Loading...
burger menu

Riwayat Pencarian

Pencarian Populer

Mama, Begini 7 Cara Mengatasi Bayi Rewel

Stimulasi

Mama, Begini 7 Cara Mengatasi Bayi Rewel


Kehidupan Mama sehari-hari tentu banyak tantangan, terutama bagi Mama yang baru. Mulai dari awal mengalami kehamilan hingga melahirkan bayi Mama. Namun tidak berhenti disitu saja, karena setelah itu terdapat tantangan yang baru lagi bagi Mama yaitu bayi Mama sendiri yang baru lahir. Bayi belum mengerti bagaimana caranya berkomunikasi seperti orang dewasa maka mereka menangis. Menangis merupakan cara bayi untuk memberitahukan kepada Mama bahwa mereka membutuhkan kenyamanan dari perhatian.1 Bayi yang rewel bukanlah hal yang jarang dijumpai. Tentu Mama akan menghadapi suatu saat dimana bayi Mama akan menjadi rewel, bahkan ada beberapa bayi yang lebih rewel dibandingkan dengan yang lainnya. Terkadang mungkin gampang untuk Mama mencoba menebak apa yang mereka inginkan, namun saat lain juga sulit. Dalam artikel ini akan dibahas 7 cara gampang mengatasi bayi rewel untuk Mama.

Bayi memiliki kecenderungan untuk menangis yang memuncak hingga 7 minggu, setelah itu akan secara perlahan-lahan menurun frekuensinya.1 Ada suatu saat dimana Mama mungkin menghadapi bayi menjadi sangat rewel hingga tidak bisa dinyamankan. Kejadian ini paling sering dijumpai terutama pada sore hari. Hal ini tentu sangat tidak nyaman untuk Mama, terutama bila Mama sudah bekerja dari pagi sehingga terasa energi tubuh Mama sudah habis. Namun Mama tidak perlu khawatir, karena kami akan bahas penyebab tersering bayi menjadi rewel dan cara gampang mengatasi bayi rewel.

7 Cara Mengatasi Bayi Rewel dengan Mudah

Secara umum terdapat banyak hal yang dapat membuat bayi menjadi rewel. Untuk Mama yang baru menghadapi bayi pasti akan bingung dan mencoba untuk menebak apa menyebabkan bayi menjadi rewel dan cara mengatasinya. Berikut adalah hal tersering yang membuat mereka menjadi rewel dan bagaimana cara untuk mengatasinya:1,2,3

1. Rasa lapar

Bayi yang baru lahir perlu asupan makan setiap beberapa jam. Rewel menangis dapat merupakan tanda bayi Mama sedang lapar. Mama dapat mengantisipasi kapan bayi merasa lapar dengan cara melihat pergerakan tangan ke mulutnya dan mengecap-ngecap bibir. Mama dapat membuat bayi Mama tenang dengan memberikannya ASI.

2. Popok yang basah atau kotor

Bayi dapat merasa tidak nyaman apabila popoknya basah atau kotor. Mama perlu memeriksa popok bayi secara berkala.

3. Kelelahan

Bayi menjadi rewel bila kelelahan. Bayi memerlukan jam istirahat lebih dari yang Mama kira. Secara umum bayi dapat tidur selama 16 jam sehari, bahkan bisa lebih.

4. Menginginkan untuk dipeluk

Terkadang bayi dapat merasakan kesepian, sehingga menjadi rewel meminta untuk dipeluk dekat dengan Mama. Mama dapat menggendongnya dengan kain secara perlahan. 

5. Merasakan terlalu panas atau terlalu dingin

Ini tentu dapat membuat bayi menjadi tidak nyaman sehingga menjadi rewel. Terkadang Bayi tertutupi dengan selimut yang terlalu banyak atau terlalu sedikit. Mama dapat memberikan selimut lembut yang lebih tebal bila suhu ruangan dingin, atau dapat membuka bajunya bila suhu ruangan panas. Mama juga dapat memijit bayi Mama dan memberikan minyak bayi bila sudah berusia lebih dari 1 bulan.

6. Merasa bosan

Mama dapat menunjukkan bayi Mama sesuatu seperti mainan yang aman untuk mereka atau dapat memutarkan lagu untuk mereka dengar. Terkadang mereka hanya mau digendong dengan mama, gerakan seperti goyangan dengan lembut terkadang dapat menenangkan bayi.

7. Terlalu banyak stimulasi

Apabila terlalu banyak stimulasi seperti berisik, banyak getaran, cahaya terlalu terang dapat membuat bayi Mama tidak nyaman sehingga menjadi rewel. Mama dapat menyiapkan tempat yang nyaman untuk bayi seperti ruangan tenang, tidak terlalu terang, suhu yang cukup nyaman, dengan suara latar belakang yang menenangkan.

Apabila Mama sudah mencoba segala cara untuk mengatasi bayi rewel namun tetap tidak berhasil, terkadang tidak apa-apa untuk membiarkan bayi Mama menangis. Pastikan Mama untuk tetap meletakan bayi di tempat yang aman dan nyaman.2 Namun perlu diperhatikan apabila bayi Mama menangis terus-menerus tanpa henti dan bila tangisan bayi terdengar ada yang berbeda, hal ini mungkin menandakan bahwa bayi Mama sedang sakit. Bila Mama ragu, Mama dapat berkonsultasi segera dengan dokter atau tenaga kesehatan lainnya. Tanda-tanda yang perlu Mama awasi adalah kejang, warna kulit membiru atau memucat, terlihat kesulitan bernafas atau bernafas dengan cepat, demam tinggi, dan terdapat bintik ungu kemerahan di tubuh bayi.1,3 

Saat mengatasi bayi rewel, ingat Mama juga perlu tenang supaya dapat lebih mudah menangani bayi Mama. Beristirahatlah bila Mama ada waktu dan jangan sungkan untuk menanyakan keluarga ataupun teman untuk bantuan. Hal ini hanya sementara saja, bayi Mama akan bertumbuh dan berkembang kedepannya. Setelah 6-8 minggu kerewelan si bayi akan perlahan-lahan berkurang.3

  1. Soothing a crying baby. nhs.uk. Published December 7, 2020. Accessed October 15, 2021. https://www.nhs.uk/conditions/baby/caring-for-a-newborn/soothing-a-crying-baby/
  2. What to do when your newborn cries. Mayo Clinic. Accessed October 15, 2021. https://www.mayoclinic.org/healthy-lifestyle/infant-and-toddler-health/in-depth/healthy-baby/art-20043859
  3. 12 reasons why your newborn might be crying, and how to soothe them. Motherly. Published June 14, 2021. Accessed October 15, 2021. https://www.mother.ly/parenting/baby/health/why-is-my-newborn-crying
comment-icon comment-icon