Loading...

Riwayat Pencarian

Pencarian Populer

burger menu
Perkembangan Anak 2 Tahun, Sudah Bisa Apa Saja?

Stimulasi

Perkembangan Anak 2 Tahun, Sudah Bisa Apa Saja?

Article By : Sindhi Aderianti

Perkembangan anak 2 tahun seperti apa? Pada usia 2 tahun, si Kecil semakin menunjukkan banyak kemampuan yang berarti.Tak hanya tubuhnya yang bertambah tinggi, di usia ini si Kecil juga kian terampil berkomunikasi dan berimajinasi. 

Namun, perhatikan juga apabila si Kecil memiliki masalah dalam perkembangannya. Ketahui selengkapnya di perkembangan anak 2 tahun di sini.

Perkembangan Tinggi dan Berat Badan Anak Umur 2 Tahun 

Berat badan anak 2 tahun adalah perubahan yang paling terlihat pada pertumbuhan bayi 1 bulan. Begitu pun dengan tinggi badannya yang terus bertambah.

Kecukupan gizi si Kecil selama 1000 hari pertama kehidupan akan terukur dan terlihat dari pertumbuhan fisiknya ini.

Mengacu pada Standar Antropometri Permenkes RI Tahun 2020, berat badan anak 2 tahun yang ideal yaitu:

  • Berat badan anak laki-laki: 10-13 kilogram (kg).

  • Berat badan anak perempuan: 9-13 kg.

Sementara itu, untuk pertumbuhan fisik dari segi tinggi badan, idealnya anak 2 tahun memiliki tinggi badan sebagai berikut:

  • Tinggi badan anak laki-laki: 82–92 cm.

  • Tinggi badan anak perempuan: 80–92 cm.

Anak 2 Tahun Sudah Bisa Apa?

Memantau perkembangan anak 2 tahun akan menjadi momen yang menyenangkan. Pasalnya di usia ini, si Kecil sudah tumbuh layaknya sahabat bagi Mama.

Selain mulai terampil berkomunikasi, Mama juga akan melihat beberapa perubahan mulai dari fisik hingga kemampuan lainnya yang menakjubkan. 

Penasaran anak 2 tahun sudah bisa apa? Berikut perkembangan anak 2 tahun  yang umumnya ditunjukkan si Kecil di usia tersebut:

1. Pandai berimajinasi

Imajinasi si Kecil mulai berkembang pesat. Bermain play pretend atau berpura-pura akan menjadi sesuatu akan menjadi permainan favoritnya.

Ia sangat menikmati memainkan peran sebagai dokter, sembari belajar berkomunikasi dengan bahasa dan kosa kata yang lebih variatif melalui permainan ini. 

Di sisi lain, rasa takut terhadap gelap atau bunyi sesuatu yang terlalu bising juga mulai muncul pada usia tersebut.

Hal ini wajar terjadi pada perkembangan anak 2 tahun, karena berarti si Kecil semakin memahami rasa takut, sehingga mereka bisa sembari belajar cara mengontrol emosi tersebut.

2. Mulai ceriwis

Perkembangan anak 2 tahun selanjutnya nampak dari segi kemampuan bahasa dan komunikasi si Kecil yang semakin lancar.

Ucapannya mulai lebih jelas dan bisa dimengerti oleh orang asing. Kosakatanya pun bertambah banyak, berikut dengan rangkaian 2-3 kata.

3. Empati semakin berkembang

Kemampuan berempati si Kecil semakin berkembang ketika memasuki usia. Si Kecil mulai mengembangkan “theory of mind”. Si Kecil mulai menyadari bahwa dirinya memiliki pikiran, perasaan, dan cita-cita atau keinginannya sendiri. Si Kecil juga menyadari bahwa hal itu pun sama dengan orang lain; mereka memiliki pikiran, perasaan, dan cita-cita atau keinginannya sendiri.

Meski demikian, usia 2 tahun pun menjadi fase di mana rata-rata anak mengalami tantrum. Dalam kondisi tertentu yang membuatnya tak nyaman, si Kecil mungkin akan kesulitan dalam mengatur emosinya sehingga ia mengekspresikan kondisi ini dengan menangis.

4. Semakin lincah bergerak

Melihat perkembangan anak 2 tahun dalam aspek keterampilan motorik, di usia ini si Kecil semakin lincah bergerak. Dari segi motorik kasar misalnya, ia kini dapat menaiki dan menuruni tangga, melompat, hingga berlari lebih cepat. 

Sementara dari sisi motorik halus, si Kecil pun semakin lihai menemukan cara untuk menggunakan benda sekitar. Contohnya seperti membuka pintu atau wadah tertutup tanpa bantuan Mama, bahkan beberapa anak juga sudah bisa membuka popok dan celananya sendiri.

Stimulasi Perkembangan Anak 2 Tahun

Berikan kesempatan untuk si Kecil bermain dengan teman sebayanya. Tetap perhatikan pergaulannya, karena si Kecil mungkin akan membutuhkan bantuan Ibu dalam menyelesaikan masalah dan mengontrol emosinya.

Ajak si Kecil bermain sambil belajar, seperti menghitung tangga bersama, mencari pasangan mainan, dan menyebutkan bagian tubuh. Pastikan si Kecil memiliki banyak waktu untuk mengeksplor dengan kedua tangan dan kakinya.

Selain itu, mulai terapkan peraturan-peraturan yang mudah dan konsekuensinya dengan perlahan dan konsisten. Pastikan Ibu memberinya pujian jika dia bersikap baik.

Hal yang Perlu Diperhatikan pada Perkembangan Anak 2 Tahun

Perkembangan anak 2 tahun yang tidak menunjukkan progres, jangan dianggap sepele. Mama perlu memperhatikan gerak-gerik si Kecil yang menandakan adanya masalah pada perkembangannya.

Adapun sikap yang ditunjukkan ketika perkembangan anak 2 tahun tidak mengalami kemajuan antara lain: 

  • Bermasalah saat jauh sedikit dari orangtua (separation anxiety)

  • Tidak berinteraksi dengan orang-orang di luar keluarganya

  • Enggan bermain dengan anak sebayanya

  • Menghindari kontak mata

  • Tidak mampu melempar bola, meloncat, atau menaiki tangga dengan kaki bergantian

  • Bermasalah dalam mencorat-coret

  • Tidak bisa membuat kalimat dan ucapannya sulit dimengerti oleh orang asing

Jika si Kecil menunjukkan lebih dari 2 sikap di atas, jangan ragu untuk segera konsultasi ke dokter tumbuh kembang anak ya, Ma. Agar nantinya, kondisi si Kecil ini didiagnosa dan mendapat penanganan yang tepat dari ahlinya.

Mama juga bisa menanyakan segala hal terkait tumbuh kembang si Kecil langsung dengan team Nutriclub Expert Advisor, lho! Yuk, gabung menjadi member My Nutriclub di sini.

  1. Permenkes No. 2 Tahun 2020 tentang Standar Antropometri Anak [JDIH BPK RI]. (2021). https://peraturan.bpk.go.id/Home/Details/152505/permenkes-no-2-tahun-2020. Diakses pada 2 Agustus 2022.
     
  2. IDAI | Keterlambatan Bicara. https://www.idai.or.id/artikel/klinik/keluhan-anak/keterlambatan-bicara. Diakses pada 3 Agustus 2022,
     
  3. Psychology Today. How Children Develop Empathy. https://www.psychologytoday.com/us/blog/smart-parenting-smarter-kids/201905/how-children-develop-empathy. Diakses pada 5 Agustus 2022.
     
  4. Zero to Three. How to Help Your Child Develop Empathy. https://www.zerotothree.org/resources/5-how-to-help-your-child-develop-empathy. Diakses pada 5 Agustus 2022.
     
comment-icon comment-icon