Riwayat Pencarian

Pencarian Populer

Stimulasi Perkembangan Anak agar Maksimal

Stimulasi

Stimulasi Perkembangan Anak agar Maksimal


Si Kecil tumbuh dan berkembang dengan begitu cepat, dan enam bulan pertama adalah waktu yang sangat menakjubkan untuk melihat perkembangannya. Si Kecil seperti spons, mudah menyerap pengalaman baru, belajar, dan berkembang setiap hari, itulah sebabnya menstimulasi sangat penting di usia-usia ini. Permainan yang sesuai dengan usia akan membantu Mama menjalin ikatan dengan si Kecil dan menjadi pengingat bahwa memiliki si Kecil adalah tentang cinta dan kesenangan, bukan hanya tentang popok dan malam-malam tanpa tidur.

Perlu Mama ingat bahwa ada waktu dan tempat untuk merangsang si Kecil, sehingga pastikan si Kecil tetap waspada, senang, kenyang dan nyaman sebelum mulai permainan seperti menyusun lingkaran, atau menyusun puzzle. Selalu mulai dari yang kecil ke besar dan secara bertahap tingkatkan jumlah stimulasi sensorik yang si Kecil terima, dan perlu Mama ingat juga bahwa aktivitas ini dapat dipertahankan sepanjang tahun.

Stimulasi untuk hari-hari awal si Kecil agar perkembangan maksimal

Stimulasi Anak dengan Membuat kontak mata

Si Kecil dapat mengenali wajah sejak usia dini, dan setiap kali melihat Mama, si Kecil akan membangun ingatannya sendiri.

Stimulasi dengan Mengeluarkan lidah dan membuat wajah lucu

Penelitian menunjukkan bahwa bayi baru lahir dapat meniru gerakan wajah, yang merupakan tanda pemecahan masalah sejak dini

Berbicara

Bergumam, mendesah dan berbicara dengan si Kecil mungkin terasa aneh karena melakukan percakapan satu arah, tetapi hal tersebut membuat Mama membantu si Kecil membentuk dasar bahasa. Otak bayi berkembang dengan membuat koneksi baru yang disebut “jalur saraf” (neural pathways). Setiap kali Mama berbicara dengan si Kecil, jalur baru itu membangun fondasi mental si Kecil untuk mempelajari hal-hal lain. Semakin banyak jalur saraf yang dikembangkan dan dipelihara sejak usia dini, semakin banyak yang bisa dipelajari si Kecil nantinya.

Bernyanyi

Baik itu lagu pengantar tidur atau musik pop, irama musik dapat membantu si Kecil mengembangkan bahasanya.

Tampilan pola dalam warna putih, hitam dan merah

Ponsel, mainan, atau gambar yang memilih pola dengan kontras yang kuat dapat membantu mengembangkan area visual otak si Kecil.

Berinteraksi selama mengganti popok

Mama dapat berbicara dengan si Kecil dengan mengajarkan bagian-bagian tubuh pada si Kecil saat mengganti popoknya.

Stimulasi Anak Usia 3-6 bulan

Berbaring di lantai

Berbaring bersama si Kecil dan melihatnya meraih tubuh Mama dengan caranya tidak hanya menyenangkan, tapi juga meningkatkan si Kecil dalam perkembangan fisik dan keterampilan memecahkan masalah.

Memutar ulang suara untuk si Kecil

Saat Si Kecil sudah bisa mengeluarkan suara, Mama dapat merekam dan memutar kembali. Amati bagaimana Si Kecil bereaksi terhadap suaranya sendiri. Jika itu merangsang respon Si Kecil, rekam suara yang berbeda di sekitar rumah, seperti nada dering telepon, atau musik. Latihan ini akan membantu mereka membedakan suara, yang nantinya akan memungkinkan Si Kecil membedakan kata-kata yang berbeda. Ketika suara dan pola kata yang sama diulang, Si Kecil akan menghafalnya. 

Berpergian

Mama dapat mengajak si Kecil berpergian untuk berbelanja atau sekedar jalan-jalan ke taman. Ajak si Kecil berbicara tentang semua hal yang dilihatnya. Wajah, aroma, dan pemandangan baru yang terdapat di luar saat berpergian akan membantu si Kecil dalam perkembangan otaknya.

Bermain permainan “ciluk ba”

Permainan ciluk ba ini tidak hanya menyenangkan, si Kecil akan tampak menunggu-nunggu waktu yang tepat saat Mama mengucapkan “ba”. Hal ini membangun antisipasi dan membuat si Kecil bersemangat serta mengembangkan rasa menunggu. 

Perkenalkan tekstur baru

Perkenalkan si Kecil dengan barang-barang yang nantinya akan biasa ia gunakan, seperti: sendok, wadah, atau mainan dengan bahan yang ramah anak.

Dorongan fisik

Perkembangan intelektual dan fisik tentunya saling berhubungan, oleh sebab itu pastikan si Kecil memiliki banyak kesempatan untuk mengeksplorasi apa yang dapat dilakukan tubuhnya, dan lingkungan di sekitarnya. Dorong si Kecil untuk merangkak, menjelajah dan memanjat dengan aman saat mereka melatih otot dan indera. Ajak si Kecil untuk menyentuh benda dan alam yang berada di sekitarnya, sehingga si Kecil dapat merasakan sensasi baru dan bukan hanya melihatnya saja.

Stimulasi selama 6-12 bulan

Pada usia-usia ini ajak si kecil untuk mencoba permainan dan aktivitas tambahan untuk perkembangan yang luar biasa, seperti: mainan pop-up (untuk mempelajari sebab dan akibat), penyortir bentuk, teka-teki, mainan kerincingan, balok susun, mainan musik, dan boneka.

Itulah beberapa cara mencapai perkembangan si Kecil, Jika Mama memiliki pertanyaan seputar berat perkembangan Si Kecil, Mama dapat menghubungi Nutriclub Expert Advisor dan berkonsultasi langsung dengan ahlinya. Hubungi Sekarang!

comment-iconcomment-icon