Loading...

Riwayat Pencarian

Pencarian Populer

burger menu
Kesehatan

Ketahui Gejala Tipes pada Anak dan Cara Mengobatinya

Article Oleh : Mauliyana Puspa Adityasari 09 Oktober 2023

Gejala tipes pada anak sering kali disalahpahami sebagai penyakit lain. Namun, jangan sepelekan penyakit ini, Ma. Anak-anak dapat merasakan gejala tipes secara mendadak atau bertahap selama beberapa minggu. Penyakit tipes pun cenderung lebih sering menyerang anak-anak yang memiliki daya tahan tubuh yang lemah. 

Karena itulah, penting bagi Mama untuk mempelajari penyebab dan gejala tipes pada anak serta cara pengobatannya. Yuk, baca artikel ini untuk informasi lebih lanjut.

Apa Penyebab Anak Bisa Terkena Tipes?

Tipes adalah penyakit infeksi akut yang disebabkan oleh bakteri Salmonella thyphi. Bakteri ini biasanya ditemukan di air atau makanan yang terkontaminasi. Anak-anak usia prasekolah termasuk salah satu yang rentan terhadap penularan tipes karena di usia ini biasanya sudah mulai mengenal berbagai jajanan dan makanan di luar rumah.

Makanan atau camilan yang tidak memenuhi standar kebersihan dapat mengandung bakteri Salmonella typhii dan dapat memasuki tubuh anak jika mereka mengonsumsinya. 

Bahkan makanan yang telah terkontaminasi oleh lalat juga dapat menjadi sumber penyakit tipes jika lalat itu membawa bakteri tersebut. Bakteri penyebab tipes memasuki tubuh melalui mulut, menyebar ke dalam lambung, dan akhirnya mencapai usus halus, di mana bakteri tersebut berkembang biak.

Selain itu, bakteri ini juga bisa ditularkan dari orang yang terinfeksi. Penularan tipes umumnya terjadi melalui kontak dengan tinja orang yang terinfeksi. 

Selain itu, anak-anak juga dapat tertular jika mereka mengonsumsi makanan atau minuman yang telah dipegang oleh seseorang yang terinfeksi dan tidak mencuci tangan dengan baik setelah menggunakan toilet. Karena itulah, anak-anak berisiko tertular tipes jika mereka tidak mempraktikkan kebersihan yang baik.

Baca Juga: 5 Cara Mudah Memperkuat Daya Tahan Tubuh Anak

Gejala Tipes pada Anak

Umumnya, gejala tipes akan muncul dalam rentang waktu satu hingga dua minggu setelah anak terpapar makanan atau minuman yang telah terkontaminasi. Gejala tipes dapat bervariasi, mulai dari yang ringan hingga berat, dan dapat berlangsung selama empat minggu atau bahkan lebih.

Gejala tipes pada anak meliputi:

  • Demam tinggi yang berlangsung lebih dari 5 hari. Demam biasanya cenderung naik turun, tetapi tidak mencapai suhu normal.

  • Keluhan pada saluran cerna, seperti mual, muntah, mencret, atau sembelit.

  • Batuk kering.

  • Sakit kepala.

  • Nafsu makan menurun.

  • Timbul ruam bintik merah muda samar, biasanya di dada atau perut.

  • Terlihat lebih mudah lelah dari biasanya.

  • Mudah gelisah.

Tanpa pengobatan yang tepat, tipes dapat berlangsung selama sekitar satu bulan atau bahkan lebih dan bisa menjadi kondisi yang serius. Penyakit tipes jika tidak diobati secara cepat dapat menyebabkan penurunan berat badan pada anak dan gejala perut yang bengkak atau kembung. 

Pada umumnya, gejala penyakit tipes mulai mereda pada minggu ketiga dan keempat, asalkan tidak ada komplikasi lain yang muncul. 

Terkadang, setelah pemulihan, seseorang masih bisa menjadi pembawa bakteri Salmonella typhii, yang berarti meski tidak menunjukkan gejala, bakteri tersebut masih ada di dalam tubuh dan dapat menular kepada orang lain.

Baca Juga: Cara Mengatasi Demam Anak yang Naik Turun

 

Cara Mengobati Gejala Tipes pada Anak

Untuk memastikan apakah si Kecil benar terjangkit tipes, diagnosis yang tepat harus dilakukan oleh seorang dokter. Dokter akan mengevaluasi gejala yang dialami anak dan kemungkinan paparan terhadap risiko infeksi. Selanjutnya, dokter akan mengambil sampel tinja (kotoran), urin, atau darah anak untuk melakukan berbagai tes yang diperlukan guna mengkonfirmasi penyakit ini.

Pengobatan tipes pada anak biasanya melibatkan beberapa langkah, termasuk:

  • Memastikan mendapatkan cukup istirahat untuk pemulihan yang optimal.

  • Memberikan asupan nutrisi yang sesuai. Jika makanan sulit dikonsumsi karena mual dan muntah, mungkin perlu menggunakan cairan infus.

  • Menggunakan antibiotik sesuai dengan petunjuk dokter berdasarkan tingkat keparahan penyakit.

  • Memberikan obat penurun demam bila diperlukan.

  • Menggunakan obat yang sesuai untuk mengatasi gejala lain misalnya mual, muntah, nyeri perut, dan gangguan pencernaan.

Seperti yang sudah dijelaskan, penyakit tipes dapat diatasi dengan menggunakan antibiotik yang dapat membunuh bakteri penyebabnya. Penting bagi Mama untuk mengetahui bahwa anak yang terinfeksi tipes perlu mengonsumsi obat secara teratur sesuai dengan resep dokter, meskipun mereka sudah merasa membaik.

Selain itu, untuk mencegah penularan ke orang lain, anak yang terinfeksi harus tetap berada di rumah sampai mereka sembuh sepenuhnya dan dokter memastikan bahwa bakteri penyebab telah benar-benar hilang.

Cara Mencegah Tipes pada Anak

Langkah terbaik untuk menghindari terkena demam tifoid atau tipes adalah dengan melakukan tindakan pencegahan. Berikut ini beberapa langkah yang bisa dilakukan untuk mencegah si Kecil terinfeksi tipes:

1. Hindari Kontak dengan Orang yang Sakit

Disarankan untuk menjaga jarak dengan orang yang sedang sakit agar dapat menghindari penularan penyakit. Seperti yang Mama ketahui, bakteri dapat dengan mudah menular dari satu individu ke individu lainnya. Untuk mengurangi risiko tersebut, sebaiknya hindari menggunakan alat makan atau alat mandi yang sama dengan orang yang sedang sakit.

2. Menjaga Kebersihan

Infeksi bakteri penyebab tipes sangat terkait dengan kebiasaan anak menjaga kebersihan dirinya. Oleh karena itu, sangat penting untuk selalu mengajarkan dan mengingatkan si Kecil tentang pentingnya menjaga kebersihan lingkungan dan diri sendiri.

Pastikan anak selalu mencuci tangan menggunakan sabun dan air mengalir setelah menggunakan kamar mandi, sebelum dan sesudah makan. Selain itu, juga penting untuk mengajarkan anak kebiasaan mencuci tangan dan kaki setelah bermain di luar ruangan sebelum masuk ke dalam rumah.

3. Hindari Konsumsi Makanan yang Tidak Higienis

Makanan dan minuman yang proses penyajiannya tidak higienis dapat menjadi sumber penularan penyakit tipes. Karena itulah, disarankan untuk selalu mengonsumsi makanan dan minuman yang dibuat sendiri di rumah sehingga telah terjamin kebersihannya. Lebih baik untuk mengonsumsi makanan yang telah dimasak dan disajikan dalam keadaan panas, daripada makanan mentah atau setengah matang.

4. Optimalkan Daya Tahan Tubuh si Kecil

Selain itu, penting juga optimalkan sistem imun si Kecil dengan makanan yang mengandung zat gizi berperan aktif dalam meningkatkan daya tahan tubuh, seperti prebiotik FOS:GOS, zat besi, vitamin A,C,E, dan zinc.

Mama juga bisa dukung asupan nutrisi si Kecil dengan memberikan susu Nutrilon Royal 4. untuknya. Susu Nutrilon Royal 4 adalah Bekal si Kecil untuk Menang karena dilengkapi dengan formula ACTIDUOBIO+, yaitu perpaduan FOS:GOS rasio 1:9 paling tinggi dan teruji klinis serta kandungan omega 3 & 6 serta zat besi dan DHA yang lebih tinggi untuk mendukung imun serta daya tangkap si Kecil.

5. Cuci Peralatan Makan dan Minum dengan Baik

Selanjutnya, langkah pencegahan yang sangat penting dalam mencegah penyakit tipes adalah menjaga kebersihan peralatan makan dan minum. Pastikan semua peralatan makan dan minum selalu dicuci dengan baik.

Khususnya untuk peralatan makan anak, pastikan peralatan tersebut tidak hanya dicuci, tetapi juga disterilkan dengan benar dan disimpan dengan kebersihan yang baik. Hal ini akan membantu menghindari potensi kontaminasi dan menjaga kesehatan si Kecil.

6. Lengkapi Vaksin Tifoid

Mencegah penyakit tipes juga dapat dilakukan dengan mendapatkan vaksin tifoid. Vaksin ini disarankan untuk orang yang memiliki risiko tinggi terkena tipes, namun sebaiknya konsultasikan dengan dokter terlebih dahulu.

Berdasarkan jadwal imunisasi terbaru dari Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) pada tahun 2023, vaksin tifoid dapat diberikan pada anak mulai usia 2 tahun dan diulang setiap 3 tahun hingga berusia 18 tahun.

Baca Juga: Cara Menjaga Kesehatan Anak agar Tidak Mudah Sakit 

Temukan juga artikel informatif terkait tumbuh kembang anak serta konten-konten eksklusif lainnya untuk mengoptimalkan imun si Kecil di The Parent’s Guide Academy.

Semoga artikel ini bermanfaat, ya, Ma!

  1. Direktorat Jenderal Pelayanan Kesehatan. (2022). Kemkes.go.id. https://yankes.kemkes.go.id/view_artikel/656/kenali-tanda-dan-gejala-typus
  2. ‌Typhoid Fever (for Parents) - Nemours KidsHealth. (2023). Kidshealth.org. https://kidshealth.org/en/parents/typhoid.html
  3. ‌NHS Choices. (2023). Overview - Typhoid fever. https://www.nhs.uk/conditions/typhoid-fever/
  4. ‌Clinic, C. (2020). Typhoid Fever: Causes, Symptoms & Treatment - Cleveland Clinic. Cleveland Clinic. https://my.clevelandclinic.org/health/diseases/17730-typhoid-fever
  5. ‌Typhoid fever in babies and toddlers. (2023). BabyCenter India. https://www.babycenter.in/a1050356/typhoid-fever-in-babies-and-toddlers
  6. ‌Mrunal. (2018, June 21). Typhoid in Children – Symptoms, Causes, and Treatment. FirstCry Parenting; FirstCry Parenting. https://parenting.firstcry.com/articles/typhoid-in-children-symptoms-causes-and-treatment/
  7. ‌IDAI | Mengenal Demam Tifoid. (2016). Idai.or.id. https://www.idai.or.id/artikel/klinik/keluhan-anak/mengenal-demam-tifoid
  8. Tipus (Penyakit Tipes). (2023). Kemkes.go.id. https://ayosehat.kemkes.go.id/topik-penyakit/infeksi-enterik/tipus-penyakit-tipes
  9. ‌Direktorat Jenderal Pelayanan Kesehatan. (2022). Kemkes.go.id. https://yankes.kemkes.go.id/view_artikel/1884/perawatan-penyakit-thypoid
comment-icon comment-icon