Loading...

Riwayat Pencarian

Pencarian Populer

burger menu
Kesehatan

Manfaat dan Jadwal Pemberian Vaksin PCV untuk Anak

Article Oleh : Mauliyana Puspa Adityasari 17 Juli 2023

Sistem imun bayi belum sekuat orang dewasa pada umumnya. Oleh karena itu, penting bagi Mama mendukung kekebalan tubuhnya dengan melengkapi jadwal vaksinasi dasar sesuai rekomendasi IDAI. Salah satunya adalah vaksin PCV yang melindungi bayi dari bakteri pneumokokus penyebab pneumonia dan meningitis. 

Lalu apa saja manfaat vaksin PCV dan kapan si Kecil dapat diberikan vaksin PCV? Namun sebelumnya, Mama juga harus tahu apa itu pneumonia yang merupakan ancaman serius pada si Kecil. Yuk, simak ulasan lengkapnya di artikel ini, Ma.

Apa Itu Pneumonia?​​​​​​​

Pneumonia merupakan salah satu penyakit menular berbahaya yang disebabkan oleh pneumokokus dan menjadi penyebab utama kematian pada anak-anak di dunia. 

Kasus pneumonia di Indonesia tercatat cukup tinggi, yaitu sekitar 14,5% kematian terjadi pada bayi dan sebanyak 5% kematian terjadi pada balita setiap tahunnya.

Penyakit ini memang dapat menyerang berbagai kelompok usia, namun angka kejadian tertinggi terjadi pada anak-anak di bawah usia 5 tahun. 

Terdapat kelompok lain yang memiliki risiko tinggi terinfeksi oleh pneumonia, yakni anak-anak dengan kondisi berikut:

  • Penyakit jantung bawaan.

  • HIV.

  • Thalassemia.

  • Menjalani kemoterapi.

  • Anak-anak dengan sistem kekebalan tubuh lemah.

Apa Itu Vaksin PCV?

imunisasi yang tepat akan meningkatkan kekebalan tubuh pada si Kecil untuk melawan segala macam penyakit berbahaya yang hanya dapat dicegah melalui vaksin. Imunisasi yang tepat untuk mencegah bakteri pneumokokus adalah pemberian vaksin PCV.

Vaksin PCV atau Pneumococcal Conjugate Vaccine, merupakan jenis vaksin yang mengandung protein konjugasi yang bertujuan untuk mencegah penyakit yang disebabkan oleh infeksi bakteri Streptococcus pneumoniae. 

Bakteri ini dapat menyebabkan beberapa penyakit serius, seperti:

  • Pneumonia.

  • Meningitis bakterial.

  • Bakteremia (infeksi berbahaya pada aliran darah.

  • Otitis media (infeksi telinga tengah).

  • Infeksi sinus.

Selain itu, vaksin PCV juga dapat digunakan untuk mencegah penyakit meningitis atau infeksi pada selaput otak dan sumsum tulang belakang. Penyakit ini dapat menyebabkan demam tinggi, leher menjadi kaku atau sakit kepala, nafsu makan menurun, kebingungan, dan muntah. 

Penyakit ini dapat diobati jika didiagnosis sejak dini dan dapat dicegah melalui vaksinasi. Hal ini terbukti efektif di negara-negara yang mengimplementasikan vaksin PCV sebagai bagian dari program imunisasi rutin.

Baca Juga: 6 Ciri-Ciri Anak Sehat dan Punya Imunitas yang Baik

Kapan Anak Sebaiknya Mendapatkan Vaksin PCV?

Untuk mendapatkan perlindungan dari bahaya bakteri pneumokokus, Mama harus mengetahui jadwal yang tepat pemberian vaksin PCV pada si Kecil. Pemberian vaksin ini dilakukan dalam beberapa dosis yang direkomendasikan oleh ahli kesehatan.

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) merekomendasikan vaksin PCV dalam program imunisasi rutin untuk anak-anak di seluruh dunia. Kementerian Kesehatan pun meresmikan penambahan jumlah vaksin pada anak menjadi 14 vaksin dari sebelumnya 11 vaksin, vaksin PCV termasuk di dalamnya.

Vaksin PCV dapat diberikan di usia kurang dari 1 tahun dengan dosis sebanyak 3 kali, yaitu saat usia 2, 4, dan 6 bulan sesuai dengan jadwal imunisasi dari IDAI

Pemberian vaksin diberikan dengan interval antara 4 hingga 8 minggu pada anak usia 2 bulan dan diberikan sebanyak 2 kali.

Pada pemberian vaksin PCV pertama, si Kecil mendapatkan vaksin berjenis PCV13 yang dapat melindungi dari 13 strain bakteri pneumokokus. Selanjutnya, si Kecil mendapatkan kembali vaksin PCV booster pada usia 6 bulan

Namun, si Kecil masih dapat diberikan vaksin PCV booster kedua pada usia 12 hingga 15 bulan.

Bagaimana Jika Terlambat Vaksin PCV?

Mama perlu menyadari betapa pentingnya menjaga jadwal vaksinasi si Kecil, termasuk vaksin PCV. Vaksinasi yang tepat waktu membantu membangun kekebalan tubuh si Kecil dan memberikan perlindungan terhadap penyakit yang serius.

Terlewatnya jadwal vaksinasi dapat meningkatkan risiko si Kecil terkena penyakit yang dapat dicegah dengan vaksin. Oleh karena itu, Mama disarankan untuk memiliki pengingat atau jadwal vaksinasi yang baik serta mengikuti petunjuk dokter dengan cermat.

Jika terlewat dalam memberikan vaksin PCV sesuai jadwal yang direkomendasikan, Mama tidak perlu panik. Langkah yang harus diambil adalah segera menghubungi dokter atau fasilitas kesehatan terdekat untuk mendapatkan petunjuk yang tepat.

Bagi anak-anak yang belum mendapatkan vaksin PCV sesuai jadwal tetap harus mendapatkan vaksin ini. Namun, jumlah dosis dan waktu antara dosis akan tergantung pada usia si Kecil saat ini. 

Jika hingga usia 2 sampai 4 tahun si Kecil tidak menyelesaikan empat dosis yang seharusnya diterima, mereka wajib mendapatkan satu dosis vaksin PCV.

Baca Juga: Penyebab, Ciri, dan Cara Mengatasi Eksim pada Bayi

Efek Samping Vaksin PCV

Banyak orang tua yang merasa tidak tega untuk memberikan vaksin pada si Kecil. Padahal, pemberian vaksin sangatlah penting dan sudah menjadi keharusan bagi Mama agar si Kecil selalu sehat dan terhindar dari berbagai risiko penyakit menular. 

Setelah divaksin, mungkin beberapa anak akan mengalami beberapa efek samping, antara lain:

  • Kemerahan pada kulit bekas suntikan.

  • Tubuh menjadi merasa lelah.

  • Kehilangan nafsu makan.

  • Mengalami demam.

  • Terjadi nyeri otot dan nyeri sendi.

  • Sakit kepala.

Vaksin PCV bukan hanya baik untuk anak-anak, namun orang dewasa juga bisa mendapatkannya. Bahkan, diperkirakan sekitar 50 sampai 70% vaksin PCV sangat efektif untuk mencegah penyakit akibat pneumokokus. 

Orang dewasa juga bisa mendapatkan vaksin PCV berjenis PPSV untuk rentang usia 2 hingga 64 tahun. Alasannya, pada usia tersebut masih rentan terjangkit bakteri pneumokokus apalagi memiliki salah satu dari kondisi kesehatan yang memengaruhi sistem kekebalan harus divaksinasi PPSV, seperti gagal ginjal, penyakit jantung, leukemia, diabetes, dan beberapa penyakit lainnya.

Untuk mendapatkan pelayanan imunisasi PCV bisa dilakukan di posyandu, puskesmas, maupun fasilitas pelayanan kesehatan lainnya seperti rumah sakit, klinik, praktik dokter, bidan, dan fasilitas pelayanan kesehatan lainnya.

Baca Juga : Ketahui Penyebab, Gejala, dan Cara Mengatasi Campak pada Anak

Nah, itulah penjelasan lengkap mengenai manfaat, jadwal pemberian dan efek samping dari vaksin PCV. Jangan lupa untuk memberikan vaksinasi untuk si Kecil sesuai dengan jadwal imunisasi agar mereka tetap sehat dan terlindungi dari berbagai penyakit.

Temukan berbagai informasi seputar panduan untuk mendukung daya tahan tubuh si kecil dilengkapi dengan tips untuk dukung tumbuh kembangnya, melalui E-Book 1000 HPK. Download sekarang juga secara gratis, Ma!

  1. IDAI | Imunisasi penting untuk mencegah penyakit berbahaya. (2023). Idai.or.id. https://www.idai.or.id/artikel/klinik/imunisasi/imunisasi-penting-untuk-mencegah-penyakit-berbahaya
  2. ‌Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2023). Kemkes.go.id. https://www.kemkes.go.id/article/view/22042400001/kemenkes-tambah-3-jenis-vaksin-imunisasi-rutin-salah-satunya-hpv.html
  3. ‌IDAI | Sekilas Vaksin Pneumokokus. (2023). Idai.or.id. https://www.idai.or.id/artikel/klinik/imunisasi/sekilas-vaksin-pneumokokus
  4. ‌Pemerintah Berikan Imunisasi PCV bagi Seluruh Anak Indonesia Untuk Melindungi dari Bahaya Radang Paru (Pneumonia). Sehat Negeriku. https://sehatnegeriku.kemkes.go.id/baca/umum/20220912/4941060/pemerintah-berikan-imunisasi-pcv-bagi-seluruh-anak-indonesia-untuk-melindungi-dari-bahaya-radang-paru-pneumonia/
  5. ‌Saling, J. (2009, September 24). Pneumococcal Vaccine. WebMD; WebMD. https://www.webmd.com/children/vaccines/pneumococcal-vaccine-1
  6. ‌NHS Choices. (2023). Pneumococcal vaccine overview. https://www.nhs.uk/conditions/vaccinations/pneumococcal-vaccination/
  7. ‌Your Child’s Immunizations: Pneumococcal Vaccines (PCV, PPSV) (for Parents) - Nemours KidsHealth. (2022). Kidshealth.org. https://kidshealth.org/en/parents/pneumococcal-vaccine.html
  8. ‌CDC. (2022, September 15). Pneumococcal Vaccines for Children. Centers for Disease Control and Prevention. https://www.cdc.gov/vaccines/parents/diseases/pneumo.html
comment-icon comment-icon