Menjelang persalinan, Mama mungkin bertanya-tanya berapa lama proses operasi caesar berlangsung? Yuk, pelajari selengkapnya prosedur persalinan ini agar tahu perkiraan waktunya.
Berapa Lama Proses Operasi Caesar?
Secara umum, operasi caesar berlangsung sekitar 45—60 menit.
Proses kelahiran bayi biasanya hanya memakan waktu 5—10 menit. Sisa waktunya adalah untuk proses persiapan serta menutup kembali bekas sayatan bedah di perut Mama.
Tergantung kondisi Mama dan bayi saat persalinan, operasinya bisa lebih cepat atau lama. Ini wajar, Mama perlu ingat bahwa durasi operasi bukan patokan utama keberhasilan persalinan.
Mengapa Operasi Caesar Terasa Lama bagi Banyak Orang?
Banyak yang masih bingung berapa lama proses operasi caesar berlangsung. Pasalnya, bagi beberapa orang, persalinan caesar bisa terasa lama sekali. Ini karena:
- Mama umumnya tetap sadar selama operasi (dengan bius epidural atau spinal, bukan total)
- Ada sensasi perut seperti ditarik, ditekan, atau digoyangkan, meski tidak sakit
- Pikiran fokus menunggu bayi lahir
- Kondisi emosi seperti cemas dan tegang bisa bikin waktu terasa lebih panjang
Perasaan seperti ini wajar, bahkan untuk yang sudah kesekian kali menjalani operasi caesar. Tetap tenang dan percayakan kepada tenaga kesehatan yang bantu persalinan Mama, ya.
Baca Juga: 8 Persiapan Operasi Caesar agar Lancar Melahirkan
Tahapan Waktu dalam Proses Operasi Caesar
Untuk memahami setiap tahapan dan berapa lama proses operasi caesar, simak perkiraan berikut ini.
Persiapan dan Pemberian Bius: 10—20 Menit
Sebelum operasi dimulai, tim persalinan di rumah sakit akan melakukan beberapa persiapan:
- Pemasangan monitor tanda-tanda vital, infus dan kateter
- Pemberian anestesi/bius (umumnya epidural)
- Penyesuaian posisi tubuh di meja operasi (termasuk memasang tirai penutup steril)
Tahap ini penting agar operasi berjalan aman dan Mama tetap stabil selama prosedur.
Proses Kelahiran Bayi: 5–10 Menit
Ini adalah bagian tercepat dari operasi caesar.
Setelah setiap lapisan perut Mama hingga ke rahim dibedah, dokter akan mengambil bayi dengan hati-hati.
Pengambilan Plasenta dan Menutup Bekas Operasi: 30–40 Menit
Setelah bayi lahir, proses operasi belum selesai. Dokter dan tim persalinan akan:
- Memotong tali pusar bayi
- Mengeluarkan plasenta
- Menjahit kembali rahim
- Menutup lapisan otot dan kulit perut secara berlapis
Tahap ini bisa makan waktu paling lama karena perlu ketelitian untuk mencegah efek samping operasi dan mendukung pemulihan yang optimal.
Apakah Operasi Caesar Darurat Lebih Cepat?
Ya, operasi caesar darurat umumnya lebih cepat dibandingkan caesar yang direncanakan.
Pada kondisi darurat, fokus utama dokter adalah keselamatan Mama dan bayi dalam kandungan, sehingga:
- Proses persiapan dipersingkat, apalagi kalau biusnya sudah cukup dari percobaan persalinan normal (meski mungkin butuh ditambah).
- Bayi bisa dilahirkan dalam hitungan menit karena kegentingan.
Namun, durasi proses operasi caesar darurat tetap tergantung pada kondisi medis yang sedang dihadapi. Tiap kasus tentu bisa berbeda-beda.
Sebagai orang tua, memahami dampak persalinan caesar itu penting. Kunjungi C-Section Ready untuk dapatkan penjelasan lengkap seputar C-Section dan pengaruhnya terhadap imunitas Si Kecil!
Faktor yang Mempengaruhi Lama Operasi Caesar
Beberapa faktor yang dapat memengaruhi berapa lama proses operasi caesar antara lain:
- Operasi yang direncanakan atau darurat
- Operasi caesar pertama atau sudah kesekian kali
- Riwayat operasi sebelumnya
- Posisi dan kondisi bayi
- Hamil kembar (lebih dari satu bayi)
- Komplikasi operasi seperti perdarahan atau adanya bekuan darah
Maka, durasi proses operasi caesar berlangsung pasti bervariasi pada setiap ibu hamil. Agar lebih tenang dan percaya diri jelang persalinan caesar, unduh E-book “Panduan Bagi Mama dan si Kecil yang Lahir Caesar” dari sekarang!
Ada panduan lengkap seputar persiapan operasi, proses pemulihan, dan kebutuhan nutrisi terbaik bagi Mama dan si Kecil setelah persalinan caesar. Gratis!
Berapa Lama Ibu Berada di Ruang Operasi Setelah Caesar?
Mama harus tinggal di ruang operasi sebelum dan sesudah proses caesar itu sendiri. Jadi total Mama mungkin berada di ruang operasi selama satu jam atau lebih.
Setelah operasi selesai, Mama masih perlu:
- Observasi kondisi vital (tekanan darah, kadar oksigen, dll.)
- Pemantauan perdarahan, penyumbatan pembuluh darah, dan risiko komplikasi lainnya
- Menunggu efek bius stabil, terutama kalau Mama dapat bius total
Hal ini bertujuan untuk memastikan Mama sudah dalam kondisi aman sebelum pindah ke ruang pemulihan.
Baca Juga: 10 Cara Merawat Luka Caesar Setelah Buka Perban yang Benar
Kapan Operasi Caesar Disebut Normal Secara Durasi?
Mama harus pahami dulu, semua jenis persalinan itu normal selama Mama dan bayi sehat. Namun, dalam kasus bedah caesar, yang paling umum itu lamanya sekitar 45–60 menit.
Di luar itu, ada banyak faktor yang memengaruhi durasi operasi. Namun, bila durasinya lebih cepat atau lama bukan berarti sudah pasti ada komplikasi atau kegawatan.
Dokter menilai keberhasilan operasi dari kondisi Mama dan si Kecil, bukan dari berapa lama proses operasi caesar berlangsung.
Baca Juga: Penyebab Perut Buncit Setelah Melahirkan Caesar dan Cara Atasinya
Hal yang Perlu Dipahami Ibu Sebelum Menjalani Operasi Caesar
Sambil menyiapkan hadirnya si Kecil, Mama sebaiknya ingat prinsip-prinsip berikut agar mantap jalani operasi caesar:
- Operasi caesar bertujuan menjaga keselamatan Mama dan bayi di kandungan, bukan mengejar kecepatan
- Setiap tubuh dan kehamilan itu berbeda, bahkan kalau Mama pernah caesar sebelumnya, caesar yang berikutnya bisa amat berbeda
- Operasi yang terasa lama bukan berarti gagal atau bermasalah
- Jangan sungkan bertanya dan berdiskusi dengan dokter terkait persalinan
Menjalani operasi caesar dengan pemahaman yang tepat dapat membantu Mama agar lebih siap menyambut lahirnya si Kecil.
Sebagai orang tua baru, Mama tidak harus menjalani semuanya sendiri. Dengan bergabung di Nutriclub, Mama bisa mengakses artikel tepercaya, tips nutrisi, dan panduan dari ahli yang memahami kebutuhan Mama sebagai orang tua.
