Benarkah Allergic March Dipengaruhi Alergi Makanan? - Nutriclub - Nutriclub

Riwayat Pencarian

Pencarian Populer

Kesehatan

Benarkah Allergic March Dipengaruhi Alergi Makanan?

Allergic march adalah istilah yang digunakan untuk menjelaskan kondisi perjalanan alergi pada anak sejak usia dini hingga menjelang akhir usia 18 tahun. Penelitian menunjukkan bahwa gejala alergi dapat muncul sejak balita, dimulai dari reaksi alergi makanan dalam saluran cerna, selanjutnya bermanifestasi menjadi dermatitis atopik dan timbul asma. Kemudian, di usia yang lebih besar mengalami rhintis alergi yang bertahan hingga dewasa.

Bakat alergi pada si Kecil (Seluk-Beluk Alergi Pada Balita) dapat berkembang sejalan dengan usianya, menyerang beberapa organ yang berbeda, dan memburuk bila tak tertangani. Bakat alergi pada si Kecil diperankan oleh genetik yang diwariskan oleh kedua orangtua disertai kombinasi faktor lingkungan dan aktivitasnya.

 

Apakah Semua Anak yang Mengalami Alergi Makanan Akan Mengalami Allergic March?

Penelitian menunjukan bahwa dari 224 subjek penelitian, 29% di antaranya pernah mengalami alergi makanan saat usia balita dan saat ini menderita dermatitis atopik. Kesimpulannya, individu yang telah sembuh atau pernah mengalami alergi terhadap satu atau lebih jenis makanan memiliki kemungkinan lebih besar dan lebih sering mengalami dermatitis atopik dan rhinitis alergi (Pilek Akibat Alergi).

 

Namun, hasil penelitian ini menjelaskan bahwa kejadian gejala alergi pada usia yang lebih tua tidak selalu disebabkan oleh adanya alergi makanan pada usia balita, sehingga allergic march tidak secara langsung berhubungan dengan kemunculan alergi makanan pada anak di usia dini.

 

Benarkah Alergi Makanan Pada Usia Anak Menjadi Penyebab Munculnya Dermatitis Atopik dan Allergic March?

Dermatitis atopik dapat muncul di usia kurang dari 1 tahun. Keluhannya berupa rasa gatal dan muncul bentol serta kemerahan pada kulit. Kebanyakan ibu menganggap kejadian dermatitis atopik pada si Kecil bersumber dari makanan yang diberikan, sehingga si Kecil akan dihindarkan dari makanan pemicu alerginya (Alergi Makanan Pada Balita: Kenali Tanda-Tanda Alergi Pada Si Kecil).

 

Dermatitis atopik memang dapat muncul akibat alergi pada sebagian makanan, namun angka insidennya rendah. Dari sekitar 50% kejadian dermatitis atopik, kurang dari setengahnya  disebabkan oleh makanan. Dr. Gray dari Red Cross Children Hospital di Inggris menyebutkan bahwa dermatitis atopik disebabkan oleh kadar filagrin yang rendah pada individu atopi.

 

Filagrin adalah pelindung lapisan terluar kulit terhadap agen asing yang ada. Kadar filagrin yang rendah akan membuat kulit tidak mampu menghindari alergen asing tanpa menggunakan agen imunitas. Alergen sederhana yang mengenai kulit akan menginduksi agen imunitas yang menimbulkan reaksi alergi berupa dermatitis (Ruam akibat Alergi).

 

Alergi makanan sendiri dapat terjadi sebagai salah satu bagian dari dermatitis atopik, yaitu ketika si Kecil mengonsumsi jenis makanan yang belum pernah dikonsumsi sebelumnya, namun pernah secara imunologi dikenali oleh sistem imun saluran cernanya. Akibatnya, timbul reaksi alergi terbatas pada saluran cerna. Jika reaksinya cukup kuat, reaksi alergi dapat muncul pada organ lainnya.

 

Apakah si Kecil yang Mengalami Allergic March Harus Dihindarkan Dari Semua Jenis Makanan Asing?

Makanan pemicu alergi perlu dihindari segera setelah timbul reaksi dari makanan tersebut. Namun, tidak semua makanan harus dihindari.

 

Metode penanganan alergi saat ini di antaranya adalah desensititasi, di mana alergen penyebab alergi dipaparkan ke tubuh dalam kadar kecil secara terus menerus hingga muncul reaksi normal. Selanjutnya, tubuh mengenali alergen tersebut sebagai zat yang tidak merugikan. Dalam masa pertumbuhan, makanan menjadi sangat penting sehingga tidak seluruh makanan asing dihindarkan dari si Kecil. Cukup kenali penyebab alergi makanannya.

 

Alergi makanan dapat digunakan sebagai pertanda terhadap kemungkinan si Kecil adalah individu atopi, karena alergi makanan dapat muncul paling awal di dalam perjalanan allergic march. Ketahui kondisi atopi si Kecil dengan pemeriksaan melalui skin prick test, atau tes serum IgE. Hubungan alergi makanan terhadap munculnya manifestasi alergi lainnya dalam allergic march belum dapat dijelaskan secara pasti, namun alergi pada makanan tidak menjadi penentu seseorang akan mengalami allergic march, atau mengira keparahan pada gejala alergi (Gejala Alergi pada Balita) yang terjadi berikutnya.

 

Referensi

  • Anon, 4171910.
  • Gray, C., 2016. Atopic Dermatitis and food allergy Mysteries unravelled. Paediatrician and Allergologist, UCT Lung Institute, Red Cross Children, Hospital Allergy and Asthma Department
  • Jarmila Čelakovská , Josef Bukač. . Analysis of Food Allergy in Atopic Dermatitis Patients – Association with Concomitant Allergic Diseases-Indian J Dermatol. 2014 Sep-Oct; 59(5): 445–450.
  • Zheng, T. et al., 2011. The Atopic March : Progression from Atopic Dermatitis to Allergic Rhinitis and Asthma. , 3(2), pp.67–73.