Loading...
burger menu

Riwayat Pencarian

Pencarian Populer

Apa Itu Baby Blues? Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya!

Psikologis

Apa Itu Baby Blues? Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya!


Kebahagiaan Ibu terasa meluap setelah si kecil lahir. Ya, si kecil yang sudah begitu lama dirindukan, yang selama ini hanya bisa disentuh dari luar perut Ibu, kini betul-betul bisa dipeluk, digendong, dan disusui. Ia begitu mungil, terlihat ringkih, sehingga Ibu sungguh jatuh hati dan ingin melindunginya.

Namun ternyata dalam beberapa hari setelah kelahirannya, Ibu merasa sangat lelah. Tiba-tiba Ibu menangis tanpa alasan yang jelas, merasa sedih luar biasa, padahal Ibu merasa seharusnya berbahagia dengan kedatangan si kecil. Mood Ibu juga berubah, menjadi sangat mudah tersinggung dan marah, padahal biasanya tak seperti ini. Ibu juga jadi sulit berkonsentrasi, sehingga melakukan berbagai kesalahan yang tak biasanya dilakukan. Semua orang menyarankan, “Tidurlah, kamu perlu beristirahat,” namun Ibu sulit memejamkan mata walaupun yakin si kecil telah pulas.

Apa itu baby blues?

Apabila Ibu merasakan itu semua sekitar 5 hari setelah kelahiran si kecil, sangat mungkin Ibu mengalami ‘baby blues’. Apa itu baby blues? Baby blues syndrome atau sindrom pasca melahirkan adalah sejenis depresi ringan yang dialami oleh Ibu yang baru melahirkan. Tak berarti Ibu harus mengalami baby blues, namun normal saja jika Ibu merasakannya. Konon 70-80% Ibu mengalaminya.

Macam-macam penyebab sindrom baby blues

Perubahan hormon, seperti biasa, adalah yang paling disalahkan, dianggap sebagai penyebab utama baby blues. Berbagai macam hormon yang dibutuhkan saat hamil perlahan menghilang dari tubuh Ibu, digantikan hormon yang dibutuhkan oleh tubuh Ibu saat ini. Gara-gara perubahan hormon itulah emosi Ibu jadi campur-aduk.

Walaupun demikian, bukan hanya perubahan hormon lho yang menyebabkan baby blues. Perubahan kondisi Ibu juga bertanggung jawab sebagai penyebab baby blues. Yang tadinya hanya Ibu dan papa berdua saja, kini ada si kecil, yang tentunya membutuhkan tanggung jawab tambahan dan tumbuh-kembangnya kadang menimbulkan berbagai kecemasan. Belum lagi perubahan pada rutinitas harian Ibu. Yang biasanya memulai hari dengan mandi dan sarapan pagi, kini harus menambah panjangnya daftar dengan memasukkan aktivitas seperti menyusui dan memandikan si kecil. Relasi antara papa dan Ibu yang sebelumnya hanya sebagai suami dan istri, kini juga mengalami penambahan, sebagai papa dan Ibu. Semua perubahan ini membuat sindrom baby blues muncul.

7 cara mengatasi baby blues syndrome

Salah satu kunci untuk menghilangkan baby blues adalah tubuh yang fit. Ibu yang habis melahirkan mungkin masih kelelahan setelah melewati proses melahirkan yang panjang dan menegangkan. Oleh karena itu, cara mengatasi baby blues salah satunya adalah Ibu perlu lebih banyak beristirahat. Usahakan tidur setiap kali si kecil tertidur. Hanya bisa tidur 10 menit? Itupun lebih baik dibandingkan sama sekali tak tidur. Perlu juga menambah vitalitas dengan cara mengasup makanan dan minuman bergizi. Ikutlah menghangatkan tubuh bersama dengan si kecil yang perlu dijemur, sambil sekaligus menghirup udara segar.

Kerjasama dengan orang lain juga amat sangat dibutuhkan, janganlah menjadi supermom di saat-saat ini. Minta bantuan dari orang lain (bisa Ayah, ataupun asisten rumah tangga) untuk mengurus makanan dan kerapihan rumah, sehingga tak membuat Ibu lebih lelah. Jika ada tamu bertandang, minta bantuan papa atau nenek-kakek untuk menemui mereka, saat Ibu sedang beristirahat.

1. Konsumsi Makanan Favorit

Cara mengatasi baby blues adalah dengan melakukan hal-hal yang Mama sukai. Salah satunya adalah dengan konsumsi makanan favorit. Namun, pastikan makanan tersebut tetap sehat, ya.

2. Refreshing atau Jalan-jalan di Sekitar Rumah

Menghirup udara segar dan berjalan ke sekeliling rumah adalah salah satu cara mengatasi baby blues. Mama bisa bekerja sama dengan Papa atau keluarga yang berada di rumah.

3. Tidur Cukup

Salah satu penyebab baby blues adalah stres. Jadi, pastikan Mama terhindar dari stress saat mengasuh anak.

4. Olahraga Rutin

Salah satu cara alami mengatasi syndrome baby blues adalah dengan berolahraga rutin. Tak perlu berlama-lama, tapi tetap pastikan Mama konsisten dan rutin saat olahraga.

5. Bicaralah dengan Pasangan tentang Suasana Hati Mama

Cara menangani baby blues yang utama adalah terbuka terhadap pasangan. Saat Mama merasakan ada tekanan atau merasa suasana hati tidak enak, Mama bisa berkomunikasi dengan pasangan.

6. Istirahat

Meskipun tidak terpejam, Mama bisa beristirahat dengan tidak melakukan kegiatan apa pun dalam satu hari. Namun, pastikan Mama tetap mendapatkan dukungan dari pasangan.

7. Minta Bantuan kepada Ahli

Saat cara-cara di atas sudah dilakukan, namun hasilnya belum menunjukkan yang maksimal. Mama bisa berkonsultasi lebih lanjut pada ahli atau expert yang biasa menangani permasalahan ini.

comment-icon comment-icon