Loading...

Riwayat Pencarian

Pencarian Populer

burger menu
Perkembangan Janin di Minggu ke-10 Kehamilan

Stimulasi

Perkembangan Janin di Minggu ke-10 Kehamilan

Article By : Annisa Amalia Ikhsania

Di usia kehamilan 10 minggu atau hampir 3 bulan ini, organ-organ tubuh janin sudah mulai terbentuk. Tubuh ibu hamil pun akan semakin berubah seiring dengan perkembangan buah hati dalam kandungan. Jadi, apa saja perkembangan yang dialami oleh janin pada usia kehamilan 10 minggu ini? 

Perkembangan Janin pada Minggu 10 Kehamilan

Di usia 10 minggu kehamilan, ukuran janin dalam rahim Mama sekarang sudah sebesar buah jeruk dengan berat badan kurang lebih satu ons dan panjang dari kepala sampai tumit sekitar 3 cm. Lingkar kepalanya pun tampak membesar ketika dilihat dari USG karena otaknya bertumbuh lebih cepat daripada bagian tubuh lainnya, Ma.

Berikut penjelasan lebih detailnya seputar perkembangan janin di 10 minggu kehamilan:

1. Tulang Bayi Mulai Terbentuk

Salah satu perkembangan janin 10 minggu adalah tulang bayi yang sudah mulai mengeras dan terbentuk sempurna. Tulang rawan sudah terbentuk dan lekukan kecil di kaki yang akan berkembang menjadi lutut dan pergelangan kaki, mulai tumbuh.

Jari tangan dan kaki janin kini sudah tidak lagi saling berkait, alias memisah. Tak hanya itu, lengan bayi Mama sudah lengkap dengan siku, dan bahkan sudah bisa digerakkan atau ditekuk dengan lentur.

Ini karena persendian bayi juga mulai berfungsi di dalam rahim sehingga memungkinkan mereka untuk menggerakkan tangan dan kaki dengan bebas. Kuku jari juga sudah mulai tumbuh.

Penampilannya pun sudah semakin mendekati bentuk bayi pada umumnya, meski tulang belakangnya masih tampak transparan di balik kulit. 

2. Benih Gigi Bayi Mulai Tumbuh

Benih gigi bayi yang terletak di bawah gusi sudah mulai muncul di fase perkembangan janin kehamilan 10 minggu, Ma. Benih gigi ini nantinya akan tumbuh menjadi gigi ketika si Kecil menginjak usia 6 bulan ke atas.

3. Organ Reproduksi Terbentuk

Perkembangan janin di usia 10 minggu berikutnya adalah alat kelaminnya yang sudah mulai terbentuk dengan lebih jelas. 

Akan tetapi, ini baru meliputi organ internal saja, Ma. Misalnya, rahim atau testis, bukan organ eksternal. Jadi, Mama baru akan bisa mengetahui jenis kelamin bayi ketika usia kehamilan sudah mencapai empat bulan ke atas.

4. Organ Vital Bayi Mulai Berkembang

Pada minggu ke-10 kehamilan, organ vital bayi mulai berkembang dan berfungsi. Hati bayi memproduksi sel darah merah. 

Janin usia 10 minggu juga mulai menghasilkan cairan pencernaan, lambung sudah mulai memproduksi enzim pencernaan, serta ginjal yang memproduksi lebih banyak urine. 

Kelopak matanya terus tumbuh dan janin sudah bisa memejamkan matanya. Selain itu, telinga bagian luar bayi sudah mulai tumbuh.

Pada masa ini, jantung bayi masih berdetak hingga 180 kali per menit. Jumlah ini 2–3 kali lebih banyak dibandingkan dengan detak jantung orang dewasa. Jika Mama melakukan pemeriksaan USG, Mama bisa melihat bahwa si Kecil di dalam rahim mulai bergerak-gerak. Sungguh momen paling mengharukan dan membahagiakan ya, Ma?

Baca Juga: Tumbuh Kembang Janin Minggu ke-9

Apa yang Terjadi pada Mama di Usia Hamil 10 Minggu?

Tidak hanya janin yang semakin berkembang, ternyata ada berbagai perubahan yang terjadi pada tubuh Mama sebagai gejala kehamilan 10 minggu. Apa saja? Berikut penjelasannya. 

1. Perut Semakin Membesar

Sebelum hamil, rahim Mama masih sebesar ukuran buah pir kecil. Seiring bertambahnya ukuran janin di perkembangan janin 10 minggu, rahim Mama sekarang menjadi sebesar buah jeruk ukuran besar. 

Jika ini adalah kehamilan pertama Mama, mungkin kemunculan baby bump akan sedikit lebih lambat. Namun, tak perlu khawatir karena Mama akan segera melihatnya. 

Sekarang, mungkin Mama sudah bisa mulai mempertimbangkan untuk memakai pakaian yang lebih longgar, atau baju hamil, demi kenyamanan. Sebab, Mama pasti akan merasa bahwa pakaian biasa sudah tampak tidak nyaman dan sempit.

Pilihlah baju dan celana hamil yang nyaman dipakai. Usahakan untuk menggunakan pakaian yang longgar atau tidak ketat.

2. Payudara Membesar

Payudara Mama juga akan semakin membesar di usia kehamilan 10 minggu, sehingga membuat bra lama menjadi ketat. Oleh karena itu, Mama perlu mengganti bra dengan ukuran lebih besar, atau bra khusus ibu hamil di minggu ini. 

Baca Juga: Berhubungan Saat Hamil Muda, Amankah?

Did You Know?

Berolahraga di masa kehamilan sangat bermanfaat bagi kesehatan Mama dan janin. Rutin berolahraga sejak kehamilan trimester pertama juga bermanfaat untuk mengurangi ketegangan otot Mama saat proses persalinan tiba nanti. Ketahui selengkapnya di sini.

Cara Menjaga Kandungan di Usia 10 Minggu Kehamilan

Untuk menjaga janin 10 minggu di dalam kandungan dan kondisi ibu hamil, ada beberapa hal yang bisa Mama lakukan, yakni:

1. Makan Makanan Sehat dan Bergizi Seimbang

Seperti saat Mama merencanakan kehamilan, tetaplah menjalani pola hidup sehat dengan makan makanan sehat dan bergizi seimbang. Ini juga sebagai salah satu cara mengurangi keparahan gejala kehamilan.

Mama mungkin akan lebih sering merasa lapar dibandingkan sebelumnya. Pada kondisi ini, hindari makan makanan yang tidak sehat.

Jangan lupa mengonsumsi makanan kaya zat besi sebagai salah satu nutrisi penting untuk mencegah anemia saat hamil

Zat besi dapat membantu membawa oksigen ke dalam sel-sel darah merah agar Mama tidak mudah lelah dan pucat. 

Bila perlu, Mama bisa mengonsumsi suplemen zat besi tertentu, tapi pastikan berkonsultasi dengan dokter terlebih dulu, ya. 

Selain itu, mengonsumsi makanan tinggi vitamin C juga baik selama periode kehamilan ini. Vitamin C dapat membantu tubuh menyerap zat besi. 

Mudah saja, Mama bisa rutin minum segelas jus jeruk bersama sereal atau roti gandum saat sarapan, atau makan buah segar setelah makan siang atau malam.

Baca Juga: Tips Memenuhi Kebutuhan Zat Besi Selama Masa Kehamilan

2. Mulai Rutin Berolahraga

Di usia kehamilan 10 minggu, Mama sudah bisa melakukan berbagai aktivitas, termasuk melakukan olahraga, seperti berenang dan berjalan. 

Olahraga saat hamil dapat membantu melatih otot, kekuatan, dan daya tahan tubuh, sehingga membantu Mama menahan beban berat yang terus bertambah selama kehamilan. Olahraga juga bisa membantu Mama untuk menahan stres fisik saat proses melahirkan lho, Ma. 

Mama sebaiknya mulai dengan intensitas ringan dan jangan memaksakan diri, terutama bila Mama tidak terbiasa berolahraga saat sebelum hamil. Bila Mama ragu, sebaiknya berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter.

3. Konsumsi Makanan Tinggi Kalsium

Guna membantu mengoptimalkan perkembangan janin 10 minggu, Mama bisa mengonsumsi makanan tinggi kalsium. Fungsi kalsium saat hamil salah satunya dapat membantu mendukung perkembangan tulang bayi pada periode kehamilan ini. 

Selain dari konsumsi vitamin prenatal, ibu hamil bisa menambah asupan vitamin D dengan makan yogurt, ikan salmon, biji-bijian, kacang almond, dan ragam sayuran hijau.

4. Mengatasi Sembelit

Sembelit atau konstipasi adalah salah satu masalah kehamilan yang sering kali terjadi di usia kehamilan trimester pertama, Ma. Untuk mengatasi sembelit selama hamil, Mama perlu mengonsumsi makanan kaya serat, seperti buah segar dan sayuran, serta memperbanyak asupan cairan dalam tubuh.

Rutin bergerak juga bisa menjadi cara mengatasi sembelit, Ma. Sederhana saja, Mama bisa berjalan-jalan di sekitar rumah seraya menghirup udara segar. 

Baca Juga: Penyebab Susah Tidur Saat Hamil Trimester 2 dan Tipsnya Supaya Nyenyak

5. Minum Susu Hamil yang Terfortifikasi Asam Folat, DHA, dan Omega 6

Mama dapat melengkapi kebutuhan nutrisi saat hamil dengan minum susu hamil. Mama bisa mengonsumsi Lactamil Pregnasis, yang diformulasikan untuk dukung pemenuhan kebutuhan nutrisi Mama dan si Kecil sejak masa persiapan kehamilan hingga menyusui.

Sumber nutrisi tambahan di masa kehamilan ini dirancang khusus dengan formula ACTIDuobio+ yang diperkaya vitamin D3 dan kalsium, asam folat serta omega-6 yang tinggi, vitamin C dan zat besi, serta protein.

Manfaat ganda dari kandungan ACTIDuobio+ ini adalah:

  • Meningkatkan perkembangan otak berkat kandungan asam folat, DHA, dan Omega-6.

  • Meningkatkan ketahanan tubuh yang berasal dari vitamin C, D3, E, dan sumber protein.

  • Nutrisi makro dan mikro untuk Mama dan si Kecil.

Selain itu, perlu diketahui kalau produk ini juga mengandung rendah lemak serta serat pangan inulin demi menjaga kesehatan Mama. Dapatkan Lactamil Pregnasis dalam tiga varian rasa lezat, yakni cokelat, vanilla, dan strawberry, serta dua varian ukuran, yakni 200 gram dan 400 gram.

6. Rutin Periksa Kehamilan

Di trimester pertama in, dokter mungkin akan meminta Mama untuk melakukan pemeriksaan kehamilan rutin guna melihat perkembangan janin.

Mama mungkin disarankan untuk melakukan pemeriksaan USG yang dinamakan Nuchal Translucency Screening (NTS).

Skrining NTS adalah pemeriksaan USG yang dilakukan untuk mengukur ruang berisi cairan di belakang leher bayi. Ini merupakan tes guna menganalisis dan melihat kelainan kromosom dan kelainan genetik pada janin, seperti Down syndrome. 

Dokter mungkin juga menyarankan Mama untuk melakukan tes darah untuk melihat risiko ada tidaknya kelainan genetik pada janin.

Jika hasilnya menunjukkan keabnormalan, bukan berarti bayi mengalami kondisi tersebut. Akan tetapi, ini artinya dokter akan meminta Mama untuk melakukan pemeriksaan lebih lanjut.

Coba konsultasikan dengan dokter kandungan terlebih dahulu sebelum melakukan pemeriksaan ini agar mengetahui manfaat dan risikonya, ya, Ma.

Baca Juga: Perkembangan Janin Minggu ke-11

Nah, demikian tadi penjelasan singkat seputar masa kehamilan di minggu ke-10, Ma. Kesimpulannya, masa kehamilan ini adalah awal kehamilan trimester kedua sehingga Mama perlu terus melanjutkan pemenuhan gizi yang tepat untuk mendukung tumbuh kembang janin.

Perlu diingat, bila kondisi dan kebutuhan setiap ibu berbeda antara satu dan lainnya, sehingga memeriksakan kondisi diri ke dokter kandungan secara rutin di masa kehamilan sangatlah penting. 

Jangan lupa juga untuk rencanakan semua kebutuhan masa depan anak mulai dari perlengkapan bayi ketika baru lahir nanti hingga alokasi dana pendidikannya melalui Kalkulator Perencanaan Finansial si Kecil.

Nah, Mama juga bisa mendengarkan berbagai tips dan insight menarik dari ahlinya tentang persiapan menjadi Mama baru untuk si Kecil di podcast eksklusif di MyNutriclub!

Lalu, akan seperti apa, ya, perkembangan janin di minggu 11 kehamilan?

  1. The Bump. “10 Weeks Pregnant.” Thebump.com, The Bump, 30 Dec. 2016, www.thebump.com/pregnancy-week-by-week/10-weeks-pregnant. Accessed 3 Aug. 2021.
  2. Catherine,Donaldson-Evans. “10 Weeks Pregnant.” What to Expect, WhattoExpect, 21 July 2021, www.whattoexpect.com/pregnancy/week-by-week/week-10.aspx. Accessed 3 Aug. 2021.
  3. “10 Weeks Pregnant | BabyCenter.” BabyCenter, 2021, www.babycenter.com/pregnancy/week-by-week/10-weeks-pregnant. Accessed 3 Aug. 2021.
  4. NHS Choices. Week-By-Week Guide to Pregnancy. 2021, www.nhs.uk/start4life/pregnancy/week-by-week/1st-trimester/week-10/. Accessed 3 Aug. 2021.
  5. What to Expect. https://www.whattoexpect.com/pregnancy/week-by-week/week-10.aspx. Diakses pada 5 Oktober 2022.
  6. Very Well Family. https://www.verywellfamily.com/10-weeks-pregnant-4158926. Diakses pada 5 Oktober 2022.
  7. Pregnancy Birth Baby. https://www.pregnancybirthbaby.org.au/pregnancy-at-week-10. Diakses pada 5 Oktober 2022.
  8. Flo. https://flo.health/pregnancy/week-by-week/10-weeks-pregnant.  Diakses pada 5 Oktober 2022.
comment-icon comment-icon