Expert Advisor - Nutriclub

Riwayat Pencarian

Pencarian Populer

Kembali

Pertanyaan Mama dan Papa

Stimulasi dan Tumbuh Kembang

Bagaimana mengasah kreativitas Balita

Biarkan si Kecil bermain dengan cara dan gayanya sendiri, Mama jangan membatasinya dalam bereksplorasi. Berikan kebebasan dan dukung si Kecil untuk mencoba berbagai cara dan ide dalam melakukan kegiatannya. Aktivitasnyalah yang menjadi perhatian utama, bukan hasil akhirnya. Namun, tetap harus dalam pengawasan orang tua ya.

Drama

Sering kali si Kecil mengambil suatu benda, dan menganggapnya sebagai hal lain. Sebuah balok bisa menjadi kapal, makanannya bisa menjadi bentuk binatang, dan sebagainya. Permainan seperti ini melatih imajinasinya. Permainan drama ini juga membantu si Kecil menggunakan sisi kreativitasnya dalam menjawab pertanyaan dan menyelesaikan masalah. Dukung si Kecil dengan memberikan ide-ide baru dalam bermain, atau cukup dengan bermain serta mengikuti alur cerita yang dibuatnya. Mama juga bisa mendongeng sebelum tidur untuk melatih imajinasinya.

Seni Visual

Menggambar dengan jari, mewarnai, menyobek atau melipat kertas adalah aktivitas yang menyenangkan untuk si Kecil. Aktivitas ini dapat membantunya:

- Terbiasa dengan tekstur baru.

- Belajar menggunakan warna dan kertas

- Melatih berbagai kemampuan motoriknya

- Mengekspresikan pikiran, ide, dan pengalaman si Kecil lewat karya mereka.

Dengan memberikan berbagai alat yang diperlukan seperti pensil, kertas dan cat, serta ikut berpartisipasi dalam proses pembuatan karyanya bisa membantu si Kecil dalam bereskplorasi.

Musik

- Lagu dan musik adalah bentuk ekspresi diri yang baik. Bernyanyi bisa melatih si Kecil dalam menggunakan kata-kata, dan membantunya mengingat kata-kata baru.

- Si Kecil juga bisa menambahkan gerakan-gerakan menarik saat Mama bernyanyi bersama mereka, dan menambahkan kata-kata yang mereka ingat.

- Berikan variasi lagu untuk membantu si Kecil berekspresi, dan ajak si Kecil ikut serta dalam menyebutkan beberapa kata dalam lagu tersebut. Akan ada banyak kejutan yang si Kecil bisa berikan dalam bernyanyi bersama Ibu.

Menari

Dengan musik, si Kecil akan mulai menggerakkan tubuhnya dan menari tanpa perlu Ibu minta. Bahkan kadang si Kecil menari tanpa memperhatikan keadaan sekitar. Faktanya, si Kecil bisa mengeksplorasi imajinasi, pikiran dan respon mereka terhadap musik dan lingkungan sekitar.

Tidak hanya itu, si Kecil bisa melatih kemampuan motoriknya, termasuk koordinasi mata dan tangannya. Ibu bisa membantu si Kecil dengan mengajak dia untuk berjalan, meloncat, dan bergoyang untuk merespon musik atau kata-kata tertentu.

Bagaimana Cara Melatih Mental Tangguh Anak Agar Menjadi Mandiri dan Berani

- Biarkan Si Kecil Menentukan Pilihan

Cara melatih mental tangguh yang pertama adalah dengan cara membiarkan si Kecil untuk menentukan pilihan. Anak yang pemberani dan memiliki mental tangguh adalah anak yang dapat menentukan pilihannya sendiri dan dapat memecahkan masalah. Jika Mama ingin si Kecil menjadi mandiri dan berani, Mama harus membiarkan si Kecil menentukan pilihan.

Si Kecil belum bisa memilih hal-hal rumit, Mama bisa memberikan pilihan menu makan apa yang si Kecil inginkan untuk makan siang atau baju apa yang ingin dipakai ketika ingin bepergian.

- Ajarkan Kemampuan Sosial Pada si Kecil

Alasan mengapa si Kecil menjadi anak yang penakut dan tidak mandiri adalah karena si Kecil tidak mengetahui cara berinteraksi dengan orang lain. Si Kecil membutuhkan waktu dan latihan untuk bisa berinteraksi dengan orang asing selain keluarganya. Oleh karena itu, Mama harus mengajarkan si Kecil dasar-dasar kemampuan sosial agar si Kecil menjadi lebih berani.

Mama bisa mengajak si Kecil ke supermarket dan perintahkan si Kecil untuk membayar barang belanjaan di kasir. Selain itu, Mama juga bisa mengajak si Kecil bermain dengan anak teman dari Mama yang memiliki usia yang sama.

- Memberikan Contoh Secara Langsung

Cara melatih mental tangguh anak yang cukup efektif adalah dengan cara memberikan contoh secara langsung. Si Kecil belajar dengan efektif dengan cara meniru sikap dan perilaku orang tuanya. Oleh karena itu, Mama bisa melatih si Kecil memiliki mental tangguh dan pemberani dengan cara mencontohkan hal-hal sederhana kepada si Kecil.

Sebagai contoh, jika Si Kecil takut berenang, Mama bisa mulai menyelam di air untuk menunjukan bahwa tidak ada yang harus ditakuti saat berenang. Ketika Si Kecil sudah melihat contoh yang baik dari Mama nya, si Kecil akan menjadi lebih berani.

- Ajarkan si Kecil untuk Mengekspresikan Perasaan

Salah satu cara melatih mental tangguh si Kecil adalah dengan cara mengajarkan dan membiarkan si Kecil untuk dapat mengekspresikan perasaannya. Layaknya orang dewasa, si Kecil juga bisa merasakan berbagai macam emosi seperti bahagia,

- Memberikan Kepercayaan Diri Pada Anak

Agar mental anak memiliki mental Tangguh dan berani, Mama harus memberikan kepercayaan diri pada Anak. Mama bisa tanamkan mindset bahwa si Kecil bisa melewati berbagai rintangan jika si Kecil berani untuk mencoba. Sebaiknya, Mama sebagai orang tua menghindari mengatakan kepada si Kecil bahwa si Kecil melakukan beberapa hal karena akan menurunkan kepercayaan diri si Kecil.

Mama juga bisa menemani si Kecil pergi ke ulang tahun untuk pertama kalinya agar si Kecil merasa aman dan berani untuk datang.

Anakku gampang bosen apabila dikasih aktivitas baru dan dia gampang menyerah.

Setiap anak memiliki sifat yang berbeda-beda. Ketika anak bosan, bisa dikarenakan anak sudah siap dengan hal baru lainnya atau bisa dia butuh situasi baru.

Jika anak bosan, jangan berfikir hal ini merupakan hal yang negatif karena ketika anak dewasa nanti anak sudah terbiasa berfikir hal yang baru. Biarkan anak memiliki ruang bosannya sehingga menemukan hal yang ia sukai.

Namun untuk situasi di sekolah, anak akan sedikit sulit untuk diberikan intruksi maka orang tua bisa mencari cara yang tepat untuk mengatasinya seperti memberikan intruksi kepada anak untuk mengambil suatu.

Orang tua harus menemukan pola pengasuhan yang tepat agar ia dapat tumbuh menjadi anak yang resilient.

Kenapa anak terkadang sulit tidur lebih awal dan teratur?

Pada usia 5-10 tahun memliki jam tidur sekitar 10-11 jam. Faktor yang mempengaruhi tidak teratur jam tidur:

1. Kelelahan

2. Tidur siang terlalu panjang

3. Anak sedang cemas dan stres

Dengan mengetahui penyebabnya bisa diatur pola tidur anak kembali.

Apakah kaitan antara stunting dan cacingan, serta apa yang perlu dilakukan oleh Ibu?

Cacingan bisa menyebabkan anak kekurangan gizi dan pada akhirnya akan menjadi penyebab stunting. Karena cacing menyerap nutrisi pada tubuh si Kecil dan akan menyebabkan nafsu makan menurun sehingga mungkin saja si Kecil akan mengalami masalah kekurangan gizi. Segera konsultasikan dengan dokter anak bila Si Kecil menunjukkan gejala cacingan dan pertumbuhan serta perkembangannya terhambat.