Loading...

Riwayat Pencarian

Pencarian Populer

burger menu
Berat Badan Ideal Bagi Si Kecil Usia 3 Tahun

Kesehatan

Berat Badan Ideal Bagi Si Kecil Usia 3 Tahun


Mama sedang khawatir apakah berat badan si Kecil usia 3 tahun sudah cukup atau belum? Sudah kah si Kecil mencapai berat badan ideal untuk anak 3 tahun? Tahukah Mama bahwa berat badan yang ideal dapat mempengaruhi tumbuh kembang dan status gizi si Kecil? Kalau Mama belum tahu, yuk kita pelajari bersama bagaimana sih cara mengetahui berat badan ideal bagi si Kecil sesuai dengan umur.

Gambar 1. Ilustrasi Si Kecil sedang dengan berat badan ideal.

Antropometri 
Antropometri adalah suatu metode penilaian ukuran, proporsi dan komposisi tubuh si Kecil berdasarkan parameter berat badan dan panjang/tinggi badan. Penilaian standar antropometri si Kecil bertujuan untuk menilai status gizi serta tren pertumbuhan si Kecil. Pemeriksaan ini dapat membantu menentukan apakah si Kecil sudah mencapai berat badan ideal untuk usianya.1

Cara Mengukur Berat Badan Si Kecil

Untuk mengukur berat badan ideal anak, Mama perlu tahu cara mengukur berat badan si Kecil. Pengukuran berat badan si Kecil dapat dilakukan dengan menggunakan timbangan analog atau timbangan digital, baik di pusat pelayanan kesehatan (seperti rumah sakit, puskesmas, klinik, dll) atau di rumah. Perlu Mama ingat juga bahwa timbangan tidak boleh diletakkan di lantai dengan alas yang lembut seperti karpet. Usahakan untuk meletakkan timbangan di lantai yang keras seperti lantai keramik atau kayu. Selain itu, beberapa hal yang perlu diperhatikan Mama saat mengukur berat badan si Kecil adalah:2

  • Apabila si Kecil sudah dapat berdiri (umur >2 tahun), posisikan kedua kakinya di tengah timbangan dan tetap diam selama penimbangan. Pada si Kecil yang masih kecil, pakaian perlu dilepas seluruhnya (termasuk pampers) sehingga pengukuran berat badan dilakukan dalam keadaan telanjang atau hanya dilapisi dengan selimut tipis. Apabila si Kecil sudah cukup besar, si Kecil perlu melepaskan pakaian namun tetap dapat menggunakan pakaian dalam saat pengukuran. Perlu diingat pula bahwa selama pengukuran, si Kecil harus melepaskan alas kaki.2

  • Apabila si Kecil belum dapat berdiri (umur <2 tahun), Mama perlu melakukan tared weighing. Mama akan diminta untuk melepaskan alas kaki dan melakukan pengukuran berat badan terlebih dahulu. Setelah angka pada timbangan muncul, Mama perlu tetap diam dan minta bantuan orang lain untuk melakukan reset sehingga timbangan menunjukkan angka 0. Setelah itu, gendong si Kecil dalam gendongan Mama dan lihat angka yang muncul dalam timbangan. Angka itu adalah berat badan si Kecil.2

Berat Badan Ideal Si Kecil

Berat badan ideal si Kecil adalah berat badan relatif yang dibandingkan dengan umur si Kecil tersebut. Indeks berat badan menurut umur (BB/U) digunakan untuk menilai apakah berat badan si Kecil kurang atau tidak. Adapun kriteria berat badan yang didapatkan dari indeks BB/U adalah:1,3

  • Berat badan sangat kurang (severely underweight)

  • Berat badan kurang (underweight)

  • Berat badan normal

  • Risiko berat badan berlebih

Cara Menilai Berat Badan Ideal Si Kecil

Kurva pertumbuhan WHO adalah salah satu kurva tumbuh kembang yang digunakan untuk si Kecil umur 0-5 tahun dengan menggunakan parameter persentil atau z-score. Bila si Kecil berjenis kelamin perempuan, maka kurva pertumbuhan yang digunakan adalah yang berwarna merah muda. Sedangkan bila si Kecil berjenis kelamin laki-laki, maka kurva pertumbuhan yang digunakan adalah kurva pertumbuhan yang berwarna biru.1,4 Berat badan ideal untuk si Kecil yang berusia 3 tahun juga dapat dinilai menggunakan kurva WHO ini.
 

Gambar 2. Kurva pertumbuhan WHO untuk menilai berat badan ideal si Kecil usia 3 tahun

Gambar 2. Kurva pertumbuhan WHO untuk menilai berat badan ideal si Kecil usia 3 tahun

Cara Menjaga Berat Badan Ideal Si Kecil

Untuk mencapai pertumbuhan yang optimal serta status gizi yang baik, Mama perlu menjaga berat badan si Kecil agar tetap ideal dan sesuai dengan rekomendasi umur si Kecil. Beberapa tips yang perlu Mama ketahui untuk menjaga berat badan si Kecil tetap ideal adalah:5

  • Mengajak si Kecil untuk menerapkan kebiasaan makan yang sehat
    Kebiasaan makan yang sehat dapat dimulai dengan mengajak si Kecil untuk minum air putih serta makan sayur dan buah-buahan membantu menjaga berat badan ideal si Kecil. Ajarkan juga pada si Kecil bahwa makanan yang tinggi lemak atau garam atau gula serta minuman tinggi gula perlu dibatasi atau dihindari.5

  • Mengajak si Kecil tetap aktif 
    Salah satu cara untuk menjaga berat badan si Kecil tetap ideal adalah dengan mengajak si Kecil untuk tetap aktif sepanjang hari. Ajaklah si Kecil untuk melakukan olahraga bersama Mama secara rutin setiap setiap hari. Tentunya Mama juga perlu menyesuaikan jenis olahraga apa yang cocok untuk si Kecil ya.5

  • Menghindari si Kecil dari gaya hidup sedentary
    Gaya hidup sedentary adalah gaya hidup yang dihabiskan seseorang dengan cara banyak berdiam diri atau malas bergerak. Menghindari gaya hidup ini akan membantu si Kecil menjaga berat badan idealnya. Untuk mencegah gaya hidup ini, Mama perlu membatasi si Kecil untuk tidak menonton televisi atau bermain game tidak lebih dari dua jam per hari. Akan lebih baik bila Mama tidak mengizinkan si Kecil yang berumur kurang dari 2 tahun untuk menonton televisi.

Nah, sekian penjelasan mengenai berat badan ideal pada si Kecil, terutama untuk si Kecil usia 3 tahun. Yuk, segera cek berat badan ideal si Kecil. Bila Mama menemukan bahwa berat badan si Kecil tidak sesuai dengan rekomendasi, Mama perlu segera melakukan konsultasi dengan dokter ya. Pastikan berat badan si Kecil tetap ideal demi masa depan yang lebih baik. Jangan lupa untuk berikan Nutrilon Royal yang mengandung FOS:GOS, DHA, Omega 3 dan 6, serta 9 vitamin dan 12 mineral untuk mengoptimalkan daya tahan tubuh serta daya tangkap si Kecil. Yuk, rencanakan si Kecil untuk menjadi pemenang mulai dari sekarang.

Referensi:

  1. Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 2 Tahun 2020 Tentang Standar Antropometri Anak. 

  2. Centers for Disease Control and Prevention. Healthy Weight, Nutrition, and Physical Activity: Measuring Children’s Height and Weight Accurately at Home [Internet]. Atlanta: Centers for Disease Control and Prevention; 2021 [updated 2021; cited 2022 Apr 9]. Available from: http://www.cdc.gov/

  3. Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 155/Menkes/Pers/I/2010 Tentang Penggunaan Kartu Menuju Sehat (KMS) Bagi Balita.

  4. World Health Organization: Department of Nutrition for Health and Development. Training Course on Child Growth Assessment: B measuring a Child’s Growth. Geneva: World Health Organization; 2008.

  5. Centers for Disease Control and Prevention. Healthy Weight, Nutrition, and Physical Activity: Tips for Parents [Internet]. Atlanta: Centers for Disease Control and Prevention; 2021 [updated 2021; cited 2022 Apr 9]. Available from: http://www.cdc.gov/.

comment-icon comment-icon