Tetap ASI Eksklusif Dengan Memompa ASI - Nutriclub

Riwayat Pencarian

Pencarian Populer

Menyusui

Tetap ASI Eksklusif Dengan Memompa ASI

Memompa ASI adalah senjata andalan bagi Ibu bekerja. Bahkan sebelum cuti hamil Ibu berakhir pun Ibu sudah harus membiasakan diri dengan jadwal dan rutinitas memompa ASI, agar saat Ibu kembali bekerja suplai ASI untuk si kecil tetap terjaga dan si kecil berhasil mendapatkan ASI eksklusif dari Ibu.

Apa saja yang harus Ibu ketahui untuk mendapatkan ASI yang cukup saat memompa ASI?

  1. Dalam 2 minggu pertama setelah melahirkan, Ibu sudah bisa mulai memompa ASI untuk menghindari pembengkakan payudara. Tapi jangan terlalu terbawa suasana, karena bila Ibu terlalu banyak memompa ASI dalam minggu awal ini, suplai ASI Ibu bisa jadi terlalu banyak dalam minggu-minggu berikutnya, sehingga meningkatkan resiko tersumbatnya saluran ASI dan pembengkakan payudara. Targetkan untuk memompa sekitar 750-800 ml per hari pada 7-10 hari setelah melahirkan.
  2. Setelah si kecil berumur sekitar 1-2 bulan, Ibu bisa mulai memompa ASI secara rutin dengan jadwal yang sama yang Ibu lakukan ketika Ibu akan kembali bekerja. Lakukan hal ini paling tidak 2 minggu sebelum Ibu kembali bekerja.
  3. Proses pemompaan ASI adalah suatu kebiasaan yang perlu dilatih, mulai dari menyiapkan pompa, mencari pengaturan yang paling sesuai agar Ibu bisa memompa ASI dengan efektif dan efisien, dan menjaga agar Ibu tetap rileks selama proses pemompaan.
  4. Idealnya saat Ibu kembali bekerja, Ibu memompa ASI untuk menggantikan waktu menyusui yang terlewatkan selama Ibu bekerja. Jadi kira-kira selama 8 jam waktu bekerja, Ibu akan memompa ASI sebanyak 3 kali. Tapi Ibu bisa menyesuaikan jadwal ini sesuai dengan kebutuhan dan jadwal menyusui si kecil. Misalnya, bila si kecil menyusui setiap 2 jam sekali, Ibu bisa mengatur jadwal agar Ibu bisa menyusui lebih jarang, tapi dengan durasi yang lebih lama. Bila Ibu sama sekali tidak sempat memompa ASI selama bekerja, atur jadwal untuk memompa ASI di rumah, misalnya setelah bangun di pagi hari, sebelum berangkat bekerja, setelah si kecil tertidur, dan di malam hari.
  5. Durasi pemompaan ASI biasanya tergantung jumlah ASI yang Ibu produksi. Sebaiknya Ibu memompa sampai ASI sudah tidak keluar lagi. Atau bahkan bila Ibu sedang ingin meningkatkan produksi ASI, pompa terus payudara Ibu bahkan sampai beberapa menit setelah ASI berhenti keluar untuk melatih tubuh Ibu untuk memproduksi ASI lebih banyak. Tapi umumnya 15 menit untuk setiap payudara sudah cukup untuk memompa ASI Ibu.
  6. Atur pompa dalam pengaturan yang paling efektif dan efisien untuk memompa ASI Ibu. Setiap Ibu memiliki pengaturan yang berbeda-beda sesuai dengan bentuk tubuh masing-masing. Yang perlu diingat adalah hisapan yang paling keras tidak selalu berarti paling efektif dalam mengeluarkan ASI. Bila hisapan menyakitkan payudara Ibu, berhenti sejenak dan atur ulang breast pump Ibu.
  7. Tetaplah rileks selama proses pemompaan. Bersandar ke kursi Ibu serta mendengarkan musik yang menenangkan bisa sangat membantu. Aroma ataupun suara si kecil bisa sangat membantu, jadi bila perlu Ibu bisa membawa pakaian atau rekaman suara si kecil untuk membantu proses pemompaan ASI Ibu.
  8. Ada baiknya Ibu mengawasi jumlah ASI yang Ibu pompa selama 24 jam dalam waktu 10 hari. Bila rata-rata produksi ASI kurang dari 350 ml per hari, ada kemungkinan produksi ASI Ibu kurang. Tapi hal ini bisa juga disebabkan oleh hal lain (cek artikel 20 Penyebab Berkurangnya Produksi ASI).
  9. Idealnya, setiap hari Ibu memompa sebanyak 8-10 kali per hari, termasuk saat menyusui si kecil. Jadi bila si kecil hanya menyusui 6 kali sehari, pompa ASI Ibu sebanyak 2-4 kali sehari untuk menjaga produksi ASI Ibu. Hindari tidak memompa atau menyusui selama lebih dari 5-6 jam pada bulan-bulan awal.
  10. Bila Ibu kesulitan mendapatkan ASI yang cukup saat memompa, menambahkan 1-2 sesi singkat pemompaan ASI akan sangat membantu
  11. Bila si kecil belum menyusui pada hari-hari awal setelah kelahiran, memompa ASI dengan tangan adalah cara paling efektif untuk mengeluarkan colostrums. Untuk stimulasi tambahan, pompa ASI selama 10-15 menit di masing-masing payudara.
  12. Bila setelah menyusui payudara Ibu masih terasa penuh, pompa ASI selama 10-15 menit di masing-masing payudara setelah si kecil selesai menyusui

 

Hal yang paling penting diingat adalah prinsip dasar menyusui: semakin sering Ibu menyusui, maka produksi ASI Ibu akan semakin banyak. Tubuh Ibu pada akhirnya akan menyesuaikan diri memproduksi ASI sesuai dengan kebutuhan si kecil. Jadi selama Ibu sehat, tidak stress, dan cukup istirahat, seharusnya Ibu tidak akan menemui masalah dalam memenuhi kebutuhan si kecil. Bila Ibu mendapatkan masalah, jangan ragu bertanya pada keluarga, teman, ataupun konsultan laktasi.

Sumber

http //www.workandpump.com/pumping.htm

http //www.workandpump.com/nothing.htm

http://kellymom.com/bf/got-milk/basics/maintainsupply-pump/