Loading...
    Banner Artikel Probiotik untuk Anak: Manfaat, Sumber, dan Tips Konsumsinya
    Nutrisi

    Probiotik untuk Anak: Manfaat, Sumber, dan Tips Konsumsinya

    Disusun oleh: Tim Penulis

    Diterbitkan: 06 September 2021

    Diperbarui: 20 Oktober 2026


    • Apa Itu Probiotik?
    • Bagaimana Probiotik Bekerja di Dalam Tubuh Anak?
    • Apa Manfaat Probiotik untuk Anak?
    • Apakah Semua Probiotik Memberikan Manfaat yang Sama?
    • Apa Saja Sumber Probiotik untuk Anak?
    • Berapa Banyak Probiotik yang Dibutuhkan Anak?
    • Cara Memberikan Probiotik untuk Anak
    • Apakah Probiotik Aman untuk Anak?

    Probiotik untuk anak adalah mikroorganisme hidup yang dalam jumlah memadai dapat membantu menjaga keseimbangan mikrobiota usus dan mendukung kesehatan pencernaan. Manfaatnya dapat berbeda tergantung strain, dosis, dan kondisi anak, sehingga penting memilih sumber probiotik dan cara pemberiannya dengan tepat.

    Apa Itu Probiotik?

    Probiotik adalah mikroorganisme hidup yang jika dikonsumsi dalam jumlah memadai dapat memberikan manfaat kesehatan. Contohnya berasal dari kelompok Lactobacillus, Bifidobacterium, dan Saccharomyces boulardii. 

    Tidak semua mikroorganisme hidup disebut probiotik. Mikroorganisme tersebut harus diberikan dalam jumlah cukup dan memiliki manfaat kesehatan yang telah terbukti secara ilmiah.

    Probiotik berbeda dengan mikrobiota usus yang secara alami hidup di saluran cerna. Probiotik merupakan mikroorganisme tertentu yang telah diteliti manfaatnya bagi kesehatan.

    Bagaimana Probiotik Bekerja di Dalam Tubuh Anak?

    Probiotik bekerja dengan berinteraksi dengan mikrobiota di saluran cerna dan membantu menjaga keseimbangannya. Mikroorganisme ini juga dapat berinteraksi dengan lapisan pelindung usus serta sistem imun.

    Beberapa probiotik turut menghasilkan atau memengaruhi senyawa hasil metabolisme yang berperan dalam fungsi saluran cerna. Namun, cara kerja dan efeknya dapat berbeda pada setiap strain probiotik.

    Baca Juga: 11 Vitamin Anak 1 Tahun untuk Otak dan Daya Tahan Tubuh

    Apa Manfaat Probiotik untuk Anak?

    Manfaat probiotik untuk anak dapat berbeda tergantung jenis strain, dosis, serta kondisi kesehatan anak. Berikut beberapa manfaat yang telah diteliti.

    1. Mendukung Kesehatan Pencernaan

    Probiotik dapat berinteraksi dengan mikrobiota usus dan membantu menjaga keseimbangannya. Kondisi mikrobiota yang seimbang turut mendukung fungsi saluran cerna anak.

    Efek ini tidak selalu sama pada setiap probiotik karena masing-masing strain dapat bekerja dengan cara yang berbeda.

    2. Membantu pada Diare dalam Kondisi Tertentu

    Strain tertentu, seperti Lacticaseibacillus rhamnosus GG dan Saccharomyces boulardii, telah diteliti untuk membantu mengurangi durasi diare akut pada anak. Namun, manfaat tersebut tidak berlaku untuk semua jenis probiotik.

    Pada anak yang mengalami diare, probiotik bukan pengganti oralit atau terapi rehidrasi. Penanganan utama tetap perlu berfokus pada penggantian cairan dan elektrolit yang hilang.

    3. Membantu Mengurangi Risiko Diare Terkait Antibiotik

    Penggunaan antibiotik dapat mengganggu keseimbangan mikrobiota usus dan memicu diare pada sebagian anak. Probiotik tertentu telah terbukti membantu menurunkan risiko diare terkait antibiotik.

    Manfaatnya bergantung pada strain dan dosis yang digunakan. L. rhamnosus GG dan S. boulardii termasuk strain yang memiliki bukti paling konsisten untuk kondisi ini.

    4. Membantu Mengatasi Masalah Pencernaan Tertentu

    Manfaat probiotik juga diteliti pada beberapa gangguan pencernaan, tetapi hasilnya sangat bergantung pada strain dan kondisi anak. Misalnya, Limosilactobacillus reuteri DSM 17938 telah diteliti pada bayi yang mengalami kolik.

    Untuk konstipasi pada anak, bukti manfaatnya masih terbatas pada formulasi probiotik tertentu. Oleh karena itu, probiotik tidak dapat dianggap sebagai solusi untuk semua masalah pencernaan.

    Baca Juga: Kebutuhan Gizi Anak yang Perlu Dipenuhi di Usia Prasekolah

    5. Mendukung Fungsi Sistem Imun

    Mikrobiota usus memiliki hubungan erat dengan perkembangan dan kerja sistem imun. Probiotik tertentu dapat berinteraksi dengan sel imun serta memengaruhi respons imun tubuh.

    Sekitar 70-80% sel imun tubuh berada di usus, tempat terjadinya interaksi yang kompleks antara mikrobiota usus, lapisan epitel usus, dan sistem imun. 

    Probiotik berperan penting dalam mendukung respons sistem imun, baik secara lokal maupun sistemik.

    Meski demikian, probiotik tidak dapat menggantikan imunisasi atau digunakan sebagai perlindungan utama dari infeksi. Efek terhadap sistem imun juga dapat berbeda pada setiap strain.

    6. Potensi Manfaat Lainnya

    Probiotik juga terus diteliti terkait alergi dan eksim, komunikasi antara usus dan otak atau gut-brain axis, serta fungsi metabolisme. 

    Sejumlah penelitian menunjukkan hasil yang menjanjikan, tetapi temuannya belum selalu konsisten.

    Karena bukti ilmiahnya masih berkembang, manfaat tersebut belum dapat digeneralisasi untuk semua probiotik atau semua anak.

    Baca Juga: 15 Makanan yang Mengandung Probiotik untuk Anak & Manfaatnya

    Apakah Semua Probiotik Memberikan Manfaat yang Sama?

    Tidak semua probiotik memberikan manfaat yang sama. Probiotik terdiri dari berbagai jenis dan strain mikroorganisme, dan setiap strain dapat memiliki cara kerja serta efek yang berbeda pada tubuh.

    Oleh sebab itu, hasil penelitian pada satu strain tidak otomatis berlaku untuk strain probiotik lainnya. Manfaat yang diperoleh juga dapat dipengaruhi oleh dosis, lama konsumsi, usia anak, dan tujuan penggunaannya.

    Sebaiknya pilih probiotik berdasarkan strain yang telah diteliti untuk manfaat yang dibutuhkan, bukan hanya berdasarkan jumlah bakteri atau jenis mikroorganismenya.

    Apa Saja Sumber Probiotik untuk Anak?

    Probiotik dapat ditemukan dalam makanan tertentu yang mengandung kultur hidup maupun produk yang ditambahkan strain probiotik. Namun, tidak semua makanan hasil fermentasi otomatis dapat disebut sebagai sumber probiotik.

    1. Yoghurt

    Beberapa yoghurt dapat menjadi sumber probiotik karena mengandung kultur hidup. 

    Pilih produk yang mencantumkan kultur hidup pada label dan utamakan yoghurt tanpa atau rendah gula tambahan.

    Jenis dan porsi yoghurt juga perlu disesuaikan dengan usia serta kebutuhan makan anak.

    2. Kefir

    Kefir adalah minuman fermentasi yang mengandung beragam mikroorganisme hidup. Konsumsi kefir bermanfaat untuk mikrobiota usus, fungsi metabolik dan sistem imun, kognitif, hingga kesehatan gigi dan mulut.

    Untuk anak, pilih produk dari susu yang telah dipasteurisasi dan perhatikan kandungan gula tambahannya. Pastikan kefir disimpan dan dikonsumsi sesuai petunjuk pada kemasan agar kualitasnya tetap terjaga.

    3. Makanan Fermentasi Lainnya

    Tempe dan makanan fermentasi lainnya dibuat dengan bantuan mikroorganisme. Namun, tidak semua makanan fermentasi dapat disebut sebagai sumber probiotik.

    Suatu makanan baru dapat dikaitkan dengan probiotik jika mengandung mikroorganisme hidup tertentu yang manfaat kesehatannya telah terbukti secara ilmiah. 

    Pada tempe yang dimasak, proses pemanasan juga dapat mengurangi mikroorganisme hidup di dalamnya.

    4. Produk atau Suplemen Probiotik

    Produk probiotik dapat mengandung satu atau beberapa strain dengan jumlah mikroorganisme hidup yang berbeda. 

    Sebelum diberikan kepada anak, periksa nama strain, jumlah Colony Forming Unit (CFU) atau satuan pembentuk koloni dalam produk, aturan penyimpanan, dan petunjuk penggunaannya.

    Jumlah CFU yang lebih tinggi tidak selalu berarti manfaatnya lebih besar. Pilih produk dengan strain dan dosis yang sesuai dengan tujuan penggunaannya.

    Berapa Banyak Probiotik yang Dibutuhkan Anak?

    Tidak ada satu angka CFU yang dapat dijadikan patokan kebutuhan probiotik untuk semua anak. Dosis yang sesuai bergantung pada strain, tujuan penggunaan, usia, serta kondisi kesehatan anak.

    Produk dengan jumlah CFU yang lebih tinggi belum tentu memberikan manfaat yang lebih baik, karena efektivitas probiotik bergantung pada jenis strain dan dosis yang telah diteliti. 

    Jika anak memiliki kondisi medis tertentu atau daya tahan tubuh yang terganggu, konsultasikan dengan dokter sebelum memberikan suplemen probiotik.

    Background of Nutrilon Royal 4
    Nutrilon Royal 4
    Susu Bubuk Anak 3-5 Tahun dengan
    Double Biotics FOS:GOS, DHA & EPA.
    Bantu Dukung Daya Tahan Tubuh dan Daya
    Pikir si Kecil
    Pelajari Lebih Lanjut!

    Untuk bantu memenuhi kebutuhan probiotik anak, Mama bisa berikan Nutrilon Royal 4 sebagai satu-satunya formula teruji klinis yang dirancang secara saintifik dengan Double Biotics FOS:GOS dan DHA EPA yang lebih tinggi, menjadikannya nutrisi optimal sebagai "The Formula to Win". Dukung daya tahan tubuh dan kemampuan berpikir si Kecil demi persiapkan anak untuk menang. Temukan Nutrilon Royal 4 hanya di NutriShop, official store dengan pengalaman belanja terpercaya.

    Cara Memberikan Probiotik untuk Anak

    Cara memberikan probiotik untuk anak dapat berbeda tergantung strain dan bentuk produknya. Oleh sebab itu, aturan pakai pada kemasan tetap menjadi acuan utama.

    Kenali Waktu Memberikan Probiotik

    Probiotik tidak harus selalu diberikan pada pagi hari. Waktu konsumsinya dapat disesuaikan dengan petunjuk produk dan jadwal yang paling mudah dilakukan secara konsisten.

    Usahakan memberikan probiotik sesuai dosis dan jadwal yang dianjurkan agar penggunaannya tetap teratur.

    Apakah Probiotik Bisa Diberikan Bersama Makanan?

    Sebagian probiotik dapat diberikan bersama makanan, tetapi aturan ini tidak berlaku untuk semua produk. Cara konsumsinya dapat berbeda tergantung strain dan formulasi.

    Selalu periksa petunjuk penggunaan untuk mengetahui apakah probiotik sebaiknya diberikan sebelum, sesudah, atau bersama makanan.

    Bisakah Probiotik Dikombinasikan dengan Prebiotik?

    Bisa. Prebiotik adalah jenis zat yang menjadi makanan bagi bakteri baik di dalam tubuh sehingga membantu menjaga kesehatan.

    Kombinasi mikroorganisme hidup dengan substrat tertentu yang terbukti bermanfaat disebut sinbiotik. Namun, tidak semua campuran probiotik dan prebiotik otomatis memenuhi definisi tersebut.

    Apakah Probiotik Aman untuk Anak?

    Pada anak yang sehat, probiotik umumnya dapat ditoleransi dengan baik. Efek samping yang muncul biasanya ringan, seperti perut kembung atau peningkatan gas.

    Keamanan probiotik perlu lebih diperhatikan pada anak dengan kondisi medis tertentu, terutama bila sistem imunnya terganggu atau sedang menjalani perawatan tertentu.

    Untuk kelompok tersebut, sebaiknya konsultasikan dengan dokter sebelum memberikan suplemen probiotik agar jenis dan penggunaannya sesuai dengan kondisi anak.

    Sistem imun yang kuat membantu si Kecil tetap aktif belajar, bermain, dan bereksplorasi setiap hari. Jadi member Nutriclub untuk mendapatkan berbagai informasi expert-verified seputar daya tahan tubuh anak dan cara mendukung kesehatannya secara optimal. Nikmati juga berbagai keuntungan member eksklusif, mulai dari akses ke konten expert-verified, penawaran spesial, hingga kesempatan mengumpulkan poin dan menukarkannya dengan berbagai exclusive rewards dari Nutriclub. 

    Informasi yang Wajib Mama Ketahui

    Pilih Artikel Sesuai Kebutuhan Mama
    1. Marco, M. L., Sanders, M. E., Gänzle, M., Arrieta, M. C., Cotter, P. D., De Vuyst, L., Hill, C., Holzapfel, W., Lebeer, S., Merenstein, D., Reid, G., Wolfe, B. E., & Hutkins, R. (2021). The International Scientific Association for Probiotics and Prebiotics (ISAPP) consensus statement on fermented foods. Nature Reviews Gastroenterology & Hepatology, 18(3), 196–208. https://doi.org/10.1038/s41575-020-00390-5
    2. ‌CDC Editorial Team. (2025, November 24). Raw Milk. Food Safety. https://www.cdc.gov/food-safety/foods/raw-milk.html
    3. ‌Arif, M. I., Dai, Q., & Ru, L. (2026). Probiotics for pediatric atopic dermatitis: A systematic review and meta-analysis of randomized controlled trials. Journal of Allergy and Clinical Immunology: Global, 5(2), 100649. https://doi.org/10.1016/j.jacig.2026.100649
    4. ‌Cochrane Editorial Team. (2019, April 30). Probiotics for the prevention of antibiotic-associated diarrhea in children. Cochrane.Org; Cochrane Library. https://www.cochrane.org/evidence/CD004827_probiotics-prevention-antibiotic-associated-diarrhea-children
    5. ‌World Health Organization: WHO. (2021, March 10). Diarrhoea. Who.Int; World Health Organization: WHO. https://www.who.int/health-topics/diarrhoea
    6. ‌Office of Dietary Supplements Editorial Team. (2025). Office of Dietary Supplements - Probiotics. Nih.Gov. https://ods.od.nih.gov/factsheets/Probiotics-HealthProfessional/?uid=bb89527e6565cs16
    7. ‌Editorial Team. (2016). Probiotics: Usefulness and Safety. Nccih. https://www.nccih.nih.gov/health/probiotics-usefulness-and-safety
    8. ‌Hill, C., Guarner, F., Reid, G., Gibson, G. R., Merenstein, D. J., Pot, B., Morelli, L., Canani, R. B., Flint, H. J., Salminen, S., Calder, P. C., & Sanders, M. E. (2014). The International Scientific Association for Probiotics and Prebiotics consensus statement on the scope and appropriate use of the term probiotic. Nature Reviews Gastroenterology & Hepatology, 11(8), 506–514. https://doi.org/10.1038/nrgastro.2014.66
    9. ‌Guarner, F., Sanders, M. E., Szajewska, H., Cohen, H., Eliakim, R., Herrera-deGuise, C., Karakan, T., Merenstein, D., Piscoya, A., Ramakrishna, B., Salminen, S., & Melberg, J. (2024). World Gastroenterology Organisation Global Guidelines: Probiotics and Prebiotics. Journal of Clinical Gastroenterology, 58(6), 533–553. https://doi.org/10.1097/mcg.0000000000002002
    10. Chertoff, J. (2017, November). Kefir vs. Yogurt: What’s the Difference? Acessed on July 22nd 2025. https://www.healthline.com/health/kefir-vs-yogurt
    11. Editorial Staff. (2023, April 21). Is Drinking Kefir Healthy for You? Acessed on July 22nd 2025. https://health.clevelandclinic.org/benefits-of-kefir
    12. Subali, D., Christos, R. E., Givianty, V. T., Ranti, A. V., Kartawidjajaputra, F., Antono, L., Dijaya, R., Taslim, N. A., Rizzo, G., & Nurkolis, F. (2023). Soy-Based Tempeh Rich in Paraprobiotics Properties as Functional Sports Food: More Than a Protein Source. Nutrients, 15(11), 2599. https://doi.org/10.3390/nu15112599
    13. Agustina, Novita. Direktorat Jenderal Kesehatan Lanjutan. (2022). Kemkes.go.id. https://keslan.kemkes.go.id/view_artikel/1761/manfaat-tempe-bagi-kesehatan-tubuh
    14. Saeed, F., Afzaal, M., Shah, Y. A., Khan, M. H., Hussain, M., Ikram, A., Ateeq, H., Noman, M., Saewan, S. A., & Khashroum, A. O. (2022). Miso: A traditional nutritious & health‐endorsing fermented product. Food Science & Nutrition, 10(12), 4103. https://doi.org/10.1002/fsn3.3029
    15. Editorial Staff. (2020, December). Foods to avoid giving babies and young children. Accessed on July 22nd 2025. https://www.nhs.uk/baby/weaning-and-feeding/foods-to-avoid-giving-babies-and-young-children/
    16. Editorial Staff. (2025, January 16). How Listeria Spread: Soft Cheeses and Raw Milk. Listeria Infection (Listeriosis). Accessed on July 22nd 2025. https://www.cdc.gov/listeria/causes/dairy.html
    17. Wiertsema, S. P., van Bergenhenegouwen, J., Garssen, J., & Knippels, L. M. J. (2021). The interplay between the gut microbiome and the immune system in the context of infectious diseases throughout life and the role of nutrition in optimizing treatment strategies. Nutrients, 13(3), 886. https://doi.org/10.3390/nu13030886
    Artikel Terkait