemampuan gerak halus

Melihat benda-benda kecil

Pangku si Kecil di dekat sebuah meja, kemudian jatuhkan sebuah benda kecil (misalnya kacang) dari atas meja, tepat di depan si Kecil. Mama juga dapat memutar benda itu di atas meja dan melihat apakah si Kecil memperhatikannya. Jaga si Kecil agar tidak menelan benda itu, karena benda tersebut bisa membuatnya tersedak.

Memegang benda

Letakkan benda atau mainan kecil yang berbunyi atau berwarna cerah di tangan si Kecil. Atau, sentuhkan benda tersebut ke punggung jari-jarinya, lalu amati cara ia memegang benda tersebut. Hal ini berhubungan dengan suatu gerak refleks. Semakin bertambah umur si Kecil, ia akan semakin mampu menggenggam benda-benda kecil dengan ujung jarinya. Jaga agar benda itu tidak melukai si Kecil atau tertelan.

Meraba dan merasakan bentuk permukaan

Ajak si Kecil meraba dan merasakan berbagai bentuk permukaan, seperti mainan binatang, mainan plastik, kain perca, karet, dan lain sebagainya. Si Kecil mungkin memasukkan benda itu ke mulut, maka pastikan benda tersebut tidak terlalu kecil atau mudah disobek dan ditelan.

3. Bahasa

Stimulasi Bayi 3 Bulan Berbicara

Setiap hari, ajak si Kecil bicara sesering mungkin. Gunakan setiap kesempatan seperti waktu memandikan si Kecil, mengenakan pakaiannya, memberi ASI, di tempat tidur, ketika Mama sedang mengerjakan pekerjaan rumah tangga, dan lain-lain. Si Kecil tidak pernah terlalu muda untuk diajak bicara.

4. Kemampuan bersosialisasi dan kemandirian

Mengajak si Kecil mengamati benda-benda di sekitarnya

Gendong si Kecil berkeliling sambil memperlihatkan atau menunjuk benda-benda yang berwarna cerah atau bercahaya. Sangga si Kecil pada posisi tegak, sehingga ia dapat melihat apa yang terjadi di sekitarnya.

Jika si Kecil sudah berusia 3 bulan dan tidak membalas senyuman, berikut ini adalah stimulasi yang bisa Mama berikan:

  • Ajak si Kecil tersenyum dan bicara sesering mungkin.
  • Tunjukkan wajah yang cerah kepada si Kecil.
  • Peluk, belai, dan cium si Kecil sesering mungkin.
  • Gunakan gerakan lembut penuh kasih sayang.

Mama wajib waspada jika si Kecil menunjukkan tanda-tanda keterlambatan perkembangan, di antaranya jika si Kecil sudah berusia 3 bulan dan belum bisa melakukan hal-hal berikut:

  • Kepala belum tegak.
  • Belum bisa menggenggam benda.
  • Belum bisa memperhatikan benda bergerak.
  • Belum bisa tersenyum.
  • Tidak bereaksi terhadap suara keras.
  • Tidak memperhatikan wajah baru.
  • Rewel saat bertemu orang atau lingkungan baru.
  • Jari masih mengepal.
  • Jika Mama menemukan tanda-tanda keterlambatan perkembangan di atas, maka konsultasikan ke dokter spesialis anak atau bawa si Kecil ke klinik tumbuh kembang.

Demikian penjelasan lengkap seputar perkembangan bayi usia 3 bulan serta berbagai macam stimulasi yang dapat diberikan pada si Kecil. Jadi, Mama tak perlu lagi bertanya bayi 3 bulan sudah bisa apa. Kesimpulannya, memahami setiap fase pertumbuhan si Kecil dapat membantu Mama memastikan ia tumbuh secara lancar. Oleh karena itu, terus pelajari berbagai informasi yang berhubungan dengan tumbuh kembang, potensi anak, dan juga masa depannya.

Sebagai referensi dalam merencanakan masa depan si Kecil, Mama dapat menggunakan beberapa tools yang kami sediakan berikut ini!

  • Resilient Parental Calculator: Kalkulator untuk menghitung anggaran pendidikan yang dibutuhkan untuk mendukung masa depan si Kecil. 
  • Baby Cost Calculator: Kalkulator untuk menghitung anggaran masa depan si Kecil dari dini hingga besar nanti.
  • Tes Resiliensi si Kecil: Tes untuk mengetahui seberapa tangguhnya si Kecil serta cara untuk membantunya meraih potensinya secara optimal.
  • Allergy Symptom Checker: Alat untuk mempelajari gejala-gejala reaksi alergi yang mungkin ditunjukkan oleh buah hati Mama.
  • Health and Immune Checker: Alat untuk memeriksa gejala-gejala si Kecil, seperti tantrum dan demam, serta mengetahui pemberian ASI yang tepat.

Dapatkan informasi dan tools lainnya yang berhubungan dengan tumbuh kembang si Kecil dan juga kesehatan Mama dengan mengakses situs resmi Nutriclub. Selamat mencoba!

  • BabyCenter. Baby milestones: 1 to 6 months. http://www.babycenter.com/0_baby-milestones-1-to-6-months_1496585.bc
  • Rahman, Taufiqur. Stimulasi pada Bayi Umur 0-3 Bulan; 2013. http://taura-taura.com/stimulasi-pada-bayi-umur-0-3-bulan/
  • Soebadi, Amanda. Keterlambatan Bicara; 2013. http://www.idai.or.id/artikel/klinik/keluhan-anak/keterlambatan-bicara
comment-icon comment-icon