Riwayat Pencarian

Pencarian Populer

17 Tanda-tanda Hamil yang Sering Tidak Disadari

Kesehatan

17 Tanda-tanda Hamil yang Sering Tidak Disadari


Kenali tanda-tanda kehamilan, agar dapat membantu Mama memahami lebih banyak dan bisa mempersiapkan diri lebih baik untuk menyambut bayi.

Apa Saya Hamil?

Ada beberapa tanda-tanda hamil yang tidak disadari. Tanda awal kehamilan sering mengecoh karena mirip tanda-tanda menstruasi, seperti payudara terasa membengkak, timbul flek, dan rasa kram di perut. Jika Mama tidak segera mengetahuinya dengan pasti, dapat saja Mama tidak mengubah kebiasaan sehari-hari yang bisa membahayakan kehamilan. Apalagi dalam masa pandemi sekarang ini. Yuk, simak tanda-tanda hamil bersama Nutriclub!

15 Ciri-Ciri Hamil yang Tidak Disadari

1. Terlambat Menstruasi

Terlambat menstruasi merupakan gejala hamil yang paling jelas dan umum. Jika Mama biasa mendapatkan menstruasi secara teratur, keterlambatan lebih dari seminggu harus dicermati, coba untuk melakukan tes uji kehamilan. Tes uji kehamilan ini dapat dilakukan dengan alat yang dijual bebas di apotek atau supermarket. Telat menstruasi menjadi ciri-ciri hamil yang tidak disadari jika Mama sering menstruasi tidak teratur.

Did you know?

”Beberapa wanita sudah merasa dirinya hamil bahkan sebelum hasil tes uji kehamilan menyatakan positif. Ketahui selengkapnya ciri-ciri orang hamil di sini.

Menstruasi yang tidak teratur bisa disebabkan oleh keterlambatan ini akibat stres, pola makan tidak teratur atau terlalu lelah. Namun, tidak ada salahnya juga untuk rutin melakukan tes kehamilan jika Mama terlambat menstruasi, untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan.

2. Morning Sickness

Morning sickness adalah perasaan tidak nyaman pada pagi hari, gejala ini dialami oleh sebagian besar Mama hamil. Penyebab salah satu tanda kehamilan ini adalah perubahan hormon dalam darah yang mengakibatkan rasa sakit pada lapisan perut dan menimbulkan rasa mual. 

Rasa mual ini biasanya terjadi pada trimester pertama kehamilan dan akan menghilang sejalan dengan pertambahan usia kehamilan. Meskipun gejala hamil muda ini dinamakan morning sickness, pada kenyataannya mual dan muntah dapat terjadi pada siang dan malam hari.

3. Sering Buang Air Kecil

Saat hamil, terjadi perubahan hormon dalam darah yang menyebabkan sirkulasi darah dalam tubuh meningkat. Hal ini menyebabkan ginjal bekerja lebih keras sehingga memproduksi air seni lebih banyak.

Semakin besar kehamilan, semakin besar pula ukuran janin, sehingga menekan organ-organ di dalam tubuh Mama, termasuk kandung kemih. Akibatnya kapasitas kandung kemih menjadi lebih sempit sehingga lebih cepat penuh dan membuat Mama lebih sering ingin buang air kecil. Akan tetapi, sering buang air kecil bukanlah sesuatu yang membahayakan, jadi Mama tidak perlu khawatir. Jangan mengurangi konsumsi air agar tidak dehidrasi.

4. Mudah Lelah

Tanda-tanda hamil yang berikutnya adalah mudah lelah. Mudah merasa lelah saat hamil diakibatkan oleh meningkatnya kadar hormon progesteron dalam tubuh. Hormon progesteron adalah depresan alami bagi sistem saraf pusat yang menyebabkan Mama mudah merasa mengantuk. Selain itu pada trimester pertama ini tubuh akan bekerja jauh lebih keras memompa hormon dan memproduksi lebih banyak darah agar nutrisi janin terpenuhi. 

Rasa khawatir juga turut mengambil peran dalam menyerap energi Mama saat hamil. Perbanyak waktu istirahat dan konsumsi makanan bergizi. Menambah pengetahuan seputar kehamilan dapat membantu mengurangi kekhawatiran, Mama dapat bertanya langsung kepada tim Careline Nutriclub untuk informasi lengkap tentang kehamilan.

5. Rasa Aneh di Mulut

Perubahan hormon saat hamil juga mempengaruhi indera perasa dan penciuman. Salah satu gejala hamil muda adalah muncul rasa aneh seperti rasa logam dalam mulut. Perubahan ini membuat Mama tidak menyukai makanan tertentu.

Sesuaikan perubahan selera makan ini dengan mengonsumsi makanan dalam porsi yang kecil namun lebih sering. Ini penting agar Mama dan janin dalam kandungan tetap mendapatkan nutrisi yang cukup agar dapat tumbuh sehat.

6. Perubahan pada Payudara

Perubahan paling nyata sebagai ciri-ciri hamil adalah perubahan fisik. Salah satu gejala awal kehamilan yang paling umum adalah perubahan pada payudara Mama. Selain ukurannya yang menjadi lebih besar, payudara terasa lebih berat, sakit atau nyeri bila dipegang.

Selain itu, areola atau daerah kecokelatan di sekitar puting payudara, akan makin menghitam dan melebar. Perubahan ini akibat meningkatnya produksi hormon esterogen dan progesteron, juga sebagai persiapan untuk memproduksi ASI bagi si Kecil nanti.

7. Keram Perut dan Bercak Merah Muda

Antara minggu ke 3 dan ke 4 kehamilan, Mama akan mengalami flek yang diakibatkan oleh tertanamnya sel telur yang telah dibuahi di dalam rahim (implantasi). Darah dilepas saat telur yang dibuahi melekatkan diri ke dinding rahim. Bercak darah tanda hamil ini juga diiringi oleh kram perut sehingga kadang salah dimengerti sebagai menstruasi. 

Bagaimana cara membedakannya dengan darah mesntruasi? Bercak darah tanda hamil berwarna lebih muda dan lebih sedikit daripada darah menstruasi, selain itu jika dicermati terjadi lebih awal dari jadwal menstruasi Mama.

Bercak darah tanda hamil atau yang disebut juga dengan pendarahan implantasi umumnya terjadi saat sel telur yang dibuahi menempel pada lapisan dinding rahim. Biasanya, flek darah menjadi salah satu tanda tadnda kehamilan awal.

8. Perubahan Mood atau Suasana Hati Menjadi Tanda Kehamilan

Selama masa hamil, hormon estrogen dan progesteron akan meningkat. Peningkatan ini menyebabkan perubahan suasana hati. Umumnya, Mama hamil akan lebih sensitif daripada biasanya.

9. Rambut Rontok

Menurut American Pregnancy Association, salah satu tanda kehamilan awal adalah rambut rontok. Umumnya, 40-50% Mama hamil mengalami hal ini. Penyebabnya karena Mama hamil cenderung mengalami perubahan hormon dan perubahan gizi. Oleh karena itu, Mama hamil cenderung banyak yang memotong rambutnya.

10. Suhu Tubuh Meningkat sebagai Tanda Hamil

Suhu tubuh meningkat bisa menjadi tanda-tanda kehamilan. Suhu tubuh saat bangun pagi pada Mama hamil biasanya meningkat. Namun, peningkatan tersebut terjadi pada suhu tubuh basal (STB). Jadi, peningkatan yang dimaksud bukanlah demam.

11. Keluar Flek dari Vagina

Saat hamil, Mama akan dikejutkan dengan keluarnya flek dari vagina. Perbedaan flek saat hamil dan menstruasi bisa dilihat dari warna dan juga jumlah darah yang keluar dari vagina. Jika volume darah yang keluar cukup banyak, Mama wajib konsultasi ke dokter.

12. Perut Terasa Tak Nyaman

Salah satu ciri-ciri awal kehamilan selanjutnya adalah Mama merasa perut tak nyaman. Di trisemester pertama kehamilan, banyak Mama yang merasakan begah di perut. Namun, hal ini biasanya akan reda dengan sendirinya dalam beberapa jam.

13. Perubahan Napsu Makan

Saat hamil, Mama akan merasakan adanya perubahan napsu makan. Mama akan lebih mudah merasa lapar. Hal ini disebabkan perubahan hormon yang menjadi salah satu tanda kehamilan awal.

14. Sembelit

Sembelit atau buang air besar tidak teratur menjadi salah satu ciri-ciri awal kehamilan. Untuk mencegahnya, Mama bisa mengonsumsi buah atau sayur tinggi serat. Beberapa buah dan sayur tinggi serat untuk Mama hamil, di antaranya adalah apel, bayam, dan buah pisang.

15. Mimisan

Ini menjadi gejala khusus bagi sebagian Mama. Mimisan menjadi tanda-tanda kehamilan yang kurang umum. Biasanya, Mama hamil yang mengalami ini memiliki tekanan darah yang tinggi. Jika darah yang keluar cukup banyak, sebaiknya Mama segera berkonsultasi kepada dokter.

16. Sakit Kepala

Sakit kepala adalah ciri kehamilan yang dialami perempuan. Ini terjadi karena tubuh akan menampung sekitar 50 persen darah tambahan saat hamil. Umumnya, di awal kehamilan Mama akan mengalami anemia.

17. Sakit Pinggang

Salah satu tanda awal kehamilan adalah sakit pinggang. Rasa nyeri pinggang yang tak biasa ini bisa Mama atasi dengan mengkompresnya dengan air hangat atau mandi dengan air hangat.

Bila Mama sudah mengalami dan mengenali tanda-tanda awal kehamilan seperti di atas namun belum merasa yakin, langkah selanjutnya sebelum memeriksakan diri dan memastikan kehamilan pada dokter kandungan adalah dengan melakukan tes uji kehamilan di rumah dari sejak hari pertama Mama terlambat menstruasi.

Alat ini biasanya digunakan dengan meneteskan air seni pertama yang keluar setelah bangun tidur di pagi hari. Pada saat hamil, terjadi peningkatan hormon HCG (Human Chorionic Gonadotrophin). Selain dalam darah, peningkatan hormon ini juga terjadi pada saluran air kencing. Karenanya tes kehamilan menggunakan alat dilakukan melalui media air seni, hal ini dilakukan untuk mengukur terjadinya peningkatan kadar hormon HCG tersebut. Alat tes uji kehamilan ini bisa dibeli bebas di apotek atau supermarket.

Nutrisi optimal sangat penting bagi Mama hamil, segera berikan nutrisi terbaik bagi janin setelah Mama mendeteksi kehamilan. Klik di sini untuk informasi terbaik bagi Mama hamil.

Jika Mama merasakan beberapa tanda-tanda hamil di atas, sebaiknya segera periksakan ke dokter kandungan agar bisa memastikan apakah Mama hamil atau tidak, sudah berapa usia kehamilannya, dan bagaimana kondisi janin. 

Mama juga bisa memperkaya pengetahuan tentang kehamilan menggunakan tools yang tersedia di situs Nutriclub:

  • Deteksi Potensi Mama Melahirkan Caesar – Lewat tools ini Nutriclub membantu mencari tahu potensi Mama melahirkan caesar berdasarkan analisis dari beberapa tes yang Mama lakukan.
  • Deteksi Potensi Mama Melahirkan Prematur – Tools ini akan membantu mencari tahu faktor risiko persalinan prematur pada Mama lewat tes yang Mama lakukan sebelumnya.
  • Ensiklopedia Kehamilan untuk New Parents – Tools ini memberikan informasi terkait perkembangan si Kecil dalam kandungan yang ada dari minggu ke minggu, gaya hidup dan kesehatan, informasi terkait resep dan nutrisi untuk Mama dan janin melalui My Pregnancy Today!
  • Jangan Cemaskan Mitos Selama Kehamilan – Tools ini akan menjelaskan mitos seputar kehamilan yang berhubungan dengan berbagai hal seperti nutrisi, perkembangan janin, gaya hidup, dan psikologi yang dilakukan bersama Lactamil Expert.

Selamat mencoba, ya, Ma!

comment-icon comment-icon