Loading...

Riwayat Pencarian

Pencarian Populer

burger menu
Pola Asuh Anak

Penyebab Bayi Rewel di Malam Hari dan 8 Cara Mengatasinya

Article Oleh : Annisa Amalia Ikhsania 23 Mei 2022

Sejak lahir hingga usia 6 bulan, bayi akan sering rewel di malam hari. Menangis atau rewel adalah cara si Kecil berkomunikasi dengan Mama untuk memberi tahu ada hal yang membuatnya tidak nyaman. Untuk itu, Mama perlu tahu penyebab bayi rewel pada malam hari dan bagaimana cara menenangkannya supaya Mama pun dapat beristirahat dengan tenang.

Penyebab Bayi Rewel Malam Hari

Bayi rewel malam hari mungkin menjadi misteri bagi beberapa orang tua. Padahal, ada alasan dibalik si Kecil yang tiba-tiba menangis dan rewel di malam hari, lho. Inilah alasan mengapa bayi rewel di malam hari yang perlu Mama dan Papa ketahui. 

1. Tanda Lapar

Salah satu alasan bayi rewel di malam hari yang paling umum adalah isyarat kelaparan atau ingin menyusu. Bayi yang merasa lapar akan menunjukkan keinginannya untuk menyusu pada Mama dengan cara menangis. 

Selain rewel, tanda bayi sedang lapar juga dapat memperhatikan gestur si Kecil. Misalnya, menjilat bibir dan mengepalkan tangannya.

2. Kelelahan

Penyebab bayi rewel di malam hari juga bisa disebabkan oleh kelelahan. Si Kecil mungkin dapat merasakan kelelahan apabila terlalu banyak menerima stimulasi selama seharian, seperti banyak orang yang mengunjunginya, atau terlalu sering diajak bermain.

Berbeda dengan orang dewasa yang dapat langsung tidur. Pada bayi, ia mungkin justru menjadi susah tidur di malam hari karena merasa kelelahan.

3. Kolik pada Bayi

Penyebab bayi rewel malam hari yang berikutnya adalah salah satu ciri-ciri kolik, Ma. Jika bayi menangis dan rewel disebabkan oleh kolik, sering kali ia akan menangis terus-menerus secara intens hingga 3 jam lamanya dengan nada tinggi. Dalam seminggu, setidaknya 3 kali bayi menangis akibat kolik.

Namun, Mama tak perlu khawatir. Ketika bayi berusia 3 bulan, kolik biasanya akan mereda dengan sendirinya. 

Kondisi tersebut dapat terjadi karena adanya gangguan pada saluran cerna, seperti adanya udara yang tertelan dan menyebabkan penumpukan gas di lambung yang didominasi oleh nitrogen dan oksigen. 

Selain itu, kolik pada bayi juga bisa terjadi akibat si Kecil yang sensitif terhadap jenis protein tertentu yang ada dalam susunya, serta bayi merasa lapar. 

Baca Juga: Kenali Ciri-Ciri dan Penyebab Kolik pada Bayi

4. Popok Basah

Popok yang tidak segera diganti dan basah akan menimbulkan rasa tidak nyaman pada si Kecil, sehingga menjadi penyebab bayi rewel dan tidak mau tidur.

Hal ini karena popok menjadi basah dan bayi pun merasa tidak nyaman karenanya, Ma. Akhirnya, bayi rewel malam hari pun terjadi. Terlebih apabila Si Kecil mempunyai iritasi kulit di area kulit pemakaian popok.

5. Merasa Bosan

Bayi rewel malam hari bisa terjadi karena ia merasa bosan dan ingin bermain dengan Mama, lho.2 Akhirnya, ia menangis karena ingin bergerak dan bermain. 

Jadi, tak ada salahnya Mama dan Papa mengajak si Kecil bermain permainan sederhana, seperti cilukba, bertepuk tangan, atau mengayun-ayunkannya.

6. Kesepian 

Ketika si Kecil menginjak usia 8 bulan, bayi mungkin merasa cemas akan perpisahan, atau dikenal dengan istilah separation anxiety, karena khawatir ditinggal oleh Mama dan Papanya sebelum tidur. Hal ini pun membuat mereka merasa kesepian dan akhirnya menjadi penyebab bayi rewel malam hari.

7. Merasa Tidak Enak Badan

Penyebab bayi rewel yang terakhir umumnya ialah merasa tidak enak badan. 

Jika si Kecil merasa tidak enak badan, bayi akan menangis dengan nada yang berbeda dari biasanya, Ma. Tangisan ini bisa terdengar lebih lemah, terus-menerus, atau bernada tinggi. Umumnya, penyebab yang paling sering terjadi adalah tanda bayi tumbuh gigi.

 

Cara Menenangkan Bayi Rewel di Malam Hari

Untuk mengatasi si Kecil yang terus menangis di malam hari, ada cara menenangkan bayi rewel di malam hari yang bisa Mama lakukan, yaitu:

1. Menggendong Bayi

Salah satu cara mengatasi bayi rewel di malam hari yang paling mudah adalah dengan menggendongnya. Menggendong bayi juga bisa memungkinkan Mama melakukan tugas lain, sekaligus menenangkan si Kecil yang sedang rewel. 

Cobalah gendong si Kecil dan bawa ia ke ruangan yang sepi tenang dengan cahaya lampu temaram. Bila perlu, Mama dapat menghidupkan alunan musik yang lembut selagi sedang menyusuinya. Dengan demikian, si Kecil dapat merasakan kehadiran Mama di sampingnya.

Apabila Mama merasakan badan bayi demam (dapat diraba di bagian perut dan belakang lehernya), Mama dapat langsung mengukur suhunya dan memberikan ASI agar Si Kecil tidak mengalami dehidrasi atau kekurangan cairan.

2. Menyusui Bayi Sesering Mungkin

Mengingat salah satu penyebab bayi rewel adalah merasa lapar, Mama perlu memberikan ASI kepada si Kecil sebagai cara menenangkan bayi menangis di malam hari. Di awal kehidupan tiga bulan pertama si Kecil, Mama hampir selalu memberikan ASI tiap 2-3 jam. 

Namun, apabila dalam rentang waktu itu Si Kecil menangis atau rewel lagi, maka Mama dapat memberikan ASI lagi sebagai cara mengatasi bayi rewel di malam hari.

Jika lelah menyusui sambil duduk, Mama bisa sambil berbaring di tempat tidur dan beristirahat saat bayi tidur. Setelah memberikan ASI, Mama bisa menepuk-nepuk punggung si Kecil agar bersendawa untuk mengeluarkan gas dari saluran cerna. 

Apabila Si Kecil sangat rewel dan berlangsung cukup lama, sebaiknya Mama juga membawanya ke dokter agar dapat dicari tahu penyebabnya secara pasti.

3. Mendengarkan Suara Tertentu

Cara menenangkan bayi rewel di malam hari berikutnya bisa dengan memperdengarkannya suara Mama. Misalnya, menenangkan sambil berbisik “sshhhh”, menyanyikan lagu tidur secara lembut atau lagu yang biasanya membuat si Kecil nyaman dan tertidur.

Mama juga bisa memperdengarkan jenis suara-suara tertentu. Mulai dari bersenandung, bergumam, mendengarkan musik, atau menggunakan irama dengan suara alam seperti gemericik air, ombak, kicau burung, dan sebagainya. Coba juga berbagai jenis suara, gaya musik atau penyanyi yang berbeda. 

4. Mengurangi Stimulasi

Mama bisa menggunakan cara mengatasi bayi rewel di malam hari ini membawanya ke ruangan yang lebih tenang. Kemudian, cobalah redupkan lampu, kurangi kebisingan suara, dan selimuti bayi untuk membuatnya lebih tenang. 

5. Berikan Stimulasi Sentuhan

Tahukah Mama? Bayi juga merasa lebih aman dan nyaman jika disentuh oleh ibunya. Misalnya, mengusap kepala bayi, memijat tubuh bayi, atau memandikan bayi.

Baca Juga: Mengenal Arti Tangisan Si Kecil

6. Melakukan Gerakan Ritmik

Untuk cara menenangkan bayi di malam hari, Mama dapat melakukan gerakan ritmik. Mama bisa menggendong bayi sambil sedikit berayun, berjalan-jalan di dalam rumah, atau bahkan naik mobil.

7. Temani Si Kecil Bermain

Mengingat salah satu penyebab bayi rewel lainnya adalah merasa bosan karena ingin diajak bermain, Mama bisa mengatasinya dengan permainan sederhana, seperti cilukba, tepuk tangan, atau bercerita kepada si Kecil. Hal ini akan membuat Si Kecil merasa nyaman dan kemudian tertidur. 

8. Mengecek atau Mengganti Popok Bayi

Bila si Kecil menangis terus-menerus di malam hari, Mama dapat mengecek popok bayi sebelum tidur dan membersihkan area tubuh yang dilindungi popok agar tidak terjadi iritasi. 

Kemudian, segera ganti dengan popok yang bersih agar bayi merasa lebih nyaman. Mengganti popok si Kecil juga dapat menenangkan rewelnya.

Nah, itu dia beberapa penjelasan mengenai penyebab bayi rewel di malam hari dan cara menenangkannya. Mama juga bisa cari tahu lebih lengkap lagi tentang cara menenangkan Si Kecil saat menangis berkepanjangan lewat tools Health & Immune Checker.

Semoga informasi ini berguna, ya Ma!

  1. American Academy of Pediatrics. How to Calm a Fussy Baby: Tips for Parents & Caregivers [Internet]. Illinois: American Academy of Pediatrics - Healthychildren.org; 2022 [Updated 2022; cited 2022 April 1]. Available from: https://www.healthychildren.org/English/ages-stages/baby/crying-colic/Pages/Calming-A-Fussy-Baby.aspx
  2. Lewsley J. Seven reasons babies cry and how to soothe them [Internet]. Baby Centre; 2022 [updated 2022; cited 2022 April 1]. Available from: https://www.babycentre.co.uk/a536698/seven-reasons-babies-cry-and-how-to-soothe-them
  3. Levine H. Why is My Baby Crying [Internet]. New York: WebMD; 2021 [Updated 2021; cited 2022 April 1]. Available from: https://www.webmd.com/parenting/baby/why-baby-cries#1
  4. Suraatmaja S. Kapita Selekta Gastroenterologi Anak. Jakarta: Sagung Seto; 2010.
  5. Healthline. https://www.healthline.com/health/baby/fussy-baby-at-night. Diakses pada 8 November 2022. 
  6. Baby Center. https://www.babycenter.com/toddler/sleep/why-is-my-toddler-suddenly-waking-up-hysterical-at-night_1292621. Diakses pada 8 November 2022. 
  7. Web MD. https://www.webmd.com/parenting/baby/why-baby-cries#1. Diakses pada 14 November 2022.
  8. Mayo Clinic. https://www.mayoclinic.org/healthy-lifestyle/infant-and-toddler-health/in-depth/healthy-baby/art-20043859?pg=2. Diakses pada 14 November 2022.
  9. Healthline. https://www.healthline.com/health/baby/fussy-baby#calming-techniques. Diakses pada 14 November 2022.
comment-icon comment-icon