Riwayat Pencarian

Pencarian Populer

7 Cara Mengobati Flu pada Anak yang Wajib Mama Ketahui

Kesehatan

7 Cara Mengobati Flu pada Anak yang Wajib Mama Ketahui


Ma, sebelum Mama mengetahui beberapa cara mengobati flu pada anak, Mama perlu mengetahui apakah penyakit flu itu? Bagaimana gejala yang ditimbulkan? Apa saja tindakan penularan dan pencegahan dari flu?

Mama Perlu Paham Cara Mengobati Flu pada Anak

Flu (influenza) adalah penyakit yang sering terjadi pada anak. Infeksi flu bersifat sangat menular. Penyebab umum flu adalah virus. Artikel ini akan membahas tentang influenza, cara penularannya, bagaimana gejala klinisnya, dan bagaimana cara melakukan pencegahan, pengendalian penularan, dan cara mengobati flu pada anak.

Penyakit Apakah Flu (Influenza) Itu?

Flu (influenza) adalah sebuah infeksi virus yang bersifat sangat menular. Infeksi ini mempengaruhi saluran pernafasan pada manusia. Pada orang dewasa atau anak yang mengalami influenza, dapat muncul beberapa gejala klinis seperti demam, nyeri pada tubuh, batuk, pilek, dan beberapa gejala penyerta lain. Pada umumnya, anak-anak yang menderita flu dapat sembuh dalam kurun waktu kurang dari satu minggu. Akan tetapi, pada beberapa anak-anak lain, flu dapat berlanjut menjadi infeksi yang lebih serius yang memerlukan perawatan di rumah sakit.2

Flu disebabkan oleh virus yang terkandung di udara pada droplet dari seorang penderita flu lain yang batuk, bersin, ataupun berbicara kepada seseorang yang belum terinfeksi. Virus tersebut kemudian terhirup, atau menetap terletak pada permukaan benda-benda yang berada di sekitar kita (seperti telepon, keyboard laptop/komputer), dan kemudian berpindah kepada seseorang yang belum terinfeksi melalui tangan yang memegang benda tersebut, menuju mata, hidung, atau mulut.

Apa Saja Gejala dari Flu (Influenza)?

Beberapa gejala yang dapat muncul pada anak yang mengalami flu adalah sebagai berikut:3

  • Demam, dapat mencapai suhu 39.4oC sampai 40.5oC
  • Nyeri pada sekujur tubuh/meriang
  • Nyeri kepala
  • Nyeri tenggorokan
  • Batuk
  • Kelelahan
  • Hidung mampet atau pilek

Pada beberapa kasus, anak juga dapat mengalami gejala:3

  • Mual
  • Muntah
  • Diare

Penderita flu yang memiliki risiko untuk terjadinya komplikasi yang lebih berat adalah kelompok populasi sebagai berikut:3

  • Anak-anak usia di bawah 5 tahun, terutama yang berusia di bawah 6 bulan
  • Lansia di atas usia 65 tahun
  • Ibu hamil, dan ibu telah melahirkan (hingga dua minggu pasca melahirkan)
  • Pasien dengan penurunan daya tahan tubuh
  • Pasien dengan penyakit kronis (seperti asma, penyakit jantung, penyakit ginjal, penyakit liver, dan diabetes)
  • Pasien dengan kondisi obesitas berat, dengan indeks masa tubuh ≥ 4

Pencegahan dan Pengendalian Penularan

Lembaga Centers for Disease Control and Prevention (CDC) merekomendasikan vaksinasi flu setiap tahun untuk seluruh orang dengan usia di atas 6 bulan. Vaksinasi flu dapat menurunkan risiko untuk terjadinya infeksi influenza yang menimbulkan gejala berat dan memerlukan perawatan di rumah sakit.3

Efikasi vaksinasi flu juga tidak mencapai angka 100%, sehingga juga diperlukan beberapa metode penunjang lain untuk mengurangi penularan infeksi, beberapa di antaranya adalah:

1. Mencuci tangan

Mencuci tangan dengan air dan sabun secara teratur, sedikitnya selama 20 detik, adalah cara yang efektif untuk pencegahan penularan kuman penyebab infeksi pada umumnya, atau dapat juga menggunakan hand-sanitizer berbahan dasar alkohol ketika tidak tersedia air dan sabun.

Baca Juga: 11 Cara Meredakan Panas dengan Mudah

2. Hindari menyentuh wajah dengan tangan

Khususnya menghindari menyentuh area mata, hidung, dan mulut.

3. Tutup area wajah saat batuk dan bersin

Bila batuk atau bersin, tutup dengan tisu, gunakan masker, ataupun menutup batuk dengan area siku lengan, kemudian lanjutkan dengan mencuci tangan.

4. Membersihkan permukaan benda-benda sekitar

Bersihkan permukaan peralatan di sekitar diri secara teratur, agar mencegah penyebaran kuman dari area permukaan tersebut melalui tangan menuju area wajah kita.

5. Hindari keramaian

Flu menyebar dengan sangat mudah di lokasi yang terdapat banyak orang berkumpul. Menghindari keramaian juga menurunkan risiko untuk tertular infeksi virus influenza.

7 Cara Mengobati Flu pada Anak

Berikut 7 cara mengobati flu pada anak yang bisa Mama lakukan:

1. Mengatasi hidung yang pilek dan mengeluarkan cairan

Gunakan cairan air garam atau air infus NaCl untuk membilas area lubang hidung untuk membersihkan rongga hidung dan mengatasi pilek.1

2. Mengatasi hidung yang mampet

Rebus air hingga mendidih, lalu angkat dari kompor, kemudian uapnya dapat digunakan untuk dihirup pada hidung yang mampet. Memberikan anak makan sup hangat juga dapat membantu melegakan hidung yang tersumbat. Bila ingin menggunakan obat-obatan untuk kondisi ini, konsultasikan dengan dokter.1

3. Mengatasi bunyi mengi

Bunyi Mengi adalah suara serupa bunyi bersiul pluit. Bila Mama mendengar bunyi tersebut pada anak sehingga anak tampak sesak dan perlu usaha ekstra untuk bernafas, segera periksa dan konsultasikan kondisi tersebut ke dokter.1

4. Mengatasi nyeri tenggorokan

Untuk mengatasi nyeri tenggorokan,berikan minum air hangat, dan dapat dibantu juga dengan berkumur dengan air garam hangat.1

5. Mengatasi nyeri dan meriang

Untuk mengurangi nyeri dan meriang pada anak, dapat diberikan obat-obatan seperti paracetamol atau ibuprofen (bila sudah berusia lebih dari 6 bulan). Konsultasikan kepada dokter untuk mengetahui dosis yang tepat sesuai usia dan berat badan anak Mama.1

Baca Juga: 10 Penyebab Panas yang Perlu Mama Pahami

6. Nyeri pada telinga

Akumulasi cairan pada telinga tengah pada saat flu dapat menyebabkan nyeri pada area telinga. Berikan kompres air hangat dengan kain untuk mengurangi nyeri pada area telinga atau berikan obat paracetamol/ibuprofen (konsultasikan dengan dokter untuk dosis sesuai usia dan berat badan anak). Konsultasikan dengan dokter apakah diperlukan obat antibiotik bila terjadi kondisi infeksi telinga.1

7. Merawat demam pada anak

Konsultasikan kepada dokter bila demam yang dialami anak sudah berlangsung selama 3 hari atau lebih. Anak dapat diberikan obat paracetamol/ibuprofen (konsultasikan dosis obat pada dokter untuk diberikan pada anak sesuai usia dan berat badan). Berikan pakaian yang tipis pada anak, dan berikan minum air putih yang cukup (agar tidak kekurangan cairan saat banyak berkeringat selama demam). Walaupun tidak penuh kriteria yang disebutkan di atas, bila Mama khawatir, segera konsultasikan dengan dokter.1

Yuk, jaga imunitas anak dengan cek tools yang disediakan oleh Nutriclub di bawah ini.

  1. Brennan, D. How to Soothe Your Child’s Cold or Flu [Internet]. San Fransisco: WebMD; 2019 [updated 2019; cited 2021 Aug 8]. Available from: https://www.webmd.com/children/ss/slideshow-soothe-child-cold-flu  
  2. John Hopskins Medicine. Influenza (Flu) in Children [Internet]. Baltimore: Johns Hopkins Medicine; 2021 [updated 2021; cited 2021 Aug 08]. Available from: https://www.hopkinsmedicine.org/health/conditions-and-diseases/influenza/influenza-flu-in-children 
  3. Mayo Clinic Staff. Influenza (Flu) [Internet]. Rochester: MFMER; 2021 [updated 2021; cited 2021 Aug 8]. Available from: https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/flu/symptoms-causes/syc-20351719 
comment-iconcomment-icon