Loading...

Riwayat Pencarian

Pencarian Populer

14 Cara Menidurkan Anak Setelah Disapih agar Tidak Rewel - Nutriclub
Tumbuh Kembang

14 Cara Menidurkan Anak Setelah Disapih

Article Oleh : Annisa Amalia Ikhsania 26 Agustus 2022

Ma, sedang cari cara menidurkan anak setelah disapih dari ASI? Proses penyapihan anak bukanlah suatu hal yang mudah. Jika tidak dilakukan secara terencana dan bertahap, sering kali anak menjadi rewel dan susah tidur saat berhenti ASI. Lantas, bagaimana cara menyapih anak agar tidak rewel? Yuk, simak ulasan selengkapnya berikut ini!

Kapan Anak Mulai Bisa Disapih?​​​​​​​​​​​​​​

Menyapih adalah masa peralihan dari pemberian ASI dan MPASI agar anak mulai belajar makan makanan padat seutuhnya. 

Sebetulnya, tidak ada batasan usia yang pasti kapan anak harus mulai disapih. Akan tetapi, World Health Organization (WHO) dan Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) menganjurkan agar proses menyapih anak dimulai setelah anak genap berusia 2 tahun atau 24 bulan. 

Penting untuk diketahui bahwa setiap anak memiliki tingkat kesiapan yang berbeda untuk berhenti menyusu di waktu yang tepat untuk menyapih. Oleh karena itu, Mama tidak perlu khawatir dan buru-buru melakukan penyapihan saat si Kecil sudah memasuki usia 1 tahun

Pada kondisi tertentu, penyapihan ASI perlu dilakukan lebih cepat, misalnya jika ibu hamil lagi sebelum anak mencapai usia dua tahun.

Mama dapat terus mendapatkan ASI hingga ia menunjukkan tanda-tanda siap untuk disapih. Lalu, apa saja tanda yang ditunjukkan oleh anak saat ia sudah siap untuk berpisah dengan ASI? Berikut tanda-tandanya:

  • Anak secara bertahap mengurangi frekuensi minta menyusu ASI.

  • Anak mulai menyusu lebih singkat.

  • Anak mulai tidak tertarik untuk menyusu atau rewel saat menyusu. 

  • Anak mudah terdistraksi saat menyusu. 

  • Anak terus-terusan memainkan, menarik, atau menggigit puting Ibu.

  • Anak hanya mengisap payudara Mama tanpa menyedot ASI. 

Midbanner 14 Cara Menidurkan Anak Setelah Disapih agar Tidak Rewel

Apa Penyebab Anak Rewel Setelah Disapih? ​​​​​​​

Selama masa menyapih, Mama tentu mengalami fase si Kecil yang terus-terusan rewel, marah, hingga menangis. Emosi ini kerap muncul di waktu menjelang anak tidur baik siang ataupun malam.

Memang, secara kasat mata memang penyebab rewel setelah disapih ini karena si Kecil merasa kehilangan rasa nyaman yang diberikan dari menyusu. Berada di dekapan Mama saat menyusu adalah momen yang membuat si Kecil merasa nyaman dan aman.

Nah, kalau penjelasan dari sudut pandang ilmiahnya begini. Ketika menyusu, oksitosin (hormon kebahagiaan) mencapai sudut jauh otak anak sehingga membuatnya merasa nyaman. Hal ini juga dipengaruhi oleh kontak kulit ke kulit antara anak dan ibu. 

Setelah disapih, bisa terjadi penurunan oksitosin yang mempengaruhi suasana hati si Kecil. Maka, tubuhnya pun harus bisa berusaha melepaskan hormon oksitosin ini dengan cara yang lain.

Baca Juga: Berapa Jam Idealnya Anak Tidur Malam?

Cara Menidurkan Anak Setelah Disapih

Proses menyapih biasanya berjalan mulus di siang hari, dan anak kerap rewel dan susah tidur pada jam malam. Selain itu, nafsu makan bayi juga berubah setelah disapih. Sehingga, tak jarang para Mama di luar sana merasa kewalahan saat menyapih anak tersayang. 

Umumnya masa penyesuaian ini bisa berlangsung 1-2 minggu sehingga kurang lebih akan berefek juga pada kualitas tidur anak sewaktu masa transisi.

Itu semua wajar terjadi dan merupakan proses yang harus dilalui. Untuk itu, Mama dan Papa harus tetap semangat, ya! Nah, untuk menyapih anak agar prosesnya berjalan lebih lancar, berikut beberapa cara menidurkan anak setelah disapih dari ASI agar tidak rewel:

1. Pelan-Pelan Kurangi Frekuensi Menyusui

Agar si Kecil selama proses penyapihan, lakukanlah secara bertahap, Ma. Jangan langsung tiba-tiba menghentikan kebiasaan menyusui, karena proses penyapihan tergantung pada kesiapan si Kecil. 

Mama dapat mengurangi frekuensi dan rentang waktu menyusui, dengan cara menghilangkan jadwal menyusui pada waktu yang paling tidak disukai si Kecil.

Jadi, apabila Ibu biasanya menyusui 6 kali dalam sehari dengan durasi waktu 10 menit. Minggu ini, kurangi frekuensi menyusui menjadi 5 kali dalam sehari dan dalam durasi kurang dari 10 menit.

Mama juga dapat mulai kurangi menyusui anak di siang hari terlebih dahulu sambil tetap pertahankan pola menyusui di malam hari agar si Kecil nyaman. 

2. Tetapkan jam tidur

Cara menidurkan anak setelah disapih yang pertama, tetapkan jam tidurnya. Tidur di waktu yang sama setiap malam dapat membantu si Kecil membentuk rutinitas tidur, sehingga tubuhnya pun terbiasa dan otomatis mengantuk di jam tersebut.

Sebisa mungkin, antar si Kecil tidur paling lambat jam 8.00 - 8.30 malam. Tidur lebih cepat lebih baik untuk pertumbuhan dan kesehatan si Kecil. Cobalah menjaga waktu tidur tersebut untuk tetap konsisten. Jangan sampai anak terlambat tidur dan kesulitan mengikuti kembali jam tidur normalnya.

3. Pastikan anak sudah kenyang 

Setelah disapih, pastikan Mama menidurkan si Kecil saat ia sudah kenyang. Terkadang si Kecil merasa susah untuk tertidur karena masih lapar. Apalagi sebelum disapih ia selalu menyusu sampai kenyang dan tertidur dengan sendirinya.

Mama bisa memberikan si Kecil makan malam atau susu hangat seperti susu pertumbuhan Nutrilon Royal 3 paling lambat 1-2 jam sebelum tidur. 

Susu Nutrilon Royal 3 adalah Bekal si Kecil untuk Menang karena dilengkapi dengan formula ACTIDUOBIO+ yang merupakan perpaduan FOS:GOS rasio 1:9 paling tinggi dan teruji klinis serta omega 3 & 6, zat besi, dan DHA untuk mendukung imun anak serta daya tangkapnya.

Nutrilon Royal 3 juga diformulasikan lengkap dengan 12 vitamin dan 9 mineral penting yang mendukung tumbuh kembang tumbuh kembang anak yang optimal jika diimbangi dengan stimulasi yang tepat.

Namun, hindari makanan atau minuman yang mengandung kafein ya, Ma. Kafein bukan hanya dari kopi, lho. Teh dan cokelat juga tinggi kafein yang membuat si Kecil akan susah tidur nantinya.

Jika ia terbangun di tengah tidurnya, berikan air putih untuk melepas dahaga lalu tidurkan kembali sampai pulas

4. Lakukan rutinitas sebelum tidur

Menciptakan rutinitas tidur untuk anak akan membuat si Kecil hafal kapan saja ia harus tidur. Kemudian setelah terbiasa, ia akan bisa mengikutinya dengan mudah.

Adapun rutinitas yang bisa dilakukan sebelum tidur misalnya seperti membaca buku, bercerita tentang apa yang terjadi di hari ini, sikat gigi, dan berdoa. 

Selain itu, rutinitas sebelum tidur seperti bermain juga bisa membuat energi si Kecil tersalurkan dengan maksimal. Dengan begitu, rasa lelah dan ingin beristirahat pun otomatis muncul sehingga si Kecil bersedia untuk tidur, Ma.

5. Gendong

Menggendong adalah salah satu cara menidurkan anak setelah disapih yang paling ampuh. Sentuhan fisik ini akan membuat si Kecil merasa nyaman dan aman.

Pun secara emosional, ia juga tak perlu khawatir jauh dari Mama setelah disapih, karena dengan menggendong si Kecil menunjukkan kalau Mama masih selalu ada untuknya.

Gendonglah si Kecil dengan posisi yang nyaman baginya. Beri sedikit ayunan dan suara bisikan seperti “Ssshh” untuk membuatnya mengantuk dan tertidur di pelukan Mama.

Setelah tertidur, pastikan ia sudah benar-benar lelap sebelum diletakkan di tempat tidur, agar tidak terbangun kembali, ya.

6. Peluk si Kecil

Selain menggendong, Mama juga bisa memberi sentuhan fisik lain seperti memeluk sebagai cara menidurkan anak setelah disapih. Pelukan dapat mengaktifkan hipotalamus di dalam otak sehingga mengaktifkan hormon oksitosin yang bisa membuat anak lebih tenang. 

Peluklah si Kecil saat berbaring, tenangkan sembari menepuk-nepuk lembut bokongnya (empok-empok). Mama juga bisa melakukan cara menidurkan anak setelah disapih ini sambil bersenandung untuk mendukung si Kecil semakin nyaman tidur. 

Baca Juga: 7 Aturan yang Wajib Dilakukan Sebelum Tidur agar Anak Lebih Nyenyak

7. Metode Cry it Out (CIO)

Cara menidurkan setelah disapih ini juga bisa Mama coba agar anak agar tidak rewel.

Metode cry it out dilakukan dengan meletakkan si Kecil di tempat tidur saat mereka sedang lelah-lelahnya usai bermain.  Dengan begini, ia akan belajar menemukan cara yang paling nyaman untuk bisa tidur sendiri. 

Sebelum mengajak si Kecil tidur, pastikan popoknya bersih, sudah makan, dan tempat tidurnya nyaman, agar tak ada gangguan yang membuatnya semakin rewel. Mula-mula ia mungkin akan menangis, tapi jangan menyerah untuk terus mencobanya sampai si Kecil terbiasa ya, Ma!

8. Buat suasana kamar yang nyaman

Sebelum menidurkan si Kecil, Mama perlu memastikan suasana kamar sudah dibuat senyaman mungkin. Pastikan seprai dan bantal yang digunakan dalam kondisi bersih. Jangan sampai ada remah-remah yang mengotori kasur juga, Ma. 

Di samping itu, atur suhu ruangan tetap sejuk supaya si Kecil bisa tidur dengan nyenyak. Mengutip Healthline, Whitney Roban, PhD, psikolog klinis dan spesialis tidur, merekomendasikan untuk menjaga suhu kamar tidur sekitar 18,3 hingga 21,1° C di malam hari. Kenakan juga piyama katun yang lembut dan menyerap keringat agar si Kecil semakin nyaman.

9. Bacakan buku cerita

Alternatif cara menidurkan anak usai disapih lain adalah membacakan buku cerita. Setelah anak berada di tempat tidur, Mama bisa membacakan dongeng yang menarik untuknya. Biarkan anak memilih buku yang diinginkan. Ceritakan dengan suara yang lembut  agar bisa membuatnya merasa tenang dan mulai mengantuk.

Membacakan buku cerita tak hanya bisa mengantar si Kecil tidur, Ma. Tapi melalui cara menidurkan anak setelah disapih ini, juga menambah kosa kata si Kecil sehingga mengasah kemampuan berbahasanya.

10. Hindari memberikan gadget

Jangan memberikan gadget sebagai iming-iming agar anak mau tidur. Ini bukanlah cara yang tepat untuk menidurkan si Kecil.

Gadget mungkin memberi hiburan, tapi bukan pengantar tidur yang baik karena justru akan menstimulasi matanya semakin “melek”. Maka, sebaiknya matikan TV dan ponsel sebelum tidur. 

Hal ini penting, karena suara dan cahaya yang dikeluarkan dari gadget memberi anggapan kalau suasana di kamar masih ramai dan mengganggu si Kecil untuk berusaha tidur.

Terlebih cahaya yang dipancarkan dari gadget pun dapat menekan melatonin atau hormon tidur, sehingga si Kecil akan sulit mengantuk.

11. Nyanyikan lagu tidur

Ma, cobalah menyanyikan lagu pengantar tidur (nina bobo) saat mencoba tidurkan si Kecil. Cara menidurkan anak sehabis disapih ini juga tak kalah ampuh, karena menyimpan banyak manfaat untuk si Kecil. 

Ketika Mama bernyanyi untuk si Kecil, mereka akan merasakan ikatan yang kuat dengan kenyamanan. Dari efek menenangkan tersebut, manfaat lain yang didapat yakni si Kecil jadi lebih mudah tertidur.

Menyanyikan lagu ninabobo juga telah menjadi rutinitas waktu tidur anak yang telah teruji selama bertahun-tahun!

12. Temani Sambil Pura-Pura Ikut Tidur

Saat menidurkan si Kecil, Mama perlu fokus dengan tidak melakukan hal lain, apalagi memegang gadget. Bila perlu, Mama bisa ikut memejamkan mata agar si Kecil terbawa suasana waktu tidur yang sesungguhnya. 

Jika Mama tetap bangun dan melakukan aktivitas lain, si Kecil akan menganggap Mama masih ingin mengajaknya main dan belum waktunya untuk tidur.

Nah, sembari memejamkan mata, Mama sebaiknya terus membelai kepala si Kecil atau memberi sentuhan apapun yang dapat membuatnya tertidur.

13. Berikan afirmasi positif

Cara menidurkan anak setelah disapih selanjutnya, berikan afirmasi positif agar si Kecil bisa memahami kondisi yang dialaminya sekarang. 

Misalnya dengan kalimat, “Nak, kamu sudah besar sekarang, semakin banyak kepintaran yang kamu tunjukkan dan membuat Mama bangga. Setelah ini, kamu pasti juga bisa tidur sendiri tanpa menyusu.”

Lakukan percakapan ini secara konsisten selama beberapa minggu atau beberapa bulan sebelum proses menyapih dimulai. Tujuannya adalah untuk membantu si Kecil memahami bahwa suatu hari nanti ia harus berhenti menyusu dan mempermudah proses adaptasinya di kemudian hari. 

Si Kecil memang belum bisa merespon Mama secara dewasa, tapi mereka amat mengerti dengan apa yang Mama katakan, lho. Jangan bosan untuk mengulang afirmasi positif ini sampai si Kecil berhasil tidur mandiri ya, Ma.

Si Kecil memang belum bisa merespon Mama secara dewasa, tapi mereka amat mengerti dengan apa yang Mama katakan, lho. Jangan bosan untuk mengulang afirmasi positif ini sampai si Kecil berhasil tidur mandiri ya, Ma.

14. Konsisten dan tegas, tapi penuh kasih sayang

Untuk mengatasi anak yang rewel saat disapih, Mama perlu lebih tegas terutama ketika menidurkannya. Jika si Kecil merengek minta disusui, jangan ragu untuk menolaknya dengan tegas namun tetap penuh kasih sayang. 

Katakan tidak sambil menatap matanya ketika situasi ini terjadi. Jelaskan kembali mengapa ia perlu berhenti menyusu, karena sekarang si Kecil sudah besar dan harus lebih mandiri.

Si Kecil mungkin akan terus menangis melihat respon Mama, tapi jangan menyerah ya, Ma. Segera peluk atau gendong untuk menenangkannya saja cukup.

Usahakan melakukannya secara konsisten. Sikap Mama yang konsisten akan mempengaruhi anak menjadi lebih disiplin. Sebaliknya, plin plan dalam memberi aturan pada setiap rutinitas dapat membuat si Kecil bingung dan tidak menganggap serius aturan tersebut.

Baca Juga: Tips Mengajarkan Balita untuk Disiplin

Seperti itulah cara menyapih anak agar tidak rewel yang bisa Mama lakukan. Mengatasi anak rewel saat disapih memang tidak mudah. Butuh kesabaran dan usaha ekstra hingga si Kecil akhirnya bisa tidur dengan mandiri, Ma.

Meski lebih melelahkan, percayalah Mama dan si Kecil pasti bisa melewatinya bersama-sama. Selepas disapih, si Kecil pun siap tumbuh lebih berani menghadapi segala tantangan untuk menjadi pemenang di masa depan!

Untuk mengetahui lebih banyak cara merawat balita di usia yang penuh tantangan ini, Mama bisa dengarkan obrolan para pakar yang berbagi pengalaman mereka saat menjadi Mama baru di Podcast Nutriclub.

Ada pula koleksi e-book eksklusif seputar parenting yang bisa Mama download gratis. Gabung menjadi member Nutriclub sekarang juga!

Pilih Artikel Sesuai Kebutuhan Mama
  1. Bowen, C. (2018, April 11). Does Weaning Affect Baby’s Hormones? An Expert Explains. Romper; Romper. https://www.romper.com/p/does-weaning-affect-babys-hormones-expert-explains-8650337
  2. hollowc2. (2021, May 3). When and How To Sleep Train Your Baby. Cleveland Clinic; Cleveland Clinic. https://health.clevelandclinic.org/when-and-how-to-sleep-train-your-baby/
  3. Guest User. (2020, April 2). Exchange Family Center. Exchange Family Center. https://www.exchangefamilycenter.org/exchange-family-center-blog/2020/4/2/the-science-behind-hugging-your-kids5-benefits-for-you-and-your-child
  4. Robinson, D. (2023, June 27). 10 Tips to Get Your Kids to Sleep. Healthline; Healthline Media. https://www.healthline.com/health/tips-get-your-kids-sleep#keep-it-cool.
  5. Weishaupt, J. (2022, May 31). What to Know About Lullabies. WebMD; WebMD. https://www.webmd.com/parenting/what-to-know-lullabies
  6. Sleep tips for children. (2022, October 5). Healthdirect.gov.au; Healthdirect Australia. https://www.healthdirect.gov.au/sleep-tips-for-children
  7. Weaning off breastfeeding: older children. (2022, August 24). Raising Children Network. https://raisingchildren.net.au/toddlers/nutrition-fitness/common-concerns/weaning-older-children
  8. NHS Choices. (2023). How to stop breastfeeding. https://www.nhs.uk/conditions/baby/breastfeeding-and-bottle-feeding/breastfeeding/how-to-stop/
  9. Milanowski, A. (2023, January 9). How To Wean Your Baby From Breastfeeding: Do’s and Don’ts. Cleveland Clinic; Cleveland Clinic. https://health.clevelandclinic.org/weaning-breastfeeding/
  10. Weaning your child from breastfeeding. (2004). Paediatrics and Child Health, 9(4), 254–255. https://doi.org/10.1093/pch/9.4.254
Artikel Terkait
floating-icon