Riwayat Pencarian

Pencarian Populer

5 Peran Orang Tua dalam Mendidik Anak dan Cara Melakukannya

Stimulasi

5 Peran Orang Tua dalam Mendidik Anak dan Cara Melakukannya


Menjadi orang tua adalah impian sebagian besar pasangan suami istri. Orang tua merupakan contoh pertama yang akan diikuti oleh anaknya.

Sejauh ini, tidak ada ukuran pasti tentang benar atau salah dalam mendidik anak, setiap orang tua pasti memiliki caranya masing-masing. Namun, sebelum menentukan, Mama perlu mengetahui besarnya peran orang tua dalam mendidik anak, seperti memberikan stimulasi yang baik agar tumbuh kembang anak berjalan optimal, membentuk kebiasaan baik, menyediakan nutrisi seimbang yang berdampak pada sistem imun anak, dan mengetahui bagaimana cara melakukan hal-hal tersebut.

Peran Orang Tua dalam Mendidik Anak dan Cara Melakukannya

Berikut ini adalah peran orang tua dalam mendidik anak dan cara melakukannya. Yuk, Ma, kita bahas bersama.

1. Memberikan stimulasi untuk perkembangan sosial dan emosional anak

Menurut penelitian, terdapat hubungan langsung antara perkembangan kemampuan sosial dan emosional anak yang optimal dengan keberhasilan secara akademis. Seorang anak yang memiliki hubungan baik dengan orang tua, keluarga, pengasuh, maupun guru dapat bekerja sama dan bergaul dengan lebih baik. Hal ini juga membuat sang anak menjadi lebih percaya diri atas kemampuannya untuk mempelajari hal baru. Kemampuan sosial dan emosional dipengaruhi oleh pengalaman yang dialami selama hidup, genetik, dan temperamen. Sehingga, sebagai panutan pertama anak, Mama perlu memberikan contoh yang positif. Beberapa hal suportif yang dapat Mama lakukan:2-3

  • Beri anak kesempatan untuk bermain dengan kelompok teman seusianya. Bermain bersama dapat mengajari anak untuk bersikap kooperatif. 
  • Ajari anak untuk mengenali perasaan yang dialaminya, seperti senang, marah, atau sedih. 
  • Dorong anak untuk mencoba hal-hal baru. Bantu mereka untuk melihat kemampuan mereka.
  • Dorong anak untuk berimajinasi. Hal ini dapat dilakukan dengan memberikan permainan, kostum, atau alat peraga lainnya.
  • Bantu mereka menjelajahi dunia dan mengenal orang-orang di dalamnya sehingga anak terbiasa untuk berinteraksi dengan orang dalam beragam usia.
  • Berikan contoh perilaku yang baik dan murah hati saat Mama berinteraksi dengan orang lain.

2. Mendukung pendidikan anak

Tak hanya memastikan tumbuh kembang anak berjalan optimal, Mama juga memiliki peran penting dalam pendidikan anak, terutama pada awal-awal sekolah, yaitu dari TK sampai SD. Siswa yang memiliki orang tua yang aktif memiliki kemungkinan hampir dua kali lebih berhasil dalam bidang akademis. Mama perlu membuat anak menyadari bahwa belajar adalah hal penting, menyenangkan, dan harus dilakukan. Berikut adalah hal-hal yang dapat Mama lakukan untuk mendukung pendidikan anak:4

  • Mengasah keterampilan dalam mengasuh anak.
  • Membantu mengajar anak di rumah agar Mama memahami dan lebih terlibat dengan proses pendidikan anak. 
  • Melakukan komunikasi yang baik dan lancar dengan anak, sehingga mereka terbiasa bercerita apa saja dan merasa nyaman bergantung dengan orangtuanya.
  • Melakukan komunikasi dua arah yang teratur dengan sekolah atau guru untuk mengetahui perkembangan anak di sekolah. 
  • Aktif mengikuti berbagai acara yang diselenggarakan oleh sekolah. 

3. Membantu anak mengelola emosi

Perkembangan emosi pada anak dimulai sejak dini. Jika anak mendapatkan pendidikan yang tak sesuai, tentu akan berpengaruh terhadap masa depan anak. Karena itu, orangtua berperan untuk membantu anak mengelola emosi.

4. Menciptakan suasana belajar yang nyaman untuk anak

Selain harus mejaga daya tahan tubuh di tengah pandemi, anak juga harus belajar di rumah. Hal ini membuat orang tua berperan membuat suasana belajar anak menjadi lebih nyaman.

5. Memberikan nutrisi

Untuk tumbuh kembang anak yang optimal, kondisi tubuh anak harus tetap prima. Selain itu, dengan kesehatan yang optimal, proses pembelajaran yang dijalani anak di sekolah tentu akan menjadi lebih lancar. Pastikan anak sudah mendapatkan tidur yang cukup, makan makanan yang bergizi, dan minum yang cukup. Berikut adalah hal-hal yang dapat Mama lakukan agar anak mendapatkan nutrisi yang sehat dan seimbang:5,6

  • Berikan teladan pola makan yang baik. Menurut survei yang dilakukan, hampir 70% anak di bawah 12 tahun mengikuti contoh perilaku makan yang serupa dengan orang tuanya.
  • Membeli buah-buahan dan sayuran dibandingkan makanan ringan.
  • Mengajarkan cara untuk mengontrol porsi makan yang sesuai, tidak sedikit ataupun terlampau banyak. Hal ini dapat mempengaruhi rutinitas pola makan yang baik. 
  • Mengajarkan anak untuk menghargai waktu makan dengan keluarga. Menurut penelitian, keluarga yang makan bersama cenderung makan lebih sehat. 
  • Mencoba resep makanan sehat yang baru setiap minggunya. Anak perlu mendapatkan paparan 10 sampai 15 kali makanan sebelum mereka terbiasa dengan rasanya. Buah dan sayuran baru dapat disajikan dalam potongan kecil, Mama juga bisa menyiapkan dengan beragam saus untuk membuatnya lebih enak. 
  • Jangan biarkan anak makan di depan televisi. Suatu penelitian mengungkapkan anak prasekolah yang memiliki kebiasaan menonton televisi lebih dari dua jam setiap harinya memiliki risiko berat badan berlebih tiga kali lipat dibandingkan anak yang jarang menonton televisi. Hal ini disebabkan perhatian anak teralihkan dari rasa kenyang yang normal. 
  • Menjadikan sarapan prioritas agar otak dan tubuh mendapatkan energi yang cukup setiap harinya.
  • Menyiapkan bekal yang sehat untuk makan siang. Dengan membawakan bekal, Mama dapat meningkatkan nutrisi yang dibutuhkan anak, memastikan mereka mendapatkan nutrisi yang baik walaupun sedang di luar rumah.
  • Menyiapkan makanan yang dikonsumsi di antara jadwal makan utama yaitu snack. Pada umumnya, orang tua memilih snack yang praktis untuk diberikan seperti biskuit dan keripik. Namun, sebaiknya snack diberikan sebagai kesempatan orang tua untuk memberikan asupan nutrisi lebih bagi anak seperti bubur kacang hijau, roti selai, buah-buahan, jus dan susu.

Demikian informasi mengenai peran orang tua dalam mendidik anak. Semoga bermanfaat, ya Ma!

Yuk, perkaya informasi tentang anak melalui tools yang disediakan oleh Nutriclub. Mama bisa mencoba beberapa tools seperti:

  1. Unsplash. Photo by Tanaphong Toochinda on Unsplash [Internet]. [cited 2021 Jul 27]. Available from: https://unsplash.com/photos/9x3jGcu3qQ0. Figure 1. 
  2. Loehr J, Meyers J. How to Encourage Social and Emotional Development: 18-24 Months [Internet]. New York: Parents Network Meredith Inc; 2009 [cited 2021 Jul 26]. Available from: https://www.parents.com/toddlers-preschoolers/development/activities-for-social-development/?
  3. La Petite Academy. Promoting Social-Emotional Development in Your Child [Internet]. Novi, MI: La Petite Academy Inc; 2015 [cited 2021 Jul 26]. Available from: https://www.lapetite.com/blog/2015/02/promoting-social-emotional-development-in-your-child
  4. Collage Parents’ Involvement is Key to Students’ Success [Internet]. Florida: Collage Day School; 2017 [cited 2021 Jul 26]. Available from: https://www.collagedayschool.org/2017/08/25/collage-parents-involvement-is-key-to-students-success/
  5. Davis JL. Your Child’s Nutrition: The Power of Parents [Internet]. New York: WebMD LLC [cited 2021 Jul 27]. Available from: https://www.webmd.com/parenting/features/your-childs-nutrition-power-parents
  6. Yuliarti K. Tips Memilih Snack Sehat Untuk Anak [Internet]. Jakarta: IDAI; 2015 [cited 2021 Jul 27]. Available from: https://www.idai.or.id/artikel/klinik/pengasuhan-anak/tips-memilih-snack-sehat-untuk-anak
comment-iconcomment-icon