Loading...

Riwayat Pencarian

Pencarian Populer

burger menu
Panduan Jadwal MPASI 7 Bulan dan Resep Praktisnya

Nutrisi

Panduan Jadwal MPASI 7 Bulan dan Resep Praktisnya

Article By : Annisa Amalia Ikhsania

 

Tak terasa bayi Mama sekarang sudah berusia 7 bulan. Di usia ini, keterampilan makannya yang semakin baik dan si Kecil sudah mulai belajar untuk menggenggam dan mengambil makanan menggunakan “capitan” ibu jari dan telunjuknya. Oleh karena itu, terkait jenis dan porsi makanan serta tekstur MPASI-nya juga sudah bisa ditingkatkan.

Yuk, simak aturan jadwal pemberian MPASI untuk bayi 7 bulan serta rekomendasi menu sehat dan enak selengkapnya dalam artikel ini!

Aturan Pemberian Makanan Bayi 7 Bulan

Ma, setelah usia si Kecil lewat dari 6 bulan, kebutuhan energi dan nutrisi bayi sudah tidak bisa lagi tercukupi hanya dengan pemberian ASI. Maka dari itu, Mama harus memberikan makanan pendamping yang mengandung karbohidrat, protein, dan lemak sebagai sumber energi. 

Selain tiga zat gizi makro tersebut, bayi usia 7 bulan juga memerlukan tambahan makanan yang mengandung vitamin dan mineral, seperti asam lemak omega-3, asam folat, vitamin B12, kolin, yodium (iodine), zat besi, dan zinc untuk membantu menstimulasi perkembangan otak dan badannya. 

Terlebih, kebutuhan nutrisi bayi berusia 7 bulan akan zat besi, zinc, dan vitamin A semakin meningkat sehingga harus dipenuhi dengan pemberian MPASI agar dapat mencukupi kebutuhan si Kecil yang tumbuh semakin besar.

Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) dan World Health Organization (WHO) sendiri merekomendasikan bayi usia 7 bulan mendapatkan asupan gizi sebanyak 70% dari ASI dan 30% lainnya berasal dari MPASI dan camilan.

Lalu, seperti apa aturan pemberian makanan bayi 7 bulan? Tidak jauh berbeda dengan usia 6 bulan, di usia 7 bulan ini frekuensi bayi makan belum terlalu banyak.

Menurut IDAI, Mama bisa memberikan porsi makanan sebanyak 2-3 kali per hari sebanyak 3 sendok makan atau setengah mangkuk berukuran 250 ml sambil tetap lanjut memberikan ASI.

Mama juga sah-sah saja untuk menawarkan pemberian camilan sebanyak 1-2 kali sehari di sela-sela waktu makan MPASI utama bayi 7 bulan.

Panduan Jadwal MPASI Bayi 7 Bulan

Menginjak usia 7 bulan, kemampuan makan bayi biasanya sudah semakin baik. Ini artinya Mama sudah bisa menaikkan tekstur MPASI 7 bulan setingkat lebih kental dan lebih banyak dari bulan lalu.

Maka dari itu, jadwal makan bayi di bulan ini pun perlu disesuaikan supaya sistem pencernaannya dapat beradaptasi dengan perubahan pola makannya.

Berikut adalah jadwal MPASI bayi 7 bulan yang bisa Mama jadikan panduan: 

  • Pukul 06.00: ASI.

  • Pukul 08.00: sarapan MPASI oatmeal atau sereal.

  • Pukul 10.00: ASI atau snack pagi. 

  • Pukul 12.00: makan siang MPASI. 

  • Pukul 14.00: ASI.

  • Pukul 16.00: snack sore.

  • Pukul 18.00: makan malam MPASI.

  • Pukul 20.00 (sampai tertidur): ASI. 

Makanan Apa yang Cocok Diberikan untuk Bayi Usia 7 Bulan?

Masih menurut IDAI, bayi di usia 7 bulan sekarang sudah bisa makan makanan yang bertekstur bubur kental (puree) atau makanan yang dilumatkan hingga halus (mashed). Mengenalkannya dengan tekstur makanan baru juga dapat membantu ia menikmati berbagai makanan saat ia tumbuh nanti.

Adapun beberapa jenis makanan yang bisa Mama berikan kepada si Kecil di usia 7 bulan, di antaranya:

1. Protein Hewani

Daging sapi, ayam, ikan, dan telur merupakan sumber makanan tinggi protein yang bisa Mama berikan kepada si Kecil dalam bentuk puree atau dihaluskan. Tidak ada salahnya juga untuk mengenalkan anak dengan tekstur daging yang lebih padat, misalnya dengan memberikan potongan filet daging ayam yang sudah dikukus atau telur rebus.

Protein hewani harus ada dalam setiap menu MPASI pertama bayi dan idealnya memang diprioritaskan karena protein hewani memiliki kandungan asam amino lebih lengkap daripada protein nabati untuk mencegah risiko stunting. 

Berbagai penelitian melaporkan, kekurangan asupan protein dari pangan hewani sejak usia bayi dapat sangat meningkatkan risiko stunting pada usia balita — bahkan hingga 17,5 kali lipat. Sebaliknya, anak yang rutin mengonsumsi protein hewani sejak masa MPASI pertama memiliki perawakan tubuh yang lebih tinggi dibandingkan anak-anak yang hanya mengonsumsi protein nabati.

Adanya kandungan zat besi pada protein hewani juga bisa membantu mencegah anemia yang berisiko menyebabkan stunting. Meski demikian, bukan berarti protein nabati sama sekali tidak boleh dimasukkan ke dalam menu MPASI bayi.

Protein nabati seperti dari tahu, tempe, dan kacang-kacangan boleh diberikan sebagai variasi untuk menunjang kebutuhan nutrisi anak.

2. Puree Buah dan Sayuran

Buah dan sayuran juga penting untuk diperkenalkan kepada si Kecil sejak masa MPASI. Sebab, sayur dan buah-buahan merupakan sumber vitamin, mineral, dan serat yang baik.

Mama bisa membuat bubur kental atau puree dari buah-buahan atau kombinasi buah dan sayuran. Misalnya puree pepaya dan pisang, puree alpukat dan brokoli, puree bit dan buah naga, dan lainnya.

Mama juga bisa mulai memperkenalkan buah dan sayuran dalam tekstur aslinya dengan memberikan finger food berupa potongan apel, potongan pepaya, atau irisan wortel dan satu buah kembang brokoli yang sudah direbus atau direbus sampai cukup lunak agar lebih mudah dikunyah. 

3. Bubur Sereal

Bubur yang terbuat dari sereal berbiji tunggal juga dapat memberikan nutrisi yang bagus untuk bayi. Mama bisa memberikan biji-bijian seperti beras, gandum, oat, barley, kemudian diolah dan dijadikan bubuk untuk membuat campuran bubur makanan bayi 7 bulan.

4. Keju

Keju merupakan salah satu bahan pelengkap makanan kaya nutrisi yang bisa Mama jumpai di mana saja. Di setiap gigitannya, keju mengandung protein, lemak sehat, kalsium, fosforus, riboflavin, dan vitamin (vitamin A dan B12) yang bantu memenuhi kebutuhan nutrisi untuk tumbuh kembang si Kecil.

Namun, pastikan jenis kejunya telah melalui proses pasteurisasi ya, Ma. Mama bisa memberikan keju cheddar, edam, parmesan, mozzarella, cream cheese, atau cottage cheese.

Rekomendasi Resep MPASI Bayi 7 Bulan

Berikut adalah beberapa rekomendasi resep MPASI 7 bulan yang enak, sehat, dan sangat mudah untuk Mama buat di rumah. Yuk, simak resepnya di bawah ini!

1. Avocado and Banana Mash

Resep buah alpukat dan pisang yang dihaluskan ini bisa menjadi sajian MPASI bayi 7 bulan di pagi hari. Cara membuatnya pun sangat mudah lho, Ma. Yuk, kita simak!

Bahan yang dibutuhkan:

  • ½ buah alpukat

  • 1 buah pisang

Cara membuat:

  1. Dalam sebuah mangkuk, masukkan buah alpukat dan pisang secara bergantian. Kemudian, haluskan menggunakan garpu. 

  2. Bila perlu, Mama bisa menambahkan ASI ke dalam campuran buah alpukat dan pisang. Lalu, haluskan kembali.

2. Eggy Omelet Fingers

Mama pasti setuju kalau telur adalah bahan makanan yang sangat terjangkau dan mudah diolah menjadi berbagai makanan lezat. Terlebih, telur mengandung tinggi protein yang baik untuk membantu perkembangan otak bayi.

Bahan yang dibutuhkan:

  • 1 buah bawang bombay ukuran kecil, potong kecil-kecil

  • 1 butir telur ayam

  • ½ sendok teh minyak zaitun, atau margarin

Cara membuat:

  1. Dalam sebuah mangkuk, kocok lepas telur ayam bersamaan dengan bawang bombay yang sudah dipotong kecil-kecil.

  2. Panaskan minyak zaitun atau margarin di atas teflon. Tuang campuran telur, lalu biarkan sebentar sampai ada bagian yang mulai matang. Aduk agar cairan telur mengalir ke bawah. 

  3. Gulung bentuk omelet sambil ditekan-tekan di pinggir teflon sampai matang.

3. Tangy Chicken Fingers

Untuk sumber proteinnya, Mama bisa membuatkan resep tangy chicken fingers. Berikut bahan yang disiapkan dan cara membuatnya.

Bahan yang dibutuhkan:

  • Dada ayam tanpa kulit

  • ½ perasan air lemon

Cara membuat:

  1. Cuci bersih dada ayam tanpa kulit, lalu iris tipis-tipis atau berukuran sedang. 

  2. Selanjutnya, tempatkan irisan ayam tersebut di atas nampan dan tuang perasan air lemon di atasnya secara merata. 

  3. Panggang ayam dalam suhu 200°C hingga kecokelatan. Setelah dipanggang, Mama bisa mencincangnya atau memotong seukuran jari tangan terlebih dahulu sebelum diberikan kepada si Kecil.

Baca Juga: Panduan MPASI untuk Mencegah Risiko Bayi Alergi

Nah, itu dia beberapa resep MPASI 7 bulan yang mudah Mama buat di rumah. Hindari memaksa anak agar mau makan ya, Ma! Apalagi memaksa untuk menghabiskan makanannya jika memang ia tidak mau. Hal ini sering mengakibatkan anak malah jadi menolak untuk makan dan semakin susah untuk menghabiskannya. Selamat mencoba, ya!

  1. Ikatan Dokter Anak Indonesia.
    https://www.idai.or.id/artikel/klinik/asi/pentingnya-mengatur-jadwal-makan-anak.
    Diakses pada 8 Desember 2022. 
     
  2. Ikatan Dokter Anak Indonesia.
    https://www.idai.or.id/artikel/klinik/asi/pemberian-makanan-pendamping-air-susu-ibu-mpasi.
    Diakses pada 8 Desember 2022. 
     
  3. Ikatan Dokter Anak Indonesia.
    https://www.idai.or.id/artikel/seputar-kesehatan-anak/nutrisi-pada-bayi-dan-batita-di-era-new-normal-pandemi-covid-19.
    Diakses pada 8 Desember 2022. 
     
  4. Ikatan Dokter Anak Indonesia.
    https://www.idai.or.id/artikel/klinik/pengasuhan-anak/memberi-makan-pada-bayi-kapan-apa-dan-bagaimana.
    Diakses pada 8 Desember 2022. 
     
  5. Mom Junction.
    https://www.momjunction.com/articles/top-10-food-ideas-7-months-baby_006697/#food-options-for-your-seven-months-old-baby.
    Diakses pada 8 Desember 2022. 
     
  6. Parenting First Cry.
    https://parenting.firstcry.com/articles/7-month-old-baby-food-amazing-ideas-chart-and-recipes/.
    Diakses pada 8 Desember 2022. 
     
  7. Baby Centre.
    https://www.babycentre.co.uk/a9145/solids-by-age-seven-to-nine-months.
    Diakses pada 8 Desember 2022.
     
  8. Baby Center.
    https://www.babycenter.com/baby/schedules/sample-baby-schedules-for-7-and-8-month-olds_3657236.
    Diakses pada 8 Desember 2022.
     
  9. Healthline.
    https://www.healthline.com/health/baby/baby-cheese#benefits.
    Diakses pada 8 Desember 2022.
     
comment-icon comment-icon