Loading...
Banner Artikel Normalkah Anak Usia 1 Tahun Belum Bisa Berdiri Sendiri?
Tumbuh Kembang

Normalkah Anak Usia 1 Tahun Belum Bisa Berdiri Sendiri?

Disusun oleh: Tim Penulis

Diterbitkan: 14 Juli 2023

Diperbarui: 23 Desember 2025


  • Umur Berapa Bayi Bisa Berdiri Sendiri?
  • Apa Penyebab Anak 1 Tahun Belum Bisa Berdiri Sendiri?
  • Cara Melatih Anak Berdiri Sendiri
  • Tips Aman Mengajar Anak Berdiri
  • Kapan Mama Perlu Waspada? 

Wajar bila Mama merasa khawatir bila anak 1 tahun belum bisa berdiri sendiri. Sebab mungkin, beberapa anak sudah bisa melakukannya di usia ini. Apakah ini normal atau tanda adanya masalah pada tumbuh kembang si Kecil?

Umur Berapa Bayi Bisa Berdiri Sendiri?

Anak biasanya mulai belajar berdiri dengan bantuan pada usia 7-12 bulan dengan menarik tubuhnya menggunakan tangan atau perabot di sekitarnya. Ini adalah tahap awal sebelum ia mampu berdiri mandiri.

Kemampuan berdiri sendiri tanpa bantuan umumnya mulai muncul di usia 9-12 bulan, meski awalnya si Kecil hanya dapat bertahan selama beberapa detik. 

Namun, berdiri mandiri dengan stabil dan lama biasanya baru dikuasai saat anak berusia 13-15 bulan. Jadi, wajar jika kemampuan berdiri kuat baru muncul setelah usia 1 tahun.

 

Apa Penyebab Anak 1 Tahun Belum Bisa Berdiri Sendiri?

Anak 1 tahun belum bisa berdiri sendiri masih termasuk normal, Ma, selama ia menunjukkan keinginan untuk bergerak. Ada setidaknya dua penyebab anak belum bisa berdiri sendiri di usia 1 tahun, yaitu:

1. Lahir Prematur

Apabila si Kecil terlahir secara prematur (sebelum usia kandungan mencapai 37 minggu), ia bisa saja membutuhkan waktu lebih lama dari teman sebayanya untuk mencapai beberapa milestones. 

Pemantauan tumbuh kembang bayi prematur sebaiknya menggunakan usia koreksi sejak baru lahir hingga usia 2 tahun. 

Tujuannya agar perkembangan si Kecil bisa dinilai sesuai waktu lahir yang lebih awal, sehingga hasilnya lebih akurat dan tidak terlihat tertinggal dengan bayi yang lahir tepat waktu.

Baca juga: Kenali Perkembangan Psikomotorik pada Anak dan Cara Stimulasinya

2. Perkembangan Motorik Kasar Belum Matang

Si Kecil yang belum dapat berdiri sendiri mungkin dipengaruhi oleh perkembangan otot-otot motorik kasarnya yang belum sempurna. Sebab, untuk dapat berdiri sendiri si Kecil memerlukan otot kaki, otot pinggang, dan otot inti tubuh yang kuat. 

Agar otot-otot tersebut menjadi lebih kuat, Mama dapat memberikan lebih banyak stimulasi dan kesempatan untuk eksplorasi lingkungan sekitarnya agar si Kecil terus bergerak aktif. 

Hindari terlalu sering menggendong atau membiarkan anak duduk di stroller karena dapat menghambat perkembangan motorik kasarnya.

3. Kurangnya Stimulasi Gerak

Penyebab bayi 1 tahun belum bisa duduk sendiri bisa karena kurang mendapatkan stimulasi gerak. Terlalu nyaman pada lingkungan yang “aman” justru membuat si Kecil kurang latihan berdiri. 

Mama bisa coba membiarkan si Kecil mencoba hal baru yang dapat merangsang kemampuan gerak dan motoriknya. 

Misalnya, pancing dengan mainan favorit dan minta si Kecil untuk meraihnya, atau perlahan latih ia berdiri sendiri dari posisi duduk dengan sedikit bantuan. 

Mama butuh insight dari ahli di tengah kesibukan? Jangan ragu untuk diskusi langsung dengan Nutriclub Expert Advisor, tim ahli kami yang terpercaya di bidang nutrisi, parenting, dan tumbuh kembang anak. Hadir 24/7 untuk bantu Mama, gratis dan tanpa perlu buat janji.

 

Cara Melatih Anak Berdiri Sendiri

Agar bisa cepat berdiri sendiri tanpa bantuan, si Kecil memerlukan stimulasi yang tepat dan konsisten dari Mama. Berikut beberapa cara melatih anak berdiri sendiri:

1. Lakukan Tummy Time Sejak Dini

Tummy time sudah bisa dimulai sejak bayi lahir untuk membantu menguatkan otot leher, punggung, dan inti tubuhnya. Wajar jika awalnya bayi rewel karena ototnya belum kuat, jadi lakukan secara bertahap dan rutin ya, Ma.

Mama bisa mulai dengan 1-2 menit per hari, lalu tingkatkan hingga 15 menit tiap sesi dan lakukan beberapa kali dalam sehari. 

Semakin sering dilatih, semakin cepat bayi menguasai kemampuan seperti mengangkat kepala, berguling, duduk, hingga merangkak. Pastikan Mama juga selalu mengawasi si Kecil selama tummy time agar tetap aman dan nyaman.

2. Pancing Anak Berdiri dengan Mainan

Mama bisa menggunakan mainan favorit untuk memancing agar si Kecil termotivasi belajar berdiri. Cukup letakkan mainan tersebut di permukaan furnitur yang aman dan mudah dijangkau sebagai tumpuan.

Ketika melihat mainannya, si Kecil akan berusaha menarik tubuhnya ke atas untuk meraihnya. Upaya ini membantu melatih kekuatan otot kaki, lengan, dan inti tubuh.

Selain itu, aktivitas ini juga meningkatkan kemampuan keseimbangan, yang penting untuk membantu anak bisa berdiri tanpa bantuan nantinya.

3. Beri Mainan Ringan untuk Dipegang

Mama dapat memberikan mainan berukuran kecil yang ringan sehingga dapat dipegang menggunakan kedua tangan seperti bola plastik, boneka, dan lain sebagainya saat anak belajar berdiri.

Saat tangannya memegang mainan, si Kecil akan merasa sedang bertumpu pada suatu objek sehingga membuat ia mau berusaha berdiri dengan waktu lebih lama. 

Baca juga: Keterampilan Motorik Anak Usia 1-3 Tahun dan Stimulasinya

4. Ajak Playdate dengan Teman Sebaya

Tidak masalah bila bayi 1 tahun belum bisa jalan. Mama dapat memotivasi si Kecil belajar berdiri sendiri sampai nantinya berjalan dengan mengajaknya playdate bersama anak yang sudah bisa berdiri sendiri. 

Seperti yang Mama ketahui, si Kecil adalah peniru ulung sehingga saat melihat temannya sudah bisa berdiri sendiri, mereka mungkin ingin mengikuti hal tersebut dan mencoba berdiri sendiri. 

5. Latih Keseimbangan (Sensorik Vestibular)

Sensorik vestibular adalah kemampuan anak dalam menyeimbangkan tubuh sehingga ia dapat bergerak dengan baik saat melakukan berbagai aktivitas seperti duduk, berdiri, dan berlari tanpa terjatuh. 

Cara melatih anak berdiri sendiri bisa Mama lakukan dengan menimang, mengayun lembut, menggendong dalam berbagai posisi, serta memberi kesempatan si Kecil bergerak aktif seperti berguling atau memanjat bantal.

Selalu perhatikan keamanan posisi tubuh dan lingkungan sekitar si Kecil ketika melakukan berbagai gerakan motorik ya, Ma. 

Pastikan Mama terus mendukung kekebalan tubuh si Kecil melalui nutrisi, kebersihan, dan stimulasi yang tepat di 1000 hari pertama kehidupannya. Download Panduan Dukung Daya Tahan Tubuh 1000 Hari Pertama untuk dapatkan tips lengkap dan panduan dari para ahli untuk bantu si Kecil tumbuh kuat dan sehat sejak dini.

Baca juga: Cara Merawat Si Kecil Usia 1 Tahun

 

Tips Aman Mengajar Anak Berdiri

Saat belajar berdiri sendiri, bukan hanya aktivitasnya saja yang perlu diperhatikan. Mama juga perlu memastikan si Kecil berada pada posisi dan lingkungan yang aman. 

  • Saat si Kecil baru pertama kali belajar berdiri, pastikan ia berada pada permukaan datar dan lembut. 
  • Jauhkan si Kecil dari tangga. 
  • Selalu berada di dekat si Kecil. Pastikan Mama dapat menjangkau si Kecil dengan mudah ketika ia membutuhkan pertolongan. 
  • Jauhkan si Kecil dari benda keras atau tajam dengan memasang pelindung sudut furnitur dan menaruh benda berbahaya di tempat yang tidak dapat dijangkaunya.
  • Pastikan furnitur di sekitar anak tertanam pada lantai atau tembok atau cukup berat sehingga ia tidak terjatuh ketika mencoba menggapainya untuk tumpuan berdiri.

Wajar bila si Kecil jatuh beberapa kali selama belajar berdiri. Mama perlu tetap tenang dan bantu hanya saat diperlukan agar lebih percaya diri. Berikan jeda, motivasi lembut, dan pujian atas usahanya. 

Kapan Mama Perlu Waspada? 

Setiap anak sejatinya berkembang dengan cara yang berbeda. Hanya saja, bila si Kecil belum menunjukkan tanda ingin berdiri atau kehilangan kemampuan yang sudah dikuasai, sebaiknya periksa ke dokter anak.

Selain mengikuti insting, menurut UNICEF, Mama juga perlu waspada apabila anak 1 tahun belum bisa berdiri sendiri disertai ketidaktercapaian milestones lain seperti: 

  • Belum bisa merangkak.
  • Tidak mencari benda-benda yang tersembunyi. 
  • Kehilangan milestones yang sebelumnya telah dikuasai. 
  • Tidak menunjuk pada benda-benda di sekitarnya sebagai wujud komunikasi. 
  • Belum bisa mengucapkan kata-kata sederhana.
  • Belum bisa duduk mandiri. 
  • Belum bisa berdiri sambil berpegangan.

Baca juga: Perkembangan Bahasa Anak Usia Dini dan Tips Stimulasinya

Ingat Ma, tidak pernah ada kata terlambat untuk mengejar perkembangan si Kecil. Dukungan positif dari Mama dan Papa akan membuat si Kecil semangat belajar. Semangat terus ya, Mama!

Jangan lupa gabung jadi member Nutriclub untuk dapatkan ratusan expert-verified parenting content yang terkurasi sesuai usia si Kecil, akses ke call center yang terhubung langsung dengan ahli seputar nutrisi dan tumbuh kembang anak, serta beragam exclusive rewards khusus untuk Mama dan si Kecil dari setiap pembelian produk Nutrilon. Daftar gratis, sekarang!

Informasi yang Wajib Mama Ketahui

Pilih Artikel Sesuai Kebutuhan Mama
  1. Healthy Children Editorial Team. (2024, September 24). Your Preemie’s Growth & Developmental Milestones. HealthyChildren.org. https://www.healthychildren.org/English/ages-stages/baby/preemie/Pages/Preemie-Milestones.aspx
  2. Developmental Red Flags - The Children’s League. (2017). Tclny.org. https://www.tclny.org/developmental-red-flags
  3. ‌NHS Editorial Team. (2021, August 12). Gross motor skills (babies and toddlers). Children’s Integrated Therapies. https://oxfordhealth.nhs.uk/cit/resources/gross-motor-skills-babies-and-toddlers/
  4. Your toddler’s developmental milestones at 1 year. (2020). Unicef.org. https://www.unicef.org/parenting/child-development/your-toddlers-developmental-milestones-1-year
  5. Nick. (2021, August 18). When Should Baby Stand on Their Own? | Baby’s Development. Pathways.org. https://pathways.org/help-baby-stand-on-their-own/
  6. Developmental milestones: standing. (2014). BabyCentre UK. https://www.babycentre.co.uk/a25012679/developmental-milestones-standing
  7. Tummy time. (2022, September 23). Pregnancybirthbaby.org.au; Healthdirect Australia. https://www.pregnancybirthbaby.org.au/tummy-time#
Artikel Terkait