Pentingnya Vitamin Untuk Mendukung Kecerdasan Otak Anak - Nutriclub

Riwayat Pencarian

Pencarian Populer

Nutrisi

Pentingnya Vitamin Untuk Mendukung Kecerdasan Otak Anak

oleh: dr. dr Giovanni Gilberta

           Anak yang sehat dan cerdas merupakan dambaan setiap orang tua. Berbagai cara ditempuh orang tua untuk mencapai hal tersebut, salah satunya adalah dengan memberikan asupan makanan yang bergizi.

         Pemberian gizi yang baik merupakan faktor fundamental terhadap perkembangan otak anak. Hal ini dibuktikan oleh studi literatur yang menyatakan bahwa definisi nutrisi dapat mempengaruhi fungsi otak dalam jangka panjang yang nantinya akan mempengaruhi kecerdasan dan produktivitas.1 Dari berbagai zat gizi yang terkandung di dalam makanan, vitamin merupakan komponen esensial yang terlibat dalam berbagai reaksi metabolik di tubuh, tak terkecuali di selsarafdan otak.2Namun, apa saja vitamin yang dapat menunjang kecerdasan otak anak?

Vitamin B

         Vitamin B merupakan vitamin yang berfungsi untuk metabolism secara umum serta pembentukan zat kimia yang berfungsi pada selsaraf. Hal ini menyebabkan vitamin B memberikan pengaruh penting pada fungsi otak.1 Vitamin B1 atau disebut juga tiamin, merupakan vitamin B pertama yang teridentifikasi.3 Tiamin banyak ditemukan pada ragi, kacang polong, nasi merah, dan sereal. Produk dairy, seperti susu dan keju, serta sebagian besar buah umumnya hanya sedikit mengandung tiamin. Tiamin umumnya hilang saat pemrosesan tepung dan penggilingan beras putih sehingga makanan tersebut rendah kadar tiamin.2

 

Did you know?

“Untuk mendukung perkembangan si kecil, Ibu juga perlu mengetahui peran vitamin bagi kecerdasan otak anak agar optimal”

dr. Tri Faranita, MKed(Ped), SpA

         

        Tiamin memiliki peran penting dalam metabolism otak. Tiamin berfungsi sebagai zat yang membantu enzim agar otak dapat menggunakan glukosa untuk metabolisme sel. Sebanyak 80% total tiamin yang ada di jaringan saraf digunakan untuk menunjang fungsi tersebut. Tiamin juga memiliki fungsi structural untuk mempertahankan bentuk membrane sinaps (sambungan antar saraf).3. Bayi yang kurang asupan tiamin akan mengalami gangguan kemampuan berbahasa pada usia 5 tahun.1 Setiap hari nya anak 1-3 tahun membutuhkan 0.7 mg tiamin per harinya, anak 4-6 tahun membutuhkan 0.9 mg, dan anak 7-10 tahun membutuhkan 1.0 mg.3

      Vitamin B2 yang disebut pula sebagai riboflavin adalah zat yang penting karena koenzim yang berasaldari vitamin ini berperan penting dalam proses enzimatik seluler, metabolism asam lemak di otak, penyerapan zat besi dan regulasi hormone tiroid yang penting bagiaktivitasotak.Disregulasidari proses tersebut akan menyebabkan terganggunya fungsi otak.4 Riboflavin banyak terkandung dalam daging merah dan telur, serta sayuran hijau dan sereal yang sudah difortifikasi.2

      Vitamin B3 (niasin) juga merupakan vitamin penting dalam fungsi selotak karena berperan dalam metabolisme otak untuk menghasilkan energi, metabolisme DNA, dan fungsi antioksidan.4Niasin banyak terkandung dalam daging, telur, kacang dansereal yang terfortifikasi.2 Vitamin B lainnya yang penting adalah vitamin B5 karena berperan dalam pembentukan struktur dan fungsi dari selotak melalui sintesis kolestrol, asam amino, asam lemak, danfosfolipid. Selainitu vitamin B5 juga penting untuk pembentukan neurotransmiter, zat yang dilepaskan pada ujung saraf agar setiap saraf dapat saling berhubungan dan berfungsi dengan baik. Vitamin B6, B7 (biotin), B9 (folat) dan B12 (kobalamin) juga berperan penting dalam fungsi otak yang terlihat dari gejala neurologis dan kejiwaan yang muncul pada kasus kekurangan vitamin tersebut.2,4

Vitamin C

      Vitamin C (asam askorbat) merupakanzat lain yang bermanfaat bagi otak. Vitamin C berperan dalam maturitas sel saraf, serta pembentukan neurotransmiter yang penting dalam aktivitas otak dan kecerdasan anak. Vitamin C juga memiliki peran dalam sintesis kolagen yang digunakan untuk pembentukan selubung saraf dan pembuluh darah.5Selubung saraf penting dalam penyampaian informasi dan konduksi pada serabut saraf. 6

Vitamin D

    Paparan sinar matahari yang menyebabkan produksi vitamin D oleh kulit merupakan sumber utama dari vitamin ini. Sumber vitamin D lainnya, antara lain minyak ikan, susu, dan sereal yang terfortifikasi. Selain berfungsi untuk pertumbuhan tulang, selimun, dan diferensiasi sel tubuh, vitamin D mungkin memiliki fungsi dalam perkembangan otak anak. Vitamin D bekerjadi hipokampus, area otak yang berperan dalam fungsi memori dan pembelajaran. Vitamin D mungkin mempengaruhi protein yang terlibat dalam pembelajaran dan ingatan, control motorik, serta perilaku sosial.7

Vitamin E

      Otak merupakan organ yang rentan terhadap kerusakan oksidatif karena mengandung asam lemak polyunsaturated yang rentan teroksidasi, konsumsi oksigen yang tinggi, relative lebih sedikit mengandung enzim anti oksidan, dan kaya akan besi. Oleh karena itu, vitamin E berperan penting untuk melindungi otak dari kerusakan sehingga struktur dan fungsi otak tetap terjaga.8Defisiensi jangka panjang dari vitamin E terbukti dapat memberikan dampak abnormalitas kognitif dan perilaku. Vitamin E banyak terkandung dalam minyak sayur dan sereal.2

Asupan vitamin B, C, D dan E yang cukup pada masa perkembangan otak anak adalah penting untuk meningkatkan kecerdasan otak anak.

 

  1. Prado E, Dewey K. Nutrition and Brain Development in Early Life. Nutr Rev 2014;72(4):267-284.
  2. Kleinman R. Pediatric Nutrition Handbook. 6th ed. Elk Grove Village, IL: American Academy of Pediatrics; 2009.
  3. Aviva F. Thiamine (Vitamin B1). J Evid -Based Complementary Altern Med 2011; 16(1):16-20.
  4. Kennedy D. B Vitamins and the Brain: Mechanisms, Dose and Efficacy—A Review. Nutrients. 2016;8(2):68.
  5. Harrison F, May J. Vitamin C Function in the Brain: Vital Role of the Ascorbate Transporter SVCT2. Free RadicBiol Med 2009;46(6):719-730.
  6. Patton K, Thibodeau G. Anatomy & Physiology. 9th ed. Missouri: El Savier; 2016.
  7. Benton D. The Influence of Dietary Status on the Cognitive Performance of Children.MolNutr Food Res 2010;54:457-70
  8. Sen CK, Khanna S, Roy S. Tocotrienol neuroprotection: the most potent biological function of all natural forms of vitamin e,Dalam :Packer L,Sies H, Eggersdorfer M, Cadenas E,penyunting. Micronutrients and Brain Health. Boca Raton: CRC Press; 2010. h. 163-74