Loading...
burger menu

Riwayat Pencarian

Pencarian Populer

Mengenal Tangisan Anak dan Cara Mengatasinya

Rutinitas Anak

Mengenal Tangisan Anak dan Cara Mengatasinya


Penelitian menunjukkan bahwa bayi yang direspon dengan cepat ketika menangis, maka ia akan lebih sedikit menangis di usia batita.

Agar bayi merasa aman dan nyaman, segeralah merespon tangisannya dengan dekapan dan pelukan lembut, dan cari tahu penyebab kenapa bayi menangis.

Penyebab Bayi Menangis

Tangisan bayi memiliki banyak arti di baliknya. Berikan perhatian kepada si Kecil, dan kenali setiap tanda-tanda yang diberikan si Kecil untuk setiap tangisannya. Pada umumnya, bayi menangis karena hal-hal berikut:

  • Karena lapar. Untuk si Kecil berusia di bawah satu tahun, ia lebih sering merasa lapar karena butuh lebih sering menyusu walau dalam jumlah kecil.
  • Kepanasan atau kedinginan. Kenakan pakaian tipis yang menyerap keringat bila kepanasan dan kenakan pakaian yang menutup lengan dan kaki bila kedinginan. Sesuaikan suhu AC di kamar si Kecil agar tidak terlalu dingin ataupun panas.
  • Kolik atau masuk angin membuat si Kecil kembung dan kesakitan. Pijat lembut perutnya searah jarum jam atau bisa Mama susui agar si Kecil bisa bersendawa.
  • Perlu ganti popok, karena tentunya si Kecil akan merasa tidak nyaman bila popoknya basah atau kotor.
  • Kesakitan karena digigit serangga atau hal lain.
  • Bosan. Terlalu lama di tempat tidur akan membuat si Kecil ingin diangkat dari tempat tidurnya atau diajak jalan-jalan keluar kamar.
  • Meminta perhatian Mama karena ingin dibelai.

Kebanyakan masalah tersebut bisa diatasi dengan cepat dan mudah, dan begitu si Kecil mendapatkan respon yang dia inginkan, dia akan dengan cepat tenang kembali. Jika tangisan si Kecil terlihat tidak biasa atau berlangsung terlalu lama, maka bicaralah kepada dokter Mama, atau tanyakan pada Tim Ahli Nutriclub.

Did you know?

”Kolik biasanya terjadi pada bayi sehat yang berusia di bawah 5 bulan, di mana ia bisa menangis hingga lebih dari tiga jam selama kurang lebih tiga hari berturut-turut. Ketahui selengkapnya di sini.“

Kolik bisa menjadi penyebab bayi menangis

Jika si Kecil berusia di bawah tiga bulan dan menangis berlebihan, kemungkinan dia menderita kolik. Kolik tidak bisa disembuhkan, tetapi ada beberapa teknik menenangkan bayi kolik, antara Lain:

  • Belailah dan lakukan pijatan lembut di perutnya searah jarum jam
  • Disusui
  • Sendawakan dia
  • Mainkan musik lembut atau bernyanyilah untuk dia
  • Pijat dengan lembut
  • Mandikan dengan air hangat
  • Gendong dan ayun-ayunkan
  • Ajak si Kecil jalan-jalan keluar

Tangisan bayi di bulan berikutnya

Ketika si Kecil makin besar dan telah melewati tahap bayi baru lahir, ada beberapa alasan lain yang menyebabkan dia menangis:

  • Kehilangan selimutnya. Biasanya si Kecil punya benda atau selimut favorit yang harus dibawanya serta kemana pun pergi.
  • Ingin ditemani (karena merasa tidak aman atau takut)
  • Terbentur sesuatu atau jatuh dari tempat tidur
  • Sedang tumbuh gigi. Tumbuh gigi pada si Kecil menimbulkan rasa tidak nyaman yang membuat ia rewel.
  • Takut berpisah atau ada rasa takut yang baru timbul. Belaian sangat manjur untuk menenangkan si Kecil yang gelisah. Tapi jika si Kecil terlihat tidak nyaman dan menderita, lebih baik Mama konsultasikan pada dokter Mama.

Cara Mengatasi Bayi Menangis

Bayi tidak akan menangis dalam jangka waktu yang lama. Jika Mama merasa bahwa tangisannya berlebihan dan sulit sekali ditangani, tenangkan diri Mama. Secangkir teh hangat bisa membuat Mama rileks dan berpikir bagaimana mengatasinya. Bicaralah dengan dokter Mama atau dengan tim ahli kami. Mereka ada untuk membantu Mama dan si Kecil.

Untuk membantu Mama dalam menemani tumbuh kembang Si Kecil, jangan ragu untuk menggunakan tools seperti yang terdapat dalam situs Nutriclub.co.id. Mama bisa mengandalkan berbagai tools seperti: 

Selamat mencoba ya, Ma!

comment-icon comment-icon