Loading...
burger menu

Riwayat Pencarian

Pencarian Populer

Pentingnya 1000 Hari Pertama Kehidupan Anak

Nutrisi

Pentingnya 1000 Hari Pertama Kehidupan Anak


1000 hari pertama kehidupan adalah periode antara saat pembuahan/konsepsi hingga usia dua tahun. Periode ini sangatlah unik karena berdampak besar terhadap perkembangan anak jangka panjang di mana sel-sel otak berkembang sangat pesat dan pembentukan koneksi antar sel saraf terjadi sangat cepat. Pada fase ini, faktor nutrisi dan lingkungan berpengaruh terhadap pertumbuhan anak, terutama pembentukan otak, sistem pencernaan, metabolisme, dan imunitas tubuh. Oleh karena itu, nutrisi yang esensial dan cukup berperan penting dalam menentukan kesehatan dan perilaku anak di masa depan. Dalam 1000 hari pertama ini, otak anak sangat rentan terhadap nutrisi buruk dan zat/stress toksik yang muncul ketika anak kelaparan dalam waktu lama atau kekurangan nutrisi.1, 2

Nutrisi 1000 Hari Pertama Kehidupan

Pemberian nutrisi selama 1000 hari pertama kehidupan dimulai sejak konsepsi/pembuahan hingga anak berusia dua tahun.

Masa kehamilan

Tanpa ibu sadari, perkembangan otak anak selama masa kehamilan terjadi sangat pesat. Pada minggu kelima kehamilan, otak anak berbentuk seperti biji kopi, kemudian pada saat lahir, otak bayi sudah memiliki banyak lekukan layaknya otak orang dewasa dan bagian pusat penglihatan dan pendengaran sudah berkembang pesat. Nutrisi yang bayi dapat dari ibunya sejak dalam kehamilan memengaruhi hal ini. Nutrisi penting seperti asam folat, zat besi, zinc, yodium, protein, dan asam lemak berperan penting dalam pembentukan otak bayi. Di antara zat penting tersebut, ibu hamil paling sering kekurangan zat besi.

Bila kekurangan zat penting tersebut, maka bayi berisiko mengalami delay perkembangan, gangguan kongenital, dan gangguan kognitif. Nutrisi yang tercukupi akan mengurangi risiko anemia ibu hamil, kelahiran prematur, berat badan lahir rendah, risiko keguguran, kematian janin, dan preeklampsia. 1,2

Banyak ibu hamil yang berpikir bahwa ia perlu makan dua porsi saat sedang hamil. Padahal kenyataannya, kuantitas bukanlah hal utama. Kebutuhan kalori ibu hamil dengan indeks massa tubuh yang normal hanya meningkat sekitar 10% (200-250 kkal/hari) pada akhir masa kehamilan. Motto yang seharusnya diingat oleh semua ibu hamil ialah “think for two-but don’t eat for two,” yang berarti memperhatikan kualitas zat gizi makanan lebih utama dan penting dibandingkan menambah kuantitas makanan.1

Nutrisi pada usia 0-6 bulan

Pada usia ini, air susu ibu (ASI) adalah pilihan terbaik dan pilihan utama bagi bayi dan sebaiknya diberikan segera setelah lahir. ASI eksklusif direkomendasikan selama 4-6 bulan. Ajaibnya, komposisi ASI seiring waktu akan berubah dan menyesuaikan dengan kebutuhan bayi yaitu:1

  1. Memperkuat daya tahan tubuh bayi dan melindungi bayi dari infeksi saluran pencernaan dan pernapasan.
  2. Mendukung perkembangan saraf yang optimal.
  3. Mengurangi risiko obesitas dan penyakit lainnya seperti diabetes, di masa mendatang.
  4. Memperkuat jalur sensorik dan emosional bayi pada otak, yang sangat penting untuk perkembangan kognitif dan sosio-emosional.

Nutrisi pada usia 6-24 bulan

Ungkapan umum yang sering dilontarkan adalah “makanan sebelum usia satu tahun hanya untuk iseng-iseng saja.” Beberapa orang tua terhibur dengan kalimat-kalimat ini terutama saat anaknya menolak makan atau rewel. Padahal kenyataannya, makanan pendamping ASI (MPASI) sangatlah penting. 4

Seiring anak memasuki usia enam bulan, maka kebutuhan nutrisi anak bertambah dan tidak dapat dipenuhi hanya dengan ASI. Di masa inilah, MPASI menjadi sumber nutrisi utama, sebaiknya dimulai antara setelah lima bulan hingga sebelum tujuh bulan, sambil melanjutkan pemberian ASI sampai masa menyapih. MPASI dapat berupa makanan lunak dan cair selain ASI atau susu formula bayi. Karena setiap anak memiliki kecepatan perkembangan masing-masing, orang tua harus memperhatikan kapan anak siap untuk diberi MPASI. Banyak metode dalam perkenalan MPASI, seperti baby-led weaning atau cara tradisional dengan suapan sendok. Tidak ada metode yang benar atau salah, yang terpenting ialah mencari yang sesuai dengan ibu dan keluarga ibu.1, 4

MPASI harus mencakup berbagai jenis rasa dan makanan, terutama sayuran, buah, gandum-ganduman, protein, dan sumber hewani. Selain itu, makanan yang mengandung zat besi tinggi (hati ayam, daging merah) dan ikan segar direkomendasikan diberikan 1-2 kali dalam seminggu. Pada masa ini, makanan yang harus dihindari ialah:1

  1. Makanan dengan kandungan gula atau garam atau lemak yang berlebihan (minuman kaleng, jus instan, minuman manis kotakan).
  2. Madu harus dihindari selama satu tahun pertama kehidupan karena adanya bakteri Clostridium botulinum yang dapat menyebabkan botulisme.

Selain makanan yang perlu dihindari, ada juga suplementasi yang boleh diberikan pada satu tahun pertama kehidupan:1

  1. Vitamin K untuk memproteksi dari perdarahan
  2. Vitamin D dan fluoride untuk memperkuat tulang dan gigi bayi.

Dalam fase ini, selera makanan anak telah terbentuk tetapi anak belum dapat mengungkapkan keinginannya dengan jelas. Jam makan dapat menjadi tantangan tersendiri bagi orang tua. Pemberian makan harus dibuat menyenangkan karena dapat:4

  1. Membantu bayi belajar tentang makanan, waktu makan dan pentingnya makan
  2. Mempromosikan pengembangan keterampilan makan seperti mengunyah dan mengunyah, yang penting untuk perkembangan bayi sebelum usia satu tahun
  3. Mempelajari cara memberi makan sendiri, mengembangkan koordinasi mata tangan, kemampuan menggenggam dan menjepit dengan jari, serta mempelajari cara menggunakan peralatan yang dibutuhkan untuk memberi makan
  4. Pengembangan preferensi seputar makanan dan yang terpenting mendorong bayi untuk mengalami dan merasakan berbagai macam rasa di tahun-tahun awal, yang membantu membentuk preferensi makanan di kemudian hari.

Dasar pembentukan otak, kesehatan, dan perilaku anak terjadi pada 1000 hari pertama kehidupan. Oleh karena itu, mari kita memanfaatkan masa ini sebaik-baiknya dengan nutrisi yang lengkap dan optimal.

  1. European Foundation for The Care of Newborn Infants (EFCNI). Why the first 1000 days of life matter [Internet]. European Foundation for The Care of Newborn Infants; 2018 [updated 2018; cited 2021 Sep 15]. Available from: https://www.efcni.org/wp-content/uploads/2018/05/2018_04_23_EFCNI_1000Tage_Factsheet_web.pdf
  2. Cusick S, Georgieff MK. The first 1,000 days of life: The brain’s window opportunity [internet]. New York: UNICEF; 2013 [updated 2013; cited 2021 Sep 15]. Available from: https://www.unicef-irc.org/article/958-the-first-1000-days-of-life-the-brains-window-of-opportunity.html
  3. Thousand Days. Building Brains: Good nutrition during the first 1,000 days provides the building blocks for healthy brain development [internet].  Washington DC: Thousand Days; 2021 [updated 2021; cited 2021 Sep 15]. Available from: https://thousanddays.org/why-1000-days/building-brains/
  4. Stirling-Reed C. The importance of nutrition during the first 1000 days of life. Charlotte Stirling- Reed; 2020 [updated 2020; cited 2021 Sep 15]. Available from: https://www.srnutrition.co.uk/2020/12/the-importance-of-nutrition-during-the-first-1000-days-of-life/
comment-icon comment-icon