Loading...
burger menu

Riwayat Pencarian

Pencarian Populer

20 Vitamin A untuk Bayi: Ini Makanan yang Tepat

Kesehatan

20 Vitamin A untuk Bayi: Ini Makanan yang Tepat


Vitamin A merupakan salah satu vitamin larut dalam lemak yang dibutuhkan oleh tubuh terutama bagi si kecil. Vitamin A adalah salah satu vitamin yang berfungsi untuk perkembangan organ tubuh si kecil seperti mata, kulit, organ reproduksi dan juga sistem imun (sistem kekebalan tubuh) si kecil.1

Oleh karena pentingnya pemberian vitamin A untuk bayi, maka pemerintah mengadakan program pemberian suplementasi vitamin A bagi anak dengan sasaran usia 12-59 bulan yang dilaksanakan oleh Departemen Kesehatan Republik Indonesia (Depkes RI) setiap bulan Febuari dan Agustus. Awal mula program ini dilaksanakan dengan tujuan mencegah kebutaan pada anak di Indonesia.2

Namun, selain dari suplementasi vitamin A juga ditemukan dalam berbagai makanan sehari-hari terutama dalam buah dan sayur.2 Pada artikel ini akan dibahas mengenai sumber makanan apa saja yang mengandung vitamin A untuk bayi.

Fungsi Vitamin A

Berikut ini fungsi vitamin A secara umum bagi tubuh:

  • Membantu tubuh melawan  penyakit infeksi (baik virus maupun bakteri)
  • Membantu memelihara kesehatan indra penglihat.
  • Membantu memelihara kesehatan kulit dan juga mukosa (mukosa hidung dan mulut).3

Hubungan Vitamin A bagi Sistem Imun

Pada masa pandemi terhadap penyakit COVID 19 yang disebabkan oleh virus SARS COV-2 ini, penting sekali untuk menjaga daya tahan tubuh si kecil agar terhindar dari infeksi virus ini. Salah satunya yaitu dengan memperhatikan kadar kecukupan nutrisi mikro (vitamin dan mineral), salah satunya yaitu memperhatikan kadar vitamin A untuk bayi.

Vitamin A memiliki salah satu peran penting bagi tubuh yaitu dengan memelihara jaringan tubuh termasuk pertahanan sistem pertahanan fisik seperti kulit, selaput lendir, sistem pernapasan dan juga sistem saluran cerna. Selain itu, vitamin A juga mempunyai peran sistem imun tingkat sel yaitu meningkatkan sel darah putih yang bertugas sebagai sistem imun ketika tubuh terkena infeksi (disebut dengan natural killer). Sel natural killer berfungsi menangkap antigen, mengolahnya dan kemudian mematikan sumber infeksi dari tubuh.

Oleh karena itu, apabila si kecil kekurangan vitamin A didalam tubuh maka si kecil akan rentan terhadap berbagai penyakit terutama rentan terjadap penyakit diare dan gangguan pada sistem pernapasan.4,5

Kadar Vitamin A yang Dibutuhkan Oleh Si Kecil

Kadar vitamin A yang cukup bagi tubuh si kecil akan menghindari si kecil dari berbagai kelainan tubuh seperti gangguan kulit, rambut rontok, gangguan penglihatan pada malam hari (rabun senja) dan meningkatnya resiko infeksi.

Pada beberapa negara, anak-anak yang mengalami kekurangan vitamin A dalam jangka waktu yang lama akan menyebabkan kebutaan pada anak. untuk itu, penting sekali bagi mama untuk memperhatikan apakah kandungan vitamin A pada makanan yang dikonsumsi si kecil sudah memenuhi kebutuhan tubuhnya guna untuk tumbuh kembangnya?

Lalu, berapakah takaran vitamin A untuk bayi guna memelihara sistem kekebalannya?

Bagi usia anak-anak, kebutuhan vitamin A yang disarankan adalah sekitar 300-600 mcg per hari. yang sudah dapat tercukupi apabila terdapat bahan makanan yang mengandung vitamin A.6

Berikut ini angka kebutuhan vitamin A sesuai dengan usia si kecil:

 

Usia

Laki-Laki

Perempuan
0–6 bulan

400 mcg

400 mcg

7–12 bulan

500 mcg

500 mcg

1–3 tahun

300 mcg 300 mcg
4–8 tahun 400 mcg 400 mcg

9–13 tahun

600 mcg 600 mcg

14–18 tahun

900 mcg 700 mcg

Tabel 1. Angka Kebutuhan Vitamin A pada Anak.7

Sumber Makanan yang Mengandung Vitamin A

Sumber vitamin A dalam makanan terbagi menjadi dua bentuk yaitu retinol (vitamin A1) yang terkandung pada jenis makanan hewani dan karotenoid (beta karoten) yang terkandung pada makanan nabati (seperti sayur dan buah-buahan).

Berikut ini sumber makanan yang mengandung vitamin A yang baik bagi bayi:

Sumber vitamin A1 dari Hewani

1. Hati Sapi

Hati sapi mengandung paling banyak vitamin A1 dari pada sumber hewani lainnya. Setiap 70 gram hati sapi mengandung 6000 mcg atau setara dengan 7 kali kebutuhan vitamin A sehari-hari.

2. Hati Domba

Hati domba juga mengandung vitamin A tinggi, dalam 1 ons hati domba mengandung 2122 mcg.

3. Sosis hati 

1 slice sosis hati mengandung 1350 mcg atau dalam 100 gram mengandung 7491 mcg vitamin A

4. Minyak Ikan (Fish Oil)

Dalam 1 sendok teh Minyak ikan cod mengandung 1350 mcg vitamin A.

5. Ikan Makarel

100 gram ikan makarel mengandung 252 mcg vitamin A.

6. Ikan Salmon

Dalam 100 gram ikan salmon, mengandung 149 mcg vitamin A.

7. Ikan Tuna

Dalam 100 gram ikan tuna mengandung 757 mcg vitamin A.

8. Keju dari susu kambing

Dalam 100 gram keju yang berasal dari susu kambing, mengandung 340 mcg vitamin A

9. Keju Cheddar

Dalam 100 gram keju cheddar, mengandung sebanyak 330 mcg vitamin A

10. Telur Rebus

Dalam 100 gram telur rebus mengandyng 149 mcg vitamin A

11. Krim Keju

Dalam 100 gram krim keju mengandung 308 mcg vitamin A

12. Telur Ikan atau Caviar

Dalam 100 gram telur ikan memgandung 271 vitamin A. 6,7

 

Sumber Vitamin A Nabati (Karoten)

Keratinoid termasuk beta dan alpha karoten yang dikenal dengan sebutan pro-vitamin A didapatkan dari sumber makanan nabati, seperti :

13. Ubi Jalar

Dalam 100 gram ubi jalar mengandung 1043 mcg vitamin A

14. Labu

Dalam 100 mcg labu mengandung 558 mcg vitamin A

15. Kale

Dalam 100 gram kale mengandung 681 mcg vitamin A

16. Sawi Hijau

Dalam 100 gram sawi hijau mengandung 380 mcg vitamin A

17. Wortel

100 gram wortel mengandung 852 mcg vitamin A

18. Paprika Merah

Dalam 100 gram paprika merah mengandung sebanyak 157 mcg vitamin A

19. Bayam

Dalam 100 gram bayam mengandung sebanyak 469 mcg vitamin A

20. Salada

Dalam 100 gram salada mengandung sebanyak 436 mcg vitamin A.6,7

Cara Memasak Makanan Agar Kandungan Vitaminnya Tidak Hilang

Berikut ini beberapa saran memasak makanan agar menjaga kandungan vitamin dan mineral pada makanan tidak ikut hilang:

1. Mengukus

Mengukus dianggap sebagai metode paling sehat dari pada merebus. Saat mengukus, sayuran tidak bersentuhan langsung dengan air sehingga kadar vitaminnya tidak larut dalam air.8,9

2. Menumis

Menumis hanya membutuhkan sedikit minyak atau dapat menggunakan minyak zaitun diatas api besar dan hanya membutuhkan beberapa waktu saja. Selain itu, menumis menggunakan minyak zaitun juga dapat meningkatkan penyerapan vitamin yang larut dalam lemak seperti vitamin A, D, E dan K. 8,9

3. Memanggang dengan Microwave

Microwave hanya memanaskan molekul air yang memang terkandung dalam makanan sehingga tidak perlu lagi menambahkan air yang membuat vitamin dapat hilang. Cara memasak dengan microwave dapat menjaga agar vitamin dan mineral dalam makanan tetap terjaga. 9

4. Merebus

Suhu panas, air dan waktu memasak yang cukup lama akan menyebabkan nutrisi yang cepat hilang saat sayuran direbus. Maka dari itu, cairan rebusan sayur juga disarankan untuk dikonsumsi (memasak sayuran dengan cara di sop lebih baik). 9

5. Menggoreng

Menggoreng dengan suhu tinggi untuk waktu singkat dapat menyebabkan hiulangnya vitamin yang larut dalam air dibandingkan dengan memanggang dengan microwave. Sehingga, lebih dianjurkan untuk memasak dengan menggunakan microwave. 8,9

Berikut beberapa tips memasak makanan agar vitamin dan mineralnya tetap terjaga

  1. Gunakan air sesedikit mungkin ketika merebus.
  2. Konsumsi cairan yang dipakai untuk merebus sayuran
  3. Jangan mengupas sayuran sampai selesai dimasak untuk memaksimalkan serat dan kepadatan nutrisinya.
  4. Jangan menyimpan bahan makanan terlalu lama di lemari pendingin karena akan menurunkan kadar vitamin.
  5. Potong makanan setelah dimasak bukan sebelum dimasak.
  6. Masak sayuran hanya beberapa menit saja.
  7. Sayuran segar seperti salada dapat dimakan mentah dan dijadikan salad.8

  1. Vitamin A [Internet]. Who.int. 2021 [cited 5 October 2021]. Available from: https://www.who.int/teams/immunization-vaccines-and-biologicals/essential-programme-on-immunization/integration/linking-with-other-health-interventions/vitamin-a
  2. Panduan Manajemen Terintegrasi Suplementasi Vitamin A [Internet]. Gizi.kemkes.go.id. 2016 [cited 5 October 2021]. Available from: https://gizi.kemkes.go.id/katalog/fa-buku-vit-a.pdf
  3. Vitamins and minerals - Vitamin A [Internet]. nhs.uk. 2020 [cited 5 October 2021]. Available from: https://www.nhs.uk/conditions/vitamins-and-minerals/vitamin-a/
  4. S, . B, Ernawati F. PERAN BEBERAPA ZAT GIZI MIKRO DALAM SISTEM IMUNITAS. GIZI INDONESIA. 2014;36(1).
  5. Huang Z, Liu Y, Qi G, Brand D, Zheng S. Role of Vitamin A in the Immune System. Journal of Clinical Medicine [Internet]. 2018 [cited 5 October 2021];7(9):258. Available from: https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC6162863/
  6. Arnarson A. 20 Foods That Are High in Vitamin A [Internet]. Healthline. 2017 [cited 5 October 2021]. Available from: https://www.healthline.com/nutrition/foods-high-in-vitamin-a
  7. Office of Dietary Supplements - Vitamin A [Internet]. Ods.od.nih.gov. 2021 [cited 5 October 2021]. Available from: https://ods.od.nih.gov/factsheets/VitaminA-HealthProfessional/
  8. Spritzler F, Arnarson A. How Cooking Affects the Nutrient Content of Foods [Internet]. Healthline. 2019 [cited 5 October 2021]. Available from: https://www.healthline.com/nutrition/cooking-nutrient-content#tips
  9. Kumala Dewi B. Cara Memasak Sayur agar Gizinya Tidak Hilang Halaman all - Kompas.com [Internet]. KOMPAS.com. 2020 [cited 5 October 2021]. Available from: https://lifestyle.kompas.com/read/2020/04/24/043749120/cara-memasak-sayur-agar-gizinya-tidak-hilang?page=all
comment-icon comment-icon