Loading...

Riwayat Pencarian

Pencarian Populer

burger menu
Durasi Jam Tidur Bayi Sesuai Usia dan Cara Tepat Mengaturnya

Rutinitas Anak

Durasi Jam Tidur Bayi Sesuai Usia dan Cara Tepat Mengaturnya

Article By : Ajeng Quamila

Tidur sangat penting untuk pertumbuhan dan perkembangan bayi yang normal, juga untuk menjaga kesehatan tubuhnya secara umum. Tidur yang cukup pun penting untuk memastikan perkembangan otak bayi berjalan optimal. Lalu, berapa jam bayi harus tidur dalam satu hari hingga dikatakan cukup?

Berikut adalah panduan mengenai durasi jam tidur bayi sesuai usianya serta tips dari Tim Ahli Nutriclub untuk mengatur waktu tidurnya.

Berapa Jam Durasi Tidur Bayi yang Normal?

Bayi membutuhkan tidur untuk tumbuh dan berkembang dengan baik. Akan tetapi, kebutuhan tidur bayi bisa berbeda-beda tergantung usianya, seperti halnya durasi tidur pada anak yang lebih besar dan orang dewasa. 

Sebagai contoh, bayi yang baru lahir akan lebih banyak menghabiskan harinya untuk tidur ketimbang bermain. Umumnya bayi baru lahir bisa tidur sekitar 8-9 jam di siang hari dan sekitar 8 jam di malam hari, dengan lama waktu tidur tidak lebih dari 1-2 jam dalam satu waktu. 

Jadi, melihat bayi yang baru lahir tidur terus adalah hal yang sangat normal, ya, Ma. Namun, jam tidurnya ini bisa terbagi dalam banyak sesi yang singkat-singkat. 

Salah satu alasan kenapa bayi sering tidur adalah karena bayi memiliki fase tidur REM yang lebih sedikit dan pendek. Fase tidur REM itu sendiri adalah waktu tidur lelap ketika anak bermimpi.

Karena fase REM bayi sedikit dan pendek-pendek, si Kecil mungkin akan sering terbangun di tengah malam. Setiap kali terbangun, bayi mungkin rewel atau menangis, dan biasanya membutuhkan bantuan Mama atau Papa untuk lanjut kembali tidur.

Begitu usianya menginjak sekitar 3 bulan, bayi baru mulai bisa tidur 6 hingga 8 jam sepanjang malam tanpa terbangun. 

Berikut adalah total durasi jam tidur normal bayi dalam satu hari sesuai usianya:
 

Umur Bayi Total Durasi Tidur dalam 1 Hari Total Durasi Tidur Malam Total Durasi Tidur Siang

0-1 Bulan (Newborn)

16 Jam

8-9 Jam

8 Jam

1-2 Bulan

15,5 Jam

8-9 Jam

7 Jam

3-6 Bulan

15 Jam

9-10 Jam

4-5 Jam

6-8 Bulan

14 Jam

10 Jam

4 Jam

9-11 Bulan

14 Jam

11 Jam

3 Jam

12 Bulan

14 Jam

11 Jam

3 Jam


Yang perlu diperhatikan juga, seiring dengan bertambahnya usia bayi ia bisa lebih jarang tidur siang dan durasinya juga lebih singkat karena ia akan lebih aktif bermain. Sementara itu, durasi jam tidur malamnya justru akan lebih panjang sehingga si Kecil juga makin jarang terbangun tengah malam. Rasa lapar di malam hari, yang membuat Mama harus bangun menyusui di tengah malam hari juga berkurang dibandingkan biasanya. Sekitar dua pertiga bayi dapat tidur sepanjang malam secara teratur mulai pada usia 6 bulan.

Satu hal yang bisa Mama lakukan untuk memastikan apakah si Kecil sudah cukup tidur adalah dengan melihat sendiri suasana hati dan kondisi si Kecil sehari-hari.

Secara umum, terlepas dari berapa jam tidurnya, bayi dikatakan cukup tidur jika terlihat segar, “melek”, dan aktif di siang hari. Sementara jika sehari-harinya bayi sering rewel dan terlihat lemas, ia mungkin butuh tidur lebih banyak.

Cara Mengatur Jam Tidur Bayi

Biasanya saat si Kecil sudah menginjak usia 3 bulan ke atas, ia mulai memiliki pola tidur dan waktu bangun di pagi hari yang rutin. Di usia 4 hingga 6 bulan juga biasanya si Kecil sudah mampu untuk tidur sepanjang malam, yakni sekitar 8-12 jam, dan siap untuk dilatih jadwal tidurnya.

Oleh karena itu, berikut adalah beberapa cara mengatur jam tidur bayi setiap hari untuk memastikan si Kecil bisa mendapatkan waktu istirahat yang optimal:

1. Atur Kamar Tidur Bayi Senyaman Mungkin

Supaya si Kecil bisa tidur sesuai jadwal dan durasi yang tepat, penting bagi Mama mengatur lingkungan tempatnya tidur agar konsisten senyaman mungkin.

Para ahli mengatakan tidur siang terbaik untuk bayi adalah di boksnya sendiri, yang diletakkan di ruangan gelap, sejuk, dan tenang. Mama juga bisa menyetel white noise untuk memblokir suara-suara dari luar di siang hari.

Jangan lupa buat bayi senyaman mungkin menjelang waktu tidurnya, misalnya dengan menyusui sebelum tidur, mengganti popok bersih, dan nyanyikan lagu ninabobo untuknya.

2. Tetapkan Jadwal yang Tepat

Biasanya bayi berusia 4-6 bulan membutuhkan tiga kali tidur siang sehari (satu di pagi hari, satu di siang hari, dan tidur sore sebentar untuk membantunya tidur malam). Sementara pada usia 7-8 bulan, bayi biasanya sudah tidak perlu lagi tidur sore-sore karena durasi tidur siangnya bisa lebih diperlama (sekitar satu atau satu setengah jam).

Berdasarkan saran dari ahli, bayi disarankan untuk tidur malam antara pukul 17.30 dan 18.30, bangun antara pukul 6 dan 7 pagi, dan tidur siang pertamanya di sekitar pukul 8-9 pagi.

Setiap bayi tentu memiliki kebiasaan yang berbeda-beda. Ada anak yang memang suka bangun pagi, dan ada juga yang suka tidur lebih lama. Mama pun mungkin memiliki rutinitas yang berbeda dengan orang tua lainnya.

Jadi, tetapkanlah jadwal bangun dan tidur bayi setiap hari sesuai dengan kenyamanan. Usahakan juga untuk menyesuaikan jadwal tidur bayi dengan pertahankan ritme alaminya.

Hal ini untuk memastikan bahwa tidak hanya si Kecil yang mendapatkan cukup tidur, tapi Mama dan Papa juga cukup istirahat.

3. Kenali Pola Tidur dan Bangun Bayi

Untuk bisa menetapkan jadwal bangun dan tidur yang tepat, Mama harus lebih dulu mengenali pola tidur si Kecil. Caranya, Mama bisa perhatikan kapan ia mulai mengantuk dan tidur serta kapan ia bangun pagi sendiri setiap hari.

Perhatikan juga tanda-tanda bayi Mama lelah, seperti mengucek mata, menguap, atau rewel. Tujuannya adalah untuk menidurkan bayi Anda saat dia mengantuk tapi belum tidur, sehingga dia memiliki kesempatan untuk belajar bagaimana tertidur tanpa bantuan Mama.

Catat kebiasaan si Kecil ini dan simpan di buku catatan Mama. Misalnya, bayi baru lahir hanya benar-benar terjaga dan waspada selama sekitar tiga menit setiap jam, bayi usia 1 bulan sekitar satu jam setiap kali, dan bayi usia 3 bulan hingga dua jam berturut-turut.

Dari rekam catatan itu, Mama dan Papa dapat menjadwalkan tidur siang dan waktu tidur malam yang sesuai, juga menjadwalkan waktu bermain dan waktu makannya, berdasarkan usia.

Dari informasi di atas, Mama jadi tahu bagaimana mengatur waktu tidur yang optimal untuk bayi, kan?  Nah, Mama juga bisa mencari tahu cara mengatasi demam dan tangisan anak yang berkepanjangan serta panduan pemberian ASI yang tepat di Health Immune Checker supaya si Kecil bisa tidur lebih nyenyak.

Semoga artikel ini membantu, Ma!

  1. default - Stanford Medicine Children’s Health. (2019). Stanfordchildrens.org. https://www.stanfordchildrens.org/en/topic/default?id=infant-sleep-90-P02237
     
  2. Sleep and Your Newborn (for Parents) - Nemours KidsHealth. (2022). Kidshealth.org. https://kidshealth.org/en/parents/sleepnewborn.html
     
  3. ‌Baby sleep: 2-12 months. (2021, March 31). Raising Children Network. https://raisingchildren.net.au/babies/sleep/understanding-sleep/sleep-2-12-months
     
  4. ‌Gagne, C. (2019, October 3). Get ready to Netflix and sleep, parents! 5 steps to getting your baby on a sleep schedule. Today’s Parent. https://www.todaysparent.com/baby/baby-sleep/steps-to-get-your-baby-on-a-sleep-schedule/
     
  5. ‌Colleen. (2015, March 3). Getting Baby on a Sleep Schedule. What to Expect; WhattoExpect. https://www.whattoexpect.com/first-year/baby-sleep-schedule.aspx
     
comment-icon comment-icon