taboola Mengenal Plasenta Previa - Nutriclub

Riwayat Pencarian

Pencarian Populer

Kesehatan

Mengenal Plasenta Previa

Di dalam rahim ibu hamil terdapat plasenta atau dikenal dengan sebutan ari-ari.

Organ ini berfungsi menyalurkan nutrisi dan oksigen ke janin, memproduksi hormon-hormon kehamilan, mengangkut zat-zat tidak berguna dari tubuh janin untuk dibuang melalui urin dan feses ibu, dan sebagai perlindungan dari benturan atau penyakit yang mengancam janin. Dalam keadaan normal, plasenta bisa juga tertanam di area bawah rahim dan menyebabkan jalan lahir bayi terhalang. Kondisi inilah yang disebut dengan Placenta Previa.

Berdasarkan lokasi tertanamnya plasenta, ada 3 macam Placenta Previa, yaitu 
• plasenta yang total menutupi jalan lahir (Placenta Previa totalis)
• plasenta yang menutupi sebagian jalan lahir (Placenta Previa partialis)
• plasenta yang hanya tumbuh di sekitar pinggiran dari bagian bawah rahim

Did you know?

”Placenta Previa terjadi apabila plasenta berada di bagian bawah saluran vagina, membuat jalan lahir bayi terhalang dan menyebabkan pendarahan. Ketahui selengkapnya di sini.“

LIHAT LENGKAP

Placenta Previa biasanya terdeteksi melalui pemeriksaan USG. Hasil yang lebih akurat akan diperoleh melalui USG transvaginal (melalui vagina). Ibu hamil dinyatakan positif mengalami Placenta Previa jika terdeteksi ada plasenta yang tumbuh di bawah rahim pada usia kehamilan lebih dari 20 minggu.

 

Gejala Placenta Previa


• Terjadi pendarahan vagina di trimester kedua kehamilan. Pendarahan bisa sedikit, bisa juga banyak, dengan warna darah merah terang. Umumnya tanpa disertai rasa sakit.
• Kelainan posisi janin dalam rahim, seperti melintang atau sungsang.
• Bentuk rahim tidak normal atau ada guratan di lapisan rahim.
• Pernah melakukan operasi rahim.
• Pernah mengalami Placenta Previa pada kehamilan sebelumnya.

Fakto-faktor Pemicu


 • Kehamilan di bawah usia 20 tahun, dan risikonya meningkat di atas usia 35 tahun dan karena keadaan rahim sudah mulai kurang subur.
• Mengandung bayi kembar atau pernah melahirkan lebih dari satu bayi.
• Bagian kepala janin tidak bisa masuk ke rongga panggul.


Dampak yang Ditimbulkan


• Ibu hamil bisa mengalami pendarahan hebat. Bila pendarahan tidak dihentikan, maka akan mengancam nyawa ibu.
 • Pendarahan hebat juga akan memaksa ibu hamil untuk segera melahirkan dengan bedah Caesar sebelum waktunya. Akibatnya, bayi pun lahir prematur.
 

Langkah-langkah Penanganan


Placenta Previa tanpa disertai pendarahan:
• Hindari aktivitas berat dan hubungan seksual.
• Dokter akan berusaha mempertahankan kehamilan hingga janin cukup waktu untuk dilahirkan.

Placenta previa disertai pendarahan:


• Segera ke rumah sakit untuk mendapatkan pertolongan dokter. Dokter akan berupaya mengatasi pendarahan dan dan mengantisipasi kelahiran prematur.
• Apabila Ibu hanya mengalami sedikit pendarahan, biasanya dokter hanya akan menyuruh Anda beristirahat total di tempat tidur selama beberapa hari.
• Bila pendarahan sudah tergolong berat, Ibu perlu melakukan transfusi darah yang hilang. Dokter juga mungkin akan memberi obat untuk mempercepat perkembangan paru-paru janin.
• Jika pendarahan tidak dapat diatasi, maka dokter akan segera melakukan operasi caesar besar kemungkinan si Kecil lahir prematur.

Hingga kini, belum ada cara yang bisa dilakukan untuk mencegah terjadinya Placenta Previa. Oleh karena itu, pastikan untuk selalu memeriksakan kandungan secara rutin dan beristirahat yang cukup. Konsultasikan pada dokter mengenai langkah-langkah awal yang harus dilakukan apabila terjadi pendarahan.

Cegah gangguan di masa kehamilan dengan rajin berkonsultasi dengan dokter, memantau perkembangan janin, memenuhi asupan nutrisi seimbang serta melakukan aktivitas fisik yang disarankan bagi ibu hamil. Untuk infomasi di masa kehamilan, klik di sini.

comment-icon