Loading...

Riwayat Pencarian

Pencarian Populer

13 Ide Permainan Dalam Ruangan yang Seru dan Edukatif - Nutriclub
Tumbuh Kembang

13 Ide Permainan Dalam Ruangan yang Seru dan Edukatif

Article Oleh : Febriyani Suryaningrum 02 Februari 2023

Alih-alih melihat anak seharian duduk di sofa sambil bermain gadget, Mama pasti lebih senang jika si Kecil melalui hari-harinya dengan berbagai permainan yang membuatnya lebih aktif bergerak sembari mempelajari hal-hal baru. 

Nah, Mama tidak perlu khawatir kehabisan ide karena kami memiliki bermacam contoh ide permainan dalam ruangan (indoor) yang seru dan edukatif untuk usia 2 tahun ke atas. 

Ide Permainan dalam Ruangan yang Seru

Bermain ternyata lebih bermakna daripada yang terlihat lho, Ma! Sembari bersenang-senang, saat bermain anak akan mempelajari dunia di sekitarnya. Sehingga, secara alami akan meningkatkan kemampuan kognitif, kekuatan fisik, kemampuan sosial, dan kemampuan anak dalam meregulasi emosi.

Selain itu, dengan bermain bersama orang lain, baik anggota keluarga maupun teman sebaya, si Kecil dapat mengembangkan kemampuan yang ia butuhkan saat harus mulai sekolah, bekerja, maupun membangun berbagai jenis relasi di masa depan.  

Baca juga: 5 Cara Belajar Mengenal Huruf yang Efektif untuk Anak 1-3 Tahun

1. Guess the Name

Permainan pertama yang dapat Mama lakukan berdua saja dengan si Kecil adalah Guess the Name. 

Di sini, Mama hanya perlu menyiapkan flash card dengan berbagai gambar yang menarik dengan warna-warna terang dan minta si Kecil untuk menebak namanya. 

Untuk anak yang usianya di atas 3 tahun, Mama bisa mendeskripsikan benda yang dimaksud, mulai dari warna, bentuk, bau, rasa, hingga teksturnya dan meminta anak untuk menebaknya. Lakukan secara bergantian. 

2. Pom-Pom Colour Sorting

Mama memiliki mangkok plastik warna-warni? Yuk, manfaatkan mangkuk tersebut untuk bermain sambil mengenalkan warna pada anak!

Campur pom-pom aneka warna dalam satu box besar dan susun mangkok warna-warni secara berjajar. Kemudian, minta anak untuk mewadahi pom-pom sesuai dengan warna mangkok. 

Kalau sudah selesai, ajak anak untuk menghitung jumlah pom-pom warna merah, biru, hijau, kuning, dan warna lainnya.

Nah, untuk semakin mempertajam kemampuan motorik halus anak, Mama bisa meminta si Kecil untuk memindahkan pom-pom menggunakan tweezer plastik. 

Jika tidak memiliki mangkok, Mama dapat memanfaatkan benda apapun yang berbentuk cekung sebagai wadah pom-pom seperti mega block yang dibalik, cangkir plastik, ember kecil, dan lain sebagainya. Pastikan wadah yang digunakan aman untuk si Kecil ya, Ma!

3. The Aquarium Sensory Box

Permainan sensory akan memberikan stimulus yang mendorong perkembangan keterampilan bahasa dan motorik si Kecil. 

Selain itu, sensory play juga berfungsi untuk membangun koneksi saraf otak, sehingga di masa depan ia dapat melakukan berbagai aktivitas yang lebih kompleks. 

Untuk melakukan permainan ini, Mama hanya perlu menyiapkan sebuah box plastik ukuran sedang, agar-agar, air matang, ikan plastik aneka warna, dan pewarna makanan biru. 

Pertama, Mama dapat membuat agar-agar berwarna biru dan masukkan ke dalam box plastik. Jika agar-agar sudah mengeras, mama dapat menuangkan air yang telah diberi warna biru di atas permukaannya.

Biarkan anak menyusun ikan aneka warna di atas permukaan agar-agar maupun di dalam agar-agar. 

Tugas Mama di sini hanya memastikan si Kecil bermain dengan aman, sambil melontarkan pertanyaan-pertanyaan yang memancing daya pikir dan imajinasi anak seperti “Wah ikan apa itu, Nak? Cantik sekali!”, “Warna ikannya apa sih?”, “Ikannya mau berenang kemana, Nak?”

Untuk melindungi lantai dan karpet dari cipratan agar-agar dan air, Mama dapat meletakkan selembar plastik lebar sebagai alas bermain. 

4. Ice Age Sensory Box

Permainan sensory selanjutnya yang dapat dilakukan di dalam ruangan adalah Ice Age Sensory Box. 

Untuk memulai permainan ini, Mama cukup menempatkan box berukuran sedang di atas handuk dan mengisinya dengan es batu. Pastikan es batu memiliki ujung yang tumpul atau gunakan ice cube tray untuk membuatnya, ya Ma.

Sediakan sendok makan, sendok sayur, saringan teh, tweezer, mangkuk plastik, dan gelas plastik kemudian biarkan anak bermain sesuai dengan imajinasinya. 

Sisi positif lain dari permainan ini adalah Mama dapat mengawasi anak bermain sambil rehat sejenak.

Baca juga: Manfaat Sensory Play untuk Anak dan Ide Permainannya

5. Pillow Road

Si Kecil suka main mobil-mobilan? Yuk Ma, ajak si Kecil untuk membangun car road track dengan berbagai rintangan menggunakan bantal dan mainan lainnya. Permainan ini akan membantu si Kecil mengembangkan kreativitas dan imajinasinya. 

Susun bantal sebagai jalan utama dan motivasi anak untuk membuat belokan, jembatan (dengan menyusun bantal secara berjauhan), jalan berlubang (manfaatkan bantal yang memiliki ornamen berupa cekungan), jalan berbatu (manfaatkan bantal dengan ornamen menonjol), dan lain sebagainya. 

6. Snack Math

Sedang mencari ide untuk mengajari anak berhitung? Permainan satu ini boleh dicoba.

Bahan yang diperlukan untuk permainan ini adalah beberapa lembar plastik steril yang dipotong seukuran kertas A4, buah atau snack sehat favorit si Kecil, dan edible food pen coloring. 

Untuk memainkannya, Mama dapat menggambar beberapa bentuk lingkaran, segitiga, dan kotak kecil di atas plastik menggunakan edible food pen coloring. Jika sudah, ajak anak menyusun snack di dalam gambar. Jika sudah ajak anak untuk menghitung jumlah snack yang ada. 

Untuk menstimulasi kemampuan matematika anak, Mama dapat mengajak anak untuk menambah dan mengurangi jumlah snack dari bentuk tertentu, seperti: 

 “Yay, kita sudah selesai menyusun blueberry-nya! Yuk, dihitung ada berapa blueberry di dalam lingkaran!”

“Wah, ada lima blueberry ya! Nah, sekarang adik boleh makan satu buah blueberry.” (anak mengambil dan memakan satu buah blueberry)

“Kalau adik makan satu buah blueberry, sekarang masih berapa ya blueberry-nya? Kita hitung lagi yuk! Satu, dua, tiga, empat. Wah blueberry-nya tinggal empat buah, ya.”  

Mama dapat melakukan hal tersebut secara berulang dengan berbagai variasi pertanyaan dan berbagai jenis makanan lainnya. Belajar berhitung jadi sangat seru kan, Ma!

7. Free the Animal!

Permainan Free the Animal ini akan membuat anak sibuk melatih kemampuan motorik halusnya. 

Yang perlu Mama persiapkan untuk melakukan permainan ini adalah ziplock dan berbagai animal figures berukuran kecil (namun jangan terlalu kecil karena ada risiko anak memasukkannya ke dalam mulut ya, Ma). 

Dalam permainan ini, tugas Mama adalah memasukkan mainan hewan ke dalam ziplock dan menempatkannya di beberapa sudut ruangan yang mudah dilihat dan dijangkau oleh si Kecil. 

Ajak anak untuk meneriakkan nama hewan yang berhasil ia temukan. Kemudian ajak ia mengumpulkan hewan yang berhasil dibebaskan dari ziplock pada sebuah wadah atau tempat tertentu. Pada akhir permainan, ajak anak untuk menghitung jumlah hewan yang terkumpul. 

8. Decorate the Bread!

Ma, sebuah penelitian menunjukkan bahwa anak yang terlibat dalam proses mempersiapkan makanan akan memiliki motivasi makan yang lebih tinggi, lho!

Oleh karena itu, Mama dapat mengajak si Kecil untuk menghias roti tawarnya menggunakan selai warna-warni, sprinkle, potongan buah kesukaan, dan berbagai bahan makanan lainnya agar si Kecil semakin lahap saat menyantap sarapan paginya. 

Selain meningkatkan motivasi makan anak, permainan satu ini dapat membantu anak mempertajam kreativitasnya serta kemampuan motorik halusnya. 

9. Let’s Dress-up!

Permainan seru selanjutnya yang dapat Mama lakukan di dalam rumah bersama si Kecil adalah dress-up alias berdandan. 

Permainan ini tidak hanya untuk anak perempuan ya, Ma! Semua anak dapat melakukan permainan ini dan mengasah kemampuan imajinasi dan kreativitasnya. 

Pertama, Mama dapat menyediakan berbagai jenis pakaian yang sekiranya sudah tidak terpakai dan mengajak anak untuk berkreasi dengan pakaian tersebut. 

Mama dapat memberi contoh cara berpakaian seperti menggunakan scarf berwarna merah sebagai penutup kepala bajak laut atau scarf panjang biru sebagai mantel atau sayap superhero. 

Setelah itu biarkan si Kecil berkreasi menggunakan imajinasinya. Permainan ini dapat dilakukan berdua saja dengan Mama, namun akan lebih baik jika si Kecil bisa bermain bersama teman sebayanya. 

Baca juga: Cara Mengasah Kemampuan Pemecahan Masalah Anak Sejak Dini

10. Paint the Wall

Mama dapat melapisi tembok dengan selembar kertas polos atau plastik bening lebar. Sediakan cat yang aman untuk kulit anak dalam berbagai warna. Biarkan si Kecil asyik bereksperimen dengan berbagai macam warna. 

11. Let’s Cross the Bridge

Ajak anak bermain sambil melatih keseimbangan tubuhnya yuk, Ma! Peralatan yang perlu Mama siapkan untuk permainan ini juga sangat sederhana. Mama hanya perlu menyiapkan decorative tape aneka warna untuk membuat jembatan. 

Buat jembatan dari yang sempit sampai yang cukup lebar dan letakkan mainan favorit anak di ujung jembatan sebagai teman yang harus diselamatkan. 

Ajak anak untuk meniti jembatan yang terbuat dari decorative tape tanpa jatuh, karena lantai di luar garis adalah laut dalam atau lava panas. 

Semangati anak untuk mencapai garis finish demi menyelamatkan mainan kesayangannya. 

12. Follow Me!

Permainan satu ini dapat dimainkan berdua saja dengan Mama, namun akan lebih seru bila dilakukan bersama dengan teman-teman si Kecil. 

Cara mainnya, Mama atau salah satu anak perlu berperan sebagai kapten di depan. Kapten akan melakukan sebuah gerakan dan yang lainnya mengikutinya. Jika kapten memutar badan satu kali, yang lain harus mengikuti.  

Semakin lama gerakan dibuat semakin cepat dan yang salah akan mendapatkan tempelan kertas (pastikan bahan tempelan aman untuk kulit anak) atau minta mereka untuk menari tunggal.

13. Stick the Paper!

Untuk melakukan permainan ini, Mama dapat menggunakan sticky note aneka warna. Pertama-tama Mama perlu membuat tabel kategori warna di tembok menggunakan selotip.

Bagian pinggir kanan untuk kelompok kertas warna merah, bagian tengah untuk warna biru, dan pinggir kiri untuk warna hijau.Sementara itu, tempelkan sticky note aneka warna secara acak pada tembok seberang ruangan. 

Cara mainnya adalah anak harus memindahkan sticky note ke dalam tabel sesuai dengan kelompok warnanya, kertas merah di kolom merah, biri di kolom biri, dan seterusnya.

Ide permainan seru dan edukatif mana yang ingin segera Mama mainkan bersama dengan si Kecil? 

Pastikan anak memiliki waktu yang cukup untuk bermain dan bergerak aktif ya, Ma! Karena kami percaya bahwa setiap anak memiliki potensi luar biasa dan bermain merupakan salah satu langkah persiapan terbaik bagi si Kecil untuk tumbuh menjadi pemenang. 

Baca Juga: 10 Cara Ampuh Melatih Anak Berbicara

Mama juga bisa, lho, cari tahu sejauh mana perkembangan psikomotorik anak melalui tes 8 Winning Skills si Kecil yang diidentifikasi dari kesehariannya. Dapatkan gratis Stimulation Kit Gratis di akhir tesnya.

Namun selain dari stimulasi, tetap penting untuk bisa mengoptimalkan kecerdasan berbahasa si Kecil dengan asupan nutrisi yang optimal dari makanan bergizi dan tambahan susu pertumbuhan seperti Nutrilon Royal 3 ActiDuobio+ yang telah difortifikasi dengan 9 vitamin dan 12 mineral penting sebanyak tiga kali sehari untuk mendukung tumbuh kembangnya. 

Tak hanya itu, susu Nutrilon juga dilengkapi dengan Omega 3 & 6 serta zat besi dan DHA, juga  formula ACTIDUOBIO+ (perpaduan FOS:GOS rasio 1:9) untuk bantu mendukung tumbuh kembang anak dengan dukungan nutrisi dan stimulasi yang tepat. 

Yuk, dapatkan berbagai informasi terbaru seputar cara menstimulasi tumbuh kembang anak dan tips parenting lainnya dengan mendaftarkan diri Mama di MyNutriclub sekarang juga!

Semoga artikel ini dapat membantu ya, Ma!

Pilih Artikel Sesuai Kebutuhan Mama
  1. Ginsburg, Kenneth R. “The Importance of Play in Promoting Healthy Child Development and Maintaining Strong Parent-Child Bonds.” Pediatrics, vol. 119, no. 1, 1 Jan. 2007, pp. 182–191, publications.aap.org/pediatrics/article/119/1/182/70699/The-Importance-of-Play-in-Promoting-Healthy-Child?autologincheck=redirected, 10.1542/peds.2006-2697. 
     
  2. “How Play Helps Children’s Development.” Nidirect, nidirect, 27 July 2018, www.nidirect.gov.uk/articles/how-play-helps-childrens-development#toc-1.
     
  3. schneik4. “What Is Sensory Play? The Benefits for Your Child and Sensory Play Ideas.” Cleveland Clinic, Cleveland Clinic, 18 Mar. 2022, health.clevelandclinic.org/benefits-of-sensory-play-ideas/. 
     
  4. DeJesus, Jasmine M., et al. “Children Eat More Food When They Prepare It Themselves.” Appetite, vol. 133, Feb. 2019, pp. 305–312, www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC6768385/figure/F2/, 10.1016/j.appet.2018.11.006..
     
  5. happytoddlerplaytime. “100+ No-Prep Indoor Activities for 2 & 3 Year Olds - Happy Toddler Playtime.” Happy Toddler Playtime, 16 Mar. 2020, happytoddlerplaytime.com/100-no-prep-activities-for-kids/
     
Artikel Terkait
floating-icon