Loading...
Banner Artikel Kalsium untuk Tulang Anak: Sumber, Manfaat, dan Kebutuhan Banner Artikel Kalsium untuk Tulang Anak: Sumber, Manfaat, dan Kebutuhan
Nutrisi

Kalsium untuk Tulang Anak: Sumber, Manfaat, dan Kebutuhan

Disusun oleh: Tim Penulis

Diterbitkan: 15 Januari 2020

Diperbarui: 24 Juli 2025


  • Pentingnya Kalsium bagi Pertumbuhan Tulang Anak
  • Kebutuhan Kalsium Berdasarkan Usia Anak
  • Dampak Kekurangan Kalsium pada Anak
  • Makanan Sumber Kalsium untuk Anak

Kalsium untuk tulang anak bermanfaat membentuk tulang kuat dan mencegah masalah tulang saat dewasa. Cari tahu juga sumber makanan dan kebutuhan kalsium harian anak agar tumbuh kembangnya optimal!

Pentingnya Kalsium bagi Pertumbuhan Tulang Anak

Kalsium adalah nutrisi utama yang sangat penting dalam masa pertumbuhan. Berikut beberapa manfaatnya:

1. Membantu Pembentukan Tulang yang Kuat

Kalsium adalah komponen utama dalam struktur tulang, sehingga penting untuk mendukung pertumbuhan dan kekuatan tulang anak sejak dini.

2. Mendukung Pertumbuhan Tinggi Badan

Masa kanak-kanak adalah periode krusial pembentukan massa tulang yang optimal.

Kalsium untuk tulang anak berperan mendukung pertumbuhan tulang yang panjang. Ini berkaitan langsung dengan tinggi badan anak.

3. Menjaga Kesehatan Gigi Anak

Kalsium sangat dibutuhkan agar tulang dan gigi anak tumbuh dengan kuat dan sehat. Mineral ini membantu proses mineralisasi tulang dan gigi selama masa pertumbuhan emas anak.

4. Berperan dalam Fungsi Otot dan Saraf

Selain itu, manfaat kalsium juga berperan dalam mendukung fungsi sistem saraf dan otot. Mineral ini membantu transmisi impuls saraf dan kontraksi otot yang vital bagi aktivitas sehari-hari anak.

Tanpa kalsium yang cukup, sinyal dari otak ke otot tidak bisa berjalan normal. Ini bisa memicu kejang otot atau gangguan gerak.

5. Mencegah Risiko Tulang Rapuh

Asupan kalsium untuk tulang anak yang cukup membantu mencegah risiko tulang lemah atau rapuh (osteoporosis) di kemudian hari.

Kebutuhan Kalsium Berdasarkan Usia Anak

Menurut Kemenkes RI dan IDAI, anak usia 1–3 tahun membutuhkan sekitar 700 mg kalsium per hari. Anak usia 4–5 tahun memerlukan 1000 mg kalsium per hari untuk mendukung pertumbuhan tulangnya.

Asupan ini bisa dipenuhi dengan kombinasi makanan hewani dan nabati yang kaya kalsium, serta memastikan adanya vitamin D agar penyerapannya optimal.

Dampak Kekurangan Kalsium pada Anak

Kekurangan kalsium untuk tulang anak bisa menyebabkan pertumbuhan tulang terganggu, sehingga tinggi badan anak menjadi tidak optimal. Tulang menjadi lebih lemah dan rentan terhadap cedera atau rasa nyeri.

Gigi anak juga rentan rusak, berlubang, atau tumbuh tidak sempurna. Selain itu, postur tubuh bisa terganggu, seperti bungkuk akibat tulang belakang yang tidak kuat.

Baca Juga: 4 Fungsi Kalium untuk Pertumbuhan dan Perkembangan Anak

Makanan Sumber Kalsium untuk Anak

Apa saja kalsium untuk anak? Pertanyaan ini sering muncul karena kalsium sangat penting untuk tulang anak. Berikut beberapa sumber kalsium untuk tulang yang mudah ditemukan dan bermanfaat bagi anak.

1. Ikan Teri

Ikan teri merupakan sumber kalsium hewani yang baik karena dikonsumsi secara utuh, termasuk tulangnya. Kandungan omega-3 untuk anak dan protein di dalamnya juga penting untuk perkembangan otak dan otot.

Ikan ini mudah ditemukan dan bisa diolah menjadi berbagai masakan yang disukai anak. Cita rasanya yang gurih juga membuatnya cocok sebagai lauk harian.

2. Sarden

Sarden kalengan kaya kalsium dan vitamin D, sangat baik untuk menunjang pembentukan tulang. Vitamin D membantu tubuh anak menyerap kalsium dengan lebih optimal.

Pilih sarden dengan label rendah sodium agar tetap aman dikonsumsi secara rutin. Hindari yang tinggi pengawet atau tambahan gula.

3. Bayam

Bayam termasuk sayuran hijau yang mengandung kalsium nabati dalam jumlah cukup baik. Meskipun penyerapannya lebih rendah, tetap berkontribusi bagi asupan mineral harian.

Agar penyerapan kalsium untuk tulang anak lebih optimal, padukan bayam dengan makanan tinggi vitamin C seperti tomat atau jeruk dalam menu makan anak.

Baca Juga: 15 Makanan yang Mengandung DHA untuk Anak 1-5 Tahun

4. Brokoli

Brokoli tidak hanya tinggi kalsium, tapi juga kaya serat dan antioksidan. Kandungan nutrisinya mendukung pertumbuhan sekaligus sistem imun anak.

Brokoli paling baik disajikan dalam bentuk kukus atau tumis ringan agar vitamin dan mineralnya tidak rusak akibat proses memasak.

5. Kacang Almond

Kacang almond adalah camilan sehat tinggi kalsium, magnesium, dan lemak tak jenuh. Nutrisi-nutrisi tersebut sangat penting untuk mendukung perkembangan tulang dan otot anak.

Almond bisa diberikan dalam bentuk utuh, bubuk, atau dicampurkan ke dalam makanan seperti oatmeal, smoothies, atau yoghurt.

6. Susu

Susu adalah sumber kalsium untuk tulang anak yang paling mudah diserap tubuh. Selain kalsium, susu juga mengandung protein, vitamin D, dan fosfor yang mendukung kekuatan tulang.

Pilih susu yang sudah difortifikasi dengan kalsium untuk tulang anak dan nutrisi penting lainnya agar lebih optimal mendukung tumbuh kembangnya.

Salah satu pilihannya adalah Nutrilon Royal 3 "The formula to Win", satu-satunya susu pertumbuhan teruji klinis yang dirancang secara saintifik dengan Double Biotics FOS:GOS dan DHA & EPA yang lebih tinggi. Dukung daya tahan tubuh dan kemampuan berpikir si Kecil untuk persiapkan anak untuk menang.

Lengkapi kebutuhan nutrisi si Kecil dengan Nutrilon Royal 3 di NutriShop, Official website Nutrilon dengan pilihan produk terlengkap.

Susu Nutrilon 3

7. Yoghurt

Yoghurt adalah produk fermentasi susu yang tinggi kalsium dan mengandung probiotik, yang bermanfaat untuk kesehatan pencernaan anak.

Karena rasanya yang disukai anak-anak, yoghurt ideal sebagai camilan sehat yang kaya nutrisi.

8. Keju

Keju kaya akan kalsium, serta mengandung protein dan lemak baik yang bermanfaat bagi pertumbuhan anak. Beberapa jenis keju mengandung banyak vitamin B12 untuk anak yang bermanfaat menjaga kesehatan saraf.

Keju bisa dijadikan camilan praktis atau pelengkap menu harian. Pilih keju rendah sodium untuk menjaga keseimbangan asupan garam anak.

9. Sereal yang Difortifikasi

Sereal yang telah ditambahkan kalsium dan vitamin D dapat menjadi cara praktis untuk memulai hari dengan asupan gizi yang seimbang. Ini cocok untuk anak yang kurang suka sayur atau susu.

Pastikan memilih sereal yang rendah gula dan tinggi serat agar gizinya tetap seimbang dan tidak berlebihan kalori.

Baca Juga: 7 Cara Menambah Zat Besi pada Anak yang Efektif

Yuk, gabung jadi member Nutriclub untuk dapatkan ratusan expert-verified parenting content yang terkurasi sesuai usia si Kecil, akses ke call center yang terhubung langsung dengan ahli seputar nutrisi dan tumbuh kembang anak, serta beragam exclusive rewards khusus untuk Mama dan si Kecil dari setiap pembelian produk Nutrilon. Daftar gratis, sekarang!

Informasi yang Wajib Mama Ketahui

Pilih Artikel Sesuai Kebutuhan Mama

Editorial Team. Calcium - Health Professional Fact Sheet. (n.d.). Retrieved July 06, 2025 from https://ods.od.nih.gov/factsheets/Calcium-HealthProfessional/

Editorial Team. Calcium - The Nutrition Source. (2020). The Nutrition Source. https://nutritionsource.hsph.harvard.edu/calcium/.

Editorial Team. Vitamin D - Health Professional Fact Sheet. (n.d.). Retrieved July 06, 2025 from https://ods.od.nih.gov/factsheets/VitaminD-HealthProfessional/

Artikel Terkait