Loading...
burger menu

Riwayat Pencarian

Pencarian Populer

Minggu Ke-12: Tumbuh Kembang Janin

Stimulasi

Minggu Ke-12: Tumbuh Kembang Janin


Pada minggu ke-12 masa kehamilan Mama, wajah janin sudah semakin jelas. Pada masa trimester ke-2 kehamilan ini, perut Mama belum terlalu membesar, sehingga Mama masih leluasa beraktivitas. Ketahui selengkapnya di sini.

Perkembangan Janin

Di usia minggu ke-12, wajah janin Mama kini sudah semakin jelas. Panjangnya sekitar 6 cm dan matanya yang muncul dari samping kepala kini sudah mulai berdekatan pada posisi seharusnya. Begitu pula dengan telinganya.

Rambut dan kukunya mulai tumbuh. Dalam mulutnya sudah tumbuh akar gigi tipis yang akan menjadi gigi bayi. Ia juga sudah mulai menghisap jempolnya. Pita suaranya sudah lengkap walau belum digunakan hingga beberapa detik pertama setelah lahir ke dunia.

Did you know?

”Nyeri ulu hati dapat dihadapi dengan menghindari makanan yang menyebabkan reaksi pada lambung. Ketahui selengkapnya di sini.“

LIHAT LENGKAP

Pahami Tubuh Mama

Trimester ke-2 kehamilan merupakan masa yang paling nyaman buat Mama. Perut belum terlalu besar, sehingga Mama masih leluasa beraktivitas. Mama juga tetap percaya diri tampil cantik walau hamil. 

Saat rahim keluar dari tulang pinggul dan mengisi ruang di atas tulang kemaluan, perut Mama memang tampak membuncit indah. Jadi, kesempatan baik untuk 'memamerkan' kehamilan Mama.

Morning sickness dan kelelahan sedikit berkurang karena tubuh sudah menyesuaikan perubahan hormon yang terjadi. Namun, sakit kepala dan pusing bisa muncul. 

Selain itu, sebagian Mama ada yang mengalami keputihan berwarna jernih. Namun, tidak perlu khawatir ya Ma, karena kondisi ini termasuk normal dan bertujuan melindungi vagina Mama dari paparan infeksi.2 Hal yang perlu jadi perhatian yaitu jika keputihan yang terjadi berwarna kuning, kehijauan, cokelat, merah muda selama kehamilan minggu ke-12.3 Bila hal tersebut terjadi segera hubungi dokter kandungan Mama.4 Pasalnya, warna-warna tersebut bisa jadi indikasi infeksi atau tanda keguguran.5

Adanya bercak darah selama kehamilan pada minggu ke-12 juga perlu diwaspadai.6 Bisa jadi itu terjadi karena leher rahim Mama cukup sensitif selama kehamilan, sehingga sehabis berhubungan seks membuat Mama mengalami pendarahan ringan yang tidak berbahaya.7 Coba beri tahu dokter, jika muncul darah apalagi bila pendarahan yang muncul banyak dan perut mengalami kram.8 

Perubahan juga terjadi pada berat bada Mama. Makin besar kandungan Mama, makin bertambah pula berat badan Mama. Hingga akhir kehamilan (40 minggu) normalnya berat badan naik sekitar 15 kg dari sebelum hamil. Tapi jangan khawatir, tubuh akan kembali ramping setelah melahirkan.

Nyeri ulu hati akan lebih terasa. Salah satu penyebabnya adalah pemakaian baju yang terlalu ketat, jadi utamakan kenyamanan Mama dalam berpakaian. Hindari juga berbaring atau tidur sesaat setelah makan. Saat keluhan nyeri ulu hati melanda, cobalah mengunyah permen karet untuk memperbanyak produksi air liur yang mampu menetralkan asam lambung di kerongkongan.

Tahukah Mama?

Bila Mama bekerja dalam lingkungan yang berbahaya, misalnya mengandung bahan kimia berbahaya, Mama berhak mengajukan permohonan pindah ke lingkungan yang lebih aman selama hamil.

Itu tadi apa saja perkembangan janin dan perubahan dalam tubuh Mama di usia kehamilan minggu ke-12. Nikmati masa-masa kehamilan Si Kecil ya Ma. Segala kondisi yang Mama alami sebaiknya secara rutin disampaikan ke dokter kandungan saat jadwal konsultasi. 

Mama juga perlu memastikan asupan bergizi masuk dalam tubuh Mama agar janin dan tubuh Mama bisa sehat. Salah satu asupan bergizi yang sebaiknya dikonsumsi rutin yaitu susu kehamilan. 

Sebagai rekomendasi, Mama bisa mengonsumsi susu di usia awal kehamilan, yaitu Lactamil Inisis. Lactamil Inisis baik dikonsumsi oleh Mama yang sedang mempersiapkan kehamilan atau sedang berada di awal kehamilan.

Sementara itu, jika usia kandungan sudah lebih besar, Mama bisa melanjutkan minum susu Lactamil Pregnasis. Keduanya sama-sama bisa dikonsumsi dua kali sehari. Keduanya juga bagus untuk kesehatan Mama dan bayi dalam kandungan. Semua manfaatnya berasal dari kandungan di dalamnya yaitu terdiri dari nutrisi makro yaitu lemak seperti DHA, asam folat, omega 6, karbohidrat, dan sumber protein. Ada juga nutrisi mikro dengan vitamin seperti A, C, D3, E dan mineral seperti zat besi dan kalsium.

comment-icon comment-icon