Atasi Kontraksi Saat Hamil - Nutriclub

Riwayat Pencarian

Pencarian Populer

Kesehatan

Atasi Kontraksi Saat Hamil

Kontraksi secara umum merupakan sinyal bahwa Ibu akan segera menuju persalinan dan menyambut kehadiran bayi.

Di trimester ketiga kehamilan, tentu Ibu sudah mempersiapkan semua keperluan untuk persalinan, sehingga saat Ibu merasakan kontraksi Ibu dan Ayah sudah siap siaga. Namun, kontraksi bisa saja terjadi di trimester pertama, ini adalah kontraksi palsu. Maka kenali lebih jauh mengenai kontraksi di saat hamil.


Penyebab Kontraksi


Di dalam tubuh Ibu ada hormon yang namanya oksitosin. Hormon ini bertugas merangsang refleks pengeluaran ASI atau Air Susu Ibu. Tapi, selain merangsang produksi dan pengeluaran ASI, pengeluaran hormon ini juga menyebabkan rahim berkontraksi. Otot rahim Ibu jadi merengang dan mengerut untuk membuat kepala bayi terdorong ke leher rahim, dan bayi siap lahir ke dunia.

Did you know?

”Kontraksi yang tidak diiringi rasa nyeri bisa menjadi salah satu ciri-ciri kontraksi palsu atau Braxton Hicks. Ketahui selengkapnya di sini.“

LIHAT LENGKAP



Apa Rasanya Kontraksi?


Mungkin Ibu merasakan keram dan nyeri sebelum merasakan kontraksi. Keram ini memang mirip dengan keram saat menstruasi. Kontraksi yang sebenarnya memiliki pola yang teratur. Semakin lama frekuensinya akan semakin sering dan durasinya semakin panjang. Ini berbeda dengan Braxton Hicks atau kontraksi palsu yang kadang terasa dan kadang hilang tak tentu waktunya. 

Kontraksi palsu bisa terjadi jika Ibu kelelahan. Jika Ibu benar-benar merasakan kontraksi, jangan panik, atasi kontraksi dengan mengatur nafas dengan baik.


Mengatasi Kontraksi

 

Saat kontraksi datang, Ibu akan merasakan manfaat teknik pernafasan dari kelas prenatal. Pada proses kelahiran tahap 2, kontraksi dapat diatasi dengan mengejan dan mendorong bayi keluar.

Jaga kondisi kesehata Ibu dan janin di masa kehamilan dengan asupan nutrisi seimbang. Klik di sini untuk informasi lengkapnya.