Momentum Perkembangan si Kecil

  • Siap menghadapi hari persalinan dengan mencari tahu tiga tahap prosesnya.

Persiapan perjumpaan dengan si Kecil

Mengetahui tahapan persalinan merupakan bekal penting bagi Mama saat ini. Proses persalinan akan terbagi dalam tiga tahap yang terdiri dari gejala awal berupa munculnya flek, ketuban pecah, dan kontraksi. Lalu, diikuti dengan proses pembukaan secara bertahap dan mengejan, serta diakhiri dengan tahap pengeluaran plasenta dan inisasi menyusui dini.

Waktu yang tepat bagi Mama untuk ke rumah sakit dapat dipastikan terlebih dahulu dengan menghubungi dokter. Dokter biasanya akan menanyakan dahulu tanda-tanda akan melahirkan seperti soal gerakan janin, kontraksi, air ketuban, atau perihal ada dan tidaknya darah yang keluar. Berdasarkan hal itu, dokter akan menyaranka kapan Mama harus segera ke rumah sakit.

Panduan - Mempersiapkan Tas Bersalin

Artikel Terkait

  • Cari tahu apa saja yang harus disiapkan sampai proses pemulihan pasca melahirkan si Kecil.

Begitu bayi sudah boleh di bawa pulang ke rumah, pastikan segala barang-barang wajib seperti baju bayi, popok, selimut, perlengkapan menyusui, peralatan kosmetik bayi, serta bantal dan baju menyusui sudah tersedia di kamar. Sehingga saat pulang dari rumah sakit, Mama bisa lebih fokus memulihkan diri sambil merawat bayi.

Bentuk tubuh yang berubah setelah melahirkan merupakan hal yang wajar terjadi. Jika ingin kembali langsing, Mama perlu meningkatkan aktivitas fisik, menjaga pola makan yang sehat, serta menurunkan berat badan secara alami dengan menyusui dan berolahraga.

Panduan - Cara Menyusui

Artikel Terkait

  • Persiapkan segala kebutuhan bayi baru lahir, dari cara memandikannya hingga cara merawat bayi prematur.

Di pekan pertama kelahiran si Kecil, memandikan bayi bisa Mama lakukan dengan menggunakan washlap ataupun langsung dalam bak mandi. Untuk memudahkan prosesnya, pastikan perlengkapan mandi khusus bayinya sudah lengkap ya, Ma, serta siapkan juga ketahanan tubuh mama untuk menopang dan atur suhu air dan suhu ruangan agar ia tidak kedinginan.

Bayi lahir prematur sangat rentan kondisi kesehatannya, untuk itu Mama perlu memberi perhatian lebih. Cara merawatnya ialah dengan menjaga kehangatan pada bayi, baik dengan mengenakan pakaian hangat, memandikan secara khusus, memberikan perawatan metode kanguru, cegah infeksi, berikan ASI eksklusif dan minta dukungan keluarga.

 

Pengalaman Orang Tua dengan Bayi Usia 0-3 Bulan

Artikel Terkait

  • Pentingnya pemenuhan nutrisi untuk perkembangan bayi 1 bulan.

Tumbuh Kembang

Si Kecil dengan tatapannya yang polos dan belum menyadari segala sesuatu perlu diberi stimulasi untuk perkenalan pertamanya. Ajak dia untuk mengenal anggota tubuhnya sendiri minimal tangan dan kaki, serta ajaklah dia mengobrol maupun tersenyum dengan bahagia.

Nutrisi

Saat Mama menyusui, nutrisi yang diperoleh si Kecil berasal dari asupan nutrisi yang Mama konsumsi. Salah satu nutrisi penting bagi perkembangan otak bayi adalah asam linoleat yang biasa terdapat pada lemak ikan, minyak kanola, kacang kedelai atapun kacang kenari.

 

Pertumbuhan Bayi 0-3 Bulan

Artikel Terkait

  • Ketahui kemampuan apa saja perkembangan bayi 2 bulan dan manfaat ASI baginya.

Tumbuh Kembang

Di usia ini, kemampuan si Kecil mulai berkembang mulai dari penglihatan, pendengaran, dan gerakan tubuhnya. Selalu perhatikan tiap perkembangannya dan jaga agar si Kecil tidak jatuh dari tempat tidur atau dari ketinggian lain.

Nutrisi

ASI merupakan nutrisi terbaik yang mampu mendukung pertumbuhan bayi. Di dalamnya terdapat kandungan kalori 65kcal/100ml dan 90% lemak yang dapat memberi energi. Zat protein khusus bernama taurine, laktosa, dan asam lemak berguna bagi sel otak, sistem kekebalan tubuh serta cegah risiko diare.

 

Perkembangan Otak Bayi Usia 0-3 Bulan

Artikel Terkait

  • Cari tahu bagaimana cara berkomunikasi dan perkembangan bayi 3 bulan dan posisi yang tepat saat menyusui si Kecl

Tumbuh Kembang

Si Kecil jadi makin sering tersenyum pada Mama terutama ketika sedang menyusu. Maka dari itu, lakukanlah kontak mata, beri sentuhan dan teruslah berkomunikasi dengannya. Ajak juga si Kecil untuk mengenal benda-benda atau mainan sambil mengajarkan ia menegakkan kepala.

Nutrisi

Tidak hanya menjaga kualitas ASI, Mama pun perlu menegetahui posisi menyusui yang nyaman untuk bayi. Ada beberapa pilihan posisi menyusui berdasarkan cara memegang dan menopang si Kecil diantaranya yaitu Cradle Hold, Cross-over Hold, Football Hold dan Lying Down.

 

Pencernaan Bayi Usia 0-3 Bulan

Artikel Terkait

  • Asah kemampuan gerakan dan pantau perkembangan bayi 4 bulan, cari tahu juga cara atasi masalah bingung puting.

Tumbuh Kembang

Kini, si Kecil mulai mencoba membentuk kata-kata seraya meniru apa yang ia dapat dari dunia sekitarnya. Doronglah ia untuk mendapatkan stimulasi dengan cara menyenangkan, misalnya memberikan mainan berwarna, bermain cilukba atau bercanda bersama sambil melatih kemampuan gerakannya.

Nutrisi

Saat Mama kembali bekerja, si Kecil dapat diajarkan untuk minum ASI dari botol. Pilihlah dot yang paling baik dengan jenis newborn nipple agar bayi tidak bingung puting. Bila si Kecil kesulitan, coba berikan ASI dengan cara menyuapi sedikit demi sedikit dengan sendok atau gunakan alat tetes (pipet).

 

Pertumbuhan Bayi Usia 4-6 Bulan

Artikel Terkait

  • Ajak si Kecil bermain di perkembangan bayi 5 bulan ini untuk menstimukasi tumbuh kembangnya.

Tumbuh Kembang

Si Kecil mulai berkembang menjadi lebih besar dan pintar di usia 5 bulannya. Ia akan menjadi lebih responsif mendengar suara, mengekspresikan perasaannya, meraih sesuatu dengan kedua tangannya, dan juga bersosialisasi. Teruslah ajak ia bermain untuk menstimulasi tumbuh kembangnya.

Nutrisi

Seorang Mama diharapkan mampu mengonsumsi makanan sehat dan bergizi demi memberikan nutrisi penting yang dibutuhkan bayi melalui ASI. Beberapa vitamin dan mineral penting bagi Mama saat menyusui adalah kalsium, vitamin D, asam folat dan zat besi.

 

Pengalaman Orang Tua dengan Bayi Usia 4-6 Bulan

Artikel Terkait

  • Di perkembangan bayi 6 bulan ini, bersiaplah untuk memberikan makanan bayi pendamping ASI

Tumbuh Kembang

Seiring menguatnya otot-otot leher dan lengan si Kecil, kini ia pun mulai bisa mengonsumsi makanan pendamping ASI pertamanya. Temanilah ia saat bermain atau berguling-guling, kenakan juga pakaian yang nyaman serta perhatikan pula perubahan warna tinjanya jangan sampai ia mengalami konstipasi saat mengonsumsi makanan padat pertamanya.

Nutrisi

Ada beberapa tanda yang memperlihatkan kesiapan si Kecil untuk menerima makanan padat diantaranya kesiapan fisiknya yang mulai mampu bertahan keseimbangan dan duduk serta kesiapan psikologisnya yang menimbulkan keinginan makan dengan membuka mulutnya. MPASI hendaknya mengandung zat besi, bisa berbahan dasar beras dengan batas 1-2 sendok saja.

 

Pemberian Makanan Pada Bayi Usia 4-6 Bulan

Artikel Terkait

  • Pada perkembangan bayi 7 bulan ini, Si Kecil sudah mulai tumbuh gigi.

Tumbuh Kembang

Si Kecil mulai belajar merangkak dan semakin senang bermain dan tanpa disadari sudah ada gigi tumbuh dari gusi si Kecil sehingga menyebabkan produksi air liurnya jadi berlebihan dan membuatnya mengeces. Permainan yang bisa menstimulasi si Kecil diantaranya yaitu menabuh genderang, sembunyi mainan, dan permainan bersosialisasi seperti melambaikan tangan pada Papa yang pergi berangkat kerja.

Nutrisi

Beragam penelitian ilmiah menunjukan bahwa bayi yang diberikan ASI eksklusif berbakat untuk memiliki daya tahan tubuh yang sehat. ASI merupakan sumber prebiotik pertama dan terbaik yang dapat diperoleh si Kecil pada awal kehidupannya yang berfungsi sebagai sistem imun.

 

Perkembangan Otak Bayi Usia 7-9 Bulan

Artikel Terkait

  • Cari tahu makanan apa saja yang bisa menyebabkan si Kecil alergi di perkembangan bayi 8 bulan ini.

Tumbuh Kembang

Menjatuhkan mainan adalah hal yang biasa si Kecil lakukan pada masa ini. Selain itu, ia juga mulai mencoba merambat mencari pegangan untuk dapat berdiri. Penglihatan dan ucapan si Kecil pun semakin berkembang. Selain itu, ia juga mulai menjadi pemilih dan takut dengan sesuatu yang terasa asing baginya.

Nutrisi

Saat memperkenalkan makanan padat, Mama juga perlu memperhatikan kemungkinan bayi alergi pada makanan tertentu. Beberapa gejala si Kecil alergi makanan yaitu batuk, ruam, diare atau muntah, bengkak, hidung berair hingga mata merah dan gatal. Makanan yang sering memicu alergi ialah telur, makanan laut, susu, kacang-kacangan,wijen, daun seledri, kandungan gluten, susu dan pengawet sulfur.

 

Pemberian Makanan pada Bayi Usia 7-9 Bulan

Artikel Terkait

  • Berikan si Kecil makanan yang sesuai dengan perkembangan bayi 9 bulan, karena kemampuannya sudah bisa beradaptasi dengan rasa dan tekstur makanan.

Tumbuh Kembang

Memasuki usia ini, si Kecil semakin pintar dan senang bereksplorasi. Aktivitas yang bisa dilakukan dengannya ialah mengajaknya memasukkan mainan ke dalam kotak, belajar bicara, menyusun balok atau bermain menggelindingkan bola.

Nutrisi

Si Kecil mulai beradaptasi dengan rasa dan tekstur makanan. Ada kemungkinan juga ia mulai memiliki makanan kesukaan dan mulai tidak menyukai suatu jenis makanan. Pastikan Mama tetap memberi asupan sayuran dan buah seimbang yang dapat dilumat menjadi bubur.

 

Pengalaman Orang Tua dengan Bayi Usia 7-9 Bulan

Artikel Terkait

  • Terapkan Baby-Ied weaning pada perkembangan bayi 10 bulan ini, namun tetap perhatikan apa saja yang masuk ke dalam mulutnya.

Tumbuh Kembang

Ajaklah si Kecil berbicara sesering mungkin dan perhatikan pula bahwa keterampilan tangan dan jari-jarinya jangan sampai menyebabkan benda asing dan berbahaya masuk ke dalam mulutnya. Pastikan sesuatu yang dia masukkan ke mulutnya adalah MPASI yang bergizi.

Nutrisi

Mama kini sudah tidak perlu pusing dengan menu bubur si Kecil. Mama bisa menerapkan Baby-led weaning, yaitu metode makan dengan memberikan si Kecil langsung untuk memegang dan menyuap makanannya sendiri namun tetap dalam pengawasan orang dewasa, ya. Variasi makanan juga yang bisa jadi pilihan seperti bubur labu, sup kacang hijau, snack nugget tahu homemade, dan lainnya.

 

Perkembangan Otak Bayi Usia 10-12 Bulan

Artikel Terkait

  • Di perkembangan bayi 11 bulan ini, ia sudah mulai belajar berjalan, melempar, mendorong dan aktivitas motorik lainnya.

Tumbuh Kembang

Kemampuan gerakan motorik kasar yang si Kecil lakukan pada masa ini ialah minta dituntun untuk berjalan sendiri ataupun naik-turun tangga. Sedangkan gerakan motorik halusnya diantaranya seperti memainkan peralatan dapur, mengoceh, hingga bermain melempar dan mendorong.

Nutrisi

Belajar makan juga berarti mengenalkan berbagai rasa baru pada si Kecil. Secara alami, rasa manis biasanya lebih disukai si Kecil, namun kenalkan juga berbagai makanan secara bertahap seperti mencoba beragam sayuran (wortel, lobak, kentang, labu, ubi) serta buah-buahan (pir, apel, aprikot, pisang dan mangga).

 

Kekebalan Tubuh pada Bayi Usia 10-12 Bulan

Artikel Terkait

  • Di Perkembangan bayi 12 bulan ini, ia memerlukan sekitar 1000 kalori per hari.

Tumbuh Kembang

Saat ini, si Kecil sudah berulang tahun yang pertama dan tumbuh semakin besar. Berbagai kegiatan kini makin seru dilakukan bersama dengannya seperti berjalan-jalan, bermain, berkomunikasi maupun makan bersama dengan keluarga.

Nutrisi

Menu untuk si Kecil kurang lebih dapat disamakan dengan makanan untuk orang dewasa, namun tetap disesuaikan. Porsi makan dapat diberikan sekitar 175-250ml serta ASI juga tetap diberikan sebagai selingan 1-2 kali sehari. Kebanyakan, si Kecil usia 1 tahun memerlukan sekitar 1000 kalori per hari.

 

Pengalaman Orang Tua dengan Bayi Usia 10-12 Bulan

Artikel Terkait