Berat badan anak usia 3 tahun bisa berbeda-beda, tetapi umumnya berada di kisaran 11,3–16,2 kg untuk anak laki-laki dan 10,8 - 15,8 kg untuk anak perempuan. Jika ada perubahan yang terasa tidak wajar, sebaiknya konsultasikan ke dokter. Pastikan juga anak mendapatkan nutrisi lengkap dari sumber protein, vitamin, mineral, serta cairan yang cukup setiap hari.
Tabel Berat Badan Anak Usia 3 Tahun (36 Bulan)
Berat badan anak 3 tahun yang ideal umumnya berada di kisaran 11,3–18,2 kg untuk anak laki-laki dan 10,8–15,8 kg untuk anak perempuan. Rata-ratanya di sekitar 14 kg pada anak laki-laki dan 13,9 kg pada anak perempuan, menurut acuan pertumbuhan WHO/Kemenkes.
Berikut adalah klasifikasi berat badan anak usia 3 tahun berdasarkan Standar Antropometri Anak menurut Permenkes Nomor 2 Tahun 2020:
Berat Badan Ideal Anak Laki-Laki 3 Tahun
|
Kategori |
Berat Badan |
Keterangan Berdasarkan Berat Badan per Usia (BB/U) |
|
Sangat Kurus |
< 10 kilogram (kg) |
Di bawah -3 SD |
|
Kurus |
10 - < 11,3 kg |
-3 SD sampai < -2 SD |
|
Normal |
11,3 - 16,2 kg |
-2 SD sampai +1 SD |
|
Berisiko obesitas |
> 16,2 kg |
Di atas +1 SD |
Berat Badan Ideal Anak Perempuan 3 Tahun
|
Kategori |
Berat Badan |
Keterangan Berdasarkan Berat Badan per Usia (BB/U) |
|
Sangat Kurus |
< 9,6 kg |
Di bawah -3 SD |
|
Kurus |
9,6 - 10,8 kg |
-3 SD sampai < -2 SD |
|
Normal |
10,8 - 15,8 kg |
-2 SD sampai +1 SD |
|
Berisiko obesitas |
> 15,8 kg |
Di atas +1 SD |
Faktor yang Memengaruhi Berat Badan Anak Usia 3 Tahun
Berat badan anak usia 3 tahun bisa berbeda-beda, meski usianya serupa. Ada anak yang tergolong kurus, normal, sangat kurus, bahkan berisiko obesitas.
Perbedaan berat badan ini dipengaruhi oleh beberapa faktor, meliputi:
- Genetik.
- Pola makan.
- Aktivitas fisik harian.
- Kualitas tidur.
- Riwayat kelahiran prematur.
- Memiliki penyakit tertentu.
- Kondisi sosial ekonomi keluarga.
Baca Juga: Tinggi Badan Anak 3 Tahun yang Ideal dan Cara Menambahnya
Cara Menaikkan Berat Badan Anak 3 Tahun
Untuk mencapai berat badan ideal anak, perlu usaha konsisten dari pemberian makanan dan pola hidup sehat. Berikut cara menaikkan berat badan anak usia 3 tahun yang bisa Mama lakukan:
1. Berikan Protein Hewani 2-3 Kali Sehari
Menambah asupan protein adalah salah satu cara menaikkan berat badan anak yang tepat. Anak usia 3-4 tahun membutuhkan sekitar 20-25 gram protein tiap hari.
Protein adalah salah satu sumber kalori utama dalam makanan yang bisa diolah tubuh menjadi cadangan energi. Protein juga bisa menambah massa otot.
Mama bisa memberikan si Kecil makanan tinggi protein seperti telur, aneka ikan, udang, daging sapi, daging ayam, atau hati sapi maupun hati ayam.
2. Tambahkan Lemak Sehat ke Menu Harian
Lemak berperan penting bagi pertambahan berat badan anak. Berdasarkan Angka Kecukupan Gizi (AKG) 2019, anak umur 3 tahun membutuhkan sekitar 45 gram lemak.
Contoh sumber lemak makanan agar mencapai berat ideal anak 3 tahun adalah alpukat, minyak zaitun, butter, daging sapi tanpa lemak, ikan laut (salmon, sarden, tuna), minyak ikan, kacang dan biji-bijian, serta buah kering.
Hindari memberikan asupan lemak dari makanan mengandung lemak jenuh dan lemak trans, seperti makanan cepat saji, cookies, cake, biskuit, dan sejenisnya ya, Ma.
3. Terapkan Pola Makan Teratur (3 Kali Makan + 2 Camilan Sehat)
Menjadwalkan waktu makan dan melakukannya dengan konsisten, dapat membantunya mengenal rasa lapar dan kenyang. Langkah ini dapat menaikkan berat badan anak usia 3 tahun.
Normalnya, si Kecil makan utama sebanyak 3 kali dan makan camilan sebanyak 2 kali dalam sehari.
Setelah waktu makan utama, lambung si Kecil perlu diselingi paling tidak 2 jam supaya ia merasa lapar.
4. Berikan Makanan Padat Gizi, Bukan Padat Porsi
Agar berat badan ideal, kebutuhan nutrisi perlu dilengkapi dari menu makan anak 3 tahun sehari-hari. Bukan porsinya yang banyak, Ma, tapi kandungan gizinya yang harus cukup.
Mama bisa mengacu pada pedoman pola makan gizi seimbang sesuai rekomendasi Kementerian Kesehatan RI:
- Makan 3-4 porsi makanan pokok dalam satu hari. Selain dari nasi, Mama juga bisa memberikan beras merah, jagung, singkong, kentang, ubi jalar, dan lain sebagainya.
- Berikan 2-4 porsi makanan lauk pauk yang mengandung tinggi protein setiap harinya. Misalnya yang berasal dari daging merah, ikan, dan ayam.
- Biasakan minum air putih yang cukup.
- Konsumsi buah dan sayur dengan porsi 300-400 gram per hari, atau sebanyak 3-4 porsi sayur dan 2-3 porsi variasi buah setiap hari.
- Biasakan sarapan pagi.
- Batasi mengonsumsi makanan dan minuman tinggi gula dan garam.
Baca Juga: 6 Cara agar Berat Badan Anak yang Kurus Cepat Naik
5. Hindari Terlalu Banyak Minum saat Makan
Saat makan, sebaiknya jangan memberi si Kecil minum terlalu sering. Pasalnya, hal ini bisa membuat anak merasa lebih cepat kenyang.
Mama hanya perlu memberi minum si Kecil ketika ia tersedak, atau setelah proses makan selesai. Berikan hanya air putih di antara waktu makannya.
6. Berikan Susu Pertumbuhan Terfortifikasi
Konsumsi susu tinggi DHA, protein, zat besi, serta dilengkapi nutrisi lainnya dapat bantu maksimalkan asupan gizi harian anak untuk dukung tumbuh kembangnya.
Lengkapi kebutuhan gizi si Kecil mulai usia 3 tahun dengan memberikan susu pertumbuhan yang terfortifikasi.
Nutrilon Royal 3 satu-satunya formula teruji klinis yang dirancang secara saintifik dengan Double Biotics FOS:GOS dan DHA EPA yang lebih tinggi, menjadikannya nutrisi optimal sebagai "The Formula to Win". Dukung sistem imun dan keterampilan berpikir si Kecil demi persiapkan anak untuk menang. Belanja di NutriShop sekarang.
7. Ajak Anak Aktif Bergerak agar Nafsu Makan Meningkat
Agar berat badan anak usia 3 tahun ideal, ajak si Kecil olahraga dan bergerak aktif secara rutin. Kegiatan fisik untuk anak tentu sangat bermanfaat bagi kesehatan tubuhnya.
Olahraga, terutama latihan kekuatan, dapat membantu anak menambah berat badan dengan membentuk otot. Olahraga juga dapat merangsang nafsu makan anak.
Coba sesuaikan dengan jenis olahraga yang disukai si Kecil. Misalnya jogging, bermain bola, bersepeda, dan berenang.
8. Pastikan Anak Tidur 10-13 Jam Per Hari
Ketika anak kurang tidur, tubuhnya akan melepas lebih banyak hormon pemicu lapar (ghrelin) dan mengurangi produksi hormon pemicu kenyang (leptin) sehingga si Kecil justru jadi cepat lapar.
Lebih banyak ghrelin daripada leptin dapat memicu pertambahan berat badan karena anak jadi terpicu makan lebih banyak.
Padahal, durasi tidur anak usia 3 tahun adalah 10-13 jam sehari, yang termasuk tidur siang, agar tumbuh kembangnya optimal. Penting juga memastikan tidur anak yang berkualitas.
Tanda Berat Badan Anak 3 Tahun Normal atau Tidak
Memantau kenaikan berat badan anak usia 3 tahun sebenarnya tidak sulit. Mama bisa memperhatikan tanda berikut untuk menilai apakah kenaikan berat badan si Kecil normal atau tidak:
- Berat badan naik stabil tiap bulan.
- Grafik berat badan anak terus naik, tidak landai.
- Nafsu makan, aktivitas, dan jam tidur anak normal.
- Tidak ada gejala anemia atau infeksi.
Namun, ada kalanya berat badan si Kecil turun saat sakit, sehingga membuat grafik kenaikan BB cenderung landai. Hal ini normal, Ma. Kembali kejar kenaikan berat badannya saat anak sudah sehat.
Baca Juga: 8 Permainan Mengasah Otak untuk Anak Usia 3 Tahun
Kapan Harus ke Dokter?
Waspadai bila Mama mendapati anak 3 tahun berat badan tidak naik. Perhatikan ciri berikut yang menandakan adanya masalah pada kenaikan berat badan si Kecil:
- Berat bawah di bawah -2 SD atau tergolong sangat kurus.
- Tidak naik 2 bulan berturut-turut meski tidak ada sakit dan nafsu makannya baik.
- Anak kurang aktif dan nafsu makan turun yang bisa berisiko pada anemia.
- Anak cenderung lemas dan tidak bertenaga, sehingga kesulitan mengimbangai energi teman-temannya saat bermain dan berolahraga bersama.
- Perut anak buncit, tapi badannya kurus yang berpotensi menandakan malnutrisi.
- Berat badan anak di atas +1 SD atau tergolong berisiko obesitas.
Segera konsultasikan lebih lanjut ke dokter bila kenaikan berat badan anak usia 3 tahun tidak optimal karena akan berpengaruh pada pertumbuhannya. Semoga informasi ini bermanfaat ya, Ma!
Gabung jadi member Nutriclub untuk dapatkan ratusan expert-verified parenting content yang terkurasi sesuai usia si Kecil, akses ke call center yang terhubung langsung dengan ahli seputar nutrisi dan tumbuh kembang anak, serta beragam reward eksklusif hanya untuk Mama dan si Kecil dari setiap pembelian produk Nutrilon. Daftar gratis, sekarang!
