Loading...

Riwayat Pencarian

Pencarian Populer

Minyak Ikan - Nutriclub
Perkembangan Otak

10 Manfaat Menakjubkan Minyak Ikan untuk Anak

Article Oleh : Annisa Amalia Ikhsania 07 September 2021

Mama pasti sudah paham kalau pemberian nutrisi yang tepat dan seimbang sangat penting dalam mendukung proses tumbuh kembang anak. Namun dari berbagai asupan yang penting, manfaat minyak ikan untuk anak sebaiknya jangan sampai terlewat ya, Ma. 

Manfaat minyak ikan berasal dari omega-3 dan omega-6 yang baik bagi proses perkembangan otak yang optimal. Khusus untuk anak-anak, minyak ikan bisa memperkuat kinerja mata, meningkatkan kemampuan otak, hingga mencegah terjadinya penyakit kronis, dan juga meningkatkan daya tahan tubuh si Kecil.2

Maka itu, sangat penting bagi Mama untuk senantiasa memenuhi kebutuhan omega-3 dan omega-6, terutama dari asupan makanan yang mengandung minyak ikan. Yuk, cari tahu fungsi minyak ikan untuk anak dan cara memenuhi kebutuhannya tiap hari dalam artikel berikut ini.

Pilihan Makanan Mengandung Sumber Minyak Ikan

Manfaat minyak ikan untuk anak berasal dari kandungan asam lemak omega-3. 

Asam lemak omega-3 merupakan jenis asam lemak esensial yang diperlukan tubuh. Di dalam tubuh, asam lemak berfungsi sebagai energi untuk cadangan energi, otot, jantung, dan organ tubuh lainnya. 

Berkat kegunaannya tersebut, asam lemak omega-3 sangatlah dibutuhkan tubuh, Ma. Tapi sayangnya kandungan ini tidak diproduksi oleh tubuh, sehingga Mama perlu menambahkan asupan nutrisi ini dari sumber makanan atau suplemen minyak ikan. 

Di dalam omega-3 sendiri ada tiga jenis asam lemak penting, yaitu alpha-linolenic acid (ALA), eicosapentaenoic acid (EPA), dan docosahexaenoic acid (DHA). Ketiga asam lemak ini memiliki fungsi yang berbeda-beda namun memiliki manfaat yang sama pentingnya.3

Untuk EPA dan DHA ditemukan pada berbagai jenis ikan. Sementara itu, ALA dapat ditemukan dalam biji-bijian, kacang-kacangan, dan minyak sayur. 

Minyak ikan memiliki banyak manfaat untuk semua usia, mulai dari anak-anak, orang dewasa, hingga lansia. Berikut adalah berbagai manfaat minyak ikan untuk anak yang perlu Mama ketahui.

1. Membantu Pertumbuhan Otak Anak

Salah satu manfaat minyak ikan untuk anak yang paling penting adalah membantu pertumbuhan otak, khususnya dalam hal pembelajaran dan penguatan memori. Hal ini tentu tak lepas dari kandungan asam lemak omega-3 di dalamnya.

Perkembangan kognitif anak yang paling besar terjadi saat si Kecil masih ada di dalam kandungan hingga dua tahun awal kehidupannya. Untuk itu, kandungan omega 3 dan 6 haruslah tercukupi, Ma. 

Asam lemak omega-3 berfungsi untuk meningkatkan koordinasi tangan dan mata, fokus dan konsentrasi, serta kecerdasan otak si Kecil. 

Sebuah penelitian kecil juga melaporkan bahwa konsumsi DHA sebanyak 400 sampai 1.200 mg tiap harinya dapat meningkatkan aktivitas otak bagian depan (prefrontal korteks) yang bertanggung jawab untuk mengatur fungsi perhatian, kontrol impuls, dan perencanaan. 

Selanjutnya, menurut hasil studi dalam jurnal Prostaglandins, Leukotrienes and Essential Fatty Acids, sebanyak 183 partisipan anak yang mendapat asupan asam lemak omega-3 lebih tinggi mengalami peningkatan kemampuan belajar secara verbal.

Kemampuan belajar verbal yang dimaksud di sini adalah ketika anak bisa menyampaikan gagasannya dengan kata-kata, atau kemampuan mengingat suatu konsep atau prinsip tertentu dan menyatakan kembali dengan kata-kata.

Sebagai contoh, ketika anak belajar tentang akibatnya bermain air, ia tidak hanya bisa mengerti tentang konsep sebab dan akibatnya saja, tapi juga bisa menceritakannya kembali kepada Mama dan Papa dengan kalimatnya sendiri.

2. Menjaga Kesehatan Mata dan Membentuk Sel Saraf

Kandungan DHA pada omega-3 banyak ditemukan pada retina mata, sehingga DHA dianggap memiliki peran penting dalam pertumbuhan dan fungsi mata. Kadar DHA yang sedikit di dalam tubuh si Kecil akan menyebabkan fungsi retina mata jadi terganggu. 

Tak hanya itu, manfaat minyak ikan untuk anak juga diyakini dapat mendukung pertumbuhan sel-sel saraf dan membantu pembentukan sinaps atau sambungan antar serabut-serabut saraf, sehingga komunikasi antara sel saraf satu dan yang lainnya dapat berjalan dengan baik.6

3. Mengurangi Gejala ADHD

Attention Deficit Hyperactivity Disorder (ADHD) adalah gangguan perilaku yang membuat anak sulit fokus dan konsentrasi. Studi yang dipublikasikan dalam Journal of Nutrition & Food Sciences menyebutkan suplementasi asam lemak omega-3 di dalam minyak ikan bisa membantu mengurangi gejala ADHD pada anak.

Hasil penelitian lainnya yang dimuat pada Journal of Lipids mengungkapkan bahwa konsumsi asam lemak omega-3 dapat membantu meningkatkan perhatian serta mengurangi hiperaktivitas.

Selain itu, asam lemak omega 3 dan 6 yang terkandung pada minyak ikan mampu mengendalikan gejala-gejala anak dengan gangguan pemusatan perhatian dengan cara sebagai berikut.4-6

  • Asam lemak omega-3 dan -6 mampu mengurangi gejala hiperaktif dan gelisah pada si Kecil dengan gangguan pemusatan perhatian/hiperaktivitas (ADHD). 

  • Asam lemak omega-3 dan -6 mampu membantu si Kecil untuk tetap fokus dalam belajar.

  • Asam lemak omega-3 dan -6 dapat menurunkan perilaku menentang pada si Kecil terhadap orang tua dan guru.

Terdapat semakin banyak hasil studi yang menyebutkan kekurangan asam lemak omega-3 dapat memiliki efek buruk pada perkembangan otak dan perkembangan sarafnya, sehingga berdampak pada kemampuannya untuk belajar dan berfungsi secara sosial.

4. Menurunkan Risiko Asma

Manfaat minyak ikan untuk anak selanjutnya adalah menurunkan risiko asma. Kandungan asam lemak omega-3 disebut mampu menurunkan peradangan pada saluran napas yang sering dialami si Kecil yang menderita asma. 

Beberapa hasil penelitian mengatakan bahwa gejala asma pada anak yang rutin mengonsumsi minyak ikan terbukti berkurang, bila dibandingkan dengan anak yang menderita asma dan tidak mengonsumsi minyak ikan.4,6

Pada penelitian lainnya juga disebutkan bahwa konsumsi minyak ikan yang mengandung asam lemak omega-3 tinggi dapat membantu mengurangi gejala asma, khususnya asma yang disebabkan oleh polusi udara di dalam ruangan.

5. Menurunkan Risiko Depresi

Tahukah Mama? Beberapa hasil studi yang meneliti manfaat minyak ikan untuk anak menyebutkan bahwa kandungan ini dapat menurunkan risiko depresi pada anak ketika mereka dewasa kelak, lho. 

Pada anak usia 6-12 tahun yang didiagnosis depresi, mengonsumsi minyak ikan secara rutin terbukti dapat menurunkan gejala depresi.

Aliran darah ke otak pada anak yang depresi biasanya cenderung berkurang. Nah, konsumsi asam lemak omega-3 dipercaya dapat meningkatkan aliran darah ke otak.6

6. Meningkatkan Kualitas Tidur Si Kecil 

Sebuah studi yang dipublikasikan dalam Journal of Sleep Research menemukan kaitan antara kadar asam lemak omega-3 yang rendah dengan risiko masalah gangguan tidur pada anak.

Maka dari itu, bila anak Mama sering kali susah tidur, coba perhatikan apakah asupan nutrisi omega-3-nya sudah terpenuhi dengan baik atau belum. 

Mengonsumsi suplementasi minyak ikan dipercaya dapat meningkatkan kadar DHA pada tubuh sehingga dapat menambah jumlah jam tidur si Kecil dan membuatnya tidur lebih nyenyak.5,6

7. Menurunkan Risiko Alergi pada Si Kecil

Manfaat minyak ikan untuk anak berikutnya adalah menurunkan risiko alergi anak. Mama yang rutin mengonsumsi asam lemak omega-3 saat masa kehamilan sampai menyusui, terbukti dapat menurunkan risiko alergi pada anak, termasuk asma. Kandungan asam lemak omega-3 dipercaya dapat meningkatkan imunitas dan berpotensi sebagai pelindung dari alergi.6

8. Mengurangi Risiko Diabetes dan Gangguan Insulin

Anak yang rutin mengonsumsi minyak ikan atau Mama yang sering mengonsumsi minyak ikan saat masa kehamilan sampai menyusui terbukti dapat mengurangi resistensi insulin atau terjadinya diabetes melitus tipe 2 saat si Kecil beranjak dewasa nantinya.4,7

Jurnal Brain Research mengemukakan hasil penelitian tentang manfaat minyak ikan untuk anak yang bisa membantu mengurangi risiko si Kecil mengalami diabetes dan penurunan perkembangan kognitif.

Penelitian tersebut menjelaskan bahwa minyak ikan dapat membantu menjaga sel hippocampus dari kerusakan dan mengurangi stres oksidatif.

9. Mendukung Kesehatan Tulang

Manfaat minyak ikan untuk anak juga dapat mendukung kesehatan tulang. Sebuah studi menunjukkan bahwa kandungan asam lemak omega-3 dapat mendukung pertumbuhan sel pembentuk tulang (osteoblas) dan menghalangi aktivitas sel penghancur tulang (osteoklas). 

Kondisi ini sangat relevan untuk pembentukan dan pertumbuhan tulang anak yang sehat. Penelitian juga menunjukkan bahwa suplementasi omega-3 dapat meningkatkan kekuatan tulang, yakni dengan cara membantu meningkatkan penyerapan kalsium dan mineral penting yang dibutuhkan untuk struktur tulang yang sehat.

Asam lemak omega-3 juga dapat membantu mengendalikan peradangan yang menyebabkan pengeroposon tulang (osteoporosis).

10. Menurunkan Indeks Massa Tubuh Anak Obesitas

Asam lemak omega-3 terbukti dapat menurunkan kadar gula serta menurunkan kadar lemak trigliserida dalam darah.

Jurnal meta analisis yang diterbitkan di Frontiers in Pediatrics menunjukkan bahwa suplementasi omega 3 pada anak dengan obesitas dan berat badan lebih terbukti dapat menurunkan indeks massa tubuh serta mengurangi kadar lemak trigliserida dalam darah.

Tentunya ini dapat membantu anak untuk mencapai berat badan yang sehat sehingga terhindar dari risiko penyakit degeneratif terkait obesitas di kemudian hari.

Baca Juga: 5 Langkah Mudah Penuhi Gizi Seimbang Si Kecil

Pilihan Makanan Mengandung Sumber Minyak Ikan

Minyak ikan tinggi akan DHA dan EPA yang baik untuk kesehatan anak. Karena omega-3 tidak bisa diproduksi sendiri oleh tubuh secara alami, Mama perlu selalu memenuhi kebutuhan hariannya melalui pemberian hidangan ikan dan juga makanan lainnya, seperti:

1. Ikan Salmon

Salah satu rekomendasi makanan mengandung sumber minyak ikan adalah salmon. Jenis ikan yang terkenal mengandung omega-3 ini diketahui mengandung 1,24 gram DHA dan 0,59 gram EPA. Tak hanya itu, salmon juga tinggi protein, magnesium, kalium, selenium, dan vitamin B.

2. Ikan Sarden

Selain salmon, ternyata jenis ikan yang sering Mama temukan dalam bentuk kalengan ini mengandung asam lemak omega-3 (EPA dan DHA) yang baik untuk perkembangan fungsi otak anak, lho.

Dalam satu kaleng ikan sarden, kira-kira mengandung DHA sebanyak 0,74 gram dan EPA sebanyak 0,45 gram. Ikan sarden juga merupakan makanan bernutrisi karena kaya akan selenium, serta vitamin D dan B12.

3. Udang 

Udang juga menjadi pilihan makanan mengandung sumber minyak ikan asam lemak omega-3. Hidangan laut ini mengandung DHA dan EPA sebanyak 0,12 gram, serta kaya protein dan kalium. Tak hanya tinggi nutrisi, udang juga mudah Mama temukan di pasar tradisional hingga supermarket, dan bisa diolah menjadi berbagai masakan yang menggugah selera.

4. Sayuran Hijau

Sayuran berdaun hijau merupakan sumber asam lemak omega 3 ALA yang baik untuk anak. Beberapa di antara jenis sayuran hijau yang bisa Mama berikan kepada si Kecil antara lain bayam, kangkung, brokoli, sawi hijau, kembang kol, kale, dan pakchoy.

Selain mengandung omega 3, sayuran ini juga tinggi serat yang baik untuk pencernaan anak, lho.

5. Biji Chia

Makanan mengandung omega-3 selanjutnya adalah dari kelompok biji-bijian, yakni biji chia. Konsumsi makanan ini semakin populer seiring meningkatnya tren hidup sehat, Ma. Tak heran karena kandungan gizi biji chia memang kaya dan beragam.

Sebagai gambaran, biji chia mengandung ALA sebanyak 5,055 gram serta tinggi serat dan protein yang baik untuk tubuh. Mama bisa menggunakan biji chia untuk mengolah berbagai sajian manis, seperti salad, smoothies, yogurt, atau pudding, untuk si Kecil.

6. Edamame

Contoh makanan mengandung omega-3 berikutnya, yakni edamame. Camilan favorit orang Jepang ini ternyata mengandung ALA sekitar 0,28 gram, serta tinggi protein. 

Mama bisa mengolah edamame menjadi camilan favorit untuk anak-anak dengan cara membersihkan dan merebusnya sampai matang. Lalu, keluarkan isi kacang edamame sebelum memberikannya pada anak. Jika anak Mama sudah berusia lebih besar, biarkan ia untuk mengeluarkan isi kacang edamame sendiri sebelum mengonsumsinya.

Kalau bosan dengan versi rebus, coba siasati mengolah edamame dengan memasaknya bersama dengan bahan pangan lain, misalnya menjadi perahu telur edamame.

Baca Juga: Cegah Terjadinya Kurang Gizi pada Balita

Selain melalui konsumsi makanan mengandung sumber minyak ikan, Mama juga bisa memenuhi nutrisi omega-3 serta DHA dan EPA yang lebih tinggi si Kecil lewat pemberian susu Nutrilon Royal 3

Susu Nutrilon Royal 3 dilengkapi dengan dengan formula ACTIDUOBIO+, yaitu perpaduan FOS:GOS rasio 1:9 paling tinggi dan teruji klinis dengan omega 3 & 6, zat besi, dan DHA yang bantu mendukung tumbuh kembang, imunitas, serta daya pikir anak.

Aturan Minum Minyak Ikan untuk Anak yang Direkomendasikan

Sebenarnya, asupan omega-3 sudah tercukupi jika si Kecil diberi makanan bergizi seimbang. Namun, untuk memastikan kebutuhan omega-3 anak terpenuhi, Mama dapat memberikan suplemen minyak ikan untuk anak.

Kebutuhan minyak ikan untuk anak bergantung pada usia dan jenis kelaminnya. Kalau Mama ingin memberikan minyak ikan untuk anak melalui tambahan suplemen vitamin, sebaiknya ikuti instruksi yang tertera pada kemasan, ya.

Adapun anjuran asupan asam lemak omega-3 per hari untuk anak menurut National Institutes of Health, yakni sebagai berikut:

  • Usia 0-12 bulan: 0.5 gram/hari

  • Usia 1-3 tahun: 0.7 gram/hari

  • Usia 4-8 tahun: 0.9 gram/hari

Jika dikonsumsi secara teratur, fungsi minyak ikan untuk anak dapat dirasakan tak hanya dalam menjaga kesehatan, tetapi juga mendukung setiap tahapan tumbuh kembangnya. 

Semoga informasi ini dapat mencerahkan Mama, ya!

Pilih Artikel Sesuai Kebutuhan Mama
  1. Fish oil Image [Internet]. Calgary: iStock; 2014 [cited 2021 August 3]. Available from : https://www.istockphoto.com/id/foto-foto/fish-oil 
  2. Link R. Omega-3 for kids: benefits, side effects, and dosage [Internet]. San Francisco: Healthline; 2019 [updated 2019 October 9; cited 2021 August 3]. Available from: https://www.healthline.com/nutrition/omega-3-for-kids#benefits-for-kids
  3. Cording J. Do kids need omega-3 fats? [Internet]. Chicago: Eat Right Academy of Nutrition and Dietetics; 2020 [updated 2020 July; cited 2021 August 3]. Available from: https://www.eatright.org/food/vitamins-and-supplements/types-of-vitamins-and-nutrients/do-kids-need-omega-3-fats
  4. Griffin MR. Who needs omega-3s? [Internet]. New York: WebMD; 2011 [updated 2011 March 30; cited 2021 August 3]. Available from: https://www.webmd.com/diet/features/who-needs-omega-3s#2
  5. Richards L. Omega 3 for kids: is it safe? [Internet]. Brighton: Medical News Today; 2021 [updated 2021 June 3; cited 2021 August 3]. Available from: https://www.medicalnewstoday.com/articles/omega-3-for-kids#side-effects
  6. Bartholomew R. Top 10 reasons to give your kids omega-3 [Internet]. High Peak: Nutri Advanced Ltd; 2021 [updated 2021 Jun 10; cited 2021 August 3]. Available from: https://www.nutriadvanced.co.uk/news/top-10-reasons-to-give-your-kids-omega-3/
  7. Sun LJ, Hou XH, Xue SH, Yan F, Dai YJ, Zhao CH, Wang F, Yang RH. Fish oil modulates glycogen synthase kinase-3 signalling pathway in diabetes-induced hippocampal neurons apoptosis. Brain Res. 2014 Jul 29;1574:37-49.
Artikel Terkait
floating-icon