Banyaknya mitos yang beredar soal lahiran normal atau caesar membuat Mama dan Papa bingung. Salah satunya adalah perbedaan kecerdasan bayi lahir normal dan caesar. Apakah ini benar?
Benarkah Bayi Lahir Normal Lebih Pintar dari Caesar?
Tidak, ya, Ma. Hingga kini belum diketahui adanya perbedaan kecerdasan bayi lahir normal dan caesar. Artinya, metode persalinan tidak menentukan kecerdasan si Kecil.
Ini diperkuat dengan salah satu penelitian di jurnal BMJ Mental Health (2021) yang menyebutkan bahwa bayi yang lahir secara caesar tidak terpengaruh kecerdasannya ketika dewasa.
Kecerdasan anak justru lebih ditentukan dari genetik dan terutama beberapa kombinasi faktor eksternal, seperti stimulasi yang diberikan, nutrisi yang ia dapat, pola asuh, hingga lingkungannya.
Baca Juga: 11 Perawatan Setelah Melahirkan agar Mama Cepat Pulih
Apa yang Sebenarnya Berbeda pada Bayi Lahir Normal dan Caesar?
Perbedaan utama bayi lahir normal dan caesar adalah paparan bakteri baik yang membantu membentuk sistem imun anak.
Pada persalinan normal, si Kecil akan terpapar bakteri baik di vagina. Inilah yang berbeda dengan bayi lahir caesar.
Selain itu, Mama juga akan mengeluarkan hormon stres alami, seperti kortisol, saat menjalani persalinan normal. Hormon ini membantu adaptasi awal si Kecil terhadap dunia luar.
Namun, Mama tidak perlu khawatir, ya. Sebab, kondisi biologis ini hanya berlangsung sementara dan sama sekali tidak berhubungan dengan kecerdasan anak di masa depan.
Baca Juga: Efek Operasi Caesar pada Bayi dan Pengaruhnya Terhadap Imun
Mengapa Kesehatan Usus Sering Dikaitkan dengan Perkembangan Otak Bayi?
Mama mungkin pernah dengar kalau usus adalah otak kedua. Hubungan keduanya dikenal dengan gut-brain axis.
Penelitian International journal of molecular sciences (2022) menyebutkan sel-sel saraf di usus akan terhubung langsung ke otak dan membantu kecerdasan kognitif. Ini tak lepas dari peran sekitar 70-80% sel imun yang berada di saluran cerna.
Usus bayi yang sehat akan berperan dalam beberapa hal, yaitu:
- Membantu menjaga daya tahan tubuh bayi
- Menurunkan risiko alergi pada anak dan gangguan pencernaan
- Mendukung penyerapan nutrisi yang optimal, termasuk untuk otak anak
Berhubung bayi yang lahir caesar tidak mendapatkan paparan bakteri baik sebanyak anak yang lahir normal, ia membutuhkan dukungan nutrisi ekstra untuk tumbuh kembang dan kesehatan ususnya, seperti probiotik dan prebiotik.
Mitos dan Fakta Seputar Kecerdasan Bayi Caesar
Secara ilmiah, tidak ada perbedaan kecerdasan bayi lahir normal dan caesar. Namun, kadang Mama mungkin masih khawatir dengan beberapa mitos yang beredar. Yuk, Ma, coba kita kupas satu per satu.
1. Operasi Caesar Membuat IQ Anak Lebih Rendah
Ini jelas mitos, ya, Ma. Seperti yang tadi sudah kita bahas, belum ada penelitian yang mampu membuktikan bahwa metode persalinan berpengaruh pada kecerdasan si Kecil (IQ).
Faktor nutrisi, stimulus, dan kualitas interaksi yang dilakukan si Kecil dengan lingkungannya yang justru lebih berperan dalam mendukung kecerdasan anak.
2. Bayi Caesar Pasti Punya Daya Tahan Tubuh Lebih Lemah
Ini juga mitos. Sama seperti anggapan soal perbedaan kecerdasan bayi lahir normal dan caesar, daya tahan tubuh bayi tidak ditentukan hanya dari cara persalinannya.
Memang, bayi caesar memiliki paparan bakteri baik awal yang lebih rendah dibanding persalinan normal, tetapi bukan berarti sistem imunnya pasti lebih lemah.
Dengan pemberian ASI, nutrisi seimbang, dan stimulasi yang tepat, sistem imun si Kecil tetap bisa berkembang optimal, sama seperti bayi lainnya.
3. Otak Bayi Berkembang Pesat di Tiga Tahun Pertama Kehidupan
Baik lahir normal maupun caesar, perkembangan otak bayi akan berlangsung sangat pesat di 3 tahun pertama kehidupan. Pada fase ini, ia akan menyerap banyak informasi dan mempelajari hal baru dari berbagai pengalaman.
Hal inilah yang sering dikaitkan dengan perbedaan kecerdasan bayi lahir normal dan caesar, padahal kecerdasan anak lebih dipengaruhi oleh pengalaman dan stimulasi yang ia terima setelah lahir
Dengan kata lain, stimulus yang didapatkan si Kecil setelah lahir jauh lebih penting daripada metode kelahirannya dalam menentukan kecerdasan anak.
Baca Juga: 9 Kecerdasan Majemuk Anak dan Cara Stimulasinya
Cara Mengoptimalkan Kecerdasan Bayi, Terlepas dari Cara Lahirnya
Bagaimanapun cara si Kecil lahir, peran Mama Papa setelahnya jauh lebih besar dalam mendukung kecerdasan anak. Ini yang dapat Mama Papa lakukan untuk mengoptimalkan kecerdasannya:
- Memberikan ASI atau nutrisi pendukung lain untuk kesehatan usus dan otak anak
- Memastikan kebutuhan tidur si Kecil terpenuhi
- Memberikan stimulus pada anak, seperti membaca dan bermain bersama
- Memastikan si kecil tetap aktif secara fisik
- Mengajak si Kecil berbicara sekalipun ia belum dapat memahami atau membalasnya
- Menjaga kontak mata dengan si Kecil
- Berikan mainan edukasi sesuai usianya
- Hindari screen time
- Ajak anak mengeksplorasi lingkungan luar
Pastikan Mama Papa menyediakan lingkungan yang kondusif dan penuh kasih sayang untuk mendukung rasa aman si Kecil. Rasa aman akan membantunya lebih berani dan eksploratif, terutama dalam mempelajari hal-hal baru.
Bayi Lahir Caesar Tetap Bisa Tumbuh Cerdas dan Sehat
Ma, tidak ada perbedaan kecerdasan bayi lahir normal dan caesar. Kedua proses persalinan tersebut punya peluang yang sama besarnya untuk anak tumbuh sehat dan cerdas.
Sebab, faktor eksternal yang nantinya akan berpengaruh banyak. Untuk itu, peran Mama Papa adalah memberikannya lingkungan aman, nutrisi tepat, serta stimulasi sesuai dengan usianya.
Jika saat ini si Kecil masih dalam kandungan, sebaiknya Mama fokus untuk menjaga kehamilan. Pasalnya, semua metode persalinan sama baiknya, tergantung kondisi Mama dan sesuai konsultasi dokter.
Mama juga bisa men-download e-book “Panduan Bagi Mama dan si Kecil yang Lahir Caesar” untuk mempersiapkan diri menjelang persalinan caesar. Di E-Book ini Mama bisa dapatkan panduan lengkap seputar persiapan operasi, proses pemulihan, dan kebutuhan nutrisi terbaik bagi Mama dan si Kecil setelah persalinan caesar. Gratis!
Jangan lupa daftar di Nutriclub dan dapatkan akses ke artikel ahli, panduan nutrisi bayi, serta tips eksklusif untuk mendampingi setiap tahap perkembangannya.
