Loading...
    Banner Artikel Apa Itu FOS dan GOS? Ketahui Perbedaan, Manfaat, Sumbernya
    Nutrisi

    Apa Itu FOS dan GOS? Ketahui Perbedaan, Manfaat, Sumbernya

    Disusun oleh: Tim Penulis

    Diterbitkan: 15 Januari 2020

    Diperbarui: 03 September 2026


    • Apa Itu FOS dan GOS?
    • Apa Perbedaan FOS dan GOS
    • Mengapa FOS dan GOS Sering Dikombinasikan?
    • Bagaimana FOS dan GOS Bekerja di Dalam Usus?
    • Manfaat FOS dan GOS untuk Anak
    • Apa Bedanya FOS dan GOS dengan Probiotik?
    • Sumber Makanan yang Mengandung FOS dan GOS
    • Apakah Semua Anak Membutuhkan FOS dan GOS?
    • Apakah FOS dan GOS Aman untuk Anak?
    • Cara Memaksimalkan Manfaat FOS dan GOS

    FOS dan GOS adalah serat penting dari kelompok oligosakarida yang menjadi makanan bagi bakteri baik di usus. FOS (frukto-oligosakarida) umumnya berasal dari tanaman, sedangkan GOS (galakto-oligosakarida) berasal dari laktosa susu dan dapat ditambahkan dalam susu pertumbuhan. 

    Apa Itu FOS dan GOS?

    FOS dan GOS adalah serat penting yang berfungsi untuk membantu pertumbuhan bakteri baik pada usus anak. Keduanya secara alami bisa ditemukan pada makanan yang tinggi serat.

    Serat penting inibisa diibaratkan sebagai makanan bagi bakteri baik (prebiotik), sedangkan probiotik adalah bakteri hidup yang memberikan manfaat bagi kesehatan. 

    FOS dan GOS banyak digunakan sebagai prebiotik karena keduanya telah banyak diteliti dan menunjukkan efek prebiotik pada mikrobiota usus.

    Apa Perbedaan FOS dan GOS

    Agar Mama lebih mudah memahami perbedaan FOS dan GOS, simak perbedaannya pada tabel berikut ini:

    Aspek

    FOS 

    (Fruktooligosakarida)

    GOS

    (Galaktooligosakarida)

    Sumber

    Tanaman seperti bawang, pisang, dan tomat

    Laktosa susu

    Fungsi utama

    Mendukung pertumbuhan bakteri baik, terutama Lactobacillus dan Bifidobacterium

    Mendukung pertumbuhan bakteri baik, terutama Bifidobacterium

    Manfaat utama

    Pencernaan

    Imunitas dan pencernaan

    Ditemukan pada

    Buah, sayur, dan bawang-bawangan

    Produk susu dan kacang-kacangan

    International Journal of Food Science (2021) menjelaskan, FOS dibuat dari inulin yang berasal dari sumber alami seperti chicory, sedangkan GOS dibuat dari laktosa dengan bantuan enzim. 

    Kedua serat ini dapat dimanfaatkan oleh bakteri baik di usus, terutama Bifidobacterium, untuk mendukung kesehatan pencernaan. 

    Keduanya sering dikombinasikan karena campuran FOS dan GOS dapat mendukung pertumbuhan Bifidobacterium dan membantu memperbaiki konsistensi feses. 

    Mengapa FOS dan GOS Sering Dikombinasikan?

    FOS serta GOS memiliki struktur yang berbeda, sehingga keduanya dapat difermentasi dan memberikan efek yang berbeda pada jenis bakteri di usus.

    Perbedaan karakteristik membuat keduanya dapat dikombinasikan sebagai prebiotik untuk mendukung pertumbuhan bakteri baik dan menjaga kesehatan saluran cerna. 

    ASI menjadi salah satu acuan dalam pengembangan susu pertumbuhan, meski FOS/GOS tidak sama dengan human milk oligosaccharides (HMO) yang terdapat dalam ASI. 

    Salah satu kombinasi yang banyak diteliti adalah 90% scGOS dan 10% lcFOS (9:1), yang dalam penelitian susu pertumbuhan menunjukkan manfaat bagi kesehatan saluran cerna. 

    Bagaimana FOS dan GOS Bekerja di Dalam Usus?

    FOS dan juga GOS menjadi makanan untuk bakteri baik di usus. Keduanya tidak dicerna di lambung dan usus halus, melainkan difermentasi di usus besar oleh koloni bakteri baik. 

    Proses ini juga membantu menghasilkan asam lemak rantai pendek (short-chain fatty acids/SCFA) yang baik untuk kesehatan usus, perkembangan otak, dan sistem imun anak.

    Pasalnya, 70% sistem imun manusia berada di saluran cerna. Jadi, prebiotik untuk anak fungsinya tak cuma untuk melancarkan pencernaan.

    Baca Juga: 4 Manfaat Prebiotik untuk Anak dan Cara Penuhi Asupannya

    Manfaat FOS dan GOS untuk Anak

    FOS dan GOS bermanfaat untuk kesehatan pencernaan dan sistem imun anak. Ini berbagai manfaat FOS serta GOS selengkapnya:

    1. Menjaga Kesehatan Pencernaan

    FOS serta GOS dapat menjaga keseimbangan mikrobiota usus dengan meningkatkan jumlah bakteri baik sekaligus mengurangi bakteri jahat. 

    Dengan mikrobiota usus yang ideal, tidak terlalu banyak bakteri jahatnya, sistem pencernaan bisa memastikan pergerakan usus normal sehingga BAB anak lancar dan sehat.

    2. Mendukung Daya Tahan Tubuh

    Manfaat kedua serat ini selain terkait sistem pencernaan yang tak kalah penting adalah mendukung daya tahan tubuh anak, karena sebagian besar sistem imun ada di usus.

    FOS dan GOS dapat membantu mengurangi peradangan dan infeksi, terutama di usus, dan membantu menjaga daya tahan tubuh dengan menyeimbangkan mikrobiota usus.

    Jadi, jangan sampai Mama lewatkan manfaat penting prebiotik untuk imun anak dalam masa pertumbuhannya.

    3. Membantu Penyerapan Nutrisi

    FOS dan GOS untuk anak dapat membantu penyerapan berbagai mineral, terutama kalsium dan magnesium. Kedua mineral ini berperan penting dalam pertumbuhan tulang dan gigi. 

    Maka, salah satu cara mengoptimalkan penyerapan nutrisi anak seperti magnesium dan kalsium untuk pertumbuhan yaitu pastikan anak mencukupi kebutuhan FOS/GOS.

    Baca Juga: Tips Memilih Susu Formula Anak 1 Tahun

    4. Mendukung Perkembangan Otak

    FOS GOS juga bisa dukung perkembangan otak anak karena adanya komunikasi secara dua arah antara kesehatan usus dengan aktivitas di otak atau disebut gut-brain axis.

    Lebih jelasnya, prebiotik dapat membantu produksi zat metabolik dari usus, termasuk neurotransmitter GABA, yang berperan dalam komunikasi antara usus dan otak. 

    Sejumlah penelitian membuktikan bahwa manfaat kedua serat ini untuk otak anak termasuk meningkatkan daya ingat serta kemampuan belajarnya.

    5. Membantu Menjaga Keseimbangan Mikrobiota Usus

    FOS maupun GOS merupakan serat penting yang dapat menjadi sumber makanan bagi bakteri baik di usus, seperti Bifidobacterium dan Lactobacilli

    Dengan mendukung pertumbuhan bakteri tersebut, FOS dan juga GOS dapat membantu menjaga kesehatan mikrobiota usus dan saluran cerna. 

    6. Membantu Mengurangi Risiko Gangguan Pencernaan Tertentu

    FOS juga GOS dapat mendukung pertumbuhan bakteri baik di usus, sehingga membantu menjaga keseimbangan mikrobiota, karakteristik feses, dan kesehatan pencernaan.

    Journal of Nutrients (2018) menemukan bahwa FOS dapat membantu membuat feses lebih lunak dan mengurangi kesulitan saat BAB pada bayi dengan konstipasi. 

    Meski begitu, FOS GOS bertindak sebagai terapi suportif bukan pengobatan tunggal untuk konstipasi, ya, Ma. 

    7. Membantu Mengurangi Gejala pada Anak dengan Alergi atau Intoleransi Tertentu

    GOS dapat mendukung keseimbangan bakteri baik di usus dan kerja sistem imun, sehingga berpotensi membantu mengurangi gejala alergi atau eksim pada anak. 

    GOS juga dapat mendukung pertumbuhan Bifidobacteria yang membantu proses pencernaan laktosa, sehingga berpotensi membantu anak dengan intoleransi laktosa. 

    Namun, prebiotik bukan pengobatan utama untuk alergi, eksim, atau intoleransi laktosa. Jika si Kecil mengalami keluhan tersebut, tetap konsultasikan dengan dokter, ya.

    Baca Juga: Gangguan Pencernaan yang Sering Dialami Balita

    Apa Bedanya FOS dan GOS dengan Probiotik?

    Berikut perbedaan FOS serta GOS dengan probiotik yang perlu Mama ketahui agar tidak salah membedakan keduanya. 

    Jenis

    Fungsi

    Apa yang diberikan?

    FOS & GOS

    Makanan untuk mikroorganisme

    Substrat yang dapat dimanfaatkan mikroorganisme

    Probiotik

    Mikroorganisme baik

    Mikroorganisme hidup dalam jumlah yang cukup

    Sinbiotik

    Kombinasi keduanya

    Mikroorganisme hidup + substrat yang dimanfaatkan mikroorganisme

    Mama bisa membaca artikel tentang contoh sinbiotik untuk memahami kombinasi probiotik dan prebiotik serta manfaatnya bagi tubuh anak. 

    Sumber Makanan yang Mengandung FOS dan GOS

    Buah Sumber FOS

    Beberapa buah mengandung FOS secara alami, antara lain:

    • Pisang
    • Buah naga
    • Tomat

    Sayuran Sumber FOS

    FOS secara alami terdapat pada beberapa tanaman, contohnya:

    • Asparagus
    • Artichoke
    • Bawang putih
    • Bawang bombai

    Produk Susu Sumber GOS

    GOS dapat ditemukan pada beberapa produk susu yang diperkaya dengan prebiotik. 

    GOS yang digunakan sebagai bahan prebiotik tersebut dapat dibuat dari laktosa melalui proses enzimatis dengan bantuan enzim β-galaktosidase. 

    Kacang-kacangan Sumber GOS

    Kacang-kacangan seperti kacang kedelai, kacang arab, dan lentil dapat menjadi sumber GOS alami, khususnya jenis α-GOS. Oligosakarida ini dapat dimanfaatkan dan difermentasi oleh mikrobiota di usus. 

    Produk Fortifikasi FOS:GOS

    Karena tubuh manusia tidak bisa memproduksi FOS serta GOS, anak harus mendapat asupan yang cukup lewat makanan sehari-hari. 

    Untuk membantu penuhi kebutuhan si Kecil, Mama bisa pilih makanan yang telah difortifikasi FOS:GOS dengan racikan khusus yang seimbang serta aman bagi pencernaannya.

    Contohnya antara lain bubur atau sereal untuk anak serta jenis susu pertumbuhan tertentu.

    satu-satunya formula teruji klinis yang dirancang secara saintifik dengan Double Biotics FOS:GOS dan DHA EPA yang lebih tinggi, menjadikannya nutrisi optimal sebagai "The Formula to Win". Dukung daya tahan tubuh dan kemampuan berpikir si Kecil demi persiapkan anak untuk menang.

    Temukan Nutrilon Royal 4 hanya di NutriShop, official store dengan pengalaman belanja terpercaya.

    Apakah Semua Anak Membutuhkan FOS dan GOS?

    Tidak semua anak perlu mendapatkan tambahan FOS/GOS dari produk tertentu. Prebiotik dapat ditemukan secara alami dalam berbagai makanan. 

    Mengonsumsi makanan yang beragam juga membantu anak mendapatkan berbagai jenis serat yang dapat mendukung pertumbuhan bakteri baik di dalam usus. 

    Dalam kondisi tertentu, makanan atau susu fortifikasi dapat membantu memenuhi kebutuhan nutrisi anak jika belum dapat dipenuhi dari makanan alami. Namun, produk fortifikasi bukan pengganti pola makan yang beragam ya, Ma. 

    Apakah FOS dan GOS Aman untuk Anak?

    FOS dan juga GOS aman diberikan untuk anak dalam masa pertumbuhan, selama masih dalam takaran yang dianjurkan tiap harinya. 

    Meski amat jarang terjadi, FOS GOS yang dikonsumsi secara berlebihan bisa mendatangkan efek samping ringan seperti kembung, sembelit, diare, dan sakit perut.

    Agar lebih aman, konsultasikan dulu ke dokter bila si Kecil punya gangguan sistem imun atau masalah pencernaan tertentu.

    Baca Juga: Sinbiotik dalam Susu Anak: Manfaatnya

    Cara Memaksimalkan Manfaat FOS dan GOS

    Agar kebaikan FOS serta GOS bagi otak dan daya tahan tubuh anak semakin optimal, dampingi dengan gaya hidup sehat dan pola makan seimbang. Simak tips lengkapnya, Ma!

    1. Kombinasikan dengan Pola Makan Tinggi Serat

    Pastikan makanan anak tiap hari kaya akan serat dari buah, sayuran, atau biji-bijian. Mencukupi serat bisa menyeimbangkan kadar bakteri di usus dan memperkuat sistem imunnya.

    2. Pastikan Anak Minum Cukup Air

    Salah satu kunci dari usus dan tubuh yang sehat adalah minum air yang cukup tiap hari. Dengan begitu, anak bisa terhindar dari gangguan pencernaan seperti sembelit dan begah. 

    3. Batasi Ultra Processed Food 

    Makanan kemasan yang sudah melalui berbagai proses industri dan kimiawi, istilahnya yaitu ultra processed food atau UPF, harus dibatasi. 

    Ini karena UPF mengandung banyak sekali bahan tambahan yang bisa memicu gangguan pencernaan dan mengacaukan keseimbangan kadar bakteri baik di usus. 

    4. Konsumsi Secara Konsisten

    Agar pertumbuhan si kecil optimal, asupan FOS juga GOS harus dipenuhi tiap hari secara konsisten. Baik itu dari sumber pangan alami maupun produk susu yang diperkaya dengan kedua serat penting tersebut.

    5. Perbanyak Konsumsi Buah dan Sayur

    Berikan si Kecil berbagai jenis makanan kaya serat, termasuk buah dan sayur

    Asupan makanan kaya serat dapat membantu meningkatkan asupan prebiotik, yang kemudian dapat dimanfaatkan oleh bakteri baik di dalam usus.

    6. Pastikan Asupan Protein Cukup

    Agar konsumsi FOS/GOS menjadi bagian dari pola hidup sehat anak, jangan lupa lengkapi dengan pola makan bergizi dan kebiasaan sehat lainnya, Ma. 

    Salah satunya dengan memberikan sumber protein yang cukup, seperti telur, ikan, ayam, daging, tahu, tempe, atau kacang-kacangan sesuai kebutuhan dan usia si Kecil. 

    7. Ajak Anak Aktif Bergerak

    Jangan lupa ajak si Kecil melakukan aktivitas fisik sesuai usianya, seperti bermain, berlari, melompat, atau bersepeda. 

    Aktif bergerak secara rutin dapat mendukung pertumbuhan dan perkembangan motorik serta kognitif anak. 

    8. Pastikan Anak Tidur Cukup

    Pastikan si Kecil memiliki waktu tidur yang cukup dan berkualitas, Ma. Tidur yang cukup merupakan bagian dari pola hidup sehat yang mendukung kesehatan dan perkembangan anak.

    Buat rutinitas tidur dan waktu bangun yang konsisten agar si Kecil mendapatkan waktu istirahat sesuai kebutuhan usianya. 

    Jangan lewatkan asupan FOS dan GOS untuk bantu menjaga kesehatan usus anak ya, Ma. 

    Pemenuhan nutrisi yang tepat menjadi fondasi penting bagi tumbuh kembang optimal si Kecil. Daftar sebagai member Nutriclub untuk mendapatkan berbagai insight nutrisi, rekomendasi pola makan, dan artikel expert-verified yang dapat membantu mendukung kebutuhan harian anak. Nikmati juga berbagai keuntungan member eksklusif, mulai dari akses ke konten expert-verified, penawaran spesial, hingga kesempatan mengumpulkan poin dan menukarkannya dengan berbagai exclusive rewards dari Nutriclub.

    Informasi yang Wajib Mama Ketahui

    Pilih Artikel Sesuai Kebutuhan Mama
    1. Ackerman, D. L., Craft, K. M., & Townsend, S. D. (2017). Infant food applications of complex carbohydrates: Structure, synthesis, and function. Carbohydrate Research, 437, 16–27. https://doi.org/10.1016/j.carres.2016.11.007 
    2. Christoph Bührer, Ensenauer, R., Jochum, F., Hermann Kalhoff, Berthold Koletzko, Lawrenz, B., Mihatsch, W., Carsten Posovszky, & Rudloff, S. (2022). Infant formulas with synthetic oligosaccharides and respective marketing practices: Position Statement of the German Society for Child and Adolescent Medicine e.V. (DGKJ), Commission for Nutrition. Molecular and Cellular Pediatrics, 9(1). https://doi.org/10.1186/s40348-022-00146-y 
    3. Salminen, S., Collado, M. C., Endo, A., Hill, C., Lebeer, S., Quigley, E. M. M., Sanders, M. E., Shamir, R., Swann, J. R., Szajewska, H., & Vinderola, G. (2021). The International Scientific Association of Probiotics and Prebiotics (ISAPP) consensus statement on the definition and scope of postbiotics. Nature Reviews Gastroenterology & Hepatology, 18(9). https://doi.org/10.1038/s41575-021-00440-6 
    4. Gibson, G. R., Hutkins, R., Sanders, M. E., Prescott, S. L., Reimer, R. A., Salminen, S. J., Scott, K., Stanton, C., Swanson, K. S., Cani, P. D., Verbeke, K., & Reid, G. (2017). Expert consensus document: The International Scientific Association for Probiotics and Prebiotics (ISAPP) consensus statement on the definition and scope of prebiotics. Nature Reviews Gastroenterology & Hepatology, 14(8). https://doi.org/10.1038/nrgastro.2017.75 
    5. Almeida, C. C., Mendonça Pereira, B. F., Leandro, K. C., Costa, M. P., Spisso, B. F., & Conte-Junior, C. A. (2021). Bioactive compounds in infant formula and their effects on infant nutrition and health: A systematic literature review. International Journal of Food Science, 2021, 1–31. https://doi.org/10.1155/2021/8850080 
    6. Verkhnyatskaya, S., Ferrari , M., de Vos, P., & T C Walvoort, M. (2026). Shaping the Infant Microbiome With Non-digestible Carbohydrates . Nih.Gov. https://pmc.ncbi.nlm.nih.gov/articles/PMC6397869/ 
    7. Moro, G., Mosca, F., Miniello, V., Fanaro, S., Jelinek, J., Stahl, B., & Boehm, G. (2007). Effects of a new mixture of prebiotics on faecal flora and stools in term infants. Acta Paediatrica, 92, 77–79. https://doi.org/10.1111/j.1651-2227.2003.tb00650.x 
    8. Wiciński, M., Sawicka, E., Gębalski, J., Kubiak, K., & Malinowski, B. (2020). Human milk oligosaccharides: Health benefits, potential applications in infant formulas, and pharmacology. Nutrients, 12(1), 266. https://doi.org/10.3390/nu12010266 
    9. Kadim, M., Darma, A., Kartjito, M. S., Dilantika, C., Basrowi, R. W., Sungono, V., & Jo, J. (2025). Gastrointestinal health and immunity of milk formula supplemented with a prebiotic mixture of short-chain galacto-oligosaccharides and long-chain fructo-oligosaccharides (9:1) In healthy infants and toddlers: A systematic review with meta-analysis. Pediatric Gastroenterology, Hepatology & Nutrition, 28(1), 1–18. https://doi.org/10.5223/pghn.2025.28.1.1 
    10. Salminen, S., Stahl, B., Vinderola, G., & Szajewska, H. (2020). Infant formula supplemented with biotics: Current knowledge and future perspectives. Nutrients, 12(7), 1952. https://doi.org/10.3390/nu12071952 
    11. Muzal Kadim, Darma, A., Kartjito, M. S., Charisma Dilantika, Basrowi, R. W., Veli Sungono, & Jo, J. (2025). Gastrointestinal health and immunity of milk formula supplemented with a prebiotic mixture of short-chain galacto-oligosaccharides and long-chain fructo-oligosaccharides (9:1) in healthy infants and toddlers: A systematic review with meta-analysis. Pediatric Gastroenterology Hepatology & Nutrition, 28(1), 1–1. https://doi.org/10.5223/pghn.2025.28.1.1 
    12. Hindle, V. K., Veasley, N. M., & Holscher, H. D. (2024). Microbiota-focused dietary approaches to support health: A systematic review. The Journal of Nutrition, S0022-3166(24)01120-9. https://doi.org/10.1016/j.tjnut.2024.10.043 
    13. da Silva Souza, D., Tahan , S., Koester Weber, T., Bezerra de Araujo-Filho, H., & Batista de Morais, M. (2026). Randomized, Double-Blind, Placebo-Controlled Parallel Clinical Trial Assessing the Effect of Fructooligosaccharides in Infants with Constipation. Nih.Gov. https://pmc.ncbi.nlm.nih.gov/articles/PMC6266108/ 
    14. Turck, D., Castenmiller, J., De Henauw, S., Hirsch‐Ernst, K. I., Kearney, J., Maciuk, A., Mangelsdorf, I., McArdle, H. J., Naska, A., Pelaez, C., Pentieva, K., Siani, A., Thies, F., Tsabouri, S., Vinceti, M., Cubadda, F., Frenzel, T., Heinonen, M., Marchelli, R., … Knutsen, H. K. (2021). Safety of a change in the conditions of use of galacto‐oligosaccharides as a novel food ingredient in food supplements pursuant to regulation (EU) 2015/2283. EFSA Journal, 19(1). https://doi.org/10.2903/j.efsa.2021.6384 
    15. Martins, G. N., Ureta, M. M., Tymczyszyn, E. E., Castilho, P. C., & Gomez-Zavaglia, A. (2019). Technological aspects of the production of fructo and galacto-oligosaccharides. Enzymatic synthesis and hydrolysis. Frontiers in Nutrition, 6. https://doi.org/10.3389/fnut.2019.00078 
    16. Editoral Team. (2025). What is a prebiotic? - International Scientific Association for Probiotics and Prebiotics (ISAPP). In International Scientific Association for Probiotics and Prebiotics (ISAPP). https://isappscience.org/resource/what-is-a-prebiotic/ 
    17. Editorial Team. (2023). Recommendations. In Nih.gov. World Health Organization. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/books/NBK596423/ 
    18. World Health Organization: WHO. (2020). Healthy diet. In Who.int. World Health Organization: WHO. https://www.who.int/en/news-room/fact-sheets/detail/healthy-diet 
    19. World Health Organization . (2024). Physical activity. In World Health Organization. https://www.who.int/news-room/fact-sheets/detail/physical-activity
    20. World Health Organization. (2019). Guidelines on physical activity, sedentary behaviour and sleep for children under 5 years of age. In www.who.int. https://www.who.int/publications/i/item/9789241550536 
    21. Kumar, N., Hegde, S., & Muktha, B. (2021). Fructooligosaccharide-sources, properties, production and applications. Certified Journal │ 1217 Hegde et al. World Journal of Pharmacy and Pharmaceutical Sciences, 10. https://doi.org/10.20959/wjpps20217-19448
    Artikel Terkait