Perkembangan Janin 12 Minggu - Nutriclub

Riwayat Pencarian

Pencarian Populer

Stimulasi

Perkembangan Janin 12 Minggu

Tahukah Mama, pada usia kehamilan minggu ke-12, si Kecil sudah terbentuk sempurna dengan panjang sekitar 5,4 cm bila diukur dari kepala hingga bokong, seperti ukuran buah plum.

Dengan berat sekitar 18g, seperti berat tiga buah anggur. Saat ini organ tubuh dan otot si Kecil sudah mulai terbentuk, bahkan detak jantungnya sudah mulai bisa didengar melalui bantuan pemeriksaan ultrasound. Pembentukan rangka tubuh si Kecil terbentuk dari jaringan dan tulang yang akan semakin mengeras. Tugas utama dari si Kecil saat ini adalah untuk semakin bertumbuh.

 

Asupan nutrisi si Kecil saat ini sudah mulai didapatkan dari plasenta yang terhubung dengan peredaran darah Mama. Nutrisi dalam kehamilan seringkali dihubungkan dengan penambahan berat badan Mama, selama kehamilan sebaiknya berat badan bertambah rata-rata 11,5-16 kg atau sekitar 0,5 kg per minggu sejak trimester kedua yang disebabkan oleh adanya fetus, plasenta, cairan amnion, dan adaptasi organ ibu (uterus, payudara, volume darah). Kalori yang diterima pun juga harus meningkat sebanyak 100-450 kkal/hari selama kehamilan. Nilai ini didapatkan dari perkiraan dibutuhkan 80.000 kkal terutama pada 20 minggu terakhir yang diperlukan untuk dapat menunjang kehamilan cukup bulan, energi ini tidak hanya digunakan untuk metabolisme ibu dan janinnya, melainkan untuk pertumbuhan janin dan plasenta. Pada kehamilan trimester pertama, jumlah kalori yang dibutuhkan sama dengan kondisi tidak hamil, sedangkan mulai dari trimester kedua diperlukan penambahan 340 kkal/hari dan 450 kkal/hari selama trimester ketiga. Jumlah kebutuhan energi ini sendiri masih dapat berubah tergantung dari usia ibu, indeks masa tubuh, dan aktivitas Mama.

Nutrisi yang dibutuhkan si Kecil terdiri dari nutrisi makro seperti karbohidrat, protein, dan lemak, serta nutrisi mikro yaitu vitamin, mineral, dan zat penunjang lainnya. Kebutuhan makronutrien seperti protein yang dibutuhkan pada ibu hamil meningkat karena dibutuhkan untuk pertumbuhan janinnya dan perubahan lain pada uterus, payudara, plasenta. Rekomendasi protein yang dikonsumsi selama kehamilan yaitu 60 g/hari, nilai ini meningkat dari 46 g/hari pada wanita yang tidak hamil. Karbohidrat yang dikonsumsi sebesar 45-65% kalori setiap harinya. Lemak yang dikonsumsi 20-35% dari kalori setiap harinya. Jumlah ini kurang lebih sama dengan kondisi sebelum hamil, namun lemak sehat seperti asam Docosahexaenoic atau yang dikenal sebagai DHA, yaitu sejenis asam lemak tak jenuh rantai panjang golongan omega-3 sangat penting untuk perkembangan fungsi otak, serta pembentukan jaringan saraf dan mata, yang akan mempengaruhi aktivitas motorik dan kecerdasan si Kecil. Menurut penelitian, ibu yang sedang hamil memerlukan konsumsi DHA harian sebesar 200 mg. Untuk itu, Mama sebaiknya mengonsumsi makanan atau cemilan sehat yang kaya akan DHA. Seperti:

-          Ikan salmon panggang dengan sayuran yang telah dikukus, setiap satu sajian ikan salmon mengandung 1.22 g DHA.

-          Ikan makarel dengan sepotong roti gandum, setiap satu sajian ikan makarel mengandung 0.59 g DHA.

-          Ikan sarden, ikan ini cukup mudah untuk didapat dan banyak tersedia dalam bentuk makanan kaleng. Setiap sajiannya mengandung 0.74 DHA. Selain itu, sarden juga kaya akan vitamin B12 dan D.

-          Udang, setiap satu sajian udang mengandung 0.12 g DHA. Selain itu, udang juga kaya akan protein dan kalium.

-          Telur omega 3 yang mengandung 0,1 g DHA setiap butirnya.

Selain makanan-makanan di atas, lengkapi kebutuhan nutrisi Mama selama masa kehamilan dengan Lactamil ACTI Duobio+ yang mengandung Nutrisi Makro (Karbohidrat, Protein, dan Lemak), serta Nutrisi Mikro (13 Vitamin dan 7 Mineral) yang diformulasikan khusus untuk mendukung pemenuhan kebutuhan nutrisi Mama dan si Kecil.