Kenali Induksi Pada Persalinan - Nutriclub

Riwayat Pencarian

Pencarian Populer

Kesehatan

Kenali Induksi Pada Persalinan

Persalinan alami akan terjadi antara usia kehamilan 37 sampai 41 minggu. Jika bayi tidak lahir meski batas waktu telah lewat, dokter akan menyarankan Ibu diinduksi.

Mengapa Ibu mungkin perlu induksi? 


Ada beberapa alasan mengapa Ibu harus menjalani induksi:
- Ketuban Ibu mungkin sudah pecah tetapi belum ada kontraksi. 
- Mungkin ada komplikasi dengan kehamilan Ibu dan si Kecil harus dilahirkan segera.
- Mungkin tanggal persalinan sudah lewat terlalu lama. 


Did you know?

”Bila berat badan bayi sangat besar pada saat pemeriksaan, maka perlu dilakukan induksi pada kehamilan minggu ke-36 sampai ke-38 agar tidak terjadi komplikasi saat persalinan. Ketahui selengkapnya di sini.“

LIHAT LENGKAP

 

Apa yang Terjadi Sewaktu Ibu Diinduksi?

Dokter dapat menginduksi proses kelahiran bayi dengan beberapa cara. Untuk mengurangi perasaan tidak nyaman atau sakit, lakukan latihan pernafasan seperti apa yang Ibu dapatkan di kelas antenatal/prenatal yang akan membantu mengatasinya. 



Proses induksi bisa berlangsung cukup cepat, tapi bisa juga butuh waktu satu dua hari barulah terjadi proses melahirkan. Catatan di bawah ini akan menjelaskan lebih jauh lagi tentang cara-cara induksi :


1. Jangkauan selaput (Membrane sweep)


Cara ini sangat mirip dengan pemeriksaan dalam. Dokter akan merentangkan mulut rahim dengan jari agar proses kelahiran terjadi. Jika berhasil, proses kelahiran bisa terjadi dalam 24-48 jam. Tapi jangan panik bila tidak berhasil. Karena dokter pasti akan membantu yang terbaik.

2. Memecah ketuban


Ketuban Ibu dipecah dengan alat menyerupai jarum rajut untuk mendorong terjadinya kontraksi.


3. Prostaglandin


Hormon yang menstimulasi proses kelahiran. Dapat digunakan sebagai gel atau semacam spiral yang diletakkan di leher mulut rahim.

 

4. Oksitosin

 

Biasanya dimasukkan lewat selang infus. Hormon ini dapat mendorong terjadinya beberapa kontraksi yang kuat. Biasanya dilakukan bersama dengan pemecahan ketuban Ibu.

Jaga kondisi Ibu di masa kehamilan dengan rutin mengecek kondisi kehamilan, melakukan aktivitas fisik yang sesuai bagi Ibu hamil dan memenuhi kebutuhan nutrisi harian Ibu.

Penuhi nutrisi harian Ibu di sini.